Menguatkan Budaya Riset dan Hilirisasi Luaran Tridharma Perguruan Tinggi
Agung Ba
Menguatkan Budaya Riset dan Hilirisasi Luaran Tridharma Perguruan Tinggi
Agung Baitul Hikmah, S.Kom, M.Kom
Universitas Bina Sarana Informtika Kampus
Tasikmalaya, 3 Juni 2026
Gambaran Umum Penilaian PKM
Gambaran Umum Penilaian PKM
Gambaran Substansi Proposal
Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM)
Struktur dan Bobot Penilaian PKM
Dua Komponen Penilaian PKM
Penilaian PKM terdiri dari Rekam Jejak dan Substansi kegiatan dengan bobot nilai masing-masing 10 dan 140 poin.
Rekam Jejak Pengusul
Menilai kapasitas akademik dan pengalaman pengusul melalui publikasi dan kepemilikan Kekayaan Intelektual.
Substansi Kegiatan
Menilai kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan luaran kegiatan secara sistematis dan berbasis data.
Fokus Penyusunan Proposal
Pengusul harus memfokuskan pada substansi kuat sambil menjaga rekam jejak agar peluang lolos tinggi.
Rekam Jejak Pengusul
Penilaian Rekam Jejak Akademik dan Inovasi
Komponen Rekam Jejak | Kriteria | Nilai Maksimal |
Publikasi Jurnal SINTA | Jumlah artikel sebagai penulis pertama/corresponding author | 6 |
Publikasi Prosiding | Artikel prosiding sebagai penulis pertama/corresponding author | 2 |
Kekayaan Intelektual (KI) | Jumlah KI yang dimiliki pengusul | 2 |
Total Maksimal | | 10 |
Kondisi dan Permasalahan Mitra
Kondisi Eksisting dan Analisis Permasalahan Mitra
Kondisi Eksisting Mitra
Deskripsi kondisi mitra harus lengkap, jelas, dan berbasis data faktual untuk menggambarkan situasi nyata.
Analisis Permasalahan Tajam
Analisis harus mengurai akar masalah dan faktor penyebab secara mendalam dan jelas.
Rumusan Masalah Prioritas
Masalah prioritas dirumuskan spesifik, terukur, dan relevan untuk solusi tepat sasaran.
Keterkaitan Aspek Proposal
Kondisi, analisis, dan rumusan masalah harus saling terkait logis membentuk alur berpikir runtut.
Solusi dan Metode Kegiatan
Kesesuaian Solusi dan Metode dengan Permasalahan
Relevansi Solusi dengan Masalah
Solusi harus spesifik dan kontekstual untuk menjawab masalah prioritas mitra secara langsung dan efektif.
Aplikatif dan Berkelanjutan
Solusi idealnya mudah diterapkan dan memiliki potensi berkelanjutan agar manfaatnya bertahan lama.
Metode Sistematis dan Realistis
Metode harus mencakup tahapan kegiatan jelas dan pendekatan yang realistis sesuai permasalahan mitra.
Kejelasan Metode dan Solusi
Penjelasan metode dan solusi yang jelas memudahkan penilaian kelayakan dan meningkatkan daya saing proposal.
Pelaksanaan, Tim, dan Teknologi
Tahapan Pelaksanaan, Partisipasi Mitra, dan Kompetensi Tim
Kejelasan Tahapan Pelaksanaan
Penilaian fokus pada kelengkapan dan rasionalitas lima tahapan kegiatan yang sistematis dan logis.
Partisipasi Aktif Mitra
Keterlibatan aktif mitra dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi meningkatkan keberhasilan dan keberlanjutan program.
Kompetensi dan Penugasan Tim
Tim dengan penugasan yang sesuai dan kompetensi relevan memperoleh penilaian lebih tinggi dan efektivitas pelaksanaan.
Kualitas Teknologi dan Inovasi
Teknologi yang relevan, mudah diterapkan, dan memberikan manfaat nyata sangat dinilai dalam pelaksanaan program.
Luaran, Jadwal, dan Anggaran
Luaran Wajib, Jadwal Pelaksanaan, dan Rencana Anggaran
Komponen Substansi | Contoh Luaran | Nilai Maksimal |
Artikel Jurnal SINTA | 1 artikel terbit di jurnal terakreditasi | 5 |
Media Massa | Publikasi lokal/nasional | 5 |
Video Kegiatan | Video di YouTube lembaga | 5 |
Rencana Anggaran Biaya | RAB rasional | 20 |
ADA PERTANYAAN?
Terima Kasih Atas Perhatian Anda