PENYIAPAN KEHIDUPAN BERKELUARGA
DINAS PPKB NGANJUK
Pembinaan Remaja memiliki peran yang strategis
Remaja merupakan individu-individu calon penduduk usia produktif
Merupakan individu-individu calon pasangan yang akan membangun keluarga dan calon orangtua bagi anak-anak
terbangunnya ketahanan keluarga dan keluarga yang berkualitas
Melahirkan generasi yang berkualitas.
FAKTOR-FAKTOR PENTING DALAM KESIAPAN BERKELUARGA
KESIAPAN FISIK
KESIAPAN MENTAL
KESIAPAN SOSIAL
KESIAPAN INTERPERSONAL
KESIAPAN INTELEKTUAL
KETERAMPILAN HIDUP
KESIAPAN EMOSI
KESIAPAN USIA
KESIAPAN FINANSIAL
MERENCANAKAN USIA PERNIKAHAN
MEMBINA HUBUNGAN ANTAR-PASANGAN
MERENCANAKAN KELAHIRAN ANAK PERTAMA
MENGATUR JARAK KELAHIRAN
BERHENTI MELAHIRKAN DI USIA 35 TAHUN
MERAWAT DAN MENGASUH ANAK USIA BALITA
PERENCANAAN BERKELUARGA
“NIKAH JANGAN CUMA MODAL CINTA”
Menanggung konsekuensi dari pernikahan
Bertanggungjawab atas pilihannya
MERENCANAKAN KELUARGA
DENGAN MEMPERHATIKAN FASE REPRODUKSI SEHAT
KONTRASEPSI UNTUK MENGATUR KELAHIRAN
MENJADI ORANGTUA DALAM KELUARGA
ayah
ibu
Tahapan yg akan dilalui dalam berkeluarga
Perhatian awal mereka adalah menyiapkan suatu kehidupan bersama
Sumber-sumber dari dua orang digabungkan, peran-peran mereka berubah, dan fungsi-fungsi baru
Belajar hidup bersama sambil memenuhi kebutuhan
saling menyesuaikan diri terhadap banyak hal kecil yang bersifat rutinitas
PASANGAN BARU MENIKAH
TUGAS PERKEMBANGAN KELUARGA PADA TAHAP INI
membangun perkawinan yang saling memuaskan, menjalin hubungan persaudaraan secara harmonis, dan keluarga berencana
KELAHIRAN ANAK PERTAMA
umumnya pasangan menganggap penyesuaian terhadap kehadiran bayi merupakan perubahan hidup yang sulit
membutuhkan perubahan peran yang mendadak.
adaptasi terhadap tanggung jawab orangtua yang baru biasanya lebih cepat dipelajari oleh ibu daripada ayah
membentuk keluarga muda sebagai sebuah unit yang mantap, mendiskusikan tugas-tugas yang harus dikerjakan dan kebutuhan anggota keluarga, mempertahankan hubungan perkawinan yang memuaskan, dan menjalin silaturahmi dengan keluarga besar
ANAK USIA PRA SEKOLAH
Dimulai ketika anak pertama berusia 2,5 tahun dan berakhir ketika anak berusia 5 tahun
peran orangtua di rumah ialah sebagai “arsitek keluarga”, yaitu merancang dan mengarahkan perkembangan keluarga, agar perkawinan tetap hidup dan lestari.
Pada tahap ini, anak-anak usia prasekolah harus banyak belajar dalam hal kemandirian
Memenuhi kebutuhan anggota keluarga seperti rumah, ruang bermain, kenyamanan, keamanan, mensosialisasikan nilai-nilai kepada anak
ANAK USIA SEKOLAH
ketika anak pertama telah berusia 6 tahun dan mulai masuk sekolah dasar dan berakhir pada usia 13 tahun
Tahapan ini merupakan fase paling sibuk bagi orang tua
Anak-anak telah memiliki keinginan dan kegiatan masing-masing, disamping kegiatan- kegiatan wajib dari sekolah dan aktivitas sehari-hari di rumah
Mensosialisasikan kepada anak, termasuk meningkatkan prestasi sekolah dan mengembangkan hubungan dengan teman sebaya yang sehat, mempertahankan hubungan perkawinan yang memuaskan, dan memenuhi kebutuhan kesehatan fisik anggota keluarga
ANAK USIA REMAJA
melewati umur 13 tahun
Memberi kesempatan kepada anak untuk berkembang, kerjasama orang tua, keluarga besar, sekolah dengan mendorong anak memiliki kegiatan lain yang produktif selain belajar. Penting bagi remaja diberikan bimbingan agar keingintahuan yang tinggi dapat terarah kepada kegiatan- kegiatan yang positif, kreatif dan produktif
perlu memberikan pengasuhan yang baik, lingkungan sehat, dan pengetahuan praktis mengenai gizi, serta memberikan aturan sesuai dengan kondisi anak
Orangtua perlu memperhatikan pergaulan dengan siapa atau dengan kelompok mana anak boleh atau menghindari
Orangtua harus memperbaiki proses komunikasi dengan anak, berbicara sambil membimbing, penyediaan sarana dan fasilitas sesuai kebutuhan anak.
Membimbing dan mengarahkan sikap dan perilaku anak sesuai dengan ajaran agama, mengikutsertakan dalam kegiatan keagamaan serta menciptakan suasana keluarga yang harmonis
PERTUMBUHAN FISIK ANAK
PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK
PERKEMBANGAN MENTAL
PERKEMBANGAN SPIRITUAL
MENGEMBANGKAN MINAT DAN BAKAT ANAK
Tahapan kritis yang dihadapi oleh keluarga
Tugas penting yang perlu dipenuhi oleh keluarga dengan anak usia remaja
Memberikan kebebasan yang seimbang dan betanggung jawab mengingat remaja adalah seorang dewasa muda yang mulai mandiri
Mempertahankan hubungan intim dalam keluarga
Mempertahankan komunikasi terbuka antara anak dengan orang tua
Mempersiapkan perubahan sistem peran dan peraturan bagi anggota keluarga untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang keluarga anak
TUGAS PERKEMBANGAN REMAJA
TUGAS PERKEMBANGAN SEBELUM DAN PADA SAAT USIA REMAJA
KEMATANGAN EMOSIONAL | |
Kaku dalam bergaul | Luwes dalam bergaul |
Kontrol orangtua | Kontrol diri sendiri |
Kurang dapat mengendalikan diri dari rasa marah | Mulai mampu mengendalikan diri dari rasa marah |
PERKEMBANGAN HETEROSEKSUALITAS | |
Belum memiliki kesadaran tentang perubahan seksualnya | Menerima identitas seksualnya sebagai pria atau wanita |
Mengidentifikasi orang lain yang sama jenis kelaminnya | Mempunyai perhatian terhadap jenis kelamin yang berbeda dan bergaul dengannya |
Bergaul dengan banyak teman | Memilih teman-teman tertentu |
KEMATANGAN KOGNITIF | |
Memiliki banyak minat atau perhatian | Memiliki sedikit minat/perhatian terhadap |
| lawan jenis yang berbeda dan bergaul dengannya |
Menilai sesuatu sesuai dengan pendapat pribadi/perasaan | Menilai sesuatu berdasarkan fakta yang ada |
KELUARGA DENGAN ANAK DEWASA
Anak pertama atau hingga anak terakhir meninggalkan rumah orang tua
kondisi melepaskan anak-anak yang dewasa kedalam kehidupan mereka sendiri
Memperluas siklus keluarga dengan memasukkan anggota keluarga baru yang didapatkan melalui perkawinan anak-anak, melanjutkan atau memperbaharui dan menyesuaikan kembali hubungan perkawinan, dan membantu orang tua lanjut usia dari suami maupun istri
“rumah kosong”.
KELUARGA USIA PERTENGAN
Dimulai ketika anak terakhir meninggalkan rumah dan berakhir pada saat pensiun atau kematian salah satu pasangan
Karena masalah-masalah penuaan, hilangnya anak, dan adanya suatu perasaan dalam diri mereka bahwa mereka gagal menjadi membesarkan anak
Dipandang sebagai usia kehidupan yang paling baik
Keluarga- keluarga usia pertengahan umumnya secara ekonomi lebih baik daripada tahap-tahap siklus kehidupan lain
Dipandang sebagai usia kehidupan yang sulit dan berat
Menyediakan lingkungan yang meningkatkan kesehatan, mempertahankan hubungan yang memuaskan dan penuh arti dengan para orang tua lansia dan anak-anak, dan memperkokoh hubungan perkawinan
Tugas
Dimulai dengan salah satu atau kedua pasangan memasuki masa pensiun, terus berlangsung hingga salah satu pasangan meninggal, dan berakhir dengan pasangan lain meninggal.
Beberapa orang merasa menyedihkan, sementara yang lain merasa hal ini merupakan tahun-tahun terbaik dalam hidup mereka. Banyak dari mereka tergantung pada sumber-sumber finansial yang dirasa cukup untuk menghidupi kebutuhan, kemampuan memelihara rumah yang memuaskan, dan status kesehatan individu yang cukup baik
Mempertahankan pengaturan hidup yang memuaskan, menyesuaikan terhadap pendapatan yang menurun, mempertahankan hubungan perkawinan, menyesuaikan diri terhadap kehilangan pasangan, dan mempertahankan ikatan keluarga antar generasi
KELUARGA MASA PENSIUN DAN LANSIA
8 FUNGSI KELUARGA
24
KKB
BKKBN
Fungsi Agama
Fungsi Sosial Budaya
Fungsi Perlindungan
Fungsi Ekonomi
Fungsi Kesehatan Reproduksi
Fungsi Lingkungan
Fungsi Sosialisasi Pendidikan
Cinta dan Kasih Sayang
BERSAMA KITA BISA!
untuk Indonesia Sejahtera, bebas gizi buruk dan pembangunan kualitas SDM
TERIMA KASIH