BAB 3 �MENYANTIKAN LAGU SECARA SOLO/TUNGGAL
Materi Vokal
Perbedaan mendasar terhadap materi vokal antara dua orang, yaitu
Perbedaan ini dikarenakan getaran-getaran yang dihasilkan bentuk masing-masing pita suaranya berbeda.
Kemampuan seseorang untuk mencapai ketinggian dan rendahnya nada menyebabkan seseorang memiliki wilayah nada tertentu. Wilayah nada seseorang bisa bertambah dan berkurang sesuai dengan intensitasnya dalam berlatih olah vokal.
Wilayah nada sesuai ambitusnya
Wilayah nada suara laki-laki dan perempuan pada usia anak-anak mempunyai ketinggian yang sama. Perbedaan akan terjadi ketika anak laki-laki beranjak dewasa, perubahan tersebut berdasarkan perubahan fisik yang mereka alami. Batas wilayah nada yang dimiliki anak-anak adalah
Teknik Vokal
Sikap Bernyanyi
Berikut cara berdiri yang baik pada saat bernyanyi
Pernapasan Diafragma
Resonansi
Resonansi merupakan proses menggemakan suara dengan cara menempatkan sumber suara agar suara lain lebih keras pada saat dikeluarkan dan sampai kepada pendengar. Ada 3 jenis resonansi atau tempat memantulkan sumber bunyi sesuai fungsinya, yaitu
Artikulasi dan Gerak Mulut
Bernyanyi yang baik tidak bisa terlepas dari pengucapan kata-kata yang ada pada lirik lagu dengan jelas
Phrasering/Pengkalimatan
Merupakan teknik vokal yang mengatur tentang pengelompokan kalimat di mana vokalis dapat mengambil napas pada setiap jeda antarkalimat. Pengkalimatan ini hendaknya dilakukan sebelum memulai bernyanyi, beri tanda pada jeda antarkalimat sehingga ketika bernyanyi siswa akan tepat mengambil napas sesuai makna lagu.
Lakukanlah!
Tulis atau cetak lirik lagu pilihan siswa, kemudian beri tanda koma (,) di atas atau di bawah pada jeda setiap kalimatnya. Setelah itu nyanyikanlah lagu tersebut bersama-sama teman se kelas, pastikan semua siswa bernapas di tempat yang sudah diberi tanda untuk bernapas.
Ekspresi (Mimik dan Gestur)
Pada saat bernyanyi, hendaknya siswa memberikan ekspresi sesuai dengan tema lagu. Ekspresi itu meliputi mimik wajah atau gerak tubuh.
Penampilan
Improvisasi Lagu secara Solo/Tunggal
Lagu yang diciptakan dalam irama pop divariasikan dengan cara dibawakan dengan iringan irama jazz atau dangdut.
Berupa penambahan nada dengan jarak nada yang berdekatan.
Perubahan bunyi keras pada lagu yang sesuai dengan kesan yang akan disampaikan