Mahasiswa adalah Pemikir dan Ilmuwan
Oleh: Roberto Kaban�228123017
Tugas Presentasi ke-2
Matakuliah: Filsafat Ilmu
Dosen Pengampu: Prof. Dr. Muhammad Zarlis
Berpikir Keilmuan
Berpikir Keilmuan
Berpikir keilmuan Bukanlah….
Mahasiswa sebagai pemikir
Mahasiswa sebagai pemikir
PERUBAHAN-DEMI PERUBAHAN
POLA BERPIKIR
BERPIKIR
BERNALAR
SISTEMATIK
SISTEMIK
Sistematik, dilakukan secara konsisten, metodis, dan mengikuti prosedur
Sistemik, sesuatu yang dapat mempengaruhi sistem secara keseluruhan.
1. Merumuskan masalah
2. Merumuskan Hipotesis
3. Mengumpulkan data
4. Menguji Hipotes
5. Merumuskan Kesimpulan
Skema proses berpikir
dalam kerangka keilmuan
BERPIKIR
KEILMUAN
BERPIKIR
NON KEILMUAN
Vs
Tidak sistematis,tidak menggunakan metode spesifik
Tidak dapat dikuur secara empiris
Tidak dapat diukur secara pasti
Logis dan Analitis
Secara sistematis dan menggunakan metode atau kaidah-kaidah ilmiah
Intuisi dan wahyu
Logika yang benar dan terbuka untuk diuji oleh orang lain
Perumusan masalah jelas dan spesifik
Berdasarkan Fakta
Tidak berdasarkan Fakta
Keilmuan
!Keilmuan
Ciri Pemikiran Keilmuan
Sungguh�sungguh
Disiplin
Metodis
Terarah ke Pengetahuan
SUNGGUH-SUNGGUH
DISIPLIN
METODIS
TERARAH KE PENGETAHUAN
Harus diarahkan sedemikiran rupa untuk menghasilkan sistem pemikiran yang tersusun secara sistematis dan menjadi kerangka pemikiran dasar bagi sebuah bangunan keilmuan
Kelebihan
Kekurangan
Berpikir
kelimuan
Kelebihan berpikir Keilmuan
Berpikir Kritis
Terbiasa mencari informasi sebanyak mungkin berkaitan dengan bidang kajiannya secara luas dan mendalam.
Bersikap Skeptis
Meragukan setiap pernyataan ilmiah yang belum teruji kebenarannya.
Bersikap Terbuka
Kebiasaan mau mendengarkan pendapat, argumentasi dan kritik orang lain
Bersikap Objektif
Sikap objektif ini terlihat pada kebiasaan menyatakan apa adanya, tanpa diikuti perasaan pribadi.
Bersikap berani mempertahankan kebenaran
Berani membela fakta dan hasil temuan lapangan atau pengembangan walapun bertentangan atau tidak sesuai dengan teori atau dalil yang ada.
Kelebihan berpikir Keilmuan
Mendewakan pengetahuan
Mendewa-dewakan pemikiran dan lupa bahwa ilmu adalah buatan manusia.
Kekurangan berpikir Keilmuan
[1] ACHMAD DARDIRI, “Handout Filsafat Ilmu”, akses online: http://staffnew.uny.ac.id/upload/130936811/pendidikan/handout+-+FILSAFAT+ILMU.pdf
[2] Keraf Gorys, 1992, Argumentasi dan Narasi, Gramedia, Jakarta, hal. 2-7
[3] Philarchive ”Mudul perkuliahan Filsafat Ilmu” akses online: ,https://philarchive.org/archive/BOEFI
[4] Suaedi, 2016, Pengantar Filsafat Ilmu, IPB Press
[5] The Liang Gie, 1985, Kamus Logika, Nurcahya, Yokyakarta. -----------------, 1996, Filsafat Ilmu, Liberty, Yogyakarta.
[6] Watloly, A. 2001, Tanggung Jawab Pengetahuan, Kanisius, Yogyakarta, 2001. ---------------; Memandang Pikiran dan Ilmu serta Cara mengerjakannya (belum diterbitkan).
[7] Zarlis, M, 2022, “Modul Kuliah Pertemuan 2:PEMIKIR DAN ILMUWAN: MAHASISWA SEBAGAI PEMIKIR DAN ILMUWAN“, Ilmu Komputer Sem 1
Referensi
Terima Kasih