1 of 42

TES KETERAMPILAN �CABANG OLAHRAGA

JURUSAN PENDIDIKAN JASMANI

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SILIWANGI

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

2 of 42

KONSEP

Gerak keterampilan merupakan gerak yang berpola atau mengikuti bentuk yang memerlukan koordinasi serta kontrol seluruh tubuh. Pencapaian gerak keterampilan dilakukan melalui proses belajar dan latihan yang sistematis dan konsisten. Seseorang dikatakan terampil apabila mampu melakukan gerak yang efektif dan efisien.

KETERAMPILAN

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

3 of 42

JENIS CABANG OLAHRAGA

Tenis Lapang

Softball

Bulu Tangkis

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Bola Tangan

Futsal

4 of 42

TUJUAN

PERLENGKAPAN

PETUGAS

untuk mengukur atau mengetahui kemampuan bermain tenis.

Raket tenis, bola tenis 5 buah, keranjang untuk bola tenis, dinding tembok setinggi minimal 2 meter, selotip untuk pembatas pada tembok, stopwatch, Formulir Tes + Pulpen

1 orang pembantu lapangan, 1 orang memegang stopwatch, 1 orang pencatat

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Tenis Lapang

1. Tes Back Board

5 of 42

PELAKSANAAN

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

  • Petugas mempersiapkan area tes dengan membuat garis batas pada tembok setinggi 0,96 meter, dan jarak dari garis tes ke tembok sejauh 7,02 meter.
  • Atlet/siswa dengan posisi siap memegang raket dan 2 buah bola tenis di belakang garis batas yang sudah disiapkan.
  • Dengan aba-aba “Siap... GO‟ atlet/siswa melakukan servis/memukul bola tenis dan seterusnya melakukan pukulan bebas terhadap bola dan memantulkannya ke tembok di atas garis batas yang sudah ditentukan.
  • Stopwatch mulai dinyalakan saat atlet/siswa pertama kali memukul bola tenis.
  • Pukulan bebas dilakukan oleh atlet selama 30 detik, dengan 3 kali kesempatan.

1. Tes Back Board

Tenis Lapang

6 of 42

TUJUAN

PERLENGKAPAN

PETUGAS

untuk mengetahui atau mengukur kemampuan servis seseorang.

Raket tenis, 10 buah bola tenis, selotip warna untuk garis batas sasaran, tali sepanjang net, dua buah tongkat ukuran 50 cm

1 orang pembantu lapangan, 1 orang mengawasi datangnya bola, 1 orang pencatat

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

2. Tes Servis

Tenis Lapang

7 of 42

PELAKSANAAN

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

2. Tes Servis

Tenis Lapang

  • Petugas membuat area tes seperti pada gambar dengan skor 1, 2, 3, 4, 5 dan 6.
  • Tali direntangkan di atas net setinggi 24 cm.
  • Saat siap, atlet/siswa melakukan servis dari sebelah kanan.
  • Atlet/siswa melakukan servis sebanyak 10 kali.

8 of 42

TUJUAN

PERLENGKAPAN

PETUGAS

untuk mengetahui atau mengukur kemampuan pukulan forehand and backhand drive.

20 buah bola tenis, raket tenis, tongkat sepanjang 50 cm, tali sepanjang net.

1 orang pembantu lapangan, 1 orang mengawasi datangnya bola, 1 orang pencatat

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

3. Tes Keterampilan Forehand and Backhand drive

Tenis Lapang

9 of 42

PELAKSANAAN

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Tenis Lapang

3. Tes Keterampilan Forehand and Backhand drive

  • Petugas mempersiapkan area tes dengan skor 2, 3, 4 dan 5 (berjarak 1,5 m). Dan merentangkan tali di atas net setinggi 24 cm.
  • Atlet bisa melakukan pemanasan terlebih dahulu dengan mencoba pukulan sebanyak 5 kali.
  • Saat siap, atlet berdiri di daerah servis dengan memegang raket.
  • Pembantu lapangan (bisa menggunakan mesin pelontar bola) melemparkan bola ke arah forehand terlebih dahulu sebanyak 10 kali, kemudian ke arah backhand sebanyak 10 kali.

10 of 42

TUJUAN

PERLENGKAPAN

PETUGAS

untuk mengetahui / mengukur kecepatan melempar seseorang siswa/atlet.

Area yang luas (>20 m), dinding tembok/sasaran, 3 buah bola softball, meteran, stopwatch, formulir tes + pulpen

1 orang pembantu lapangan, 1 orang memegang stopwatch, 1 orang pencatat

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Softball

1. Speed Throw

11 of 42

PELAKSANAAN

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

  • Atlet/siswa melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum melakukan tes.
  • Atlet berdiri siap dengan memegang bola di belakang garis batas 19,75 m dari dinding tembok sasaran.
  • Saat siap, sesuai aba-aba “Siap... GO” atlet melemparkan secepat mungkin ke arah dinding tembok.
  • Petugas menyelakan stopwatch saat bola lepas dari tangan atlet/siswa, dan mematikan stopwatch saat bola mengenai dinding tembok.
  • Petugas mencatat hasil waktu tersebut.
  • Atlet melakukan lemparan sebanyak 3 kali kesempatan.

Softball

1. Speed Throw

Bidang Sasaran

X

teste

19.75m

12 of 42

TUJUAN

PERLENGKAPAN

PETUGAS

untuk mengetahui / mengukur kemampuan melempar dan menangkap jarak dekat.

Dinding tembok rata dan tinggi (4 meter), Bola softball, Stopwatch, Formulir tes + pulpen, Meteran

1 orang pembantu lapangan, 1 orang memegang stopwatch, 1 orang pencatat hasil

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Softball

2. Fielding Fly Balls

13 of 42

PELAKSANAAN

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Softball

2. Fielding Fly Balls

  • Atlet dengan posisi berdiri siap memegang bola didepan dinding berjarak 1,82 meter.
  • Saat siap, sesuai aba-aba “Siap... GO” atlet melemparkan bola ke atas garis pada dinding tembok setinggi 3,64 meter, kemudian menangkapnya lagi dan melempar lagi.
  • Atlet melakukan lempar tangkap selama 30 detik. Saat melempar bola atlet harus berada di belakang garis 1,82 meter, dan menangkap bola bisa di belakang garis atau di depan garis 1,82 meter.
  • Atlet hanya melakukan satu kali percobaan.

14 of 42

TUJUAN

PERLENGKAPAN

PETUGAS

untuk mengetahui kemampuan jauhnya jarak tangkapan.

Bola softball 3 buah, Area lapangan yang rata dan cukup luas, Tali plastik 3 meter, 2 buah tiang setinggi 2,5 meter, Meteran, Formulir tes + pulpen

1 orang pembantu lapangan, 1 orang pengukur jarak, 1 orang pencatat hasil

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Softball

3. Throw and Catch

15 of 42

PELAKSANAAN

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Softball

  • Sebuah tali direntangkan di atas garis start setinggi 2,43 meter.
  • Atlet berdiri memegang bola di belakang garis start. Kemudian melemparkan bola ke atas melalui tali yang membentang, kemudian berlari dan berusaha menangkap kembali bola tersebut.
  • Petugas mengukur jarak dari garis start sampai tumit atlet atau tubuh terdekat atlet dengan garis start.
  • Atlet melakukan tes sebanyak 3 kali kesempatan.

3. Throw and Catch

16 of 42

TUJUAN

PERLENGKAPAN

PETUGAS

untuk mengetahui kemampuan koordinasi mata-tangan lempar tangkap bola softball

Bola softball 3 buah, Dinding tembok yang rata setinggi 3 meter, storpwatch, Meteran, kapur/lakban warna, Formulir tes + pulpen

1 orang pembantu lapangan, 1 orang pemegang stopwatch, 1 orang pencatat hasil

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Softball

4. Repeated Throw

17 of 42

PELAKSANAAN

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Softball

  • Atlet/siswa berdiri dengan posisi siap dan memegang bola di belakang garis batas 4.56 meter dari dinding tembok
  • Dengan aba-aba “siap.. Go” atlet/siswa melemparkan bola ke dinding di atas garis batas yang dibuat setinggi 2.28m dari lantai, kemudian menagkapnya, dilakukan secara terus-menerus.
  • Atlet/siswa melakukan lempar tangkap selama 30 detik, dengan kesempatan hanya satu kali

4. Repeated Throw

18 of 42

TUJUAN

PERLENGKAPAN

PETUGAS

untuk mengetahui kemampuan ketepatan memukul dan mengarahkan bola

Bat (pemukul bola), lapangan softball, 10 bola softball, Meteran, Formulir tes + pulpen

2 orang pembantu lapangan, 1 orang pencatat hasil

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Softball

5. Fungo Batting

19 of 42

PELAKSANAAN

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Softball

  • Atlet/siswa berdiri siap memegang bat dan bola di dalam “batter’s box”.
  • Saat atlet/siswa siap, bola dilambungkan dan segera memukulnya ke arah outfield.
  • Atlet/siswa diberikan kesempatan hingga 10 kali pukulan

5. Fungo Batting

20 of 42

TUJUAN

PERLENGKAPAN

PETUGAS

untuk mengetahui atau mengukur ketepatan lemparan terhadap sebuah target

10 bola softball, Meteran, kapur atau lakban warna, Formulir tes + pulpen

2 orang pembantu lapangan, 1 orang pencatat hasil

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Softball

6. Overhand Accuracy Throw

21 of 42

PELAKSANAAN

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Softball

  • Atlet/siswa berdiri di belakang garis batas 13,68 meter dari tembok/sasaran.
  • Saat siap, atlet/siswa melemparkan bola ke arah sasaran lingkaran yang telah di buat pada dinding tembok dengan kriteria sebagai berikut:

o Titik tengah ke lantai berukuran 99 cm

o Skor 4 dgn lingkaran berdiameter 7,6 cm

o Skor 3 dgn lingkaran berdiameter 27,9 cm

o Skor 2 dgn lingkaran berdiameter 53,3 cm

o Skor 1 dgn lingkaran berdiameter 83,8 cm

  • Atlet/siswa melakukan 10 kali lemparan

6. Overhand Accuracy Throw

22 of 42

TUJUAN

PERLENGKAPAN

PETUGAS

untuk mengetahui / mengukur kemampuan “clear shot” dan menentukan keterampilan bermain.

Raket dan shuttle cock, dinding, meteran, stopwatch, formulir tes + pulpen

1 orang pembantu lapangan, 1 orang memegang stopwatch, 1 orang pencatat

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Bulu Tangkis

1. Wall Voley Test

23 of 42

PELAKSANAAN

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

  • Atlet/siswa berdiri di belakang garis batas 0,918 meter dari dinding dengan memegang raket dan shuttle cock.
  • Dengan aba-aba “Siap... GO”, atlet/siswa melakukan serve yang sah ke dinding di atas garis net dengan tinggi 1,525 meter dan panjang 2,21 meter, pantulan shuttle cock kemudian dipukul lagi ke tembok secara terus-menerus selama 30 detik.
  • Bila shuttle cock jatuh, maka atlet/siswa harus mengambilnya dan lakukan serve kembali seperti semula, dan kemudian memukul lai secara berulang-ulang.
  • Atlet/siswa diberikan kesempatan sebanyak 3 kali percobaan.

Bulu Tangkis

1. Wall Voley Test

24 of 42

TUJUAN

PERLENGKAPAN

PETUGAS

untuk mengetahui / mengukur kemampuan ketepatan servis dalam menempatkan shuttle cock dengan pukulan servis pendek.

Raket dan shuttle cock, lapangan bulitangkis, kapur/lakban warna, meteran, stopwatch, formulir tes + pulpen

1 orang pembantu lapangan, 1 orang pencatat

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Bulu Tangkis

2. Short serve test

25 of 42

PELAKSANAAN

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

  • Atlet/siswa berdiri pada area servis yang telah ditentukan dengan memegang raket dan shuttle cock.
  • Saat siap, atlet melakukan servis pendek harus melalui garis batas antara net dengan pita setinggi 50 cm.
  • Shuttle cock harus di arahkan ke area sasaran yang telah dibuat garis-garis lengkung pada garis tengah lapangan dekat net (1,98 cm) dengan batas-batas sebagai berikut:

o Skor 5 dengan sudut lengkung 55 cm.

o Skor 4 dengan sudut lengkung 76 cm.

o Skor 3 dengan sudut lengkung 97 cm.

o Skor 2 dengan sudut lengkung 107 cm.

o Skor 1 sisa lapangan pada area servis yang sah.

Bulu Tangkis

2. Short serve test

26 of 42

TUJUAN

PERLENGKAPAN

PETUGAS

untuk mengetahui / mengukur ketepatan memukul shuttle cock ke arah sasaran tertentu dengan pukulan servis panjang (long serve)

Raket dan shuttle cock, lapangan bulitangkis, kapur/lakban warna, meteran, stopwatch, formulir tes + pulpen

2 orang pembantu lapangan, 1 orang pencatat

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Bulu Tangkis

3. Long serve test

27 of 42

PELAKSANAAN

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

  • Atlet/siswa berdiri pada area servis yang telah ditentukan dengan memegang raket dan shuttle cock.
  • Saat siap, atlet melakukan servis panjang yang di arahkan ke daerah sasaran pada sudut lapang belakang dan harus melalui tali yang di rentangkan sejajar dengan net berjarak 4,27 m dari net dengan tinggi 2,44 m dari lantai.
  • Ukuran garis-garis lengkung untuk batas-batas skor sasaran adalah 55, 76, 97 dan 107 cm dengan masing-masing skor 5, 4, 3 dan 2. Untuk skor 1 adalah sisa ruang dari lapangan daerah servis yang di batasi dengan tali.
  • Atlet/siswa melakukan sebanyak 20 kali pukulan.

Bulu Tangkis

3. Long serve test

28 of 42

TUJUAN

PERLENGKAPAN

PETUGAS

untuk mengetahui / mengukur kekuatan pukulan lob shuttle cock ke arah garis belakang lapangan

Raket dan shuttle cock, lapangan bulitangkis, kapur/lakban warna, meteran, stopwatch, formulir tes + pulpen

2 orang pembantu lapangan, 1 orang pencatat

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Bulu Tangkis

4. Clear test

29 of 42

PELAKSANAAN

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

  • Atlet/siswa berdiri pada area servis yang telah ditentukan dengan memegang raket dan shuttle cock.
  • Saat siap, atlet/siswa servis pendek kepada petugas pembantu yang ada di seberang net, kemudian petugas pembantu memukul shuttle cock melambung ke arah atlet/siswa, atlet melakukan pukulan lob yang di arahkan ke daerah sasaran pada garis lapang belakang dan harus melalui tali yang di rentangkan sejajar dengan net berjarak 4,27 m dari net dengan tinggi 2,44 m dari lantai.
  • Atlet/siswa memukul shuttle cock mengarahkan ke area sasaran yang sejajar dengan garis servis belakang dengan ukuran masing-masing 61 cm (dengan skor 2, 4, 5 dan 3).
  • Atlet/siswa melakukan sebanyak 20 kali pukulan.

Bulu Tangkis

4. Clear test

30 of 42

TUJUAN

PERLENGKAPAN

PETUGAS

untuk mengetahui atau mengetes keterampilan melempar dan menangkap bola

Dinding tembok yang rata, bola 2 buah, meteran, stopwatch, formulir tes + pulpen

1 orang pemegang stopwatch, 1 orang pembantu lapangan, 1 orang pencatat

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Bola Tangan

1. Tes Lempar Tangkap Bola

31 of 42

PELAKSANAAN

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

  • Atlet/siswa berdiri sambil memegang bola di belakang garis batas berjarak 4 meter (putra) dan 3 meter (putri) dari dinding tembok.
  • Saat siap, sesuai aba-aba “SIAP…GO” bola dilemparkan ke sasaran tembok kemudian menangkapnya kembali, boleh menggunakan dua tangan atau satu tangan.
  • Petugas menyalakan stopwatch saat bola lepas pertama kali dari tangan atlet/siswa.
  • Atlet/siswa diberikan waktu 30 detik dalam melakukan lempar tangkap.
  • Hitungan tidak sah apabila:

o Atlet/siswa menginjak garis batas.

o Bola tidak tertangkap/jatuh

Bola Tangan

1. Tes Lempar Tangkap Bola

32 of 42

TUJUAN

PERLENGKAPAN

PETUGAS

untuk mengetahui atau mengukur keterampilan menggiring bola seorang atlet/siswa

Area tes yang rata dan tidak licin, cone 8 buah (rintangan), bola 2 buah, meteran, stopwatch, formulir tes + pulpen

1 orang pemegang stopwatch, 1 orang pembantu lapangan, 1 orang pencatat

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Bola Tangan

2. Tes Menggiring Bola

33 of 42

PELAKSANAAN

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

  • Atlet/ siswa berdiri di belakang garis start/finish dengan sambil memegang bola.
  • Saat siap, sesuai aba-aba “SIAP... GO” atlet/siswa mulai berlari sambil menggiring bola melewati 8 buah kerucut sebagai rintangan dengan jarak antar rintangan 3 meter (putra) dan 2,5 meter (putri).
  • Petugas menyalakan stopwatch saat atlet/siswa melewati garis start/finish dan mematikannya setelah 30 detik.
  • Saat atlet/siswa sebelum 30 detik sudah sampai di garis start/finish, atlet/siswa bisa melanjutkan kembali menggiring bola seperti awal.

Bola Tangan

2. Tes Menggiring Bola

34 of 42

TUJUAN

PERLENGKAPAN

PETUGAS

untuk mengetahui atau mengukur keterampilan menembak dengan teknik flying shoot

Bola 6 buah, kotak tumpuan 1x1 meter, sone 3 buah, meteran, gawang bola yang sudah diberikan skor,

1 orang pemegang stopwatch, 1 orang pembantu lapangan, 1 orang pencatat

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Bola Tangan

3. Tes Flying Shoot

35 of 42

PELAKSANAAN

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

  • Atlet/siswa berdiri sambil memegang bola di Pos 1 (7 meter dari kotak tumpuan), sesuai aba-aba “SIAP... GO” (petugas menyalakan stopwatch) atlet/siswa berlari sambil menggiring bola menuju kotak tumpuan dan melakukan flying shoot. Kemudian berlari ke Pos 2 (3,5 meter dari kotak tumpuan) untuk mengambil bola dan berlari menuju kotak tumpuan untuk melakukan flying shoot. Berlari kembali menuju Pos 3 (5 meter dari kotak tumpuan) dan mengambil bola, kemudian melakukan flying shoot. Setelah melakukan flying shoot dari Pos 3, atlet/siswa kembali lagi ke Pos 3 mengambil bola kedua untuk melakukan flying shoot, kemudian ke Pos 2 dan terakhir ke Pos 1.
  • Petugas mematikan stopwatch setelah bola terakhir (ke-6) mengenai sasaran.

Bola Tangan

3. Tes Flying Shoot

36 of 42

TUJUAN

PERLENGKAPAN

PETUGAS

untuk mengukur koordinasi mata-kaki dalam mengumpan, menahan dan mengontrol bola

Bola 3 buah, lakban hitam, cone 1 buah, meteran, dinding tembok/ balok ukuran 3 meter dan tinggi 50 cm, stopwatch, formulir tes+pulpen

1 orang pemegang stopwatch, 1 orang pembantu lapangan, 1 orang pencatat

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Futsal

1. Tes Mengumpan dan Mengontrol Bola

37 of 42

PELAKSANAAN

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

  • Atlet/siswa berdiri di belakang garis batas dan cone berjarak 3 meter dari dinding.
  • Saat aba-aba “Ya” atlet menendang bola ke dinding dengan batas tinggi 50 cm dan panjang 3 meter. Kemudian menahannya kembali menggunakan telapak kaki atau kaki bagian dalam.
  • Setelah bola ditahan, kemudian kontrol bola untuk menggeser melewati rintangan cone yang berada di tengah garis batas dan tendang kembali oleh kaki bagian lain ke dinding dan tahan kembali dengan kaki yang sama. Kontrol kembali melewati rintangan cone dan tendang kembali, begitu seterusnya.
  • Lakukan aktivitas ini bergantian antara kaki kanan dan kiri selama 30 detik.  Bila bola keluar jauh dari daerah sepak, atlet/siswa boleh menggunakan bola cadangan yang sudah disiapkan.

Futsal

1. Tes Mengumpan dan Mengontrol Bola

38 of 42

TUJUAN

PERLENGKAPAN

PETUGAS

untuk mengukur atau mengetahui kelincahan dan kecepatan dalam menggiring bola.

Daerah yang rata dan tidak licin, bola futsal 3 buah, cone/tongkat 5 buah, kapur tulis, meteran, stopwatch, formulir tes+pulpen

1 orang pemegang stopwatch, 1 orang pembantu lapangan, 1 orang pencatat

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Futsal

2. Tes Menggiring Bola

39 of 42

PELAKSANAAN

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

  • Atlet/siswa berdiri di belakang garis start dengan bola berada dekat kakinya.
  • Pada aba-aba “SIAP... GO”, atlet/siswa menggiring bola lurus dan melewati rintangan yang ada di tengah, ke rintangan berikutnya sesuai dengan arah panah yang sudah ditetapkan sampai ke garis finish.
  • Menggiring bola dilakukan oleh kaki kanan dan kiri secara bergantian. Tidak boleh menggiring bola hanya dengan satu kaki saja.
  • Petugas memulai stopwatch saat bola melewati garis start, dan mematikan stopwatch saat bola melewati garis finish.

Futsal

2. Tes Menggiring Bola

40 of 42

TUJUAN

PERLENGKAPAN

PETUGAS

untuk mengukur atau mengetahui keterampilan, kecepatan, dan ketepatan menendang bola ke sasaran.

Gawang futsal (3x2 m), bola futsal 10 buah, lakban, tali tambang kecil, kertas skor, meteran, stopwatch, formulir tes+pulpen

1 orang pemegang stopwatch, 1 orang pembantu lapangan, 1 orang pencatat, 1 orang memperhatikan datangnya bola ke gawang

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

Futsal

3. Tes Menendang Bola ke Gawang

41 of 42

PELAKSANAAN

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA

  • Atlet/siswa berdiri di belakang bola yang berada di tiga titik berbeda.
  • Saat siap, atlet/siswa menendang bola sebanyak 10 kali di tiga titik yang berbeda dengan jarak 12 meter. Bola tersebar di antaranya 4 bola di titik tengah, 3 bola di sisi sebelah kiri gawang (45 derajat) dan 3 bola di sebealh kanan gawang (sudut 45 derajat)

Futsal

3. Tes Menendang Bola ke Gawang

42 of 42

TERIMAKASIH

SEMOGA BERMANFAAT

TES, PENGUKURAN DAN EVALUASI DALAM OLAHRAGA