INSTRUKSI KERJA PENIMBANGAN
OPERATOR GILING
TPO KARANGJATI
Oleh
Background & Objective
Pencapaian Inspec Berat QMD 2024 TPO Karangjati belum mencapai target 70%
Background
1. Jumputan tembakau mulai awal sampai akhir proses bisa konsisten inspec
2. Memperbaiki pencapaian Inspec Berat Min 70 % di QMD 2025.
Objective
ACTION PLAN
PENIMBANGAN AWAL PROSES
NO | INSTRUKSI KERJA | DOKUMENTASI |
1 | Giling 10 batang | |
2 | Timbang rokok yang belum terpotong ujungnya dengan berat per batangnya 2.30 – 2.50 gram/btg | |
3 | Selanjutnya rokok di potong kemudian ditimbang dan di plong | |
4 | Jadikan 10 batang rokok Inspec Diameter dan Berat sebagai sampel awal proses (Start Up) |
1
4
3
2
ACTION PLAN
PENIMBANGAN SELAMA PROSES
NO | INSTRUKSI KERJA | DOKUMENTASI |
1 | Giling 3 batang per 30 menit | |
2 | Potong rokok dan lakukan penimbangan dengan berat 1.87 – 2.15 gram/btg | |
3 | Jika berat sudah inspec selanjutnya rokok di plong ujung hisap dan ujung bakar | |
4 | Jika diameter sudah inspec maka tempatkan 1 batang rokok pada display minisilo dan 2 batang lainnya pada wadah yang disediakan |
1
2
3
4
ACTION PLAN
PENIMBANGAN TERAPI JUMPUTAN
NO | INSTRUKSI KERJA | DOKUMENTASI |
1 | Siapkan timbangan digital pocket | |
2 | Jumput tembakau dari dasar minisilo lalu timbang dengan berat tembakau per jumputannya 2.04 – 2.32 gram | |
3 | Lakukan 10 X dengan berat tembakau sesuai kriteria | |
4 | Jika sudah sesuai kriteria selanjutnya giling dan lakukan penimbangan serta pengeplongan |
2
4
3
1