1 of 27

SOSIALISASI

KMA No. 1503 Tahun 2025

Pokjawas Madrasah

PEMILIHAN MATA PELAJARAN PILIHAN

HARTSA JAMILA ROCHI, S. Pd, MM

2 of 27

DASAR

  1. KMA 1503 Tahun 2025
  2. Permendikdasmen No. 13 tahun 2025 tentang kurikulum jenjang PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah
  3. Permendikbud Riset No. 62 tahun 2023 tentang penerimaan mahasiswa baru di perguruan Tinggi
  4. Permendikdasmen 102/M/2025 tentang Mata Pelajaran Pendukung Program Studi dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP)

3 of 27

LATAR BELAKANG

  1. Bakat, Minat dan kompetensi
  2. Mata Pelajaran pilihan mendukung pilihan setelas lulus

4 of 27

DUKUNGAN

  1. Orang Tua
  2. Rencana karier
  3. Komunikasi
  4. eksplorasi
  1. Satuan Pendidikan
  2. Sosialisasi,
  3. Eksplorasi
  4. Informasi Karier Alternatif
  5. Pendampingan
  6. Dukungan Kebijakan

5 of 27

PRINSIP PEMILIHAN

  1. minat peserta didik dalam merencanakan dan menentukan berbagai alternatif karier serta aktivitas yang dapat mendukung pilihan kariernya
  2. Bakat yang ditampilkan peserta didik dapat berupa kemampuan akademik maupun nonakademik. Dalam memahami bakat, peserta didik perlu banyak melakukan eksplorasi dengan mencoba beragam aktivitas produktif, terutama yang berkaitan dengan minat kariernya
  3. Kemampuan yang merupakan kapasitas peserta didik untuk melakukan beragam tugas dalam suatu kegiatan. Kemampuan dapat terbagi dalam berbagai jenis, seperti kemampuan intelektual dan kemampuan fisik

6 of 27

6

Struktur Mata Pelajaran Fase F

Kelompok Mata Pelajaran umum

Madrasah Aliyah wajib membuka atau mengajarkan seluruh mata pelajaran dalam kelompok ini dan wajib diikuti oleh semua peserta didik

1

7 of 27

STRUKTUR KURIKULUM MADRASAH ALIYAH

Mata Pelajaran Umum

Mata Pelajaran

Alokasi Intrakurikuler per tahun

Alokasi P5RA per Tahun

Total JP per Tahun

XI

XII

XI

XII

XI

XII

Mata Pelajaran Umum

Al-Qur’an Hadis

72

64

 

 

72

64

Akidah Akhlak

72

64

 

 

72

64

Fikih

72

64

 

 

72

64

Sejarah Kebudayaan Islam

72

64

 

 

72

64

Bahasa Arab

72

64

 

 

72

64

Pendidikan Pancasila

54

48

18

16

72

64

Bahasa Indonesia

108

96

36

32

144

128

Matematika

108

96

36

32

144

128

Bahasa Inggris

108

96

-

-

108

96

Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

72

64

36

32

108

96

Sejarah

54

48

18

16

72

64

Seni dan Budaya

54

48

18

16

72

64

Muatan Lokal

72 - 216

64 - 192

 

 

72 - 216

64 - 192

8 of 27

8

Mata Pelajaran Pilihan

  1. Madrasah Aliyah wajib menyediakan paling sedikit 7 (tujuh) mata pelajaran pilihan
  2. Siswa memilih 4 – 5 Mata Pelajaran
  3. Alokasi Mata Pelajaran pilihan 20 – 25 JP
  4. Alokasi masing – masing mata pelajaran pilihan 5 JP Perminggu, Kecuali:
  5. Prakarya dan Kewirausahan 2 JP
  6. Ilmu Tafsir, Ilmu Hadis, Ushul Fikih 3 JP
  7. Pengutan Program 6 JP

2

9 of 27

STRUKTUR KURIKULUM MADRASAH ALIYAH

Mata Pelajaran Pilihan

Mata Pelajaran

Alokasi Intrakurikuler

XI

XII

Ilmu Tafsir

720 -900

640 - 800

Ilmu Hadis

Usul Fikih

Antropologi

Bahasa Arab tingkat Lanjut

Bahasa Indonesia tingkat lanjut

Bahasa Inggris tingkat lanjut

Bahasa Jepang

Bahasa Jerman

Bahasa Korea

Bahasa Mandarin

Bahasa Prancis

Biologi

Ekonomi

Fisika

Geografi

Informatika

Kimia

Matematika tingkat lanjut

Sejarah tingkat lanjut

Sosiologi

Prakarya dan Kewirausahaan

Penguatan program

10 of 27

CATATAN

1

2

3

Madrasah dapat melakukan penambahan dan/atau relokasi jam pelajaran sesuai dengan hasil analisis capaian pembelajaran dan ketersediaan waktu di Madrasah maksimal 6 (enam) JP   

Peserta Didik diperbolehkan mengganti mata pelajaran pilihan paling lambat kelas XI semester 2 (dua) berdasarkan penilaian ulang Madrasah terhadap minat, bakat, dan kemampuan Peserta Didik

Madrasah yang memilih penguatan program adalah Madrasah yang memiliki SK Dirjen Pendis (MA Program Keagamaan, MA Akademik, dan MA Plus Keterampilan)

11 of 27

CONTOH ALOKASI MATA PELAJARAN PILIHAN (1)

Pilihan 2

20 JP

Pilihan 1

20 JP

  1. Ilmu Tafsir
  2. Ilmu Hadits
  3. Ushul Fiqh
  4. Bahasa Arab TL
  5. Penguatan program
  1. Fisika
  2. Kimia
  3. Bahasa Inggris TL
  4. Matematika TL

Pilihan 3

  1. Biologi
  2. Kimia
  3. B. Inggris Tingkat Lanjut
  4. Matematika TL

SLIDE11

12 of 27

CONTOH ALOKASI MATA PELAJARAN PILIHAN (2)

Pilihan 5

23

Pilihan 4

20 JP

  1. Ilmu Tafsir
  2. Ilmu Hadits
  3. Ushul Fiqh
  4. Bahasa Arab TL
  5. Sosiologi
  1. Ekonomi
  2. Geografi
  3. Sosiologi
  4. Penguatan Program
  5. Prakarya dan Kewirausahaan

Pilihan 6

25 JP

  1. Sosiologi
  2. B. Mandarin
  3. B. Inggris TL
  4. B. Indonesia TL
  5. Informatika

SLIDE12

13 of 27

2. Persiapan pemilihan mata pelajaran pilihan

  1. Membangun pemahaman yang utuh diantara para pemangku kepentingan
  2. Rapat/Sosialisasi/FGD
  3. Bahan atau Materi yang sebaiknya dipahami
  1. Melakukan refleksi untuk memahami kesiapan madrasah
  2. Identifikasi jumlah guru
  3. Jumlah kelas dan sarana lain
  4. Jumlah Rombongan Belajar
  5. Sumber daya lain

SLIDE13

14 of 27

MEKANISME PEMILIHAN MATA PELAJARAN

Tahap Awal

Tahap Berkembang

Tahap Siap

Tahap Mahir

Belum tersedia layanan konseling untuk pemilihan mata pelajaran pilihan, baik individu maupun kelompok

Sudah tersedia layanan konseling terbatas untuk pemilihan mata pelajaran pilihan hanya pada permintaan peserta didik.

Sudah tersedia layanan konseling kelompok secara terjadwal dan konseling individu terbatas untuk pemilihan mata pelajaran pilihan hanya pada permintaan peserta didik.

Sudah tersedia layanan konseling kelompok secara terjadwal dan ditindaklanjuti melalui konseling individu untuk pemilihan mata pelajaran pilihan kepada seluruh peserta didik.

Peserta didik memilih menu mata pelajaran pilihan yang disediakan madrasah.

 

  • Peserta didik mengisi survei awal untuk memilih mata pelajaran pilihan yang diminati
  • Madrasah membuat menu berdasarkan aspirasi profesi atau program studi yang akan diambil di perguruan tinggi.
  • Peserta didik mengisi survei awal untuk memilih mata pelajaran pilihan yang diminati
  • Madrasah membuat menu berdasarkan aspirasi profesi atau program studi yang akan diambil di perguruan tinggi.
  • Peserta didik memilih mata pelajaran pilihan sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuannya.
  • Madrasah mengorganisasikan pemilihan mata pelajaran pilihan sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan peserta didik.

15 of 27

MEKANISME PEMILIHAN MATA PELAJARAN

Tahap Awal

Tahap Berkembang

Tahap Siap

Tahap Mahir

Menu mata pelajaran pilihan ini dibuat berdasarkan ketersediaan sumber daya pendidik dan ruangan.

Menu ini dibuat berdasarkan ketersediaan sumber daya pendidik dan ruangan, serta berdasarkan aspirasi profesi atau program studi yang akan diambil di perguruan tinggi

Jika ada pilihan yang melebihi kuota, maka madrasah mencari guru dan ruang tambahan.

Madrasah mampu berkolaborasi dan berbagi sumber daya bersama madrasah lain dalam memenuhi kebutuhan pendidik dan ruang kelas.

Pilihan yang tersedia dibatasi kuotanya

Pilihan yang tersedia dibatasi kuota

 

 

16 of 27

ALUR PEMILIHAN MATA PELAJARAN PILIHAN (1)

Januari

Februari - Maret

April Mei

Juni

Sosialisasi Mekanisme Pemilihan Mapel Pilihan

 

Pendampingan Pemilihan Mapel Pilihan

 

Peserta didik memilih mata pelajaran pilihan. Pemetaan hasil pilihan peserta didik berdasarkan kondisi dan kemampuan satuan pendidikan.

 

Pengumuman hasil pemilihan mapel pilihan, Jadwal Pelajaran dan Rombongan Belajar

17 of 27

PROSES PEMILIHAN MATA PELAJARAN PILIHAN (2)

Juli

Agus -Desember

Januari

Pebruari - April

Juni

Sosialisasi Mekanisme Pemilihan Mapel Pilihan

 

Pendampingan Pemilihan Mapel Pilihan

 

Peserta Didik memilih Mata Pelajaran Pilihan

 

Pemetaan hasil pilihan peserta didik berdasarkan kondisi dan kemampuan satuan pendidikan.

 

Pengumuman hasil pemilihan mapel pilihan, Jadwal Pelajaran dan Rombongan Belajar

18 of 27

PERAN DAN TANGGUNGJAWAB PEMANGKU KEPENTINGAN

Kapala Madrasah

  1. Mengoordinasikan berbagai peran dalam pelaksanaan pemilihan mata pelajaran pilihan sesuai dengan kesiapan madrasah.
  2. Memantau dan mendampingi rangkaian kegiatan pemilihan mata pelajaran pilihan.
  3. Menetapkan dan mengumumkan hasil pemilihan mata pelajaran pilihan.
  4. Melaksanakan refleksi kegiatan untuk perbaikan penyelenggaraan pemilihan mata pelajaran pilihan.

19 of 27

PERAN DAN TANGGUNGJAWAB PEMANGKU KEPENTINGAN

Wakil Kapala Madrasah Bidang Kurikulum

  1. Menganalisis ketersediaan pendidik dan ruang kelas yang dikoordinasikan dengan bidang sarana-prasarana untuk kebutuhan pembelajaran di Fase F;
  2. Melakukan pengumpulan dan pengolahan data mata pelajaran yang dipilih peserta didik.
  3. Membuat jadwal kegiatan belajar mengajar (KBM) sesuai dengan hasil pemilihan mata pelajaran pilihan.

20 of 27

PERAN DAN TANGGUNGJAWAB PEMANGKU KEPENTINGAN

Guru bimbingan konseling

      • Memfasilitasi peserta didik dalam proses mengidentifikasi dan menumbuhkembangkan minat, bakat, dan kemampuan melalui serangkaian proses layanan bimbingan dan konseling.
      • Memberikan layanan bimbingan dan konseling kepada peserta didik agar dapat memilih mata pelajaran pilihan yang sesuai dengan pilihan minat, bakat, dan kemampuannya.
      • Memberikan layanan konsultasi kepada orang tua peserta didik.
      • Menyelenggarakan program pendampingan pasca penetapan hasil pemilihan mata pelajaran pilihan.
      • Mengoordinasikan guru mata pelajaran dan wali kelas dalam proses mengidentifikasi dan menumbuhkembangkan minat, bakat, dan kemampuan peserta didik.

21 of 27

PERAN DAN TANGGUNGJAWAB PEMANGKU KEPENTINGAN

Wali kelas

  1. Bersama guru BK melaksanakan pendampingan kepada peserta didik dalam proses pemilihan mata pelajaran pilihan di Fase E
  2. Menjadi penghubung utama yang menginformasikan perkembangan proses belajar peserta didik dengan orang tua.

Guru mata Pelajaran

  1. Bersama guru BK memberikan informasi terkait mata pelajaran pilihan yang mendukung pilihan program studi di perguruan tinggi sebelum pemilihan mata pelajaran dilakukan.
  2. Melaksanakan proses pembelajaran yang bisa menumbuhkembangkan minat, bakat, dan kemampuan peserta didik secara optimal.

22 of 27

3. PROSES PEMILIHAN MATA PELAJARAN PILIHAN

Bimbingan dalam Memilih Mata Pelajaran Pilihan

  1. Sosialisasi untuk membangun pemahaman
  2. Pendampingan eksplorasi minat, bakat dan kemampuan untuk membuat perencanaan karier
  3. Pendampingan Pemilihan Mata Pelajaran Pilihan
  4. Penguatan Pilihan sesuai dengan rencana karier

23 of 27

Layanan BK Karier

dalan Pemilihan Mata Pelajaran Pilihan

belum

Dapatkah peserta didik memilih mata pelajaran pilihan sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuannya?

sudah

Penentuan mata pelajaran pilihan

Penjadwalan dan penempatan

Mendaftarkan melalui formulir mata pelajaran pilhan di Fase F

Layanan Responsif

Layanan Dasar

24 of 27

4. REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT

Langkah Pendampingan

Pergantian Mata Pelajaran Pilihan

    • Pendalaman minat, bakat, dan kemampuan peserta didik melalui kegiatan pembelajaran di kelas.
    • Program khusus yang diselenggarakan oleh madrasah (penjelasan program khusus dapat dilihat kembali di bagian Eksplorasi Minat dan Bakat).
    • Praktik atau magang di lembaga-lembaga yang mendukung penguatan minat, bakat, dan kemampuan kariernya.
    • Layanan bimbingan atau konseling jika ada peserta didik yang mata pelajaran pilihannya mengalami penyesuaian karena keterbatasan SDM tenaga pendidik atau ruangan kelas di madrasah
  1. Mempertimbangkan perkembangan informasi yang ada pada Simpatika terkait pergantian mata pelajaran pilihan.
  2. Memberikan informasi kepada peserta didik dan juga orang tua akan konsekuensi yang akan dihadapi saat dilakukan pergantian mata pelajaran pilihan

25 of 27

5. REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT

Sumber Informasi

Cara Melakukan

  1. Catatan Konseling;
  2. Hasil Observasi;
  3. Hasil catatan persepsi melalui kuesioner peserta didik dan orang tua;
  4. Refleksi Proses belajar oleh Pendidik;
  5. Hasil perkembangan belajar peserta didik pada mata pelajaran pilihan.
  1. Kolaboratif;
  2. Reflektif;
  3. Berdasarkan data;
  4. Berpusat pada peserta didik
  5. Fokus pada perbaikkan dan pengembangan

26 of 27

6. MENYIAPKAN PESERTA DIDIK PASCA MA

Perguruan Tinggi

Permendikbudristek 48/2022

PMA 74 Tahun 2015

Persiapan Kerja atau Wira Usaha

(V U C A)

  1. Seleksi Nasional berdasarkan Prestasi (Permendikbudristek 345/2022;
  2. Seleksi Nasional Berdasarkan Tes;
  3. Seleksi mandiri oleh PTN;

Perubahan cepat tak terduga (volatility) - menerapkan visi (vision) yang jelas.

Keadaan yang sulit diprediksi (uncertainty) - memahami visi yang hendak dicapai (understanding).

Kemampuan peserta didik menghadapi kompleksitas (complexity) - kejelasan (clarity) dalam mengambil keputusan.

Menghadapi kebingungan/kebimbangan (ambiguity) - kelincahan/ keluwesan (agility) yang dibangun

27 of 27

Madrasah dapat memfasilitasi pengembangan minat, bakat, dan kemampuan peserta didik sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka

Madrasah Maju, Bermutu dan Mendunia