1 of 17

Determinan Matriks dan Sifat2 nya

2 of 17

Definisi

  • Misalkan A adalah matriks bujur sangkar berukuran 2x2. Determinan matriks A didefinisikan sebagai:

3 of 17

Definisi

  • Jika matriks A berukuran 3x3, determinan matriks A didefinisikan sebagai:

4 of 17

Metode Sarrus

  • Determinan dapat dihitung dengan menggunakan metode Sarrus, diilustrasikan sebagai berikut:

  • Aturan Saruss hanya berlaku untuk matriks berukuran maksimal 3x3

-

+

-

-

-

+

+

+

5 of 17

Latihan

Hitunglah determinan dari matrik berikut ini (dengan menggunakan aturan Sarrus):

6 of 17

Sifat determinan 1

Jika A matriks bujur sangkar maka:

  1. Jika A mempunyai sebuah baris nol atau sebuah kolom nol maka det(A) = 0
  2. det(A) = det (AT)

7 of 17

Sifat determinan 2

Jika A adalah suatu matriks segitiga nxn (segitiga atas, segitiga bawah, atau diagonal) maka det(A) adalah hasil kali anggota-anggota pada diagonal utamanya, yaitu

8 of 17

Sifat Determinan 3

Misal A matriks bujur sangkar berorde n

  • Jika B adalah matriks yang dihasilkan jika suatu baris tunggal atau kolom tunggal dari A dikalikan dengan suatu skalar α, maka det(B) = α.det(A).
  • Jika B adalah matriks yang dihasilkan jika dua baris atau kolom dari A dipertukarkan maka

det(B) = -det(A).

  • Jika B adalah matriks yang dihasilkan jika suatu panggandaan suatu baris A ditambahkan pada baris lainnya atau jika suatu penggandaan suatu kolom ditambahkan pada kolom lainnya, maka det(B) = det(A).

9 of 17

Sifat Determinan 4

Jika A adalah matriks bujur sangakr dengan dua baris proporsional atau dua kolom proporsional, maka det(A) = 0.

10 of 17

Sifat Determinan 5

Misalkan A dan B matriks mxn dan α skalar maka

11 of 17

Ekspansi kofaktor

  • Jika A sebuah matriks bujursangkar nxn maka minor dari aij dituliskan dengan Mij dan didefinisikan sebagai determinan sub-matriks yang masih tersisa setelah baris ke-I dan kolom ke-j dihilangkan dari A. Bilangan (-1)i+1Mij dinyatakan Cij dan disebut kofaktor anggota aij.

12 of 17

Penggunaan Kofaktor untuk Determinan

  • Determinan suatu matriks A berukuran nxn bisa dihitung dengan mengalikan anggota-anggota pada sebarang baris (atau kolom) dengan kofaktornya dan menjumlahkan hasil kali yang didapatkan yaitu untuk setiap dan 1≤ i ≤ n dan 1≤ j ≤ n
  • Perluasan kofaktor disepanjang kolom ke-j

  • Perluasan kofaktor disepanjang baris ke-i

13 of 17

Aplikasi Determinan

  • Matriks A mempunyai invers jika dan hanya jika det (A) ≠ 0
  • Matriks yang mempunyai determinan ≠ disebut Matriks tak singular, sedangkan matriks yang mempunyai determinan = 0 disebut matriks singular.

14 of 17

Aplikasi Determinan (2)

  • Jika A adalah sebarang matriks nxn dan Cij adalah kofaktor dari aij maka matriks

  • Disebut matriks kofaktor dari A. Transpos dari matriks ini disebut adjoin A dinyatakan adj(A).

15 of 17

Aplikasi Determinan

  • Jika A adalah suatu matriks yang dapat dibalik, maka:

16 of 17

Aplikasi Determinan

  • Jika A dan B adalah matriks-matriks nxn yang tak singular, maka AB juga tak singular dan (AB)-1 = B-1A-1

17 of 17

Aturan Cramer

  • Jika Ax = b merupakan suatu sistem n persamaan linear dengan n peubah sedemikian sehingga A≠0 maka sistem tersebut mempunyai penyelesaian tunggal yaitu:

  • Dengan Ai adalah matriks yang diperoleh dengan menggantikan anggota-anggota pada kolom ke-j dari A dengan anggota-anggota pada matriks