1 of 25

Talenta dalam Kerajaan Surga�(Aplikasi dalam hidup kita)

2 of 25

Lukas 19

2

11 Untuk mereka yang mendengarkan Dia di situ, Yesus melanjutkan perkataan-Nya dengan suatu perumpamaan, sebab Ia sudah dekat Yerusalem dan mereka menyangka, bahwa Kerajaan Allah akan segera kelihatan.

  • Yesus masih berada di rumah Zakeus. Ayat 9 "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham”.
  • Zakeus adalah pemungut cukai yang telah menerima kasih Kristus dan sekarang tinggal di dalam “Kerajaan Allah” = dalam Kasih Kristus.
  • Orang banyak mengira Yesus akan ke Yerusalem untuk mendirikan Kerajaan Allah di bumi.

3 of 25

3

12 Maka Ia berkata: "Ada seorang bangsawan berangkat ke sebuah negeri yang jauh untuk dinobatkan menjadi raja di situ dan setelah itu baru kembali.

13 Ia memanggil sepuluh orang hambanya dan memberikan sepuluh mina kepada mereka, katanya: Pakailah ini untuk berdagang sampai aku datang kembali.

14 Akan tetapi orang-orang sebangsanya membenci dia, lalu mengirimkan utusan menyusul dia untuk mengatakan: Kami tidak mau orang ini menjadi raja atas kami.

Lukas 19

  • 10 hamba menerima 10 mina, masing-masing dapat 1 mina.
  • 1 mina kira2 = 3 bulan gaji, modal untuk dipakai berdagang /kerja.
  • Yesus berbicara menggunakan perumpamaan, banyak orang (guru2 agamawi, nabi2 palsu) sebangsanya membenci dia.

4 of 25

4

Lukas 19

15 Dan terjadilah, ketika ia kembali, setelah ia dinobatkan menjadi raja, ia menyuruh memanggil hamba-hambanya, yang telah diberinya uang itu, untuk mengetahui berapa hasil dagang mereka masing-masing.

16 Orang yang pertama datang dan berkata: Tuan, mina tuan yang satu itu telah menghasilkan sepuluh mina. 17 Katanya kepada orang itu: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik; engkau telah setia dalam perkara kecil, karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota.

18 Datanglah yang kedua dan berkata: Tuan, mina tuan telah menghasilkan lima mina.19 Katanya kepada orang itu: Dan engkau, kuasailah lima kota.

5 of 25

5

  • Perumpamaan yang Yesus berikan menggambarkan Dialah – Wah.19:16 “…Raja segala raja dan Tuan diatas segala tuan.”

  • Hamba pertama & kedua sebelum mendapat mina sudah terlebih dahulu adalah mempelai Kristus.

  • Mereka sudah menerima kasih Kristus, sehingga mereka penuh suka cita menerima 1 mina dari tuannya, tidak ada ketakutan.

  • 1 Yoh. 4:18 “Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih”.

6 of 25

6

  • Kristus ingin memberkati mempelaiNya karena telah menerima kasihNya.

  • Hamba pertama – pekerjaannya diberkati -1 mina menjadi 10 mina.
  • Hamba kedua – pekerjaannya diberkati 1 mina menjadi 5 mina.

  • Mereka bekerja dari hati yang penuh suka cita, diberkati dan dikasihi oleh tuannya, sehingga bisa berhasil - 1 mina yang mereka punya dapat bertambah.

7 of 25

7

  • Luk. 19: 17 Katanya kepada orang itu: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik; engkau telah setia dalam perkara kecil, karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota.

  • Hamba yang baik – tahu dia hanya pengelola harta Tuannya (“good steward”), semua adalah milik Tuannya.

  • Hamba tersebut adalah murid yang menjadi serupa dengan Gurunya, sehingga ”setia dalam perkara kecil”.

  • Manusia sering kali tidak setia, Kristus lah yang selalu setia akan kasihNya, “Yang Setia dan Yang Benar” (Wah. 19:11).

8 of 25

8

  • Hamba pertama & kedua telah berjalan dalam kasih Kristus dan menjadi serupa dengan Gurunya, sehingga sekarang mereka adalah murid-murid Kristus.

  • Kristus ingin murid-muridNya memerintah bersama Dia.

  • Hamba pertama – mendapat pahala memerintah 10 kota.
  • Hamba kedua – mendapat pahala memerintah 5 kota.

  • Mereka tinggal di Kerajaan Allah / Tanah Perjanjian menikmati kasih (madu) & berkat yang melimpah (susu) dari Raja / Tuannya.

9 of 25

9

Lukas 19

20 Dan hamba yang ketiga datang dan berkata: Tuan, inilah mina tuan, aku telah menyimpannya dalam sapu tangan.

21 Sebab aku takut akan tuan, karena tuan adalah manusia yang keras; tuan mengambil apa yang tidak pernah tuan taruh dan tuan menuai apa yang tidak tuan tabur.

22 Katanya kepada orang itu: Hai hamba yang jahat, aku akan menghakimi engkau menurut perkataanmu sendiri. Engkau sudah tahu bahwa aku adalah orang yang keras, yang mengambil apa yang tidak pernah aku taruh dan menuai apa yang tidak aku tabur.

10 of 25

10

  • Hamba ketiga – sama dapat 1 mina, namun tidak bertambah.

  • Dia tidak pernah menerima kasih Kristus, karena penuh ketakutan (1 Yoh.4:18).

  • Hamba ketiga adalah murid dari guru2 agamawi dan nabi2 palsu sehingga melihat tuannya jahat dan suka menghakimi sama seperti hukum taurat - menakutkan.

  • “Hai hamba yang jahat, aku akan menghakimi engkau menurut perkataanmu sendiri”. Dia datang kepada tuannya dengan hukum taurat, maka dia mendapatkan hukum taurat.

11 of 25

11

Lukas 19

23 Jika demikian, mengapa uangku itu tidak kauberikan kepada orang yang menjalankan uang? Maka sekembaliku aku dapat mengambilnya serta dengan bunganya.

24 Lalu katanya kepada orang-orang yang berdiri di situ: Ambillah mina yang satu itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh mina itu.

25 Kata mereka kepadanya: Tuan, ia sudah mempunyai sepuluh mina.

26 Jawabnya: Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ada padanya.

12 of 25

12

  • Hamba ketiga fokus pada pemikiran dirinya sendiri /ajaran guru2 dan nabi2 palsu – pasti gagal.

  • Akibat dari kegagalan dan kemalasannya karana fokus pada dirinya sendiri, maka 1 mina / talenta yang dia milikipun akan diambil dari padanya.

  • Dia mendapat 1 mina dari tuannya namun berkata di ayat 21 “…tuan mengambil apa yang tidak pernah tuan taruh…”, maka 1 mina yang ada padanya akan diambil sesuai perkataannya.

  • Hamba yang telah memiliki 10 mina, mendapatkan 1 mina tambahan, makin dikasihi & diberkati oleh Tuannya, untuk menjadi berkat.

13 of 25

13

Lukas 19

27 Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi rajanya, bawalah mereka ke mari dan bunuhlah mereka di depan mataku."

28 Dan setelah mengatakan semuanya itu Yesus mendahului mereka dan meneruskan perjalanan-Nya ke Yerusalem.

Ada 3 macam orang dalam perumpamaan di atas:

  1. Hamba yang baik – mempelai & murid Kristus, bergantung pada kasih Tuhan dan menikmati berkat berlimpah di Kerajaan Allah.
  2. Hamba yang jahat – murid guru2 agamawi & nabi2 palsu, hidup di padang gurun selalu mengeluh, kehilangan 1 mina bukan kehilangan keselamatan.
  3. Orang2 agamawi, nabi palsu yang menolak Kristus, mereka tidak selamat (Wah. 19:20).

14 of 25

Apa yang dapat kita pelajari dari perumpaman tentang mina?

14

15 of 25

1. Tuhan menciptakan kita untuk bekerja / melakukan pekerjaan baik

15

16 of 25

16

  • Ef. 2:10 ”Karena kita ini buatan Allah (”masterpiece”), diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya”.

  • Kej. 2:15 “Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu”.

  • Tuhan menciptakan kita untuk melakukan pekerjaan baik, sehingga kita bisa hidup sesuai kehendakNya - tinggal di Kerajaan Surga di bumi seperti di surga (Mat. 6:10).

17 of 25

2. Tuhan lah yang menyediakan segala yang diperlukan untuk kita bekerja

17

18 of 25

18

  • Luk. 19:13 “Ia memanggil sepuluh orang hambanya dan memberikan sepuluh mina kepada mereka, katanya: Pakailah ini untuk berdagang sampai aku datang Kembali”.

  • Yak. 1: 17 “Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.

  • Tuhan telah memberikan segala macam biji tanaman dan pohon berbuah untuk ditanam & dirawat sehingga bisa dimakan (Kej. 1:29).

  • Modal, hikmat, talenta dan kemampuan kita semua berasal dari Tuhan, bila bergantung pada kasihNya pasti kita berhasil!

19 of 25

3. Tuhan menciptkan kita sama, semua mendapat talenta

19

20 of 25

20

  • Luk. 19:13 “Ia memanggil sepuluh orang hambanya dan memberikan sepuluh mina kepada mereka, katanya: Pakailah ini untuk berdagang sampai aku datang Kembali”.

  • Mat. 25:15 “Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat”.

  • Semua mendapat mina / talenta, namun hasilnya berbeda.

  • Hamba yang malas & bergantung pada pengertian dirinya sendiri (ajaran agamawi & nabi palsu) pasti gagal.

21 of 25

4. Tuhanlah yang bekerja dalam hidup kita, untuk kemulian Tuhan.

21

22 of 25

22

  • Roma 11:36 “Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!”

  • Talenta, hikmat, modal, dan kemampuan yang kita miliki semua dari Tuhan, Tuhan yang bekerja melalui kita, dan untuk kemulian Tuhan.

  • Ibr. 13:21 “kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya, oleh Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.”

  • KehendakNya = bergantung pada kasihNya & tinggal di Kerajaan Surga.

23 of 25

5. Tuhan mau talenta yang Dia berikan kepada kita bertambah untuk menjadi berkat bagi orang lain

23

24 of 25

24

  • Kol. 3: 23 Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. 24 Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah (“reward of the inheritance”). Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya.

  • Reward of the inheritance (pahala warisan) = memerintah di dalam Dia, bersama Dia untuk kemuliaan Dia - bukan saja di surga nanti (Wah. 20:6), namun sekarang juga di bumi. Seperti hamba yang baik mendapat pahala memerintah di 10 kota / 5 kota.

  • Hamba yang baik tinggal di Kerajaan Allah menikmati kasih & berkat yang melimpah dari Tuannya untuk menjadi berkat bagi orang lain.

25 of 25

Bergantung pada kasihNya, �Belajar dari Dia dan menjadi serupa dengan-Nya,�Tinggal di Kerajaan Surga di bumi seperti di surga,�Memerintah Bersama Dia, dan�Menjadi berkat bagi banyak orang.

25

Kristus mau kita menjadi murid-muridNya yang selalu: