1 of 15

Animalia

BAB 8

2 of 15

Klasifikasi Kingdom Animalia

Kingdom Animalia

dibedakan menjadi

beberapa filum

Porifera

Coelenterata

Platyhelminthes

Nemathelminthes

Annelida

Mollusca

Arthropoda

Echinodermata

Chordata.

3 of 15

Invertebrata

Porifera (Binatang Spons)

  • Porifera hidup di dalam air dan melekat di dasar sehingga tidak dapat berpindah tempat dengan bebas. Sebagian hidup di air tawar, tetapi sebagian besar hidup di laut.
  • Bentuk tubuhnya menyerupai tabung atau jambangan bunga. Pada seluruh permukaan tubuhnya terdapat lubang-lubang kecil (pori-pori) yang disebut ostium sehingga disebut porifera.

4 of 15

Cara perkembangbiakan Porifera.

  • Perkembangbiakan pada Porifera dapat terjadi secara aseksual maupun seksual.
  • Secara aseksual dapat terjadi melalui pembentukan tunas atau kuncup.
  • Perkembangbiakan secara seksual terjadi melalui peleburan spermatozoa yang dihasilkan oleh koanosit dan sel telur yang dihasilkan oleh sel amubosit.

5 of 15

Klasifkasi Porifera

  1. Calcarea, rangkanya terdiri atas spikula dari zat kapur. Hidup di laut yang dangkal. Contohnya Sycon sp.dan Clathrina sp.
  2. Hexactinellida, rangkanya terdiri atas spikula dari zat kersik. Hidup di laut dalam. Contohnya Pheronema sp.
  3. Demospongia, tubuhnya lunak tidak mempunyai rangka. Jika ada, rangkanya terdiri atas serabut-serabut spongin atau gabungan serabut spongin dengan kersik. Contohnya Euspongia dan Spongilla.

6 of 15

Coelenterata

  • Pola susunan tubuhnya simetris radial, artinya terdapat beberapa bidang yang dapat membagi menjadi dua bagian yang sama.
  • Dinding tubuh Coelenterata terdiri atas dua lapisan sel, yaitu lapisan ektoderm (lapisan luar) dan endoderm (lapisan dalam). Di antara lapisan ektoderm dan lapisan endoderm terdapat lapisan mesoglea.

Coelenterata dibedakan menjadi tiga kelas, yaitu

Anthozoa,

Hydrozoa,

Scyphozoa.

7 of 15

Anthozoa

Anthozoa hanya mempunyai bentuk polip. Anthozoa berarti hewan yang bentuknya seperti bunga

Anthozoa cukup banyak jenisnya dengan warna -warni yang menarik, tumbuh sedemikian indah di dasar laut membentuk panorama tersendiri. Agar hidup dengan baik, karang memerlukan syarat-syarat sebagai berikut.

  1. Suhu air laut sekitar 20 °C.
  2. Daerah antara 28° lintang selatan dan 28° lintang utara.
  3. Kedalaman air laut sekitar 35 meter.
  4. Cukup kandungan kapur

8 of 15

Hydrozoa

Bentuk tubuh Hydrozoa mengalami pergantian fase dari polip ke medusa. Hidupnya berkoloni atau soliter. Contohnya Hydra, Obelia, dan Physalia.

Penampang tubuh Hydra sp

9 of 15

Obelia

  • Hidupnya berkoloni.
  • Bentuk polip pada Obelia ada dua macam, yaitu
  • hidrant yang berfungsi untuk makan dan
  • onangium untuk membentuk medusa.
  • Larva obelia disebut planula.

10 of 15

Physalia

Phyzalia hidupnya berkoloni yang mempunyai bagian tubuh sebagai pelampung. Ada tiga macam bentuk polip pada Physalia, yaitu gastrozoid (polip untuk makan), gonozoid (polip untuk reproduksi), dan daktilozoid (polip untuk menangkap mangsa).

11 of 15

Scyphozoa

Bentuk yang dominan pada Scyphozoa adalah medusa. Bentuk polip hanya terdapat pada tingkatan larva. Contoh Scyphozoa adalah ubur-ubur (Aurelia).

Daur hidup Aurelia

12 of 15

Platyhelminthes (Cacing Pipih)

Planaria sp Fasciola hepatica Taenia saginata

Umumnya Platyhelminthes memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  1. Tubuhnya simetris bilateral.
  2. Tidak memiliki coelom (rongga tubuh).
  3. Sistem pencernaannya tidak sempurna, yaitu hanya terdiri atas mulut dan usus yang bercabang-cabang tanpa anus.
  4. Alat kelaminnya menyatu (hermafrodit).
  5. Alat ekskresinya berupa sel api (flame cell).
  6. Memiliki sistem saraf tangga tali.

13 of 15

Nemathelminthes (Cacing Gilig)

  • Tubuh Nemathelminthes simetris bilateral, gilig (bulat panjang), tidak bersegmen, permukaan kulitnya tertutup kutikula, dan tidak mempunyai silia.
  • Sistem pencernaannya berupa pipa lurus
  • dari mulut sampai anus.

Ciri-Ciri Umum

Usaha pencegahan terhadap infeksi Nemalthelminthes adalah

  • Untuk menghindari infeksi cacing perut, dapat dilakukan dengan cara mencuci tangan sebelum makan.
  • Memakai alas kaki untuk menghindari infeksi cacing tambang.
  • Memperbaiki sanitasi/kesehatan lingkungan.

14 of 15

Mollusca

  • Mollusca dibagi menjadi 5 kelas, yaitu Gastropoda,
  • Pelecypoda,
  • Cephalopoda,
  • Amphineura,
  • Scapopoda.
  • Pembagian tersebut, antara lain berdasarkan simetri tubuh, bentuk hati, dan cangkok.

Anatomi Gastropoda

15 of 15

  • Echinodermata merupakan hewan berkulit duri, simetris radial, bergerak dengan kaki ambulakral. Hal ini dibedakan menjadi lima kelas, yaitu Asteroidea, Echinoidea, Ophiuroidea, Crinoidea, dan Holothuroidea.
  • Arthropoda merupakan hewan yang kakinya beruas-ruas, tubuhnya dilindungi kerangka luar dari zat kitin. Arthropoda dikelompokkan menjadi empat kelas, yaitu Insecta, Crustacea, Arachnida, dan Myriapoda.
  • Insekta mempunyai kaki berjumlah enam buah sehingga sering disebut Hexapoda.
  • Semua Chordata memiliki notokord (korda dorsalis), tubuhnya simetris bilateral, dan mempunyai sistem organ yang sangat kompleks. Vertebrata mirip filum dari chordata yang otaknya dilindungi oleh tengkorak (kranium).
  • Vertebrata dibagi menjadi lima kelas, yaitu pisces, amfbi, reptilia, aves, dan mamalia.