1 of 15

Menguatkan Budaya Riset dan Hilirisasi Luaran Tridharma Perguruan Tinggi

Agung Ba

Menguatkan Budaya Riset dan Hilirisasi Luaran Tridharma Perguruan Tinggi

Agung Baitul Hikmah, S.Kom, M.Kom

Universitas Bina Sarana Informtika Kampus

Tasikmalaya, 3 Juni 2026

2 of 15

Gambaran Umum Penilaian PKM

3 of 15

Gambaran Umum Penilaian PKM

Gambaran Substansi Proposal

Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM)

4 of 15

Struktur dan Bobot Penilaian PKM

Dua Komponen Penilaian PKM

Penilaian PKM terdiri dari Rekam Jejak dan Substansi kegiatan dengan bobot nilai masing-masing 10 dan 140 poin.

Rekam Jejak Pengusul

Menilai kapasitas akademik dan pengalaman pengusul melalui publikasi dan kepemilikan Kekayaan Intelektual.

Substansi Kegiatan

Menilai kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan luaran kegiatan secara sistematis dan berbasis data.

Fokus Penyusunan Proposal

Pengusul harus memfokuskan pada substansi kuat sambil menjaga rekam jejak agar peluang lolos tinggi.

5 of 15

Rekam Jejak Pengusul

6 of 15

Penilaian Rekam Jejak Akademik dan Inovasi

Komponen Rekam Jejak

Kriteria

Nilai Maksimal

Publikasi Jurnal SINTA

Jumlah artikel sebagai penulis pertama/corresponding author

6

Publikasi Prosiding

Artikel prosiding sebagai penulis pertama/corresponding author

2

Kekayaan Intelektual (KI)

Jumlah KI yang dimiliki pengusul

2

Total Maksimal

10

7 of 15

Kondisi dan Permasalahan Mitra

8 of 15

Kondisi Eksisting dan Analisis Permasalahan Mitra

Kondisi Eksisting Mitra

Deskripsi kondisi mitra harus lengkap, jelas, dan berbasis data faktual untuk menggambarkan situasi nyata.

Analisis Permasalahan Tajam

Analisis harus mengurai akar masalah dan faktor penyebab secara mendalam dan jelas.

Rumusan Masalah Prioritas

Masalah prioritas dirumuskan spesifik, terukur, dan relevan untuk solusi tepat sasaran.

Keterkaitan Aspek Proposal

Kondisi, analisis, dan rumusan masalah harus saling terkait logis membentuk alur berpikir runtut.

9 of 15

Solusi dan Metode Kegiatan

10 of 15

Kesesuaian Solusi dan Metode dengan Permasalahan

Relevansi Solusi dengan Masalah

Solusi harus spesifik dan kontekstual untuk menjawab masalah prioritas mitra secara langsung dan efektif.

Aplikatif dan Berkelanjutan

Solusi idealnya mudah diterapkan dan memiliki potensi berkelanjutan agar manfaatnya bertahan lama.

Metode Sistematis dan Realistis

Metode harus mencakup tahapan kegiatan jelas dan pendekatan yang realistis sesuai permasalahan mitra.

Kejelasan Metode dan Solusi

Penjelasan metode dan solusi yang jelas memudahkan penilaian kelayakan dan meningkatkan daya saing proposal.

11 of 15

Pelaksanaan, Tim, dan Teknologi

12 of 15

Tahapan Pelaksanaan, Partisipasi Mitra, dan Kompetensi Tim

Kejelasan Tahapan Pelaksanaan

Penilaian fokus pada kelengkapan dan rasionalitas lima tahapan kegiatan yang sistematis dan logis.

Partisipasi Aktif Mitra

Keterlibatan aktif mitra dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi meningkatkan keberhasilan dan keberlanjutan program.

Kompetensi dan Penugasan Tim

Tim dengan penugasan yang sesuai dan kompetensi relevan memperoleh penilaian lebih tinggi dan efektivitas pelaksanaan.

Kualitas Teknologi dan Inovasi

Teknologi yang relevan, mudah diterapkan, dan memberikan manfaat nyata sangat dinilai dalam pelaksanaan program.

13 of 15

Luaran, Jadwal, dan Anggaran

14 of 15

Luaran Wajib, Jadwal Pelaksanaan, dan Rencana Anggaran

Komponen Substansi

Contoh Luaran

Nilai Maksimal

Artikel Jurnal SINTA

1 artikel terbit di jurnal terakreditasi

5

Media Massa

Publikasi lokal/nasional

5

Video Kegiatan

Video di YouTube lembaga

5

Rencana Anggaran Biaya

RAB rasional

20

15 of 15

ADA PERTANYAAN?

Terima Kasih Atas Perhatian Anda