1 of 10

Mengenali Tahapan Perkembangan pada Balita yang memasuki Usia Pra Sekolah

Hardiyanti rahmah, m.psi., psikolog

2 of 10

2 Hal Penting bertumbuh dan berkembang

Penting untuk menumbuhkan kesiapan Fisik & Mental pada Anak

Perumbuhan Fisik :

Kesehatan & Kebugaran Fisik Anak

Perkembangan Mental :

Membangun kepercayaan diri, kemandirian, kemampuan bersosial/ berinteraksi dan memantapkan perkembangan anak sesuai usianya

3 of 10

Tahapan perkembangan

Tahapan perkembangan anak sudah sesuai usia di tiap fasenya seperti kognitif, emosi, kepribadian, sosial dan psikomotorik

Perkembangan kognitif anak minimal sudah harus berada pada fase mampu memahami dan mengikuti instruksi dan mampu mengenali berbagai bentuk emosi

Aspek Motorik kasar dan halus anak juga sudah berkembang dengan baik

4 of 10

usia 2 tahun

Perkembangan sensori : Maksimal dalam perkembangan 5 indra yaitu, penglihatan, pendengaran, penciuaman, perasa dan peraba, serta keseimbangan.

Kemampuan motorik kasar : Berjalan, berlari dan melompat dg seimbang dll

Kemampuan motorik halus : Mencoret, mengambil benda-benda kecil, memegang, mengngenggam, menyusun ke atas dan memindahkan benda.

Bahasa : Memperhatikan, mendengarkan, memahami, mengikuti (melafalkan) dan berbicara minimal 50 kata (nama anggota tubuh, hewan dan benda di sekitar).

Sosial:

  • Mengenal Anggota keluarga
  • Menatap wajah
  • Merespon orang lain
  • Melakukan aktivitas sehari-hari dg sedikit bantuan (makan, minum, memakai baju, sepatu/sandal, mandi dan menggosok gigi, dll)

5 of 10

USIA 3 TAHUN

Motorik Kasar:

  • Berdiri dg 1 kaki
  • Melompat dg 1 kaki
  • Melompat jauh ke arah depan
  • Menaiki tangga

Motorik Halus:

  • Mengenal ukuran
  • Membuat garis lurus
  • Menggerakkan jari jempol

Bahasa :

  • Memiliki 250 kata
  • Berbicara dan dapat difahami
  • Mengenal warna
  • Mengenal simbol-simbol seperti angka, huruf dan lainnya
  • Mampu bercerita atau membuat kalimat dg minimal 3 kata

Sosial:

  • Mampu BAK dan BAB sendiri
  • Makan, minum, berpakaian, mandi, menggosok gigi dan aktivitas keseharian lainnya dilakukan sendiri
  • Menyebutkan nama orang lain selain anggota keluarga, seperti nama teman, tetangga dll

6 of 10

usia 4 tahun

Motorik Kasar : Naik turun tangga sendiri, Mampu berdiri 1 kaki dg waktu minimal 6 detik, melompat dg satu kaki, melompat maju dan mundur

Motorik Halus : Menggambar garis, persegi dan lingkaran, menggambar orang, mengenal dan mengambar macam-macam ukuran (besar kecil, Panjang pendek, dll)

Bahasa : Berbicara lancar dan dapat difahami, bisa mengartikan kata (sinonim), memahami lawan kata, menghitung lebih dari 5, mengetahui dan bisa menyebutkan kata sifat, menyebutkan macam-macam warna, menceritakan kembali aktivitas sehari-hari, mengetahui kegunaan benda sehari-hari

Sosial:

  • Lulus toilet training
  • Bermain bersama teman sebaya
  • Bermain peran/ pura-pura dg imajinasinya
  • Berpartisipasi dalam kegiatan bersama anak lainnya seperti di acara lomba atau pentas.

7 of 10

    • Anak tidak maksimal dalam tahap perkembangan berikutnya
    • Anak bisa mengalami kemunduran perkembangan (developmental delay)
    • Anak mengalami keterlambatan bahasa (speech delay)
    • Anak memunculkan perasaan tidak aman, mudah cemas dan rendah diri
    • Anak cenderung sulit diajak mengikuti instruksi dan cenderung melakukan hal yg berlawanan sehingga diberi label “Anak Nakal” atau “Anak tidak penurut” oleh orang tua
    • Munculnya perilaku tantrum secara berlebihan pada anak
    • Dll…

Apa dampak jika fase perkembangan anak tidak terpenuhi atau terlalu dipaksakan?

8 of 10

    • Ajak anak melakukan sesuatu dg cara menyenangkan
    • Buat aturan yg jelas dan disiplin di rumah sehingga anak terbiasa dg rutinitasnya
    • Samakan atau satukan persepsi dalam pengasuhan antara Ayah dan Ibu
    • Berikan anak ruang dan kesempatan untuk memilih sesuatu yang dia inginkan

Berikan stimulasi yg benar agar perkembangan anak maksimal

    • Ajak anak mengekspresikan emosi dan mengenali beragam emosi, salah satunya yaitu jgn melarang atau menghentikan tangisan anak jika dia belum selesai
    • Jgn memaksakan keinginan orang tua tanpa menjelaskan kepada anak kenapa harus melakukan hal tsb
    • Jgn terbiasa membohongi anak, katakan sejujurnya apa yg harus didengar anak, boleh atau tidak boleh
    • Selalu buat kontrak terlebih dahulu pada anak di awal sebelum memenuhi keinginan anak

9 of 10

Kesimpulan

Jgn lupa proses pengasuhan yg konsisten juga jadi kunci dalam keberhasilan dalam memaksimalkan tumbuh kembang anak. Anak yang maksimal tumbuh kembangnya akan lebih siap dalam memasuki usia pra sekolah dibandingkan anak yang punya hambatan pada proses tumbuh kembangnya.

10 of 10

TERIMA KASIH