1 of 21

OLEH KEPALA KPPN KUTACANE

PRESS RELEASE APBN

KPPN Kutacane

26 Januari 2024

PERIODE DATA s.d. 31 Desember 2023

TAHUN ANGGARAN 2023

Kinerja Positif APBN 2022, Modal Kuat Merespon Tantangan Global di 2023

© 2022 Direktorat Jenderal Perbendaharaan

GAMBAR/FOTO TEMATIK

2 of 21

EXECUTIVE SUMMARY KINERJA APBN DESEMBER 2023 WILAYAH – KPPN KUTACANE

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Penerimaan Perpajakan s.d. periode 31 Desember 2023 telah dicatat sebesar Rp100,13 M untuk daerah Aceh Tenggara dan Gayo Lues sehingga mengalami Penurunan sebesar (-3,18%) dibandingkan 31 Desember 2022 (103,42 M).

PNBP daerah Aceh Tenggara dan Gayo Lues sampai dengan Periode 31 Desember 2023 sudah terealisasi sebesar Rp12,36 Miliar atau 345,33% dari total estimasi Pendapatan yaitu 3,57 Miliar.

Realisasi Pengeluaran Negara Kabupaten Aceh Tenggara dan Gayo Lues sampai dengan periode 31 Desember Tahun 2023 adalah sebesar Rp2.152.049.685.989,00 atau sebesar 99,27% dari total Pagu Belanja sebesar Rp 2.167.824.445.000,00

Secara regional APBN di Aceh Tenggara dan Gayo Lues sampai dengan 31 Desember 2023 dengan memperhitungkan Penerimaan Perpajakan dan PNBP mengalami defisit sebesar (Rp.2.039.561.000.000,00)

Realisasi pengeluaran negara untuk wilayah Kabupaten Aceh Tenggara dan Gayo Lues periode 31 Desember 2023 terbesar disumbang dari realisasi belanja transfer ke daerah sebesar Rp1.787.067.508.700,00 (83,04%) dari total realisasi sebesar Rp2.152.049.685.989,00

Realisasi APBD Per 31 Desember 2023 untuk Kab. Aceh Tenggara & Gayo Lues dimana Pendapatan sebesar Rp2.045.932.868.407,58 dan Belanja sebesar Rp 2.040.728.684.646,60 sehingga mengalami Surplus sebesar Rp5.204.183.760,98

3 of 21

EXECUTIVE SUMMARY KINERJA APBN DESEMBER 2023 WILAYAH – KPPN KUTACANE

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Indikator sosial wilayah Aceh seperti Tingkat Kemiskinan, Tingkat Pengangguran Terbuka, dan Rasio Gini (YoY) mengalami penurunan dan untuk IPM baik di Propinsi Aceh, Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tenggara menunjukkan tren kenaikan dibandingkan tahun 2022

Penyaluran KUR dan UMI di wilayah Kab. Aceh Tenggara dan Gayo Lues s.d. periode 31 Desember 2023 sebesar Rp215.883.000.000 kepada 2.875 debitur untuk KUR dan Rp18.978.044.000 kepada 4.168 debitur untuk UMI.

Pertumbuhan Ekonomi Aceh Triwulan III 2023 (YoY) dengan migas tumbuh 3,76%. Untuk 2022 Kab. Aceh Tenggara tumbuh 2,78% (YoY) sementara Kab. Gayo Lues tumbuh 3,51 (YoY).

NTP dan NTPN mengalami penurunan, NTP sebesar 116,08 menurun 0,57% (MtM). Sementara NTPN sebesar 106,11 penurunan 2,69% (MtM).

Bulan Desember 2023 secara mtm wilayah Aceh mengalami Inflasi sebesar 0,09%, sedangkan inflasi secara yoy sebesar 1,53%, inflasi di Aceh Tenggara sebesar 0,35 % dan Gayo Lues sebesar -2,50% .

Neraca perdagangan Bulan Desember 2023 wilayah Aceh mencatatkan surplus sebesar USD 3,06 Juta.

4 of 21

REALISASI PENDAPATAN NEGARA (PENERIMAAN PERPAJAKAN)�s.d. 31 DESEMBER 2023

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Jenis Pajak

Kab. Aceh Tenggara

Kab. Gayo Lues

Total

Desember 2023

Desember 2022

Pertumbuhan

Desember 2023

Desember 2022

Pertumbuhan

Desember 2023

Desember 2022

Pertumbuhan

411211 - PPN Dalam Negeri

27.056.842.831,00

27.398.087.300,00

98,75%

25.668.519.170,00

28.203.325.012,00

91,01%

52.725.362.001,00

55.601.412.312,00

94,83%

411221 - PPnBM Dalam Negeri

120.019.394,00

111.209.197,00

107,92%

35.734.012,00

17.210.752,00

207,63%

155.753.406,00

128.419.949,00

121,28%

411219 - PPN Lainnya

63.362.097,00

91.336.504,00

69,37%

626.504,00

577.500,00

108,49%

63.988.601,00

91.914.004,00

69,62%

411212 - PPN Impor

1.211.464,00

620.000,00

195,40%

165.529.501,00

3.686.703,00

4.489,91%

166.740.965,00

4.306.703,00

3.871,66%

411121 - PPh Pasal 21

16.251.945.348,00

14.381.032.909,00

113,01%

10.359.713.608,00

11.103.758.864,00

93,30%

26.611.658.956,00

25.484.791.773,00

104,42%

411128 - PPh Final & FLN

4.498.287.716,00

5.491.032.237,00

81,92%

5.315.561.743,00

6.411.466.233,00

82,91%

9.813.849.459,00

11.902.498.470,00

82,45%

411122 - PPh Pasal 22

1.837.549.935,00

1.694.230.893,00

108,46%

1.320.571.109,00

1.145.960.065,00

115,24%

3.158.121.044,00

2.840.190.958,00

111,19%

411124 - PPh Pasal 23

703.965.015,00

607.423.423,00

115,89%

975.479.922,00

890.788.306,00

109,51%

1.679.444.937,00

1.498.211.729,00

112,10%

411126 - PPh Pasal 25/29 Badan

780.657.700,00

664.943.000,00

117,40%

258.318.673,00

153.343.064,00

168,46%

1.038.976.373,00

818.286.064,00

126,97%

411125 - PPh Pasal 25/29 OP

261.562.027,00

245.910.463,00

106,36%

79.273.426,00

21.027.500,00

377,00 %

340.835.453,00

266.937.963,00

127,68%

411123 - PPh Pasal 22 Impor

1.184.825,00

510.000,00

232,32%

38.489.000,00

717.000,00

5.368,06%

39.673.825,00

1.227.000,00

3.233,40%

411612 - Penjualan Benda Materai

4.211.000.000,00

4.342.450.000,00

96,97%

-

4.211.000.000,00

4.342.450.000,00

96,97%

411314 - Pendapatan PBB Sektor Perhutanan

-

-

-

110.542.500,00

419.759.519,00

26,33%

110.542.500,00

419.759.519,00

26,33%

TOTAL

55.794.922.787,00

55.047.489.318,00

101,36 %

44.331.515.313,00

48.371.776.126,00

91,65%

100.126.438.100,00

103.419.265.444,00

96,82%

5 of 21

REALISASI PENDAPATAN NEGARA s.d. 31 DESEMBER 2023

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Penerimaan Perpajakan

    • Sampai dengan periode 30 Desember 2023 Penerimaan Perpajakan telah terealisasi sebesar Rp100,1 Miliar untuk daerah Aceh Tenggara dan Gayo Lues.
    • Sampai dengan Periode 31 Desember 2023, PNBP sudah terealisasi sebesar Rp12,36 Miliar atau 345,33% dari total estimasi Pendapatan yaitu 3,57 Miliar.

Rp 55.794.922.787

Rp 44.331.515.313

Rp 10.140.249.175

Rp 2.222.117.510

PNBP

Rp100.126.438.100

TOTAL

Rp12.362.366.685

TOTAL

TOTAL PENDAPATAN NEGARA

Rp112.488.804.785

6 of 21

REALISASI APBN S.D. 31 DESEMBER 2023 (dibandingkan dengan data per 31 Desember 2022)

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

    • Penerimaan Negara Bukan Pajak telah mencapai nilai Rp12.362.366.685 sampai dengan periode 31 Desember 2023 untuk wilayah Kab. Aceh Tenggara & Gayo Lues.
    • Secara persentase, realisasi PNBP telah mencapai 345,33%.
    • Belanja pemerintah pusat sudah mencapai 99,27% dari total pagu belanja pemerintah pusat.
    • Belanja TKDD telah mencapai 99,52%, dari total pagu transfer ke daerah.

PENDAPATAN

BELANJA

URAIAN

APBN 2023

REALISASI 31 DESEMBER 2023

%

APBN 2022

REALISASI 31 DESEMBER 2022

%

A. Pendapatan dan Hibah

3.579.910.000

12.362.366.685

345,33

3.786.436.000,00

5.895.794.859,00

155,71

I. Penerimaan Dalam Negeri

3,579,910,000

12.362.366.685

345,33

3.786.436.000,00

5.895.794.859,00

155,71

2. Penerimaan Negara Bukan Pajak

3.579.910.000

12.362.366.685

345,33

3.786.436.000,00

5.895.794.859,00

155,71

c. PNBP Lainnya

3.579.910.000

12.362.366.685

345,33

3.786.436.000,00

5.895.794.859,00

155,71

B. Belanja Negara

2.167.824.445.000,00

2.152.049.685.989,00

99,27

834.411.304.000,00

819.159.799.093,00

98,17

I. Belanja Pemerintah Pusat

372.166.821.000,00

364.982.177.289,00

98,07

300.423.058.000,00

295.586.108.229,00

98,39

1. Belanja Pegawai

219.439.702.000,00

215.759.228.160,00

98,32

211.694.103.000,00

208.776.185.829,00

98,62

2. Belanja Barang

149.612.382.000,00

146.152.646.789,00

97,69

83.208.111.000,00

81.398.476.028,00

97,83

3. Belanja Modal

3.114.737.000,00

3.070.302.340,00

98,57

5.520.844.000,00

5.411.446.372,00

98,02

II. Transfer Ke Daerah

1.795.657.624.000,00

1.787.067.508.700,00

99,52

533.988.246.000,00

523.573.690.864,00

98,05

1. Dana Bagi Hasil

47.456.391.000,00

47.283.401.325,00

99,64

167.041.527.000,00

156.636.971.954,00

93,77

2. Dana Alokasi Umum

998.689.132.000,00

998.689.132.000,00

100

167.041.527.000,00

156.636.971.954,00

93,77

3. Dana Transfer Khusus

325.521.133.000,00

317.328.702.975,00

97,48

167.041.527.000,00

156.636.971.954,00

93,77

a. Dana Alokasi Khusus Fisik

137.812.651.000,00

130.819.926.266,00

94,93

109.534.107.000,00

100.544.025.754,00

91,79

b. Dana Alokasi Khusus NonFisik

187.708.482.000,00

186.508.776.709,00

99,36

57.507.420.000,00

56.092.946.200,00

97,54

6. Dana Desa

390.233.033.000,00

390.008.337.400,00

99,94

366.946.719.000,00

366.936.718.910,00

100

7. Dana Insentif Fiskal

33.757.935.000,00

33.757.935.000,00

100

-

-

0

C. Keseimbangan Primer

-

-

0

(830,624,868,000)

(813,264,004,234)

97,91

D. Surplus/Defisit Anggaran

(2,164,244,535,000)

(2,139,687,319,304)

98,87

834.411.304.000,00

819.159.799.093,00

98,17

7 of 21

REALISASI BELANJA KEMENTERIAN/LEMBAGA S.D. 31 DESEMBER 2023�PER JENIS BELANJA

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Realisasi Belanja Kementerian/Negara sampai dengan periode 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp364.982.177.289 atau sebesar 98,07% dari total Pagu Belanja sebesar Rp372.166.821.000.

Realisasi Belanja Kementerian/Lembaga untuk wilayah Kabupaten Aceh Tenggara dan Gayo Lues terbesar disumbang dari realisasi belanja modal dengan porsi sebesar 98,57% dari total realisasi.

J. BELANJA

PAGU

REALISASI

%

B. Pegawai

219,439,702,000

215,759,228,160

98,32%

B. Barang

149,612,382,000

146,152,646,789

97,69%

B. Modal

3,114,737,000

3,070,302,340

98,57%

TOTAL

372.166.821.000

364.982.177.289

98,07%

8 of 21

REALISASI BELANJA KEMENTERIAN/LEMBAGA PER KABUPATEN�Wilayah Kab. Aceh Tenggara & Gayo Lues s.d. 31 DESEMBER 2023

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Belanja Pegawai:

Rp 147.100.703.125 (98,43%)

Dari Pagu Rp 149.450.014.000

Belanja Barang:

Rp 94.288.867.279 (97,32%)

Dari Pagu Rp 96.884.173.000

Belanja Modal:

Rp 2.201.688.609 (96,36%)

Dari Pagu Rp 2.284.805.000

Total:

Rp 243.591.259.013 (97,98%)

Dari Pagu Rp 248.618.992.000

Belanja Pegawai:

Rp 68.658.525.094 (98,10%)

Dari Pagu Rp 69.989.688.000

Belanja Barang:

Rp 51.383.056.469 (97,66%)

Dari Pagu Rp 52.615.877.000

Belanja Modal:

Rp 801.663.790 (96,59%)

Dari Pagu Rp 829.932.000

Total:

Rp 120.843.245.353 (97,90%)

Dari Pagu Rp 123.435.497.000

KAB. ACEH TENGGARA

KAB. GAYO LUES

9 of 21

REALISASI BELANJA TRANSFER KE DAERAH�Sampai dengan 31 DESEMBER 2023

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Realisasi Belanja Transfer ke Daerah sampai dengan periode 31 Desember Tahun 2023 adalah sebesar 1.787.067.508.700 atau sebesar 99,52% dari total Pagu Belanja sebesar Rp 1.795.657.624.000

.

KAB. ACEH TENGGARA

No

Uraian

Pagu

Realisasi

%

salur

1

Dana Bagi Hasil (DBH)

26.031.336.000

25.880.681.850

99,42%

2

Dana Alokasi Umum (DAU)

435.422.473.000

435.422.473.000

100%

3

Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik

69.805.748.000

66.917.270.566

95,86%

4

Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik

57.850.758.000

56.826.406.322

98,22%

5

Insentif Fiskal

20.875.605.000

20.875.605.000

100,00%

6

Dana Desa

109.847.539.000

109.847.539.000

100%

Total

719.833.459.000

715.769.975.738

99,44%

No

Uraian

Pagu

Realisasi

%

salur

1

Dana Bagi Hasil (DBH)

21.425.055.000

21.402.719.475

99,90%

2

Dana Alokasi Umum (DAU)

563.266.659.000

563.266.659.000

100%

3

Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik

68.006.903.000

63.902.655.700

93,96%

4

Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik

129.857.724.000

129.682.370.387

99,84%

5

Dana Desa

280.385.494.000

280.160.798.400

99,92%

6

Dana Insentif Fiskal

12.882.330.000

12.882.330.000

100,00%

Total

1.075.824.165.000

1.071.297.532.962

99,58%

KAB. GAYO LUES

10 of 21

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

,

  1. Realisasi APBD Per 31 Desember 2023 dimana Pendapatan sebesar Rp2.045.932.868.407,58 dan Belanja sebesar Rp2.040.728.684.646,60

  • Pendapatan Daerah terdiri - Pendapatan Asli Daerah : (Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Negara yang Dipisahkan, Lain-lain). -Pendapatan Transfer (Transfer Pusat, Dana Perimbangan, Dana Insentif Daerah, Dana Desa) dan

Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah

  1. Belanja Daerah terdiri : - Belanja Operasi (Pegawai, Barang Jasa, Hibah, Bansos) -Belanja Modal (Tanah, Peralatan, Gedung, Bangunan)

-Belanja Transfer (Bagi Hasil, Bantuan Keuangan) dan Belanja Tidak Terduga

Realisasi pendapatan daerah untuk Kab. Aceh Tenggara dan Gayo Lues didominasi oleh Pendapatan Transfer sebesar 91,61%. Sementara untuk Belanja Daerah didominasi untuk Belanja Operasi sebesar 64,22%.

REALISASI APBD Kab. Aceh Tenggara & Gayo Lues S.D. 31 Desember 2023

URAIAN

KAB. ACEH TENGGARA

KAB. GAYO LUES

REALISASI TOTAL

PAGU

REALISASI

%

PAGU

REALISASI

%

PENDAPATAN DAERAH

1.278.818.392.683,00

1.206.448.075.947,00

94,34%

852.171.913.191,00

839.484.792.460,58

98,51%

2.045.932.868.407,58

PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD)

112.746.954.128,00

94.062.726.013,00

83,43%

51.869.975.799,00

57.779.919.618,58

111,39%

151.842.645.631,58

PENDAPATAN TRANSFER

1.142.571.438.555,00

1.099.673.282.558,00

96,25%

794.501.937.392,00

774.635.838.632,00

97,50%

1.874.309.121.190,00

LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH

23.500.000.000,00

12.712.067.376,00

54,09%

5.800.000.000,00

7.069.034.210,00

121,88%

19.781.101.586,00

BELANJA DAERAH

1.310.196.771.783,00

1.207.709.536.116,00

92,18%

871.709.334.902,00

833.019.148.530,60

95,56%

2.040.728.684.646,60

BELANJA OPERASI

850.170.992.628,00

769.151.479.754,00

90,47%

564.531.798.902,00

541.575.900.912,60

95,93%

1.310.727.380.666,60

BELANJA MODAL

114.262.085.304,00

40.727.533.399,00

35,64%

138.790.340.250,00

126.983.400.511,00

91,49%

219.936.433.873,00

BELANJA TIDAK TERDUGA

4.587.000.000,00

3.704.345.000,00

80,76%

12.054.226.287,00

11.724.216.100,00

97,26%

15.428.561.100,00

BELANJA TRANSFER

347.999.093.800,00

341.900.678.000,00

98,25%

156.332.969.463,00

152.735.631.007,00

97,70%

494.636.309.007,00

SURPLUS/DEFISIT

(31.378.379.100,00)

- 1.261.460.169,00

- 4,02

19.537.421.711,00

6.465.643.929,98

33,09%

5.204.183.760,98

PEMBIAYAAN DAERAH

31.378.379.100,00

4.269.020.162,00

13,60%

19.537.421.711,00

20.037.421.711,35

102,56%

24.306.441.873,35

PENERIMAAN PEMBIAYAAN

31.637.217.034,00

4.269.020.162,00

13,49%

20.037.421.711,00

20.037.421.711,35

100,00%

24.306.441.873,35

PENGELUARAN PEMBIAYAAN

258.837.934,00

-

-

500.000.000,00

-

-

SILPA/SIKPA

-

3.007.559.993,00

-

-

26.503.065.641,33

-

29.510.625.634,33

11 of 21

REALISASI PENYALURAN KUR DAN UMI PER 31 DESEMBER 2023

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Penyalur

KAB. ACEH TENGGARA

KAB. GAYO LUES

TOTAL SEMUA PEMDA

Jlh. Debitur

Jlh. Penyaluran

Jlh. Debitur

Jlh. Penyaluran

Jlh. Debitur

Jlh. Penyaluran

Bank Aceh Syariah

295

31,257,000,000

183

14,470,000,000

478

45,727,000,000

Bank Mandiri

2

135,000,000

-

-

2

135,000,000

Bank Rakyat Indonesia

388

43,197,000,000

1

25.000.000

389

43,222,000,000

Bank Syariah Indonesia

1,363

94,558,000,000

442

30,275,000,000

1,805

124,833,000,000

PT. Pegadaian Syariah

108

1,064,000,000

93

902,000,000

201

1.966,000,000

TOTAL

2,156

170,211,000,000

719

45,672,000,000

2,875

215,883,000,000

PENYALURAN KUR

PENYALURAN UMI

Penyalur

KAB. ACEH TENGGARA

KAB. GAYO LUES

TOTAL SEMUA PEMDA

Jlh. Debitur

Jlh. Penyaluran

Jlh. Debitur

Jlh. Penyaluran

Jlh. Debitur

Jlh. Penyaluran

PNM

1,665

8,230,980,000

1,312

5,805,800,000

2,977

14,036,780,000

RELIANCE INDONESIA (REFI)

-

-

1

2,564,000

1

2,564,000

PEGADAIAN

952

3,908,110,000

-

-

952

3,908,110,000

KOPERASI MITRA DHUAFA SYARIAH

43

156,000,000

195

874,500,000

238

1,030,500,000

TOTAL

2,660

12,295,090,000

1,508

6,682,954,000

4,168

18,978,044,000

12 of 21

12

Pertumbuhan Ekonomi dan Kontributor PDRB Aceh

  • Perkembangan ekonomi Aceh pada triwulan 3 melanjutkan tren positif dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 3,76% dengan ditopang pertumbuhan konsumsi rumah tangga, konsumsi LNPRT, dan konsumsi pemerintah. Tren pertumbuhan konsumsi rumah tangga terus meningkat menandakan membaiknya konsumsi masyarakat pasca pandemi COVID-19
  • Apabila dilihat berdasarkan sektor, pertumbuhan ekonomi Aceh didorong oleh sektor-sektor yang tumbuh tinggi seperti sektor konstruksi dan real estate.
  • Provinsi-provinsi lain di Sumatera juga mengalami pertumbuhan positif dengan Sumatera Selatan yang memiliki pertumbuhan tertinggi mencapai 5,06%. Secara nasional, pertumbuhan ekonomi juga tercatat positif sebesar 4,94%
  • Kontributor PDRB Aceh terbesar yaitu sektor pertanian (29,41%), perdagangan besar (14,68%), dan administrasi (8,88%)

Pertumbuhan Komponen Pengeluaran (%)

Sumber: BPS

Pertumbuhan Komponen Produksi (%)

Sumber: BPS

Tren Pertumbuhan Ekonomi Kuartalan Aceh (%)

Sumber: BPS

13 of 21

Pertumbuhan PDRB Aceh Tenggara dan Gayo Lues

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Pertumbuhan Ekonomi pada Aceh Tenggara dan Kabupaten Gayo Lues memiliki tren peningkatan dari tahun 2020 hingga tahun 2022.

14 of 21

14

Perkembangan inflasi Aceh

  • Pada bulan Desember 2023, Aceh mengalami inflasi yoy sebesar 1,53% dan inflasi mtm sebesar 0,09%. Aceh mengalami inflasi secara mtm yang didorong oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga, dan kelompok transportasi
  • Berdasarkan komoditas, deflasi mtm Aceh didorong oleh komoditas seperti cabai merah, ikan tongkol, ikan dencis dan cumi-cumi. Sementara itu, komoditas seperti angkutan udara, bawang merah, emas perhiasan, dan beras tercatat mengalami inflasi terbesar.  
  • Inflasi tertinggi (mtm) terjadi di Kota Banda Aceh sebesar 0,25% yang didorong oleh komoditas angkutan udara, nasi dengan lauk, bawang merah, dan emas perhiasan. Sementara itu, lhokseumawe mengalami inflasi (mtm) sebesar 0,12% dan Meulaboh mengalami deflasi sebesar 0,67%.
  • IPH Minggu ke-4 Desember 2023 pada Kabupaten Aceh Tenggara sebesar 0,35 %, sedangkan Kabupaten Gayo Lues sebesar -2,50%.

Inflasi

Angkutan udara (0,10)

Deflasi

Ikan dencis (-0,07)

Desember 2023

Inflasi mtm: 0,09 %

Inflasi yoy: 1,53 %

Inflasi ytd: 1,53 %

KOTA MEULABOH: -0,67% 

KOTA BANDA ACEH: 0,25%

KOTA LHOKSEUMAWE: 0,12%

Ikan tongkol (-0,09)

Beras (0,04)

Cumi-cumi (-0,04)

Emas perhiasan (0,05)

Bawang merah (0,08)

Cabai merah (-0,17)

Komoditas Andil Tinggi terhadap Inflasi/Deflasi mtm

(1)

(2)

(3)

(4)

15 of 21

15

Perkembangan Ekspor dan Impor Aceh (Per Desember 2023)

  • Nilai ekspor Desember 2023 mencapai USD42,39 juta, mengalami ekspansi sebesar 76,31% secara mtm. Adapun nilai impor mengalami ekspansi sebesar 49,51% dan mencapai USD39,33 juta
  • Ekspor didominasi komoditas kopi dan rempah-rempah, bahan bakar mineral, dan ikan olahan. Sementara komoditas impor meliputi gas dan beras.
  • Neraca perdagangan tercatat surplus sebesar USD3,06 juta

Komoditas utama ekspor:

Kopi dan rempah-rempah

Bahan bakar mineral, terutama batubara

Komoditas utama impor:

Beras

Gas

Penerimaan Ekspor & Impor Triwulanan (Juta USD)

Sumber: BPS Aceh, 2023

Penerimaan Ekspor & Impor Bulanan (Juta USD)

Sumber: BPS Aceh, 2023

16 of 21

16

Indikator Sosial Aceh

Tingkat kemiskinan tercatat sebesar 14.45%, mengalami penurunan dibandingkan semester 2 2022 yang disebabkan oleh inflasi yang tinggi, peningkatan garis kemiskinan, serta produksi pertanian dan tingkat konsumsi yang lebih rendah dibandingkan semester I

Rasio Gini tercatat sebesar 0,296, lebih tinggi bila dibandingkan semester 2 2022

TPT tercatat sebesar 6,03%, menurun secara yoy karena terjadi penurunan jumlah pengangguran sebanyak seribu orang

IPM tetap mengalami tren peningkatan. Pada tahun 2023 tercatat sebesar 74,70, meningkat 1,90 atau 2,61% secara yoy

17 of 21

17

Perkembangan NTP dan NTN Aceh

  • Tren NTP di Aceh kembali mengalami penurunan. Data terakhir menunjukkan NTP sebesar 116,08 menurun 0,57% secara mtm. Penurunan terjadi pada subsektor tanaman pangan, hortikultura, peternakan, dan perikanan. Peningkatan hanya didorong oleh NTP subsektor tanaman perkebunan rakyat. NTP Aceh Bulan Desember berada di bawah NTP nasional. NTP Aceh jika dibandingkan dengan provinsi lain di Sumatera, berada di peringkat ke-7
  • NTPN juga mengalami penurunan sebesar 2,69% secara mtm menjadi 106,11 dan masih berada di atas NTPN nasional.

Tren NTP Aceh dan Nasional

Tren NTPN Aceh dan Nasional

18 of 21

Indikator Sosial Kabupaten Aceh Tenggara

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

,

02

  1. IPM tetap mengalami tren peningkatan. Pada tahun 2023 tercatat sebesar 72,93 meningkat secara yoy

  • Tingkat Kemiskinan mengalami penurunan dari tahun 2021 s.d. tahun 2023

  • Garis kemiskinan meningkat dari tahun 2021 s.d. tahun 2023

  • IPM tetap mengalami tren peningkatan. Pada tahun 2023 tercatat sebesar 72,93 meningkat secara yoy

19 of 21

Indikator Sosial Kabupaten Gayolues (1)

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

,

02

  1. Jumlah Penduduk miskin berkurang dari tahun ke tahun namun mengalami kenaikan pada tahun 2023
  2. Tingkat Kemiskinan mengalami penurunan dari tahun 2017 s.d. tahun 2020, akan tetapi mengalami sedikit kenaikan pada tahun 2021 dan terus turun s.d tahun 2023
  3. Garis kemiskinan meningkat seiring dengan kenaikan pendapat perkapita masyarakat dari tahun 2017 s.d. tahun 2023
  4. IPM tetap mengalami tren peningkatan. Pada tahun 2023 tercatat sebesar 70,82 meningkat secara yoy

20 of 21

Indikator Sosial Kabupaten Gayolues (2)

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

,

02

  1. Rasio Gini tercatat sebesar 0,24, sehingga mengalami penurunan sebesar 0,01 dibandingkan tahun lalu

21 of 21

21

© 2022 Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Terima Kasih

www.djpb.kemenkeu.go.id

@ditjenperbendaharaan

DJPb.KemenkeuRI

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Selesai DJPb Kemenkeu RI

@DJPbKemenkeu_RI