Kurikulum Merdeka
A
Karakteristik Lapisan-Lapisan Bumi
Bab 4
Lingkungan Geosfer:
LITOSFER (1)
B
Tektonisme dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan
C
D
Vulkanisme dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan
Seisme dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan
KARAKERISTIK LAPISAN BUMI
BAB 4
Inti Bumi
Mantel Bumi
Kerak Bumi
Terbentuk berupa batuan yang mengandung magnesium dan silikon
Terdiri dari inti dalam bumi dan inti luar bumi
Terdiri dari kerak samudra dan kerak benua
A. Karakteristik Lapisan Bumi
A. Karakteristik Lapisan Bumi
Jenis-Jenis Batuan
Batuan Beku
Batuan Sedimen
Batuan Metamorf
Batuan Beku Dalam
Batuan Beku Gang
Batuan Beku Luar
Batuan Sedimen Klastik
Batuan Sedimen Kimiawi
Batuan Sedimen Organik
Batuan Metamorf Regional
Batuan Metamorf Mekanik
Batuan Metamorf Termal
BATUAN BEKU
A. Karakteristik Lapisan Bumi
Candi Borobudur terbuat dari batuan beku, yakni batu andesit
Kurikulum Merdeka
BATUAN SEDIMEN
Batuan sedimen klastik atau fisik, sedimen yang terangkut dalam bentuk padat dan tidak larut, kemudian diendapkan di tempat lain.
Contoh: breksi dan konglomerat
Batuan sedimen kimiawi, sedimen yang terangkut dalam bentuk larutan, kemudian mengendap secara kimia.
Contoh: gypsum dan stalagmit
Batuan sedimen organik, sedimen yang berasal dari sisa hewan dan tumbuhan.
Contoh: batu bara dan batu karang
Batuan yang terbentuk dari erosi batuan yang mengendap dan memadat
A. Karakteristik Lapisan Bumi
BATUAN METAMORF
Batuan yang telah mengalami perubahan, karena dipengaruhi oleh tekanan dan temperatur yang sangat tinggi
A. Karakteristik Lapisan Bumi
Batuan Metamorf
Suhu dan Tekanan Tinggi
Meleleh
Magma
Batuan Sedimen
Cuaca dan Erosi
Suhu dan Tekanan Tinggi
Meleleh
Membeku
Memadat
Cuaca dan Erosi
Batuan Beku
Sedimen
Cuaca dan Erosi
SIKLUS BATUAN
A. Karakteristik Lapisan Bumi
TEKTONISME dan PENGARUHNYA terhadap KEHIDUPAN
BAB 4
B. Tektonisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
Tektonisme
Gerak Epirogenetik
Gerak Orogenetik
Epirogenetik Positif
Epirogenetik Negatif
Patahan
Lipatan
B. Tektonisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
Kurikulum Merdeka
Epirogenetik Positif
Gerak turunnya daratan sehingga tampak permukaan air laut naik
Epirogenetik Negatif
Gerak naiknya daratan sehingga tampak permukaan air laut turun
GERAK EPIROGENETIK
Gerak pergeseran lempeng tektonik secara perlahan, meliputi wilayah yang luas
B. Tektonisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
GERAK OROGENETIK
Morfologi Lipatan
Lipatan adalah lapisan bumi bergerak ke sisi samping daripada vertikal sehingga menyebabkan lapisan kulit bumi berkerut atau melipat
Antiklinal
Sinklinal
JENIS LIPATAN
Lipatan Tegak
Posisi bidang sumbu lipatan ini tegak lurus terhadap bidang lipatan
Lipatan Miring
Lipatan yang salah satu sisinya miring ke salah satu arah
Lipatan Rebah
Berbentuk landai seperti suatu benda yang merebah
Lipatan Menggantung
Lipatan ini mempunyai puncak yang menggantung
B. Tektonisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
Kurikulum Merdeka
GERAK OROGENETIK
Morfologi Patahan
B. Tektonisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
Patahan adalah proses tektonisme yang terjadi akibat pengaruh tenaga dari arah horizontal dan vertikal
Horst
Graben
B. Tektonisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
Patahan Normal
Patahan yang salah satu blok mengalami pergerakan ke bawah dari keadaan aslinya
Patahan Mendatar
Memiliki arah patahan relatif mendatar ke kiri atau ke kanan
Patahan Naik
Salah satu bagian blok relatif bergerak naik terhadap blok lainnya
JENIS PATAHAN
VULKANISME dan PENGARUHNYA terhadap KEHIDUPAN
BAB 4
Kurikulum Merdeka
V U L K A N I S M E
C. Vulkanisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
Vulkanisme adalah suatu gejala atau fenomena akibat adanya aktivitas magma di dalam litosfer ke luar permukaan bumi. Vulkanisme tidak hanya terkait dengan pembentukan gunung api tetapi juga memengaruhi gejala geosfer lainnya.
Intrusi Magma
C. Vulkanisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
Penerobosan magma melalui rekahan-rekahan (retakan) dan celah pada lapisan batuan pembentuk litosfer, tetapi tidak sampai ke permukaan bumi
Intrusi magma bisa mengangkat lapisan kulit bumi menjadi cembung hingga membentuk tonjolan berupa pegunungan
C. Vulkanisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
Bentuk Intrusi Magma
1
Lakolit. Intrusi magma yang menyusup di lapisan batuan sehingga membentuk kubah
2
Intrusi gang kecil. Intrusi gang dengan ukuran kecil
3
Batolit. Batuan beku yang terbentuk di dapur magma
4
Intrusi gang. Batuan hasil intrusi magma yang memotong lapisan litosfer
Sill. Lapisan magma tipis yang menyusup dan membeku di antara dua lapisan litosfer yang berbentuk tipis dan lebar
6
Diaterma. Magma yang mengisi pipa letusan, berbentuk silinder yang menghubungkan dapur magma dengan permukaan bumi
Lapolit. Intrusi magma yang menyusup di lapisan batuan sehingga membentuk cekungan ke bawah
5
7
Ekstrusi Magma
Lava
Lahar
Eflata
Ekshalasi
Magma yang keluar dan mengalir di permukaan bumi
Lava yang mengalir dan tercampur dengan material lain di permukaan bumi
Material padat yang berasal dari letusan gunung api, seperti bom, lapilli, dan tuff
Material gas yang berasal dari letusan gunung api, seperti mofet, fumarol, solfatar, dan awan panas
C. Vulkanisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
Jenis Erupsi Gunung Api
Erupsi Eksplosif
Erupsi berupa ledakan yang mengeluarkan benda-benda padat, seperti bom, lapilli, dan kerikil. Erupsi ini terjadi karena dapur magma dalam dan gasnya bersifat asam
Erupsi berupa lelehan lava yang keluar melalui rekahan-rekahan gunung api
Erupsi Efusif
C. Vulkanisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
Bentuk Gunung Api
Gunung Api Strato
Gunung Api Maar
Gunung Api Perisai
Terbentuk karena materi letusan gunung berapi merupakan campuran antara hasil erupsi efusif dan erupsi eksplosif.
Terbentuk karena adanya letusan eksplosif dari dapur magma yang relatif kecil atau dangkal.
Terbentuk karena magma yang keluar dari dapur magma bersifat cair. Tidak ada gunung bentuk perisai di Indonesia.
Contoh: sebagian gunung di Sumatera, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara
Contoh: Gunung Bromo dan Gunung Tangkuban Perahu
Contoh: Gunung Maona Loa Hawaii, Amerika Serikat
Berdasarkan sifat erupsi dan material yang dikeluarkan
C. Vulkanisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
Tipe Hawaii
Skala letusan relatif kecil, tetapi intensitasnya cukup tinggi.
Lava yang keluar dari kawah bersifat cair
Jenis Gunung Berapi
Berdasarkan Tipe Letusan
C. Vulkanisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
Jenis Gunung Berapi
Berdasarkan Tipe Letusan
C. Vulkanisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
Tipe Saint-Vincent
Skala letusannya relatif sedang, tetapi intensitasnya cukup tinggi. Lava yang keluar dari dapur magma yang dangkal bersifat kental
Tipe Pelee
Terjadi karena penyumbatan di puncak gunung api yang terbentuk seperti jarum pada bagian kawah, menyebabkan tekanan di dalamnya bertambah besar
Memiliki interval waktu letusan hampir sama yang cukup kecil, tetapi terus-menerus dan mengeluarkan eflata dan material padat
Tipe Stromboli
C. Vulkanisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
Tipe Peret atau Plinian
Mengeluarkan material yang dapat menghancurkan puncak gunung sehingga meruntuhkan dinding kawah dan membentuk kaldera. Ciri letusan tipe ini adalah terdapat gas yang sangat tinggi hingga 80 km dan di ujungnya terlihat awan yang menggumpal.
C. Vulkanisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
Kurikulum Merdeka
C. Vulkanisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
Tipe Merapi
Mengeluarkan lava kental sehingga menyumbat mulut kawah. Mengakibatkan tekanan di dalamnya makin kuat. Letusan ini menghasilkan awan panas yang disebut wedhus gembel
Tipe Vulkano
Mengeluarkan material padat dan cair seperti bom, lapili, dan lava. Memiliki dapur magma yang dangkal sampai dalam
Kurikulum Merdeka
C. Vulkanisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
Dampak Vulkanisme
Dampak Positif
Abu vulkanik menyebabkan tanah di sekitarnya menjadi subur.
Menghasilkan bahan galian berupa tambang mineral dan galian lainnya.
Bentuk muka bumi hasil vulkanisme dapat dijadikan tempat destinasi wisata alam
Dampak Negatif
Daerah pegunungan yang terjal sulit untuk dimanfaatkan
Menimbulkan bencana alam berupa gempa bumi dan gunung meletus
Menyebabkan rekahan, renggangan, dan deformasi di kerak bumi
Kurikulum Merdeka
C. Vulkanisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
C. Vulkanisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
Kurikulum Merdeka
Sebelum terjadi letusan
Setelah terjadi letusan
MITIGASI BENCANA GUNUNG MELETUS
SEISME dan PENGARUHNYA terhadap KEHIDUPAN
BAB 4
Kurikulum Merdeka
Getaran pada permukaan bumi yang disebabkan oleh kekuatan dari dalam.
Umumnya berasosiasi dengan gerakan lempeng.
Diukur dengan satu skala Richter.
Seisme
D. Seisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
Kurikulum Merdeka
D. Seisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
JENIS GEMPA BUMI
Gempa Tektonik
Gempa Vulkanik
Gempa Runtuhan
Gempa Tumbukan
Berdasarkan faktor penyebabnya
Gempa tektonik disebabkan adanya kegiatan tektonik lempeng
Gempa yang disebabkan oleh aktivitas gunung api
Gempa yang terjadi akibat runtuhan batuan
Terjadi akibat meteor yang menabrak bumi
Tsunami Aceh pada tahun 2004 akibat gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 9,1 di lepas pantai barat Sumatera, Indonesia.
PENGARUH GEMPA BUMI
Kurikulum Merdeka
D. Seisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
Kurikulum Merdeka
D. Seisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
PENGARUH GEMPA BUMI
Getaran gempa membuat bahan mineral atau batu mulia bernilai tinggi lebih mudah ditambang karena naik ke permukaan bumi.
D. Seisme dan Pengaruhnya
Terhadap Kehidupan
MITIGASI BENCANA SAAT GEMPA BUMI
Berlindung di bawah meja atau amankan diri di bawah segitiga kehidupan
Gunakan tangga untuk menuruni gedung, jangan menggunakan elevator
Hentikan kendaraan dan keluar dari kendaraan menuju tempat yang aman
Keluar dari bangunan menuju titik kumpul
Sumber Gambar dan Video
Selamat Belajar
Kurikulum Merdeka