1 of 20

SISTEM MONITORING DEBU DAN ASAP PADA RUANGAN BERBASIS ARDUINO UNO

Kelompok A1

Achmad Ferryanto (3.32.20.0.01)

Eka Fitria Syifa Anisa (3.32.20.0.10)

EK-3A

2 of 20

LATAR BELAKANG

Udara adalah salah satu komponen lingkungan sebagai kebutuhan mendasar bagi seluruh makhluk hidup yang ada di bumi untuk mempertahankan kehidupannya. Perubahan terhadap komposisi udara itu dapat berupa sifat kimia dan fisik. Keadaan seperti itu biasa disebut dengan pencemaran udara. Salah satu contoh pencemaran udara yang terjadi yaitu diakibatkan oleh adanya butiran debu dan asap, dimana tingginya kadar debu dan asap tersebut dapat menyebabkan berbagai penyakit pada manusia.

Maka dari itu diperlukan data untuk kualitas udara yang dipengaruhi oleh partikel debu dan asap yang dapat membuat suatu ruangan menjadi lebih baik. Alat ini dirancang menggunakan Arduino Uno, Sensor Debu GP2Y1010AU0F, Sensor MQ-135, dan Bluethooth HC-05 dengan keluaran LCD dan aplikasi HP.

3 of 20

RUMUSAN MASALAH

  1. Mengetahui cara kerja dari sistem monitoring debu dan asap pada ruangan
  2. Mengetahui komponen komponen yang digunakan
  3. Mengetahui nilai yang terukur pada alat

4 of 20

BATASAN MASALAH

  1. Sistem monitoring pada alat ini hanya dapat ditampilkan pada 1 perangkat saja
  2. Alat ini hanya dapat menampilkan kapasitas nilai debu dan asap tanpa bisa mengatur atau mengubah nilai debu dan asap

5 of 20

SENSOR DEBU GP2Y1010AU0F

SENSOR MQ-135

02

KOMPONEN MASUKAN

01

GP2Y1010AU0F SENSOR adalah sensor yang dapat mendeteksi densitas partikel debu yang terkandung di udara.

Gas Sensor (MQ2) adalah sensor yang berguna untuk mendeteksi asap. Karena sensitivitasnya yang tinggi dan waktu respon yang cepat, pengukuran dapat dilakukan dengan cepat.

BLUETOOTH HC-05

03

Modul bluetooth HC-05 merupakan modul komunikasi nirkabel yang beroperasi pada frekuensi 2,4 GHz dan menggunakan teknologi bluetooth versi 2.0 + EDR. Modul ini bekerja pada rentang tegangan 3,3 volt sampai 5 volt DC.

6 of 20

KOMPONEN PEMROSES

Arduino Uno

Arduino Uno adalah board mikrokontroler berbasis ATmega328 (datasheet). Memiliki 14 pin input dari output digital dimana 6 pin input tersebut dapat digunakan sebagai output PWM dan 6 pin input analog, 16 MHz osilator kristal, koneksi USB, jack power, ICSP header, dan tombol reset.

7 of 20

LCD

KOMPONEN KELUARAN

01

LCD 16×2 adalah salah satu penampil yang sangat populer digunakan sebagai interface antara mikrokontroler dengan user nya. Dengan penampil LCD 16×2 ini user dapat melihat/memantau keadaan sensor ataupun keadaan jalanya program.

APLIKASI HP

02

Aplikasi HP adalah suatu aplikasi yang diproses menggunakan mitapp inventor, aplikasi ini digunakan untuk memonitoring atau menampilkan nilai yang terukur dari sensor debu dan asap. Untuk menampilkan nilai itu sendiri, HP harus mempairing Bluetooth dari HC-05.

8 of 20

DIAGRAM BLOK

9 of 20

FLOWCHART

10 of 20

DIAGRAM RANGKAIAN

11 of 20

DESAIN TAMPILAN PADA APLIKASI ANDROID

12 of 20

BLOK PEMBUATAN APLIKASI ANDROID

13 of 20

BLOK PEMBUATAN APLIKASI ANDROID

14 of 20

PROGRAM ARDUINO

15 of 20

PROGRAM ARDUINO

16 of 20

17 of 20

18 of 20

CARA KERJA ALAT

 

19 of 20

20 of 20

KESIMPULAN

    • Telah dibuat sistem monitoring debu dan asap pada ruangan menggunakan sensor GP2Y1010AU0F dan sensor MQ-135. Sistem yang telah dibuat mampu mengetahui kondisi debu yang ada di sekitar sistem tersebut.
    • Dari hasil yang diperoleh, bahwa nilai yang terbaca oleh sistem terus berubah-ubah. Hal ini dikarenakan kualitas udara sangat berpengaruh terhadap hasil pembacaan.