1 of 10

BAB 3 �MENYANTIKAN LAGU SECARA SOLO/TUNGGAL

2 of 10

Materi Vokal

Perbedaan mendasar terhadap materi vokal antara dua orang, yaitu

  1. Warna Suara/Timbre

Perbedaan ini dikarenakan getaran-getaran yang dihasilkan bentuk masing-masing pita suaranya berbeda.

  1. Wilayah Nada

Kemampuan seseorang untuk mencapai ketinggian dan rendahnya nada menyebabkan seseorang memiliki wilayah nada tertentu. Wilayah nada seseorang bisa bertambah dan berkurang sesuai dengan intensitasnya dalam berlatih olah vokal.

3 of 10

Wilayah nada sesuai ambitusnya

  1. Suara anak-anak

Wilayah nada suara laki-laki dan perempuan pada usia anak-anak mempunyai ketinggian yang sama. Perbedaan akan terjadi ketika anak laki-laki beranjak dewasa, perubahan tersebut berdasarkan perubahan fisik yang mereka alami. Batas wilayah nada yang dimiliki anak-anak adalah

  1. Suara tinggi, wilayah nadanya c’ – f’
  2. Suara rendah, wilayah nadanya a- d”
  3. Suara wanita
  4. Sopran : suara tinggi, wilayah nadanya c’ – a”
  5. Mezo Sopran : suara sedang, wilayah nadanya a – f”
  6. Alto : suara rendah, wilayah nadanya f – d”
  7. Suara pria
  8. Tenor : suara tinggi, wilayah nadanya c – a”
  9. Bariton : suara sedang, wilayah nadanya a – f’
  10. Bass : suara rendah, wilayah nadanya f – d’

4 of 10

Teknik Vokal

Sikap Bernyanyi

Berikut cara berdiri yang baik pada saat bernyanyi

  1. Badan tegak dan rileks, kaki dibuka sedikit
  2. Berat badan bertumpu di kedua kaki dengan seimbang
  3. Dada dibusungkan tapi tetap rileks
  4. Pandangan lurus ke depan
  5. Posisi tangan rileks di samping kiri kanan

5 of 10

Pernapasan Diafragma

  1. Ambil napas melalui hidung atau mulut, bayangkan seperti mencium bau parfum dengan lembut, lalu udara langsung masuk ke ruang diafragma dan seketika otot diafragma akan mendesak ke bagian depan dan seluruh udara menyebar di diafragma sampai ke samping dan bagian belakangnya.
  2. Tahan napas tersebut kira-kira 5 detik, rasakan benar otot diafragma makin kencang.
  3. Keluarkan napas tersebut dengan lembut, mengeluarkan suara desis halus dan rata sambil dihitung beberapa detik siswa dapat menghabiskan napas dengan desis tersebut. Suara desis ini bisa diganti dengan suara menyerupai lebah misalnya zzzz..... atau tiupan ffffff....... yang penting keluarnya udara rata dan stabil.
  4. Ulangi beberapa kali latihan di atas sambil berupaya agar banyaknya hitungan desis yang dikelurkan semakin banyak setiap kali berlatih. Semakin bertambah durasinya berarti kekuatan otot diafragma siswa pun bertambah kuat.

6 of 10

Resonansi

Resonansi merupakan proses menggemakan suara dengan cara menempatkan sumber suara agar suara lain lebih keras pada saat dikeluarkan dan sampai kepada pendengar. Ada 3 jenis resonansi atau tempat memantulkan sumber bunyi sesuai fungsinya, yaitu

  1. Resonansi Dada : memantulkan sumber bunyi pada bagian dada akan menghasilkan suara rendah.
  2. Resonansi Hidung : memantulkan sumber bunyi pada bagian wajah seputar hidung meliputi tulang rahang mulut sampai ke pipi akan menghasilkan suara sedang yang tepat dan halus, kerja tenggorokan tidak terlalu berat dan tidak mudah lelah serta suara yang dihasilkan terdengar lebih bening dan bersih.
  3. Resonansi Kepala : memantulkan sumber bunyi bagian kepala akan menghasilkan suara tinggi dan halus. Resonansi ini harus juga di support dengan kerja otot diafragma yang maksimal juga. Jangan sekali-kali memproduksi suara tinggi di tenggorokan karena nadanya tidak akan sampai dengan tepat, suara tidak bening, membuat sakit tenggorokan, dan apabila sering dilakukan akan merusak kualitas pita suara.

7 of 10

Artikulasi dan Gerak Mulut

Bernyanyi yang baik tidak bisa terlepas dari pengucapan kata-kata yang ada pada lirik lagu dengan jelas

Phrasering/Pengkalimatan

Merupakan teknik vokal yang mengatur tentang pengelompokan kalimat di mana vokalis dapat mengambil napas pada setiap jeda antarkalimat. Pengkalimatan ini hendaknya dilakukan sebelum memulai bernyanyi, beri tanda pada jeda antarkalimat sehingga ketika bernyanyi siswa akan tepat mengambil napas sesuai makna lagu.

Lakukanlah!

Tulis atau cetak lirik lagu pilihan siswa, kemudian beri tanda koma (,) di atas atau di bawah pada jeda setiap kalimatnya. Setelah itu nyanyikanlah lagu tersebut bersama-sama teman se kelas, pastikan semua siswa bernapas di tempat yang sudah diberi tanda untuk bernapas.

Ekspresi (Mimik dan Gestur)

Pada saat bernyanyi, hendaknya siswa memberikan ekspresi sesuai dengan tema lagu. Ekspresi itu meliputi mimik wajah atau gerak tubuh.

8 of 10

Penampilan

  • Dapat dipastikan seorang penyanyi yang profesional akan mempersiapkan penampilan mereka mulai dari baju atau kostum yang digunakan, gaya rambut, sepatu, aksesoris, dan riasan wajah yang akan disesuaikan dengan tema acara, tema lagu, dan tempat yang akan menjadi tempat tampil untuk bernyanyi. Hal ini dilakukan untuk membuat pertunjukkan menyanyi mereka lebih indah dilihat dan berkesan.

9 of 10

Improvisasi Lagu secara Solo/Tunggal

  • Improvisasi adalah melakukan sesuatu tanpa persiapan. Dalam bernyanyi merupakan pengembangan ornamentasi pada sebuah lagu dengan tujuan agar lagu terdengar tidak membosankan dan lebih menarik.
  • Variasi lagu dapat dilakukan dengan mengubah tiga unsur lagu yaitu :
  • Ritmis

Lagu yang diciptakan dalam irama pop divariasikan dengan cara dibawakan dengan iringan irama jazz atau dangdut.

  1. Melodis

Berupa penambahan nada dengan jarak nada yang berdekatan.

  1. Dinamika

Perubahan bunyi keras pada lagu yang sesuai dengan kesan yang akan disampaikan

10 of 10

  • Sekian