Animalia
BAB 8
Klasifikasi Kingdom Animalia
Kingdom Animalia
dibedakan menjadi
beberapa filum
Porifera
Coelenterata
Platyhelminthes
Nemathelminthes
Annelida
Mollusca
Arthropoda
Echinodermata
Chordata.
Invertebrata
Porifera (Binatang Spons)
Cara perkembangbiakan Porifera.
Klasifkasi Porifera
Coelenterata
Coelenterata dibedakan menjadi tiga kelas, yaitu
Anthozoa,
Hydrozoa,
Scyphozoa.
Anthozoa
Anthozoa hanya mempunyai bentuk polip. Anthozoa berarti hewan yang bentuknya seperti bunga
Anthozoa cukup banyak jenisnya dengan warna -warni yang menarik, tumbuh sedemikian indah di dasar laut membentuk panorama tersendiri. Agar hidup dengan baik, karang memerlukan syarat-syarat sebagai berikut.
Hydrozoa
Bentuk tubuh Hydrozoa mengalami pergantian fase dari polip ke medusa. Hidupnya berkoloni atau soliter. Contohnya Hydra, Obelia, dan Physalia.
Penampang tubuh Hydra sp
Obelia
Physalia
Phyzalia hidupnya berkoloni yang mempunyai bagian tubuh sebagai pelampung. Ada tiga macam bentuk polip pada Physalia, yaitu gastrozoid (polip untuk makan), gonozoid (polip untuk reproduksi), dan daktilozoid (polip untuk menangkap mangsa).
Scyphozoa
Bentuk yang dominan pada Scyphozoa adalah medusa. Bentuk polip hanya terdapat pada tingkatan larva. Contoh Scyphozoa adalah ubur-ubur (Aurelia).
Daur hidup Aurelia
Platyhelminthes (Cacing Pipih)
Planaria sp Fasciola hepatica Taenia saginata
Umumnya Platyhelminthes memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
Nemathelminthes (Cacing Gilig)
Ciri-Ciri Umum
Usaha pencegahan terhadap infeksi Nemalthelminthes adalah
Mollusca
Anatomi Gastropoda