1 of 26

  1. Energi Pancaran
  2. Karakteristik
  3. Penerimaan Energi Pancaran
  4. Neraca Energi

Radiasi Surya

2 of 26

3 of 26

3.1 Energi Pancaran Surya

  • Sumber energi utama proses fisika Atmosfer > unsur fisik alam > cuaca
  • Gel. Elektromagnetik < reaksi fusi H → He
  • T permukaan Matahari ~ 6000 K → 73.5 Mwatt/m2
  • Jarak Matahari – Bumi rata2 ~ 150 jt km → 1360 W/m2 di puncak Atmosfer Bumi
  • Tertahan atmosfer ~ 50%

4 of 26

3.2 Karakteristik energi pancaran

Hk Wien

λm = 2897/ T

T ↑ → λm

T permukaan bumi > gel. panjang (4-120 µm)

T permukaan matahari > gel. pendek (0.3-4 µm)

Hk Stefan-Boltzman F=εσT4

ε benda alam 0.9 – 1

σ = 5.67 10-8 W/m2

T ↑ → E ↑

5 of 26

  • Energi pancaran datang berupa gelombang maupun partikel

Model Gelombang

6 of 26

Partikel lazim disebut quanta / foton

Energi per foton lebih besar sw >lw

Model Partikel

7 of 26

Spektrum Energi Pancaran Surya

8 of 26

3.3 Penerimaan energi di permukaan

  • Bervariasi > tempat & waktu

Rotasi bumi --- > skala diurnal .

Revolusi bumi dan sudut rotasi -🡪 variasi sesonal

9 of 26

10 of 26

  • Skala mikro
    • Keragaman penutupan awan
    • Keragaman topografi / lereng
    • Variasi harian (diurnal)

11 of 26

  • Pada suatu tempat Qsw diterima siang hari dan Qlw dilepaskan pada malam hari

  • Kesetimbangan antara Qsw dan Qlw menentukan variasi temperature harian (diurnal) maupun musiman (seasonal)

12 of 26

  • Skala makro
    • Jarak Matahari-Bumi
      • Lintasan revolusi berbentuk elips
        • 2 hari terdekat dan 2 hari terjauh dlm 1 tahun

13 of 26

Autumnal/Vernal Equinox Winter/Summer Soltice

14 of 26

Panjang hari dan Sudut datang

      • Variasi letak lintang > perbedaan kerapatan , perbedaan periode penerimaan

15 of 26

  • Sudut datang (z)
    • cos z= sin Φ sin δ + cos Φ cos δ cos h
      • Φ lintang, h sudut waktu (24 jam=360o)
    • Sudut deklinasi δ > f (Julian date, Φ)
      • δ= -23.4 cos (360 (julian date +10)/365)
    • Periode penerimaan/panjang hari
      • Posisi matahari di horison z=90o > sudut waktu h setara dg ½ panjang hari shg:

cos h=-(sin Φ sin δ)/(cos δ cos Φ)= - tg Φ tg δ

N (panjang hari)= 2h(24/360)jam

16 of 26

  • Penerimaan energi di puncak atmosfer
    • 1367 W/m2(Qso) saat Sudut jatuh tegak (z=0o)
    • Qa=Qso cos z
  • Penerimaan energi di permukaan bumi
    • Qs = ד Qa ד=koef. Optik atmsfr. 0.6 – 0.9

17 of 26

Pengaruh atmosfer

  • Energi pancaran menuju permukaan
    • dipantulkan
    • diserap
    • Diteruskan > radiasi langsung dan baur disebut energi pancaran global

18 of 26

  • Keawanan sangat berpengaruh
    • Lama matahari bersinar cerah>lama penyinaran
    • Alat ukur > campbell stokes
    • Pendugaan (bulanan)> Qs= (a+b n/N) Qa

n=lama penyinaran

  • Satuan energi pancaran
    • Intensitas > Watt/m2
    • Total/kumulatif > integrasi dalam periode tertentu > MJ/m2/waktu

19 of 26

3.4 Neraca energi permukaan

  • Qnetto = Qsw↓ + Qlw↓ - Qsw↑- Qlw
    • Albedo > nisbah Qsw↓ : Qsw

---> α (albedo)

    • Pendugaan energi pancaran permukaan bumi

  • Qlw↑= σT4(0.56-0.079 ea1/2)(0.1+0.9 n/N)
        • Brunt (1932) > turunan Hk. Sefan Boltzman

  • Qnetto = Qsw↓ (1- α) - Qlw

20 of 26

Partisi Energi

Qnetto = H + LE + G +P tdk ada adveksi

21 of 26

  • 2%-3% masukan energi untuk fotosintesa
  • 97%-98% untuk evaporasi,simpanan,transfer bahang

22 of 26

  • Cahaya ≠ PAR (photosyntetically active radiation)

23 of 26

  • Cahaya (light) adalah energi pancaran yang kasat mata
  • energi cahaya ~ 50% dari energi Qsw

24 of 26

  • proses fotosintesa memanfaatkan foton yg biasa disebut sbg photosyntetic photon flux density (PPFD) atau photosyntetically active radiation (PAR)
      • Satuan µmol quanta/m2/dtk atau µmol/m2/dtk

25 of 26

  • Qnetto ~ perhitungan2 proses fisik atmsfer
  • Cahaya,PAR,Qsw ~ fotosintesa,prod.berat kering,produktivitas

26 of 26