1 of 20

Pipa banyak dimanfaatkan di rumah kita. Pipa sering digunakan untuk instalasi saluran air bersih dan saluran pembuangan. Jika kalian perhatikan, pecahan banyak digunakan untuk menunjukkan ukuran diameter dari pipa, seperti ½'', ¾'', 1 ¼ '', dan 2 ½ ''. Satuan ukuran pipa dalam inci. Pipa dengan ukuran ½ ‘’ dan ¾ '' banyak digunakan untuk supply air rumah tangga. Ukuran pipa yang lebih besar biasanya digunakan jika membutuhkan debit air yang lebih besar. Dalam bab ini, kalian akan mempelajari lebih jauh tentang pecahan dan operasi hitung pecahan.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

2 of 20

Isi Materi

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

3 of 20

Apa yang Kalian Ketahui?

Kalian tahu bagaimana suatu bilangan habis dibagi 2, 3, atau 5.

Contoh: 75

75 tidak habis dibagi 2 karena 5 tidak habis dibagi 2

75 habis dibagi 3 karena jumlah angkanya

7 + 5 = 12 habis dibagi 3

75 habis dibagi 5 karena angka satuannya 0 atau 5

Cobalah soal berikut.

Apakah 48 habis dibagi 2, 3, atau 5?

Apa yang Akan Kalian Pelajari?

Untuk mendapatkan faktor persekutuan terbesar (FPB) dari 2 bilangan atau lebih, kalian dapat membuat daftar faktor persekutuan.

Contoh: 36 dan 48

Faktor dari 36 adalah 1, 2, 3, 4, 6, 9, 12, 18, 36

Faktor dari 48 adalah 1, 2, 3, 4, 6, 8, 12, 16, 24, 48

Jadi, FPB dari 36 dan 48 adalah 12.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

4 of 20

Nilai Pecahan dan Lambangnya

Jika pecahan dituliskan dalam bentuk dengan a, b bilangan bulat dan b ≠ 0 maka a disebut pembilang dan b disebut penyebut.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

5 of 20

Pecahan-pecahan senilai jika digambar pada garis bilangan letaknya sama.

Untuk memperoleh pecahan senilai, dapat dilakukan dengan cara mengalikan atau membagi pembilang dan penyebut pecahan semula dengan bilangan yang sama selain nol.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

6 of 20

  • Untuk memperoleh pecahan yang sederhana dilakukan dengan cara membagi pembilang dan penyebut pecahan tersebut dengan bilangan bulat positif yang lebih besar dari 1.
  • Perhatikan cara menyederhanakan pecahan-pecahan yang diperagakan berikut.

Dari proses penyederhanaan di atas, tampak bahwa pecahan yang paling sederhana adalah

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

7 of 20

Perhatikan gambar di bawah ini.

Dari peragaan pada gambar, tampak bahwa pecahan yang terkecil adalah

dan pecahan yang terbesar adalah

Dengan demikian, relasi (hubungan) yang dapat ditulis pada pecahan itu adalah

Cara membandingkan dua pecahan yang penyebutnya tidak sama adalah dengan mengubah pecahan-pecahan tersebut menjadi pecahan senilai berpenyebut sama.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

8 of 20

Untuk menentukan sebuah pecahan di antara dua pecahan dapat dilakukan secara kreatif dengan menggunakan garis bilangan. Dari garis bilangan itu akan kita dapatkan cara yang lebih mudah dan efisien, yaitu sebagai berikut.

a. Samakan penyebut dari dua pecahan yang telah diketahui!

b. Tentukan suatu pecahan baru yang pembilangnya terletak di antara pembilang dua pecahan tersebut!

c. Jika belum diperoleh pecahan yang dimaksud, ubahlah lagi penyebutnya menjadi dua kali lebih besar, demikian seterusnya!

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

9 of 20

Perhatikan dan amati garis bilangan di bawah ini.

Pada garis bilangan tersebut,

terletak di sebelah kiri

sehingga

dan

Pecahan negatif adalah pecahan yang nilainya lebih kecil daripada nol. Kedudukan pecahan negatif pada garis bilangan berada di sebelah kiri nol.

Apakah pada garis bilangan, setiap pecahan yang terletak di sebelah kiri selalu lebih kecil daripada pecahan yang terletak di sebelah kanan? Diskusikan dan jelaskan di kelas.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

10 of 20

Untuk menyatakan perbandingan pada bilangan bulat, dilakukan dengan membandingkan suatu bagian terhadap keseluruhan atau membandingkan suatu bagian terhadap bagian yang lain.

Jumlah siswa laki-laki kelas VII SMP Garuda 180 anak, sedangkan jumlah siswa perempuan 140 anak. Bagaimana perbandingan jumlah siswa laki-laki terhadap siswa perempuan?

Jumlah siswa laki-laki = 180 anak

Jumlah siswa perempuan = 140 anak

Perbandingan jumlah siswa laki-laki terhadap siswa perempuan adalah

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

11 of 20

Perhatikan dan amati gambar di bawah ini.

Tampak bahwa ada pasangan antara bilangan bulat dan pecahan.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

12 of 20

  • Pecahan bilangan disebut pecahan campuran.
  • Pecahan campuran dapat diubah menjadi pecahan biasa dan sebaliknya.

Bagaimana caranya?

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

13 of 20

a. Untuk mengubah pecahan biasa ke pecahan desimal dapat dilakukan dengan cara mengubah penyebutnya menjadi bilangan 10, 100, 1.000, dan seterusnya.

b. Jika penyebutnya tidak bisa diubah menjadi 10, 100, 1.000, dan seterusnya, untuk mengubah pecahan biasa ke bentuk desimal dapat dilakukan dengan cara membagi pembilang dengan penyebutnya.

Bagaimanakah cara mengubah pecahan biasa ke bentuk persen?

Untuk mengubah pecahan biasa ke bentuk persen, dapat dilakukan salah satu cara:

a. mengubah pecahan semula menjadi pecahan senilai dengan penyebut 100, atau

b. pecahan biasa tersebut dikalikan dengan 100%.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

14 of 20

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

15 of 20

Pecahan-pecahan yang mempunyai penyebut sama dapat dikurangkan dengan cara mengurangkan pembilang pecahan di sebelah kiri dengan pembilang pecahan di sebelah kanan, sedangkan penyebutnya tidak dikurangkan.

Seperti pada penjumlahan pecahan, untuk mengurangkan pecahan-pecahan yang penyebutnya tidak sama dapat dilakukan dengan terlebih dahulu menyamakan penyebutnya, yaitu dengan mencari KPK dari penyebut-penyebut pecahan tersebut.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

16 of 20

  • Operasi perkalian pecahan artinya perkalian suatu bilangan dengan pecahan.
  • Dapat berupa perkalian bilangan bulat dengan pecahan atau perkalian pecahan dengan pecahan.
  • Perkalian dua pecahan dapat dilakukan dengan cara mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.

a. Sifat Komutatif (Pertukaran)

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

17 of 20

b. Sifat Asosiatif (Pengelompokan)

c. Sifat Distributif (Penyebaran)

d. Unsur Identitas

  • Jika sembarang bilangan pecahan dikalikan 1 atau 1 dikalikan dengan sembarang bilangan pecahan maka akan menghasilkan bilangan pecahan itu sendiri.
  • Bilangan 1 disebut unsur identitas perkalian.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

18 of 20

Membagi dengan pecahan yang sama artinya mengalikan dengan kebalikan dari pecahan pembagi.

a. Pecahan Berpangkat Bulat Positif

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

19 of 20

b. Sifat-Sifat Pecahan Berpangkat

a. Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Desimal

  • Untuk menjumlahkan atau mengurangkan pecahan desimal, dapat dilakukan dengan cara susun ke bawah dengan memperhatikan tanda koma.
  • Tanda koma harus berada satu deret ke bawah. Hal ini berarti, satuan seletak dengan satuan, persepuluhan seletak dengan persepuluhan, perseratusan seletak dengan perseratusan, dan seterusnya.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

20 of 20

b. Perkalian dan Pembagian Pecahan Desimal

Selain operasi penjumlahan dan pengurangan, kalian juga dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian pada pecahan desimal.

  • Jika kalian menemukan kalimat matematika yang mencampurkan operasi tambah, kurang, kali, bagi, dan pangkat, bagaimanakah cara menyelesaikannya?
  • Penyelesaiannya akan mudah dicari jika kita menggunakan aturan urutan operasi hitung berikut ini.

1. Selesaikan operasi perpangkatan.

2. Selesaikan operasi kali dan bagi.

3. Selesaikan operasi tambah dan kurang.

Catatan:

Operasi di dalam tanda kurung dilakukan terlebih dahulu.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT