1 of 37

MA AL HIDAYAH

KETERAMPILAN

Kepala Madrasah

Kun Sholihaddin Fatma, S. Ag, S. Pd, MA

2 of 37

NAMA

KELAS

ALAMAT

TTL

SEKOLAH

Nelly Hidayah

XII IPS

Ds. Wanglu Kulon Kec. Senori Kab. Tuban

Tuban, 26 Februari 2004

MA AL HIDAYAH PLUS KETERAMPILAN

BIODATA PENULIS

@Nellyy

0859171688089

@nellyhidayah.02

nellyhidayah43@gmail.com

3 of 37

PEMANFAATAN KULIT MANGGA UNTUK PEMBUATAN KERIPIK

PENYUSUN : Nelly Hidayah

PEMBIMBING : Suwandi S.E

4 of 37

BAB I PENDAHULUAN

BAB II KERANGKA TEORI

BAB III METODE PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB V PENUTUP

5 of 37

BAB I �PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG

RUMUSAN MASALAH

TUJUAN PENELITIAN

MANFAAT PENELITIAN

1

2

3

4

6 of 37

LATAR

BELAKANG

01

02

03

04

Mangga mengandung sejumlah asam galat yang baik bagi saluran pencernaan dan sebagai desinfektan tubuh, yakni melindungi tubuh dari infeksi

Manfaat dari buah tidak hanya dari daging atau isi buahnya saja yang bisa dikonsumsi manusia. Ada beberapa bagian dari buah yang sering kali dianggap tidak berguna, seperti kulitnya

Berdasarkan hal tersebut, muncullah ide saya untuk memanfaatkan kulit mangga sebagai cemilan yang sehat, bermanfaat, dan untuk menciptakan kreasi baru

Kulit buah mangga ini mengandung banyak manfaat untuk kesehatan. Antara lain sumber serat, mineral (seperti tembaga dan potasium), sekaligus vitamin (A, C, E, dan B6) yang tinggi

7 of 37

  1. Apakah limbah kulit mangga bisa digunakan sebagai bahan dasar pembuatan keripik kulit mangga?
  1. Apakah manfaat dari kulit mangga?
  1. Bagaimana proses pengolahan kulit mangga sebagai bahan dasar pembuatan keripik?

RUMUSAN MASALAH

8 of 37

TUJUAN PENELITIAN

  1. Mengetahui apakah limbah kulit mangga bisa digunakan sebagai bahan dasar pembuatan keripik
  1. Untuk mengetahui pembuatan kulit mangga yang dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan keripik
  1. Untuk mengetahui manfaat kulit mangga

9 of 37

MANFAAT PENELITIAN

BAGI PENULIS

Memberikan pengetahuan tentang limbah kulit mangga dan Memberikan ide baru dalam pembuatan produk, sehingga dapat dikembangkan sebagai produk yang diminati.

BAGI PEMBACA

Untuk menunjukan kepada pembaca bahwa limbah yang menurut masyarakat sudah tidak bisa dipakai ternyata masih bisa mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan diantaranya : antiseptik alami, anti virus, anti kangker.

10 of 37

BAB II�KAJIAN TEORI

01

02

03

05

07

04

06

MANFAAT BUAH MANGGA

MANFAAT KULIT MANGGA

MANFAAT KERIPIK KULIT MANGGA

PENGERTIAN BUAH MANGGA

DEFINISI KULIT MANGGA

PENGERTIAN KERIPIK KULIT MANGGA

JENIS-JENIS BUAH MANGGA YANG DIGUNAKAN

11 of 37

PENGERTIAN BUAH MANGGA

Buah mangga adalah buah yang memiliki nama latin Mangnifera indica Linn yang mempunyai banyak Varietas, antara lain gendong, gadung, golek, harum manis, madu, dan gurih.

Mangga mengandung sejumlah asam galat yang baik bagi saluran pencernaan dan sebagai desinfektan tubuh, yakni melindungi tubuh dari infeksi.

Buah ini berkhasiat membersihkan aliran darah dan mengurangi kelebihan panas badan, mengurangi rasa sakit, serta menghilangkan bau badan. Kandungan lainnya adalah Vitamin C, karoten dan Flafonoid yang cukup tinggi berfungsi sebagai antioksidan.

12 of 37

MANFAAT BUAH MANGGA

1. Membantu melancarkan pencernaan

2. Meningkatkan kekebalan tubuh

3. Menjaga kesehatan jantung

4. Menjaga kesehatan mata

5. Membantu menurunkan kolestrol

6. Mencegah kangker

7 Membantu mengatasi peradangan

8. Baik untuk kesehatan wanita

13 of 37

DEFINISI KULIT MANGGA

Menunjukkan fakta bahwa kulit mangga kaya akan polifenol, karotenoid, serat, vitamin C, dan berbagai senyawa bermanfaat lainnya. mengonsumsi makanan tinggi vitamin C, polifenol, dan karotenoid berisiko lebih rendah terkena penyakit jantung, kanker jenis tertentu, dan penurunan fungsi kognitif otak.

Selain itu, ditemukan fakta bahwa ekstrak kulit mangga memiliki sifat antioksidan dan antikanker yang lebih kuat dari pada ekstrak daging mangga.

Sehingga mendorong peneliti untuk mencoba memanfaatkan kulit mangga sebagai bahan alternative camilan yang sehat dan bermanfaat sesuai yang terkandung di kulit mangga.

14 of 37

Manfaat Kulit Mangga

Manfaat dari kulit mangga yaitu sumber serat, mineral (seperti tembaga dan potasium), sekaligus vitamin (A, C, E, dan B6) yang tinggi.

Kulit mangga mengandung serat, senyawa polifenol dan karotenoid, vitamin C dan E. Studi membuktikan, rutin mengonsumsi antioksidan dan nutrisi tersebut berisiko lebih rendah kena kanker jenis tertentu, gangguan jantung, serta penurunan kognitif.

15 of 37

PENGERTIAN KERIPIK KULIT MANGGA

Keripik kulit mangga merupakan cemilan atau makanan ringgan yang enak dan renyah sehingga dapat kita bawa kemana-mana sebagai bekal.

Keripik yang terbuat dari kulit buah mangga yang diiris tipis kemudian diolah dengan beberapa tahap pengolahan sampai menjadi keripik, memang membutuhkan waktu yang lebih lama, namun proses dan cara pembuatannya sangatlah mudah dan sederhana kita lakukan jika kita mengetahui cara-caranya.

16 of 37

MANFAAT KERIPIK KULIT MANGGA

  1. Menurunkan kolesterol
  1. Menjaga kesehatan jantung
  1. Meningkatkan kesehatan kulit

Pemanfaatan kulit mangga menjadi keripik adalah bisnis yang jarang dilirik oleh orang-orang, karena kulit mangga jarang dikonsumsi dan biasanya sering dibuang secara cuma-cuma. Tetapi mempunyai beberapa manfaat yaitu :

17 of 37

JENIS JENIS BUAH MANGGA YANG DIGUNAKAN

  1. Mangga Golek
  1. Mangga Gedung Gincu
  1. Mangga Okyong

18 of 37

BAB III�METODE PENELITIAN

TEMPAT DAN WAKTU PENELITIAN

RUANG LINGKUP KEGIATAN

CARA PEMBUATAN KERIPIK KULIT MANGGA

BAHAN DAN ALAT

METODE PENGUMPULAN DATA

01

03

05

02

04

19 of 37

TEMPAT DAN WAKTU PENELITIAN

TEMPAT PENELITIAN

WAKTU PENELITIAN

Penelitian dilaksanakan di rumah Nelly Hidayah, Dijalan KH.Djoned Desa Krajan Wanglu kulon Kecamatan Senori Kabupaten Tuban.

Waktu pembuatan keripik kulit mangga dilakukan dua hari pada tanggal 01,02 Desember 2021.

20 of 37

RUANG LINGKUP KEGIATAN

Cara pembuatan kulit keripik mangga untuk menciptakan inovasi baru. Sesuai dengan permasalahan dan tujuan dari penelitian ini, maka ruang lingkup penelitian ini dibatasi pada pemanfaatan dan kandungan kulit mangga.

21 of 37

BAHAN

ALAT

VS

  1. Kulit mangga
  1. Air kapur sirih
  1. Tepung beras
  1. Tepung tapioka
  1. Garam
  1. Gula
  1. Telur
  1. Air
  1. Minyak
  1. Toping
  1. Pisau
  1. Mangkok
  1. Baskom
  1. Sendok
  1. Wajan
  1. Sutil
  1. Lepek
  1. Saringan
  1. Penjepit makanan

22 of 37

CARA PEMBUATAN KERIPIK KULIT MANGGA

  1. Siapkan buah mangga secukupnya sekitar 5 buah
  1. siapkan air secukupnya untuk merendam kulit mangga, tambahkan 1 sdt garam, 1 sdt gula, 1 sdm air kapur sirih
  1. Rendam sekitar 1 jam, kemudian rebus kulit mangga selama 15 menit, setelah direbus lalu tiriskan.
  1. Panaskan minyak goreng secukupnya, setelah panas, turunkan panas kompor ke api sedang
  1. Goreng potongan kulit mangga hingga kuning kecoklatan dan matang luar dalam.
  1. Gunakan buah mangga yang mempunyai tekstur renyah saat mangga mengkal, seperti mangga apel, gedong gincu, dan okyong.
  1. Lalu kupas mangga hingga habis, masukkan kulitnya kedalam air yang baru saja kita buat.
  1. Masukkan bahan untuk membuat adonan tepung seperti, 125 Gram tepung beras, 50 Gram tepung tapioca, I sdt garam,1 sdt gula, ½ butir telur, Air secukupnya
  1. Masukkan kulit mangga kedalam adonan tepung, aduk hingga rata.
  1. Setelah bewarna kuning kecoklatan, angkat dan tiriskan. Setelah dingin kulit mangga siap disajikan.
  1. Untuk rasa yang lebih mantap lagi kita bisa menambahkan toping sesuai slera.
  1. Kemas dalam wadah tertutup seperti standing pouch agar keripik tahan lama.

.

23 of 37

METODE PENGUMPULAN DATA

DOKUMENTASI

OBSERVASI

Metode dokumentasi dalam peneltian ini dimaksudkan untuk memperoleh data dengan cara dokumentasi, yaitu mempelajari dokumen yang berkaitan dengan seluruh data yang diperlukan dalam penelitian.

.

Langkah ini dilakukan untuk menguji kebenaran dari rumusan masalah yang dibahas.

24 of 37

BAB IV�HASIL DAN PEMBAHASAN

HASIL PENELITIAN

DESKRIPSI HASIL PENELITIAN

KEUNGGULAN KULIT KERIPIK MANGGA

25 of 37

Responden

Rasa

Warna

Tekstur

Aroma

Responden 1

1

2

3

4

Responden 2

4

2

3

2

Responden 3

3

3

1

1

Responden 4

2

3

2

3

Responden 5

2

1

2

3

Tabel uji coba ke-1

HASIL PENELITIAN

26 of 37

HASIL PENELITIAN

Tabel presentase hasil keripik kulit mangga dari limbah kulit mangga ke-1

 

Kriteria

Persentase

Sangat suka

Suka

Kurang suka

Tidak suka

Rasa

20%

20%

40%

20%

Aroma

20%

40%

20%

20%

Tekstur

0%

40%

40%

20%

Warna

0%

40%

40%

20%

27 of 37

Tabel uji coba ke-2

HASIL PENELITIAN

Responden

Rasa

Warna

Tekstur

Aroma

Responden 1

3

3

3

3

Responden 2

4

4

3

4

Responden 3

3

3

4

3

Responden 4

3

3

3

3

Responden 5

2

3

3

3

28 of 37

HASIL PENELITIAN

Tabel presentase hasil keripik kulit mangga dari limbah kulit mangga ke-2

 

Kriteria

Persentase

Sangat Suka

Suka

Kurang Suka

Tidak Suka

Rasa

20%

60%

20%

0%

Aroma

20%

80%

0%

0%

Tekstur

20%

80%

0%

0%

Warna

20%

80%

0%

0%

29 of 37

DESKRIPSI�HASIL PENELITIAN

PERCOBAAN PERTAMA

20% responden sangat menyukai rasa dari keripik kulit mangga, 20% hanya suka rasa dari keripik kulit mangga tersebut, 20% responden sangat menyukai aroma dari keripik kulit mangga, 40% responden hanya suka aroma dari keripik kulit mangga tersebut, 40% responden hanya suka tekstur keripik kulit mangga tersebut, 40% responden hanya suka warna dari keripik kulit mangga tersebut. an 40% responden kurang suka keripik kulit mangga tersebut.

PERCOBAAN KEDUA

20% responden sangat menyukai rasa dari keripik kulit mangga tersebut, 60% responden hanya suka rasa dari keripik kulit mangga, 20% sangat menyukai aroma dari keripik kulit mangga tersebut, 80% hanya suka aroma dari keripik kulit mangga, 20% responden sangat menyukai tekstur dari keripik kulit mangga tersebut, 80% responden hanya suka tekstur dari keripik kulit mangga, dan 20% responden sangat menyukai warna dari keripik kulit mangga, dan 80% responden hanya suka warna dari keripik kulit mangga tersebut.

Dapat disimpulkan bahwa keripik pada percobaan pertama masih keras. Pada percobaan pertama para responden masih mengeluh tentang tekstur, dan pada bagian lainnya responden memberikan nilai bagus kepada hasil percobaan penulis.

30 of 37

KEUNGGULAN KERIPIK KULIT MANGGA

01

Bahan baku pembuatan keripik kulit mangga mudah didapat

02

Tidak menggunakan bahan pengawet

03

Menggunakan alat-alat yang sederhana

04

Mengandung alfa hidroksit asit

05

Mengurangi pendarahan saat haid dan melangsingkan tubuh.

31 of 37

BAB V�PENUTUP

KESIMPULAN

SARAN

32 of 37

KESIMPULAN

  1. Kulit mangga merupakan limbah industri kecil yang dapat dimanfaatkan menjadi makanan ringan seperti keripik
  1. Pembuatan limbah kulit mangga menjadi makanan ringan berupa keripik ini ternyata dapat mengurangi dampak negatif dari limbah kulit mangga.

Ada perbedaan pada kualitas keripik mangga, dengan permasalahan keripik dilihat dari aspek rasa dan tekstur. Teksturnya lembek dan kurang renyah.

Sehingga pada hasil penelitian keripik mangga kali ini belum sesuai dengan yang diharapkan. Terutama pada kualitas rasa dan tekstur, sehingga perlu dilakukan penelitian lanjut untuk meningkatan hasil kualitas keripik kulit mangga dengan cara menghitung takaran bahannya, agar keripik kulit mangga tersebut tidak lembek namun terasa gurih dan renyah.

33 of 37

SARAN

Dapat mencoba memanfaatkan kulit mangga menjadi makanan ringan seperti keripik

Masyarakat dapat menjadikan pembuatan keripik kulit mangga sebagai industri kecil untuk meningkatkan pendapatan

Dapat berkreasi yang lebih baik untuk membuat keripik kulit mangga dengan cita rasa yang lebih variatif.

1

2

3

34 of 37

LAMPIRAN FOTO

Proses pengupasan kulit mangga

Peracikan air untuk

merendam kulit mangga

Perendaman kulit

mangga

Penyaringan kulit

mangga

35 of 37

LAMPIRAN FOTO

Perebusan kulit

mangga

Bahan-bahan untuk pembuatan adonan

Pengadukan adonan

Penggorengan keripik kulit mangga

36 of 37

LAMPIRAN FOTO

Pengemasan keripik kulit mangga

Keripik kulit mangga

37 of 37

THANK YOU

“Tidak ada sesuatu yang bisa dicapai dengan sekali mencoba. Tetaplah mencoba dan berusaha”

(Aning Jati)