SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA)� �
PENDAHULUAN
elektromagnetik.Ketika menyerap radiasi elektron mengalami transisi dari suatu keadaan energi tertentu ke keadaan energi lainnya. Misalnya dari orbital 2s ke orbital 2p. Pada kondisi ini, atom-atom di katakan berada dalam keadaan tereksitasi (pada tingkat energi tinggi) dan dapat kembali pada keadaan dasar (energi terendah) dengan melepaskan foton pada energi yang sama.
absorpsi emisi
Efek Doppler
SPEKTROMETER SERAPAN ATOM
Sumber Cahaya� �
� Lampu Katode Berongga (Hollow Cathode Lamp)��
�NYALA �
Diagram nebulizer sbb :�
Jenis-jenis Nyala
(a) Udara – Propana
Jenis nyala ini relatif lebih dingin (1800oC) dibandingkan jenis nyala lainnya. Nyala ini akan menghasilkan sensitifitas yang baik jika elemen yang akan diukur mudah terionisasi seperti Na, K, Cu.
b) Udara – Asetilen
Jenis nyala ini adalah yang paling umum dipakai dalam AAS. Nyala ini menghasilkan temperatur sekitar 2300oC yang dapat mengatomisasi hampir semua elemen. Oksida-oksida yang stabil seperti Ca, Mo juga dapat analisa menggunakan jenis nyala ini dengan memvariasi rasio jumlah bahan bakar terhadap gas pengoksidasi.
c) Nitrous oksida – Asetilen
Jenis nyala ini paling panas (3000oC), dan sangat
baik digunakan untuk menganalisa sampel yang banyak mengandung logam-logam oksida seperti Al, Si. Ti, W.
Faktor-faktor Instrumental�