1 of 61

Analisis Dinamika Atmosfer-Laut; Analisis & Prediksi Curah Hujan

Direktorat Perubahan Iklim

Update Dasarian II Oktober 2025

Deputi Bidang Klimatologi

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

2 of 61

Outline

  1. Status dan Prediksi ENSO serta IOD
    • Analisis Suhu Subsurface Samudera Pasifik; 
    • Analisis dan Prediksi SST; 
  2. Prediksi ENSO dan IOD;
    • Analisis dan Prediksi Monsun
    • Analisis dan Prediksi Angin 850 mb;
    • Analisis dan Prediksi Monsun; 
  3. Analisis OLR
  4. Analisis dan Prediksi MJO
  5. Analisis dan Prediksi SST Perairan Indonesia
  6. Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara Relatif (RH)

2

  1. Analisis dan Prediksi Suhu Udara Permukaan
  2. Monitoring dan Prediksi Hari Tanpa Hujan (HTH)
  3. Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis dan Curah Hujan Tinggi
  4. Analisis Curah Hujan
  5. Analisis Perkembangan Musim
  6. Prediksi dan Peluang Curah Hujan
  7. Kesimpulan

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

3 of 61

Status dan Prediksi ENSO dan IOD

Analisis Dinamika Atmosfer-Laut

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

4 of 61

Anomali Suhu SubSurface Samudera Pasifik�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN II OKTOBER 2025)

Anomali suhu panas di bawah permukaan laut di Samudra Pasifik bagian barat dan tengah terus mendorong anomali suhu dingin naik ke permukaan Pasifik timur. Massa air dingin masih bertahan di kedalaman 50-200 m di Pasifik tengah-timur.

4

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

5 of 61

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT�DASARIAN

 Anomali SST di Samudra Hindia menunjukkan indeks IOD Dasarian sebesar -1.29, kecendrungan trend IOD Negatif  sudah bertahan selama 8 dasarian sejak Bulan Agustus.

 Anomali SST di wilayah Nino3.4 menujukkan indeks ENSO Dasarian sebesar -0.59. (Indeks ENSO sudah empat dasarian melewati batas Netral).

5

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

6 of 61

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT�BULANAN

 Anomali SST di Samudra Hindia menunjukkan indeks IOD Bulanan sebesar -1.11 (IOD Negatif)

 Anomali SST di wilayah Nino3.4 menujukkan indeks ENSO Bulanan sebesar  -0.54 (ENSO Netral)

6

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

7 of 61

PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST�(PEMUTAKHIRAN OKTOBER 2025)

  • Anomali SST Pasifik di Wilayah Nino 3.4 diprediksi akan mengalami fase dingin (Negatif) hingga Januari 2026, kemudian kembali ke Netral.
  • Anomali SST Wilayah Samudra Hindia bagian timur diprediksi akan tetap pada fase IOD Negatif hingga November 2025 kemudian beralih ke fase Netral pad Desember 2025.

7

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

8 of 61

ANALISIS & PREDIKSI ENSO�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN II OKTOBER 2025)

BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi bahwa ENSO berada pada kondisi Netral hingga awal tahun 2026, meskipun sudah empat dasarian terakhir telah melewati batas La Nina.

8

Prediksi ENSO BMKG​

NDJ'25

DJF'25

JFM'26

FMA'26

MAM’26

AMJ'26

-0.61

-0.61

-0.53

-0.38

-0.25

-0.15

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

9 of 61

ANALISIS & PREDIKSI IOD�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN II OKTOBER 2025)

BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi kecenderungan IOD Negatif akan bertahan hingga Februari 2026 kemudian beralih kembali ke fase Netral.

9

Prediksi IOD BMKG​

Nov'25

Des'25

Jan'26

Feb'26

Mar’26

Apr'26

-1.10

-0.91

-0.56

-0.48

-0.35

-0.27

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

10 of 61

Analisis dan Prediksi Monsun

Analisis Dinamika Atmosfer-Laut

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

11 of 61

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS MONSUN

Pada Dasarian I Oktober 2025, Monsun Asia tidak aktif dan diprediksi tidak aktif hingga Dasarian II November 2025 dengan kondisi hampir sama dengan normalnya. Monsun Asia diprediksi lebih lemah daripada normalnya.

Monsun Australia masih aktif pada Dasarian II Oktober 2025 dan diprediksi terus aktif hingga II November 2025 dengan intensitas sedikit lebih kuat daripada normalnya.

11

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

12 of 61

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS SCS-CEF & CENS

Indeks SCS CEF (South China Sea Cross Equatorial Flow)Pada Dasarian II Oktober 2025 SCS dalam kondisi tidak aktif dan diprediksi tetap tidak aktif hingga Dasarian II November 2025. Intensitas SCS mirip dengan normalnya.

Indeks CENS (Cross-Equatorial Northerly Surge)Pada Dasarian II Oktober 2025 CENS dalam kondisi tidak aktif dan diprediksi tetap tidak aktif hingga Dasarian II November 2025. Intensitas CENS mirip dengan normalnya.

12

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

13 of 61

ANALISIS ANGIN ZONAL LAPISAN 850 MB

Pola Angin Zonal (Timur-Barat): 

  • Angin timuran dominan di sebagian besar wilayah Indonesia.
  • Angin baratan terlihat di Sumatera bagian utara hingga tengah dan Maluku Utara.
  • Dibandingkan klimatologisnya, angin timuran umumnya lebih kuat.

13

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

14 of 61

ANALISIS ANGIN MERIDIONAL LAPISAN 850 MB

Pola Angin Zonal (Utara-Selatan): 

  • Angin dari selatan dominan di sebagian besar Indonesia.
  • Dibandingkan dengan klimatologisnya, angin dari selatan sedikit lebih kuat dibandingkan dengan klimatologisnya.

14

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

15 of 61

ANALISIS ANGIN DASARIAN LAPISAN 850 MB�

  • Analisis Dasarian II Oktober 2025

Aliran massa udara di sebagian besar Indonesia didominasi angin timuran. Belokan angin terlihat di sekitar ekuator.

  • Prediksi Dasarian III Oktober 2025

Angin timuran diprediksi dominan. Belokan angin diprediksi di sekitar Sumatera bagian selatan dan di sekitar perairan Maluku dan Papua. Pola tekanan rendah diprediksi di perairan barat Sumatera dan sekitar Laut Halmahera.

15

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

16 of 61

PREDIKSI ANGIN BULANAN LAPISAN 850 MB�

Prediksi Angin Bulanan November 2025 – Januari 2026

Angin dari barat diprediksi mulai muncul di Indonesia bagian utara pada November 2025.

16

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

17 of 61

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

Analisis Dinamika Atmosfer-Laut

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

18 of 61

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

Pada Dasarian II Oktober 2025, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan terjadi di Sumatera, Kalimantan bagian barat, dan Papua bagian tengah. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan relatif lebih kecil.

18

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

19 of 61

Analisis dan Prediksi MJO

Analisis Dinamika Atmosfer-Laut

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

20 of 61

ANALISIS DAN PREDIKSI MJO & GEL. ATMOSFER EKUATOR

Analisis pada dasarian II Oktober 2025 menunjukkan MJO aktif di fase 3 (Samudera Hindia) dan diprediksi tetap aktif pada fase 3,4, dan 5 (Maritim Kontinen) hingga awal dasarian I November 2025. Secara spasial gelombang rosby ekuatorial diprediksi aktif di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara pada dasarian II dan III Oktober 2025.

20

(Sumber : NCEP – NOAA)

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

21 of 61

Analisis dan Prediksi �Suhu Muka Laut  Indonesia

Analisis Dinamika Atmosfer-Laut

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

22 of 61

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT INDONESIA

Anomali Suhu Muka Laut Indonesia sebesar : +0.76 (lebih hangat), 

Hasil Monitoirng Anomali suhu muka laut di sebagian besar perairan Indonesia cenderung lebih hangat dibandingkan normalnya.

Note:

JSN Index = Java-Sumatra Nino Index (https://doi.org/10.1175/JCLI-D-21-0616.1)

22

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

23 of 61

PREDIKSI ANOMALI SUHU PERMUKAAN LAUT (SST) INDONESIA(PEMUTAKHIRAN OKTOBER 2025)

Anomali SST Perairan Indonesia periode November 2025 hingga April 2026, secara umum diprediksi akan didominasi oleh  Normal hingga anomali positif (lebih hangat) dengan kisaran nilai +0.5 hingga +2.0 °C. 

23

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

24 of 61

Analisis dan Prediksi �Kelembapan Udara Relatif (RH)

Analisis Dinamika Atmosfer-Laut

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

25 of 61

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBAPAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) PERMUKAAN

  • Analisis Dasarian II Oktober 2025

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan permukaan umumnya berkisar 65-72%.

  • Prediksi Dasarian III Oktober s.d. II November 2025

Kelembapan udara relatif (RH) permukaan diprediksi umumnya  antara 57-76%. 

25

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

26 of 61

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBAPAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 850 MB

  • Analisis Dasarian II Oktober 2025

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan  850mb  umumnya berkisar 64-76%.

  • Prediksi Dasarian III Oktober s.d. II November  2025

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 850mb diprediksi umumnya antara 55-75%.

26

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

27 of 61

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBAPAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 700 MB

  • Analisis Dasarian II Oktober 2025

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 700mb  umumnya berkisar 40-85%.

  • Prediksi Dasarian III Oktober s.d. II November  2025

Kelembapan udara relatif (RH) pada lapisan 700 mb diprediksi umumnya berada dikisaran 45 -75%.

27

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

28 of 61

Analisis dan Prediksi �Suhu Rata-rata, Minimum dan Maksimum

Analisis Dinamika Atmosfer-Laut

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

29 of 61

ANALISIS & PREDIKSI SUHU RATA-RATA PERMUKAAN

  • Analisis Dasarian II Oktober 2025

Suhu rata-rata permukaan berkisar antara 24-27 °C.

  • Prediksi Dasarian III Oktober s.d. II November 2025

Suhu  rata-rata permukaan diprediksi berkisar 24-28 °C.

29

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

30 of 61

ANALISIS & PREDIKSI SUHU MINIMUM

  • Analisis Dasarian II Oktober 2025

Suhu minimum permukaan berkisar 22 -25 °C.

  • Prediksi Dasarian III Oktober s.d. II November 2025

Suhu  minimum permukaan diprediksi berkisar 22 -25 °C.

30

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

31 of 61

ANALISIS & PREDIKSI SUHU MAKSIMUM

  • Analisis Dasarian II Oktober 2025

Suhu maksimum permukaan secara umum berkisar 31-36°C.

  • Prediksi Dasarian III Oktober s.d. II November 2025

Suhu  maksimum permukaan diprediksi berkisar 28-33°C.

31

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

32 of 61

Analisis dan Prediksi �Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH)

Analisis Dinamika Atmosfer-Laut

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

33 of 61

MONITORING HARI TANPA HUJAN �(PEMUTAKHIRAN: DASARIAN II OKTOBER 2025)

Sebagian besar wilayah Indonesia terpantau mengalami hari tanpa hujan (HTH) berada pada kategori sangat pendek hingga ekstrem panjang.

HTH terpanjang dilaporkan teramati di Pos Hujan Rambangaru, Kab. Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan durasi HTH selama 136 hari.

33

Sumber Data : 4.874 Titik Pengamatan

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

34 of 61

PREDIKSI HARI TANPA HUJAN

Prediksi HTH Dasarian III Oktober 2025 hingga 45 hari ke depan menunjukkan sebagian besar wilayah Indonesia masih berpeluang hujan. HTH 1-5 hari berpeluang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, NTT, dan Papua Selatan.

Sementara HTH 6-10 dan 11-15 Hari berpeluang terjadi di wilayah NTT

34

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

35 of 61

PREDIKSI PELUANG HARI TANPA HUJAN (HTH) �(PERIODE HTH:  21 Oktober 2025 –  04 Desember 2025)

35

HTH > 5 HARI

HTH > 10 HARI

HTH > 15 HARI

HTH > 20  HARI

HTH > 25 HARI

Prediksi Hari Tanpa Hujan (HTH) pada Dasarian III Oktober 2025 hingga 45 hari ke depan menunjukkan peluang terjadi HTH > 5 hari di wilayah NTT dengan peluang hingga >90%, sedangkan peluang terjadi HTH >10 hari di wilayah NTT dengan peluang 60-70%.

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

36 of 61

PERINGATAN DINI CURAH HUJAN TINGGI�PEMUTAKHIRAN: 20 OKTOBER 2025, BERLAKU UNTUK DASARIAN III OKTOBER 2025

Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi berlaku untuk "Dasarian III Oktober 2025" pada klasifikasi:

Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Kep. Bangka Belitung, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah dan Papua Selatan.

Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua Barat, Papua Barat Daya dan Papua Tengah

Awas: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Banten dan Jawa Barat.

36

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

37 of 61

PERINGATAN DINI KEKERINGAN METEOROLOGIS�PEMUTAKHIRAN: 20 OKTOBER 2025, BERLAKU UNTUK DASARIAN III OKTOBER 2025

Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis berlaku untuk "Dasarian III Oktober 2025" pada klasifikasi:

Waspada: Tidak ada peringatan.

Siaga: Tidak ada peringatan.

Awas: Tidak ada peringatan.

37

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

38 of 61

ANALISIS CURAH HUJAN

Analisis & Prediksi Curah Hujan

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

39 of 61

Analisis Curah dan Sifat Hujan Bulan September 2025

Analisis Curah Hujan Bulanan – September 2025

Curah hujan pada September 2025 umumnya berada kriteria Rendah (9.62%) - Menengah (61.69%). Curah Hujan Tinggi (26.19%) – Sangat Tinggi (2.50%) terjadi di Sebagian Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau; Sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah; Sebagian Bali, Nusa Tenggara Timur; Sebagian Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara; Sebagian Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah; Sebagian Maluku Utara, Maluku; Sebagian Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan.

Sifat hujan pada September 2025 bervariasi pada kriteria Bawah Normal 5.90%, Normal 14.54%, dan Atas Normal 79.56%. Sifat hujan Atas Normal terjadi di Sebagian Aceh, Sumatera Utara, sebagian besar pulau Sumatera bagian tengah hingga selatan, Bangka Belitung, sebagian besar pulau Jawa hingga NTT, sebagian besar pulau Kalimantan, sebagian besar pulau Sulawesi, sebagian besar Maluku Utara, Maluku, sebagian Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, Papua Selatan, dan papua Pegunungan.

39

Analisis Sifat Hujan Bulanan – September 2025

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

40 of 61

Analisis Curah dan Sifat Hujan Dasarian II Oktober 2025

Analisis Curah Hujan Dasarian II Okotber 2025

Curah hujan pada Dasarian II Oktober 2025 bervariasi dari kriteria Sangat Tinggi 0.32%, Tinggi 5.30%, Menengah 51.02%, dan Rendah 43.36%. Kriteria curah hujan tinggi terjadi di sebagian Aceh, sebagian Sumatera Barat, sebagian Riau, sebagian awa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Nusa Tenggara Timur, sebagian Kalimantan Barat, dan sebagian Kalimantan Tengah.

Sifat hujan pada Dasarian II Oktober 2025 bervariasi dari kriteria Atas Normal 34.89%, Normal 19.54%, dan Bawah Normal 45.57%. Kriteria Sifat hujan Atas Normal terjadi di sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Sumatera Barat, sebagian Kepulauan Riau, sebagian Riau, sebagian Bengkulu, sebagian Jambi, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Kepulauan Bangka Belitung, sebagian Lampung, sebagian Banten,  sebagian Jawa Barat, sebagain Jawa Tengah, sebagian DIY, sebaian Jawa Timur, sebagian Bali, sebgaian NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Gorontalo, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Maluku Utara, sebgaian Maluku, sebagian Papua, sebagian Papua Tengah dan sebagian Papua Selatan.. 

40

Analisis Sifat Hujan Dasarian II Oktober 2025

Analisis Sifat Hujan (Persentile) Dasarian II Oktober 2025

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

41 of 61

ANALISIS PERKEMBANGAN MUSIM

Analisis & Prediksi Curah Hujan

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

42 of 61

Analisis Perkembangan Musim Hujan 2025/2026

42

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

43 of 61

Persentase Wilayah yang Memasuki Musim Hujan 2025/2026 (Berdasarkan Jumlah ZOM)

43

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

44 of 61

PREDIKSI DAN PELUANG CURAH HUJAN

Analisis & Prediksi Curah Hujan

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

45 of 61

Prediksi Deterministik Curah Hujan Mingguan

45

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

46 of 61

Prediksi Deterministik Sifat Hujan Mingguan

46

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

47 of 61

 Prediksi Hujan Dasarian

PREDIKSI CH DASARIAN

PREDIKSI SH DASARIAN (%)

PREDIKSI SH DASARIAN (Persentil)

OKT III - 2025

NOV I - 2025

NOV II - 2025

47

SIFAT HUJAN (%) :

SIFAT HUJAN (Persentil) :

CURAH HUJAN (mm) :

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

48 of 61

Prediksi Peluang Hujan Dasarian

PELUANG HUJAN < 50mm

PELUANG HUJAN < 100mm

PELUANG HUJAN < 150mm

OKT III - 2025

NOV I - 2025

NOV II - 2025

48

PELUANG :

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

49 of 61

Prediksi Peluang Hujan Dasarian

PELUANG HUJAN > 50mm

PELUANG HUJAN > 100mm

PELUANG HUJAN > 150mm

OKT III - 2025

NOV I - 2025

NOV II - 2025

49

PELUANG :

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

50 of 61

PREDIKSI DETERMINISTIK CURAH HUJAN BULANAN 2025

    • November 2025 pada umumnya diprediksi berada pada kategori menengah-tinggi. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan sangat tinggi yaitu Pulau Jawa bagian Selatan, Bali, sebagian NTT, Kalimantan Timur bagian barat, dan sebagian Sulawesi Selatan, dan Papua Tengah bagian selatan.
    • Desember 2025 pada umumnya diprediksi berada pada kategori menengah-tinggi. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan sangat tinggi yaitu sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian NTT, Sulawesi Selatan bagian barat, Papua Barat Daya bagian Selatan, Papua Tengah bagian selatan, dan Papua Selatan bagian timur.
    • Januari 2026 pada umumnya diprediksi berada pada kategori menengah-tinggi. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan sangat tinggi yaitu Jawa Barat bagian timur, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian NTT, Sulawesi Selatan bagian barat, dan Papua Tengah bagian Selatan.
    • Februari 2026, pada umumnya diprediksi berada pada kategori menengah. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan tinggi-sangat tinggi yaitu sebagian besar Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat bagian utara, Kalimantan Tengah bagian utara, Kalimantan Timur bagian barat, Kalimantan Utara bagian barat, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan bagian utara.
    • Maret 2026, pada umumnya diprediksi berada pada kategori menengah. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan tinggi-sangat tinggi yaitu Aceh bagian barat, Sebagian Sumatera Selatan, Lampung bagian utara, Bangka Belitung bagian utara, sebagian besar Pulau Jawa, sebagian Bali, Sebagian NTT, sebagian besar Pulau Kalimantan, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah bagian Selatan, Papua Tengah bagian selatan, dan sebagian besar Papua Selatan.
    • April 2026, pada umumnya diprediksi berada pada kategori menengah. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan tinggi-sangat tinggi yaitu Aceh bagian barat, Sumatera Barat bagian barat, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah bagian tengah, Kalimantan Barat bagian utara, Kalimantan Tengah bagian utara, Kalimantan Timur bagian barat, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah bagian Selatan, Papua Tengah bagian selatan, dan Papua Selatan bagian utara.

50

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

51 of 61

PREDIKSI DETERMINISTIK SIFAT HUJAN BULANAN 2025

    • November 2025: umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Atas Normal-Normal, sifat hujan bawah Normal diprediksi terjadi di sebagian kecil Aceh, sebagian Sumatra Utara, sebagian kecil Riau, sebagian kecil Sumatera Barat, da sebagian kecil Jambi
    • Desember 2025 - Februari 2026: umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal, sifat hujan  Atas Normal diprediksi terjadi di sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Riau, sebagian Kalimantan Utara, sebagian kecil Kalimantan Timur, sebagian kecil Sulawesi bagian selatan, sebagian kecil NTB, sebagian kecil NTT, sebagian Maluku Utara, sebagian kecil Papua Pegunungan, dan sebagian kecil Papua Tengah.
    • Maret – April 2026: umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal, sifat hujan Atas Normal diprediksi terjadi di sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Kalimantan Utara, sebagian kecil NTT, dan sebagian kecil Papua Tengah

51

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

52 of 61

Prediksi Deterministik Sifat Hujan (Persentil) Bulanan 2025 

    • Oktober – November 2025: umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Atas Normal-Normal, sifat hujan bawahNormal diprediksi terjadi di sebagian Aceh, Sumatra Utara, sebagian kecil Papua Tengah dan Papua Pegunungan. 

    • Desember  2025 - Januari 2026: umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal, sifat hujan  Ats Normaldiprediksi terjadi di wilayah timur Indonesia pada Des 2025 dan sebagian Aceh pada Jan 2026

    • Februari - Maret 2026: umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal, sifat hujan Bawah Normal diprediksiterjadi di sebagian kecil dari wilayah-wilayah berikut ini: Sumatra Barat, Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kalimantan Barat dan Jawa Barat. Sementara itu sifa hujan Atas Normal diprediksi terjadi di sebagian besar Aceh, Kalimantan Utara dan sebagian kecil Papua

52

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

53 of 61

Prediksi Peluang Curah Hujan Tinggi Bulanan 2025�(Peluang Curah Hujan > 300 mm/ bulan)

    • November 2025 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Kep. Riau, Sumatra Selatan, Lampung, Kep. Bangka Belitung, Banten, Sebagian besar Jawa Barat, Jawa Tengah, Sebagian Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tenggah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
    • Desember 2025 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Kep. Riau, Sumatra Selatan, Lampung, Kep. Bangka Belitung, Banten, Sebagian besar Jawa Barat, Jawa Tengah, Sebagian Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
    • Januari 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Kep. Bangka Belitung, Banten, Sebagian besar Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, sebagian NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur Sebagian kecil Kalimantan Selatan, Sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
    • Februari 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Banten, Jawa Barat, Sebagian besar Jawa Tengah, Sebagian Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, sebagian kecil Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
    • Maret 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, sebagian kecil Bali, NTB, Sebagian Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
    • April 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, sebagian kecil Papua Barat Daya, sebagian Papua Pegunungan dan Papua Selatan.

53

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

54 of 61

Prediksi Peluang Curah Hujan Rendah Bulanan 2025�(Peluang Curah Hujan < 100 mm/ bulan)

    • November-Desember 2025 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di bagian Tengah Sulawesi Tengah dan berpeluang rendah terjadi di wilayah Indonesia lainnya.
    • Januari 2026 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang sedang terjadi di bagian Tengah Sulawesi Tengah, bagian Timur Sulawesi Selatan dan berpeluang rendah terjadi di wilayah Indonesia lainnya.
    • Februari 2026 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di pesisir Timur Sumatra Utara, bagian Tengah Sulawesi Tengah, bagian Timur Sulawesi Selatan, bagian Timur Papua Barat, dan berpeluang rendah terjadi di wilayah Indonesia lainnya.
    • Maret 2026 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di pesisir Timur Sumatra Utara bagian Utara, bagian Tengah Sulawesi Tengah, dan berpeluang rendah terjadi di wilayah Indonesia lainnya.
    • April 2026  curah hujan <100 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di bagian Tengah Sulawesi Tengah dan berpeluang rendah terjadi di wilayah Indonesia lainnya.

54

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

55 of 61

Prediksi Peluang Curah Hujan Rendah Bulanan 2025�(Peluang Curah Hujan < 50 mm/ bulan)

    • Februari 2025 curah hujan < 50 mm/bulan berpeluang rendah terjadi di pesisir Timur Aceh, Sumatra Utara.
    • April 2026 curah hujan < 50 mm/bulan berpeluang rendah terjadi Nusa Tenggara Timur.

55

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

56 of 61

Prediksi Awal Musim Hujan 2025/2026

56

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

57 of 61

PREDIKSI WILAYAH YANG MASUK MUSIM HUJAN�PADA PERIODE OKTOBER III – NOVEMBER II TAHUN 2025

57

ZOM yang diprediksi akan masuk musim hujan pada periode OKT III – NOV II tahun 2025 adalah di Aceh bagian utara, Lampung bagian selatan, Banten bagian utara, Jawa Barat bagian utara, sebagian Jawa Tengah, DIY,  sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian NTT, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Utara, dan sebagian kecil pulau Papua.

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

58 of 61

Prediksi Puncak Musim Hujan 2025/2026

58

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

59 of 61

Ringkasan

59

  • Analisis dan Prediksi  IOD dan ENSO

Hasil monitoring pada Dasarian II Oktober 2025 menunjukkan bahwa indeks IOD dasarian (indeks bulan September) sebesar -1.29 (-1.11), sedangkan untuk indeks ENSO Dasarian (indeks ENSO bulan September) sebesar -0.59 (-0.54). IOD Negatif diprediksi bertahan hingga 2-3 bulan kedepan. Indeks ENSO bulanan baru satu bulan mencapai nilai <-0.5, belum dapat dinyatakan sebagai fenomena La Nina.  ENSO diprediksi tetap pada kondisi Netral hingga awal tahun 2026.

    • Analisis dan Prediksi Angin 850 mb

Aliran massa udara di massa udara di sebagian besar Indonesia didominasi angin timuran. Namun demikian Belokan angin terlihat di sekitar ekuator kondisi ini memicu untuk pertemauan masa udara yang mendukung pertumbuhan awan-awan hujan.

    • Analisis OLR

Pada Dasarian II Oktober 2025, daerah tutupan awan dominan terjadi di Sumatera, Kalimantan bagian barat, dan Papua bagian tengah. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan relatif lebih kecil.

  • Analisis dan Prediksi MJO

Analisis MJO pada dasarian II Oktober 2025 menunjukkan MJO  aktif di fase 3 (Samudera Hindia) dan diprediksi tetap aktif pada fase 3,4, dan 5 (Maritim Kontinen) hingga awal dasarian I November 2025. Secara spasial gelombang rosby ekuatorial diprediksi aktif di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara pada dasarian II dan III Oktober 2025. 

  • Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara (RH)

Kelembapan udara permukaan berkisar 65-72% dan diprediksi hingga Dasarian II November 2025 berkisar 57-76%, pada lapisan 850mb diprediksi berkisar 55-75%, serta pada lapisan 700 mb umumnya diprediksi 45-75%.

  • Analisis dan Prediksi Suhu 

Suhu rata-rata permukaan berkisar 24-27°C dan diprediksi hingga Dasarian II November 2025 berkisar 24-28 °C, prediksi suhu minimum berkisar 22-25°C dan prediksi suhu maksimum berkisar 28-33°C.

  • Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi berlaku untuk "Dasarian III Oktober 2025" pada klasifikasi: Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Kep. Bangka Belitung, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah dan Papua Selatan; Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua Barat, Papua Barat Daya dan Papua Tengah; Awas: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Banten dan Jawa Barat.
  • Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis berlaku untuk "Dasarian III Oktober 2025" pada klasifikasi: Waspada: Tidak ada peringatan; Siaga: Tidak ada peringatan; dan Awas: Tidak ada peringatan. 

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

60 of 61

Ringkasan

60

  • Analisis Curah Hujan Dasarian II Oktober 2025
    • Curah hujan pada Dasarian II Oktober 2025 bervariasi dari kriteriaSangat Tinggi 0.32%, Tinggi 5.30%, Menengah 51.02%, dan Rendah 43.36%.
    • Sifat hujan pada Dasarian II Oktober 2025 bervariasi dari kriteria Atas Normal 34.89%, Normal 19.54%, dan Bawah Normal 45.57%.
  • Analisis Perkembangan Musim Hujan Dasarian II Okttober 2025: 
    • Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 43.8% (306 ZOM) wilayah Indonesia masuk musim hujan.
    • Wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi sebagian Aceh, sebagian Sumatra Utara, sebagian Sumatra Selatan, sebagian Lampung, Bangka Belitung, sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, DKJ, sebagian Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur bagian timur, sebagian Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan bagian utara, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Utara, Sebagian sebagian Maluku, dan sebagian Pulau Papua.
  • Prediksi Curah Hujan Dasarian: Oktober III – November II 2025

Pada Oktober III – November II 2025 umumnya diprediksi curah hujan berada di kriteria rendah - menengah (0-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori tinggi-sangat tinggi (>150 mm/dasarian): 

  • Pada Oktober III 2025 meliputi sebagian Kep. Bangka Belitung, sebagian Bengkulu, sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian Nusa Tenggara Barat, sebagian Nusa Tenggara Timur, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Papua Barat Daya, sebagian Papua Barat dan sebagian Papua Tengah.
  • Pada November I 2025 meliputi sebagian Kep. Bangka Belitung, sebagian kecil Sumatera Selatan, sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian Nusa Tenggara Barat, sebagian Nusa Tenggara Timur, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Selatan, dan sebagian kecil Papua Tengah.
  • Pada November II 2025 meliputi sebagian Sumatera Barat, sebagian Kep. Bangka Belitung, sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian Nusa Tenggara Barat, sebagian Nusa Tenggara Timur, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, dan sebagian kecil Papua Tengah.
  • Prediksi Curah Hujan Lebih Dari 300 mm/Bulan untuk Bulan November 2025 – April 2026 : 
      • November 2025 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Kep. Riau, Sumatra Selatan, Lampung, Kep. Bangka Belitung, Banten, Sebagian besar Jawa Barat, Jawa Tengah, Sebagian Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tenggah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
      • Desember 2025 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Kep. Riau, Sumatra Selatan, Lampung, Kep. Bangka Belitung, Banten, Sebagian besar Jawa Barat, Jawa Tengah, Sebagian Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
      • Januari 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Kep. Bangka Belitung, Banten, Sebagian besar Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, sebagian NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur Sebagian kecil Kalimantan Selatan, Sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
      • Februari 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Banten, Jawa Barat, Sebagian besar Jawa Tengah, Sebagian Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, sebagian kecil Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
      • Maret 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, sebagian kecil Bali, NTB, Sebagian Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
      • April 2026 curah hujan >300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, sebagian kecil Papua Barat Daya, sebagian Papua Pegunungan dan Papua Selatan.

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

61 of 61

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

Terimakasih!

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id