- tempat ngobrolin dunia pendidikan -
PENGOLAHAN CITRA
Condro Wibawa
PENGOLAHAN CITRA
Condro Wibawa
Pengolahan Citra
Day – 1
Citra dan Pengolahan Citra
Capaian Pembelajaran :
Citra atau gambar�
adalah salah satu bagian dari komponen Multimedia
selain :
Teks, audio, video, dan animasi��yang bisa dinikmati menggunakan
indra penglihatan (secara visual)
Ada sebuah ungkapan :��“sebuah gambar bermakna
lebih dari seribu kata”
Jika kalian melihat gambar ini,�Apa makna yang kalian tangkap ?
Tanpa perlu dijelaskan,�tentu seseorang sudah paham maknanya..��Dan setiap orang mungkin punya interprestasi yang berbeda
“sebuah gambar (visual) juga bisa lebih mudah dan cepat dipahami dibandingkan tulisan/audio”
Jika kalian melihat gambar/peringatan ini,�Mana yang kalian mudah dan cepat paham ?
Hati-hati,�jalanan licin
Citra dalam Multimedia
Peranan Citra dalam Multimedia :
Image
Kelebihan Citra :
Image
Image
Kekurangan Citra :
Image
Media yang Cocok Menggunakan Citra/Image :
Akan tetapi seringkali sebuah image tetap harus didukung media lainnya seperti Teks atau Audio.
Image
Lebih dalam tentang citra ...
Secara harafiah citra (image)
adalah
Gambar/obyek pada bidang
dwimatra (dua dimensi)
Secara sains,
citra merupakan fungsi menerus (continue) dari intensitas cahaya pada bidang dwimatra.
Sumber cahaya menerangi objek, objek
memantulkan kembali sebagian dari berkas cahaya tersebut. Pantulan cahaya ini
ditangkap oleh oleh alat-alat optik, misalnya mata pada manusia, kamera,
pemindai (scanner), dan sebagainya, sehingga bayangan objek yang disebut citra
tersebut terekam.
Sumber cahaya menerangi objek,
Objek memantulkan kembali sebagian dari berkas cahaya tersebut.
Pantulan cahaya ini ditangkap oleh oleh alat-alat optik, misalnya mata pada manusia, kamera,
pemindai (scanner), dan sebagainya,
sehingga bayangan objek yang disebut citra
tersebut terekam.
Meskipun citra mampu memberikan banyak informasi,
akan tetapi
terkadang sebuah citra mengalami cacat, seperti : �kurang/terlalu kontras�kabur (blur)�kurang tajam��cacat ini menyebabkan citra
menjadi sulit diinterprestasikan
atau disalah interprestasikan
Menurut kalian,
gambar apakah ini
?
Agar citra tersebut bisa lebih mudah diinterpresikan baik oleh manusia/mesin,��maka,��citra tersebut perlu diolah/dimanipulasi menjadi citra lain
yang lebih baik kualitasnya
Proses memanipulasi/mengolah sebuah citra menjadi bentuk citra lain disebut dengan
Pengolahan Citra
Umumnya,
pengolahan citra ini menggunakan komputer
dan citra yang diolah adalah citra digital
Median Filtering
Di dalam ilmu komputer, terdapat tiga bidang yang berkaitan dengan citra, yaitu :
Grafika Komputer (Computer Graphic)�Pengolahan Citra (Image Processing)
Pengenalan Pola (Pattern Recognition)
Hubungan dari ketiganya adalah sebagai berikut :
Grafika Komputer bertujuan menghasilkan citra dengan primitif-primitif geometri seperti garis, lingkaran, dan sebagainya.
Primitif-primitif geometri tersebut memerlukan
data deskriptif untuk melukis elemen-elemen citra.
Contoh data deskriptif adalah
koordinat titik, panjang garis, jari-jari lingkaran, tebal garis, warna, dan sebagainya
Contoh :
Pengolahan Citra bertujuan
memperbaiki kualitas citra agar mudah diinterpretasi oleh manusia atau mesin (dalam hal ini komputer).
Teknik-teknik dalam pengolahan citra �fokus pada mentransformasikan citra menjadi citra lain.
Jadi, �masukannya adalah citra dan keluarannya juga citra,
namun citra keluaran mempunyai kualitas (yang diharapkan) lebih baik daripada citra masukan.
Contoh :
Pengenalan Pola mengelompokkan data numerik dan simbolik (termasuk citra) secara otomatis oleh mesin (dalam hal ini komputer).
Tujuan pengelompokan adalah untuk mengenali
suatu objek di dalam citra agar mampu membedakan suatu objek dengan objek lainnya.
Komputer menerima masukan berupa citra objek yang akan diidentifikasi,memproses citra tersebut, dan memberikan keluaran berupa deskripsi objek di dalam citra.
Contoh (aplikasi Google Draw) :
Operasi Pengolahan Citra
Operasi ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas citra dengan cara memanipulasi parameter-parameter citra.
Dengan operasi ini, ciri-ciri khusus yang terdapat di dalam citra lebih ditonjolkan.
Contoh-contoh operasi perbaikan citra:
a. perbaikan kontras gelap/terang
b. perbaikan tepian objek (edge enhancement)
c. penajaman (sharpening)
d. pembrian warna semu (pseudocoloring)
e. penapisan derau (noise filtering)
2. Pemugaran citra (image restoration)
Operasi ini bertujuan
menghilangkan/meminimumkan cacat pada citra.
Tujuan pemugaran citra hampir sama dengan operasi perbaikan citra.
Bedanya, pada pemugaran citra penyebab degradasi gambar diketahui.
Contoh-contoh operasi pemugaran citra:
a. penghilangan kesamaran (deblurring).
b. penghilangan derau (noise)
3. Pemampatan citra (image compression)
dilakukan agar citra dapat direpresentasikan dalam bentuk
yang lebih kompak
sehingga memerlukan memori yang lebih sedikit.
Hal penting yang harus diperhatikan dalam pemampatan adalah citra yang telah dimampatkan harus tetap mempunyai kualitas gambar yang bagus.
Contoh :
metode pemampatan citra JPEG.
4. Segmentasi citra (image segmentation)
Jenis operasi ini bertujuan untuk
memecah suatu citra ke dalam beberapa
segmen dengan suatu kriteria tertentu.
Jenis operasi ini berkaitan erat dengan
pengenalan pola.
5. Pengorakan citra (image analysis)
operasi ini bertujuan
menghitung besaran kuantitatif dari citra untuk
menghasilkan deskripsinya.
Teknik pengorakan citra mengekstraksi ciri-ciri
tertentu yang membantu dalam identifikasi objek
Contoh-contoh operasi pengorakan citra:
a. Pendeteksian tepi objek (edge detection)
b. Ekstraksi batas (boundary)
c. Representasi daerah (region)
6. Rekonstruksi citra (image reconstruction)
Jenis operasi ini bertujuan untuk
membentuk ulang objek dari beberapa citra
hasil proyeksi.
Operasi rekonstruksi citra banyak digunakan dalam bidang medis. ��Misalnya beberapa foto rontgen dengan sinar X digunakan untuk
membentuk ulang gambar organ tubuh.
Tugas Minggu 1 :��Berikan contoh penerapan pengolahan citra
dalam kehidupan sehari-hari.��Deskripsikan :�1. Nama penerapannya�2. Cara kerjanya�3. Tujuan Pengolahan Citra tersebut�4. Lampirkan Contoh Gambarnya��Tugas dalam bentuk : .pdf
dikirim ke email : ramundro.dosen@gmail.com�paling lambat : 5 Oktober 2023