1 of 59

ANALISIS DINAMIKA ATMOSFER–LAUT;�ANALISIS & PREDIKSI CURAH HUJAN

UPDATE  

 DASARIAN I JANUARI 2024

BIDANG ANALISIS VARIABILITAS IKLIM

PUSAT INFORMASI PERUBAHAN IKLIM - KEDEPUTIAN BIDANG KLIMATOLOGI

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

1

2 of 59

OUTLINE

  1. Status dan Prediksi ENSO serta IOD
    • Analisis Suhu Subsurface Samudera Pasifik; 
    • Analisis dan Prediksi SST; 
    • Prediksi ENSO dan IOD;
  2. Analisis dan Prediksi Monsun
    • Analisis dan Prediksi Angin 850 mb;
    • Analisis dan Prediksi Monsun; 
  3. Analisis OLR
  4. Analisis dan Prediksi MJO
  5. Analisis dan Prediksi SST Perairan Indonesia
  6. Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara Relatif (RH)
  1. Analisis dan Prediksi Suhu Udara Permukaan
  2. Monitoring dan Prediksi Hari Tanpa Hujan (HTH)
  3. Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis dan Curah Hujan Tinggi
  4. Analisis Curah Hujan
  5. Analisis Perkembangan Musim
  6. Prediksi dan Peluang Curah Hujan
  7. Kesimpulan

2

3 of 59

Status dan Prediksi ENSO serta IOD

3

4 of 59

Anomali Suhu SubSurface Samudera Pasifik�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I JANUARI 2024)

Evolusi suhu bawah permukaan laut di samudera pasifik bagian tengah dan timur menunjukkan anomali positif (suhu hangat = merah) masih persisten pada Dasarian I Januari 2024 dan El Nino berada pada level moderat.

4

5 of 59

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT

 Indeks Dipole Mode: +0.64 ; Indeks Nino3.4: +2.11

Anomali SST di Samudra Hindia menunjukkan adanya Indian Ocean Dipole (IOD) positif, dengan indeks sebesar +0.64Anomali SST di wilayah Nino3.4 menunjukkan kondisi El Nino Moderat dengan indeks ENSO Dasarian sebesar +2.11  (kondisi El Nino sudah berlangsung selama 24 dasarian).

5

6 of 59

PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST�(PEMUTAKHIRAN JANUARI 2024)

  • Anomali SST Pasifik di Wilayah Nino 3.4 menunjukkan anomali positif (merah = hangat), prediksi indeks ENSO akan menurun secara gradual mulai Februari 2024, hingga mencapai nilai negative mulai Mei 2024.
  • Anomali SST Wilayah Samudra Hindia bagian timur diprediksi hangat hingga Juli 2024. Indian Ocean Dipole diprediksi pada kisaran Netral hingga Juli 2024.

6

7 of 59

ANALISIS & PREDIKSI ENSO�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I JANUARI 2024)

Prediksi ENSO BMKG

JFM’24

FMA’24

MAM’24

AMJ’24

MJJ’24

1.76

0.88

0.53

0.36

0.29

  • Indeks ENSO Dasarian I Januari 2024 sebesar +2.11 (El Niño Moderat).

  • BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi El-Niño terus bertahan pada level moderat hingga awal tahun 2024 dan kemudian melemah menuju Netral hingga Juni 2024

7

8 of 59

ANALISIS & PREDIKSI IOD�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I JANUARI 2024)

  • Indeks IOD Bulanan pada  Januari 2024 sebesar  +0.64 (IOD Positif).

  • BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi IOD menuju netral setidaknya hingga pertengahan tahun 2024.

Prediksi IOD BMKG

FEB'24

MAR'24

APR'24

MEI'24

JUN'24

JUL'24

0.12

0.28

0.15

0.04

-0.08

0.07

8

9 of 59

Analisis dan Prediksi Monsun

9

10 of 59

ANALISIS ANGIN ZONAL LAPISAN 850 MB

Pola Angin Zonal (Timur-Barat): 

  • Angin baratan terlihat di Sumatera bagian Selatan, Kalimantan bagian barat, Maluku, dan Papua bagian selatan. Sementara itu, di wilayah lain, angin timuran masih terlihat.
  • Dibandingkan dengan klimatologisnya, angin baratan lebih lemah. Sementara itu, pada wilayah dengan angin timuran, arah angin tersebut merupakan kebalikan dari klimatologis, yaitu angin baratan di sebagian besar Indonesia.

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

10

11 of 59

ANALISIS ANGIN MERIDIONAL LAPISAN 850 MB

Pola angin meridional (Utara-Selatan): 

  • Angin dari utara dominan di wilayah Sumatera, Kalimantan, Bali, NTB, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, dan Sebagian Papua. Pada wilayah lain seperti NTT, angin dominan dari arah selatan
  • Pada Dasarian I Januari 2024, dibandingkan dengan klimatologisnya, angin dari utara umumnya relatif lebih lemah.

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

11

12 of 59

ANALISIS & PREDIKSI ANGIN DASARIAN �LAPISAN 850 MB

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

  • Analisis Dasarian I Januari 2024

Streamline angin menunjukkan banyak belokan angin dan sistem tekanan rendah di Indonesia. Sistem tekanan rendah terjadi di sekitar Laut Natuna Utara, Laut Jawa, Laut Banda, dan Laut Arafuru.

  • Prediksi Dasarian II Januari 2024

Aliran massa udara di wilayah Indonesia diprediksi didominasi oleh angin baratan. Daerah pertemuan dan belokan angin diprediksi terjadi di Sumatera bagian Tengah, Kalimantan Utara, Maluku Utara, dan Papua bagian utara. Sistem tekanan rendah diprediksi terbentuk di sekitar perairan di barat Sumatera, dan Kalimantan bagian utara.

12

13 of 59

PREDIKSI ANGIN LAPISAN 850 MB�(SUMBER: ECMWF

Prediksi Angin Januari dan Maret 2024

Angin Baratan/Monsun Asia diprediksi tetap mendominasi hampir seluruh wilayah Indonesia 

13

14 of 59

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS MONSUN

  • Pada Dasarian I Januari 2024 Monsun Asia aktif dan diprediksi terus aktif dengan intensitas hampir sama dengan klimatologisnya hingga Dasarian I Februari 2024.
  • Monsun Australia pada Dasarian I Januari 2024 masih aktif namun kemudian diprediksi tidak aktif mulai Dasarian II Januari 2024. 

14

15 of 59

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS SCS-CEF & CENS�

  • Indeks SCS CEF (South China Sea Cross Equatorial Flow): Pada Dasarian I Januari 2024 aktif dan diprediksi tetap aktif hingga Dasarian I Februari 2024 dengan intensitas hampir sama dengan klimatologisnya.
  • Indeks CENS (Cross-Equatorial Northerly Surge): Pada Dasarian I Januari 2024 aktif dan diprediksi tetap aktif mulai hingga Dasarian I Februari 2024 dengan intensitas hampir sama dengan klimatologisnya.

15

16 of 59

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

16

17 of 59

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

(Sumber : NOAA/ CPC)

Pada Dasarian I Januari 2024, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) di Indonesia bagian barat umumnya lebih tinggi dibandingkan klimatologisnya, khususnya di sekitar Lampung dan Jawa bagian barat. Di wilayah NTT, Sulawesi bagian timur, dan Maluku, tutupan awan umumnya lebih rendah dibandingkan klimatologisnya.

17

18 of 59

Analisis dan Prediksi MJO

18

19 of 59

ANALISIS DAN PREDIKSI MJO & GEL. ATMOSFER

Analisis pada dasarian I Januari 2024 menunjukkan MJO aktif di fase 2  (S. Hindia bagian Barat) dan diprediksi aktif di fase 3, 4 dan 5  hingga awal dasarian III Januari 2024, MJO berkaitan dengan peningkatan konveksi/potensi awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat.

(Sumber : NCEP – NOAA)

19

20 of 59

Analisis dan Prediksi �Suhu Muka Laut Perairan Indonesia

20

21 of 59

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT INDONESIA

(Sumber : ICOBE-SST)

SSTA Indonesia : +1.083

Suhu muka laut di hampir seluruh wilayah Indonesia menghangat, kecuali perairan di sekitar pesisir Sumatera yang umumnya sama dengan klimatologisnya, hangat SST sekitar Indonesia akan berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan awan-awan hujan.

21

22 of 59

PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST INDONESIA�(PEMUTAKHIRAN JANUARI 2024)

Anomali SST Perairan Indonesia secara umum diprediksi akan didominasi oleh kondisi hangat dengan kisaran nilai +0.5 hingga +2.0 °C. Kondisi hangat tersebut bertahan hingga Juli 2024. 

22

23 of 59

Analisis dan Prediksi �Kelembapan Udara Relatif (RH)

23

24 of 59

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBABAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) PERMUKAAN

  • Analisis Dasarian I Januari 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan permukaan umumnya berkisar 60-75%.

  • Prediksi Dasarian II Januari 2024 s.d. I Februari 2024

Kelembapan udara relatif (RH) permukaan diprediksi umumnya  antara 60-80%. 

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

24

25 of 59

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBABAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 850mb

  • Analisis Dasarian I Januari 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan  850mb  berkisar 65-90%.

  • Prediksi Dasarian II Januari 2024 s.d. I Februari 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 850mb diprediksi berkisar 60-80%.

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

25

26 of 59

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBABAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 700mb

  • Analisis Dasarian I Januari 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 700mb berkisar 60-95%.

  • Prediksi Dasarian II Januari s.d. Dasarian I Februari 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 700mb diprediksi berkisar 60-80%.

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

26

27 of 59

Analisis dan Prediksi �Suhu Rata-rata, Minimum dan Maksimum

27

28 of 59

ANALISIS & PREDIKSI SUHU RATA-RATA PERMUKAAN

  • Analisis Dasarian I Januari 2024

Suhu rata-rata permukaan berkisar antara 23-28°C.

  • Prediksi Dasarian II Januari s.d. I Februari 2024

Suhu  rata-rata permukaan diprediksi berkisar 22-28°C.

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

28

29 of 59

ANALISIS & PREDIKSI SUHU MINIMUM

  • Analisis Dasarian I Januari 2024

Suhu minimum permukaan berkisar 11-24°C.

  • Prediksi Dasarian II Januari s.d. I Februari 2024

Suhu  minimum permukaan diprediksi berkisar 10-24°C.

(Sumber Analisis: IRI Data Library)

29

30 of 59

ANALISIS & PREDIKSI SUHU MAKSIMUM

  • Analisis Dasarian I Januari 2024

Suhu maksimum permukaan secara umum berkisar 26-34 °C.

  • Prediksi Dasarian II Januari 2024 s.d. I Februari 2024

Suhu  maksimum permukaan diprediksi berkisar 26–33 °C.

(Sumber Analisis: IRI Data Library)

30

31 of 59

Analisis dan Prediksi �Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH)

31

32 of 59

MONITORING HARI TANPA HUJAN �(PEMUTAKHIRAN: 10 JANUARI 2024)

Sebagian besar wilayah Indonesia mengalami Hari Tanpa Hujan Sangat Pendek (1-5 hari) 

Namun demikian masih terdapat  HTH kategori sangat panjang tercatat selama 40 hari terjadi di Oebelo, Nusa Tenggara Timur.

32

33 of 59

PREDIKSI HARI TANPA HUJAN (HTH)

33

34 of 59

PREDIKSI PELUANG HARI TANPA HUJAN (HTH)�(PERIODE HTH :  11 JANUARI – 22 FEBRUARI 2024)

HTH > 5 HARI

HTH > 10 HARI

HTH > 15 HARI

HTH > 20  HARI

HTH > 25 HARI

34

35 of 59

PERINGATAN DINI KEKERINGAN METEOROLOGIS�PEMUTAKHIRAN : 10 JANUARI 2024, BERLAKU UNTUK DASARIAN II JANUARI 2024

Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis untuk Dasarian II Januari 2024 pada klasifikasi: 

Waspada:  Tidak ada

Siaga Tidak ada

Awas:  Tidak ada

35

36 of 59

PERINGATAN DINI CURAH HUJAN TINGGI�PEMUTAKHIRAN : 10 JANUARI 2024,BERLAKU UNTUK DASARIAN II JANUARI 2024

Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi untuk Dasarian II Januari 2024, pada klasifikasi:

Waspada: Beberapa Kabupaten di Provinsi  Aceh, Banten, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Maluku, Papua, Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara.

Siaga: Beberapa Kabupaten di Provinsi  Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara.

Awas :  Beberapa Kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan.

36

37 of 59

ANALISIS CURAH HUJAN

37

38 of 59

Analisis Curah dan Sifat Hujan Bulan Desember 2023

Analisis Curah Hujan Bulanan – Desember 2023

Analisis Sifat Hujan Bulanan – Desember 2023

Umumnya curah hujan pada Desember 2023 berada kriteria menengah (100 – 300 mm/bulan) hingga tingga tinggi (300 – 500 mm/bulan). Curah hujan rendah (<100 mm/bulan) terjadi di sebagian Sumatera Utara, Bengkulu, Jambi, sebagian besar Lampung, sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur hingga NTT, Sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi tengah, Sebagian Maluku dan Maluku Utara, sebagian Papua Barat, dan sebagian Papua.

Sifat hujan pada Desember 2023 berkisar Normal – Atas Normal. Sifat hujan Bawah Normal terjadi di sebagian Sumatera Utara, sebagian Bengkulu, Sebagian Sumatera Selatan, sebagian besar Lampung, sebagian Jawa hingga NTT, Sebagian Kalimantan barat, Sebagian Kalimantan Tengah, Sebagian Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, sebagian Papua Barat, sebagian Papua, sebagian Papua Tengah dan sebagian Papua Selatan.

(Update : 1 Januari 2024)

38

39 of 59

Analisis Curah dan Sifat Hujan Dasarian �I JANUARI 2024

Analisis Curah Hujan Dasarian –  I JANUARI 2024

Analisis Sifat Hujan Dasarian (Persentile) – I JANUARI 2024

Analisis Sifat Hujan Dasarian – I JANUARI 2024

Curah hujan pada Dasarian I Januari 2024 umumnya berada di kriteria menengah dan tinggi (50 – 300 mm/dasarian). Kriteria curah hujan rendah terjadi di sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian kecil Jambi, sebagian Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Barat, sebagian kecil Papua Barat Daya, Papua Utara dan sebagian Papua Selatan.

Sifat hujan pada Dasarian I Januari 2024 umumnya Bawah Normal hingga Atas Normal. Sifat Hujan Bawah Normal terjadi di sebagian kecil Aceh,  spot-spot kecil di Jambi, spot-spot kecil Kalimantan Timur, spot-spot kecil di P. Kalimantan dan P. Sulawesi, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, sebagian kecil Papua Barat Daya, Papua Utara dan sebagian Papua Selatan.

(Update : 11 Januari 2024)

39

40 of 59

ANALISIS PERKEMBANGAN MUSIM

40

41 of 59

Analisis Perkembangan Musim Hujan 2023/2024

(Update: 2Januari 2024)

41

42 of 59

Persentase Wilayah yang Memasuki Musim Hujan​ 2023/2024�(Berdasarkan Jumlah ZOM)

(Update: 12 Januari 2024)

42

43 of 59

PREDIKSI DAN PELUANG CURAH HUJAN

43

44 of 59

 Prediksi Deterministik Curah Hujan Mingguan

(Update : 11 Januari 2024)

44

45 of 59

(Update : 11 Januari 2024)

 Prediksi Deterministik Sifat Hujan Mingguan

45

46 of 59

 Prediksi Deterministik Hujan Dasarian

SIFAT HUJAN (%) :

SIFAT HUJAN (Persentil) :

PREDIKSI CH DASARIAN

PREDIKSI SH DASARIAN (%)

PREDIKSI SH DASARIAN (Persentil)

(Update : 11 Januari 2024)

CURAH HUJAN (mm) :

FEB I - 2024

JAN III - 2024

JAN II - 2024

46

47 of 59

Prediksi Probabilistik Curah Hujan Dasarian

PELUANG HUJAN <50mm

PELUANG HUJAN <150mm

PELUANG HUJAN <100mm

PELUANG :

(Update : 11 Januari 2024)

JAN – III  2024

FEB – I 2024

JAN – II  2024

47

48 of 59

Prediksi Probabilistik Curah Hujan Dasarian

PELUANG HUJAN >50mm

PELUANG HUJAN >150mm

PELUANG HUJAN >100mm

PELUANG :

JAN – III  2024

FEB – I 2024

JAN – II  2024

(Update : 11 Januari 2024)

48

49 of 59

Prediksi Deterministik Curah Hujan Bulanan 2023/2024 

    • Februari 2024 pada umumnya berada pada kategori menengah - tinggi. (100 – 500 mm)  wilayah dengan curah hujan tinggi - sangat tinggi (>300 mm) diprediksi terjadi di sebagian Sumatera Bagian Selatan, sebagian Kalimantan Barat, sebagian besar Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian NTT, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, dan sebagian Papua.
    • Maret – April 2024 pada umumnya berada pada kategori menengah - tinggi. wilayah dengan curah hujan tinggi-sangat tinggi (>300 mm) diprediksi sebagian Aceh, sebagian Bengkulu, sebagian Jambi, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Lampung, sebagian besar Pulau Kalimantan, sebagian Pulau Jawa, sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian NTT,  sebagian Sulawesi Barat, sebagian Sulaswesi Selatan, sebagian besar Papua Barat dan sebagian besar Papua.
    • Mei 2024 pada umumnya berada pada kategori rendah – tinggi. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan tinggi – sangat tinggi (>300 mm) meliputi sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Timur, sebagian kecil Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi Barat, sebagian besar Sulaswesi Selatan, sebagian Sulaswesi Tengah, sebagian kecil Suawesi Tenggara, sebagian Maluku, sebagian Maluku Utara, sebagian Papua Barat, dan sebagian Papua.
    • Juni – Juli 2024 pada umumnya berada pada katagori rendah – menengah. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan tinggi – sangat tinggi (>300mm) yaitu di sebagian kecil Pulau Kalimantan, pesisir timur Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian besar Maluku, sebagian Maluku Utara, sebagian besar Papua Barat, dan sebagian Papua.

(Update: 11 Januari 2024)

49

50 of 59

Prediksi Deterministik Sifat Hujan (Persentil) Bulanan 2024 

    • Februari - Maret - April – Mei 2024 pada umumnya berada pada kategori normal–atas normal. Sifat hujan atas normal diprediksi terjadi di sekitar perbatasan Sumbar dan Jambi, Riau, sebagian Sumsel, sebagian Kalimantan Barat dan Tengah. Sebagian besar Sulbar, Sulsel bagian utara dan sebagian Papua
    • Juni 2024 pada umumnya berada pada kategori normal – atas normal. Sifat hujan atas normal  diprediksi terjadi sebagian pulau Kalimantan, sebagian pulau Sulawesi, sebagian Jawa Timur, dan sebagian Papua bagian barat, tengah.
    • Juli 2024 pada umumnya berada pada kategori normal – atas normal. Sifat hujan atas normal  diprediksi terjadi hampir diseluruh pulau Kalimantan, pulau Sulawesi, Papua. Sebagian Maluku, Jawa bagian timur. Sebagian besar Bali, NTB dan NTT

(Update: 11 Januari 2024)

50

51 of 59

Prediksi Deterministik Sifat Hujan Bulanan 2024 

    • Februari 2024 pada umumnya berada pada kategori normal – atas normal. Sifat hujan atas normal diprediksi terjadi di sekitar perbatasan Sumbar dan Jambi, sebagian Sumsel, sebagian Kalimantan Barat dan Tengah. Sebagian besar Sulbar, Sulsel bagian utara dan sebagian Papua bagian tengah dan utara
    • Maret - April – Mei 2024 pada umumnya berada pada kategori normal – atas normal. Sifat hujan atas normal diprediksi tersebar di sebagian Riau, Sumsel, Kalbar, Kalteng, NTB dan NTT, hampir seluruh pulau Sulawesi, sebagian Maluku, Papua bagian barat, tenga dan utara.
    • Juni – Juli 2024 pada umumnya berada pada kategori normal – atas normal. Sifat hujan atas normal  diprediksi terjadi hampir pada semua pulau Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan sebagian Papua bagian barat, tengah dan selatan.

(Update: 11 Januari 2024)

51

52 of 59

Prediksi Peluang Curah Hujan Tinggi Bulanan 2024�(Peluang Curah Hujan > 300 mm/ bulan)

    • Februari 2024 curah hujan > 300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian besar Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, sebagian Maluku, Papua Barat dan Papua.
    • Maret - April 2024 curah hujan > 300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua.
    • Mei 2024 curah hujan > 300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Sumatera Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Bangka Belitung, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah bagian tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua bagian tengah.
    • Juni – Juli 2024 curah hujan > 300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua bagian tengah.

(Update: 11 Januari 2024)

52

53 of 59

Prediksi Peluang Curah Hujan Rendah Bulanan 2024� (Peluang Curah Hujan < 100 mm/ bulan)

    • Februari 2024 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang terjadi di sebagian Aceh, Sumatera Utara, sebagian Riau, Kalimantan Utara bagian utara, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo,sebagian kecil Papua Barat dan Papua. 
    • Maret - April 2024 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang besar terjadi di sebagian Aceh, Sumatera Utara, Banten bagian utara, Jawa Barat bagian utara, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTB dan sebagian NTT.
    • Mei 2024 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang terjadi di sebagian Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat bagian utara, Jawa Tengah, Bali, NTB, NTT, sebagian Maluku bagian selatan, sebagian Sulawesi Selatan dan Papua bagian Selatan.
    • Juni – Juli 2024 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang terjadi di sebagian Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten bagian utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, sebagian Maluku bagian selatan, Papua bagian selatan, sebagian Kalimantan Selatan, dan sebagian Sulawesi Selatan.

(Update: 11 Januari 2024)

53

54 of 59

Prediksi Awal Musim Hujan 2023/2024

54

55 of 59

Prediksi Wilayah Yang Masuk Musim Hujan�Pada Periode Januari II – Februari I 2024

55

56 of 59

Prediksi Puncak Musim Hujan 2023/2024

56

57 of 59

RINGKASAN

  • Analisis dan Prediksi ENSO dan IOD 

Hasil monitoring  indeks IOD dan ENSO Dasarian I Januari 2024, Indek Dipole Mode bulanan sebesar (+0.64), sedangkan indeks ENSO Dasarian I Januari  menunjukkan indeks (+2.11),  IOD diprediksi memasuki kondisi Netral mulai Januari 2024. Sementara itu, indeks ENSO diprediksi turun secara gradual menuju Netral  mulai April 2024.

    • Analisis dan Prediksi Angin 850mb

Strealmine angin menunjukkan adanya belokan angin dan sistem tekanan rendah di sekitar Laut Natuna Utara, Laut Jawa, Laut Banda, dan Laut Arafuru. Pada dasarian II Januari,aliran massa udara di wilayah Indonesia akan didominasi oleh angin baratan. Daerah pertemuan dan belokan angin diprediksi terjadi di Sumatera bagian Tengah, Kalimantan Utara, Maluku Utara, dan Papua bagian utara. 

    • Analisis OLR

Daerah tutupan awan (OLR ≤220 W/m2) pada dasarian I Januari 2024 umumnya lebih tinggi dibandingkan klimatologisnya, khususnya di sekitar Lampung dan Jawa bagian barat. Di wilayah NTT, Sulawesi bagian timur, dan Maluku, tutupan awan umumnya lebih rendah dibandingkan klimatologisnya.

  • Analisis dan Prediksi MJO

Analisis  dasarian I Januari 2024 menunjukkan MJO aktif di fase 2  (S. Hindia bagian Barat) dan diprediksi aktif di fase 3, 4 dan 5  hingga awal dasarian III Januari 2024, MJO berkaitan dengan peningkatan konveksi/potensi awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat.

  • Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara (RH)

Kelembapan udara permukaan berkisar 60– 80% dan diprediksi hingga Dasarian I Februari 2024 berkisar 60 – 80 %, pada lapisan 850mb diprediksi berkisar 60– 80%  serta pada lapisan 700 mb umumnya diprediksi 50 –  80%.

  • Analisis dan Prediksi Suhu 

Suhu rata-rata permukaan berkisar 23 – 28°C dan diprediksi hingga Dasarian I Februari 2024 berkisar 22–28°C, Prediksi suhu minimum berkisar 10 – 24°C  dan Prediksi  suhu maksimum berkisar 26-34°C.

  • Peringatan Dini
            • Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi pada klasifikasi Waspada: Beberapa Kabupaten di Provinsi  Aceh, Banten, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Maluku, Papua, Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara. Siaga: Beberapa Kabupaten di Provinsi  Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara. Awas :  Beberapa Kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan.
            • Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis : Tidak ada

57

58 of 59

RINGKASAN

  • Analisis Curah Hujan Dasarian I Januari 2024
    • Curah hujan pada Dasarian  I Januari 2024 umumnya berada di kriteria  menengah  - Tinggi (50 – 300 mm/dasarian).
    • Sifat hujan pada Dasarian I Januari 2024 umumnya Normal hingga Atas Normal.
  • Analisis Perkembangan Musim Hujan Dasarian I Januari 2024: 
    • Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 64% wilayah Indonesia masuk musim hujan. 
    • Wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi Pulau Sumatera kecuali Lampung bagian selatan, sebagian Banten, sebagian besar Jawa Barat, sebagian besar Jawa Tengah, DIY, sebagian Jawa Timur, Pulau Kalimantan, Sulawesi Utara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Bali, sebagian Nusa Tenggara Barat, sebagian Nusa Tenggara Timur, sebagian Maluku Utara, Maluku dan Pulau Papua.
  • Prediksi Curah Hujan Dasarian: Januari Dasarian II – Februari Dasarian I 2024
    • Pada Januari II – Februari III 2024 umumnya diprediksi curah hujan berada di kriteria rendah - menengah (0 - 150 mm/dasarian).
    • Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori  tinggi – sangat tinggi (>150 mm/dasarian) : 
    • Pada Januari II 2024 meliputi sekitar Aceh Barat, Sumatera Utara bagian barat, Sumatera barat bagian barat dan utara, Riau bagian barat dan utara, sekitar Pekan Baru, Jambi bagian tengah, Sumatera Selatan bagian barat, Belitung, sekitar Lamping Utara, Banten bagian barat, Wilayah Utara Jawa Barat bagian barat dan timur, Pesisir Utara Jawa Tengah, sekitar Bima, Kalimantan Barat bagian utara, Kalimantan Tengah bagian tengah, Kalimantan Selatan bagian selatan, Pesisir Utara Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan bagian selatan, Sulawesi Tenggara bagian utara dan Papua bagian barat dan tengah.
    • Pada Januari III 2024 meliputi sebagian Lampung Tengah, Banten bagian selatan, Jawa Barat bagian timur, Pesisir Utara Jawa Tengah, Jawa Timur bagian tengah, sekitar Bima, sekitar Sambas, Sulawesi Selatan bagian selatan, Sulawesi Tenggara bagian utara dan Papua bagian tengah. 
    • Pada Februari I 2024 meliputi sekitar Pandeglang, Jawa Barat bagian barat dan timur, Pesisir Utara Jawa Tengah, sekitar Malang, Pasuruan, Sambas, Palangkaraya, Kutai Barat, Sulawesi Selatan bagian selatan, Konawe Utara dan Papua bagian tengah.
  • Prediksi Curah Hujan Lebih Dari 300 mm/Bulan untuk Bulan Januari 2024 – Juni 2024 : 
    • Februari 2024 curah hujan > 300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian besar Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, sebagian Maluku, Papua Barat dan Papua.
    • Maret - April 2024 curah hujan > 300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua.
    • Mei 2024 curah hujan > 300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Sumatera Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Bangka Belitung, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah bagian tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua bagian tengah.
    • Juni – Juli 2024 curah hujan > 300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua bagian tengah.

58

59 of 59

TERIMA KASIH

Info Iklim : 021 4246321 ext. 1707

Info Cuaca : 021 6546315/18

Info Gempabumi : 021 6546316

www.bmkg.go.id

@infoBMKG

Jl. Angkasa 1 No.2 Kemayoran Jakarta Pusat, Indonesia

59