1 of 47

Lingkungan & Kependudukan

Geo Fase F / Kelas XI

Lingkungan

Habitat Hidup Berkelanjutan

2 of 47

Lingkungan alam telah menyediakan berbagai sumber daya yang dibutuhkan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Manusia merupakan agen perubahan paling dominan di alam. Semua aktivitas manusia mengarah pada peningkatan konsumsi sumber daya

3 of 47

Lingkungan alam telah menyediakan berbagai sumber daya yang dibutuhkan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Manusia merupakan agen perubahan paling dominan di alam. Semua aktivitas manusia mengarah pada peningkatan konsumsi sumber daya

Karena itulah diperlukan kesadaran penuh agar mampu menjaga kelestariannya.

Manusia harus mewujudkan ;

… Etika dan kualitas lingkungan.

… Interaksi & interelasi dgn lingkungan

… Lingkungan global berpengaruh positip pada lingkungan local.

4 of 47

Lingkungan Hidup

Lingkungan hidup; kesatuan ruang dengan segala benda, daya, keadaan & makhluk hidup termasuk manusia dan perilakunya, yang memengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain (UU No. 32/2009).

Ada 2 jenis lingkungan hidup :

  1. Lingkungan alami, lingkungan yg terbentuk secara alami /tanpa campur tangan manusia. Meliputi lingkungan daratan dan lautan.
  2. Lingkungan buatan, lingkungan yang dibuat oleh manusia secara sadar dengan memanfaatkan teknologi, sebagai upaya pemenuhan kebutuhan hidup manusia.

5 of 47

Etika Lingkungan

Etika lingkungan ; nilai-nilai keseimbangan dalam kehidupan manusia dalam interaksi terhadap lingkungan hidupnya yang terdiri atas aspek abiotik, biotik, dan budaya (Marfai, 2013).

Etika lingkungan merupakan kebijaksanaan moral manusia dalam bergaul dengan lingkungannya.

Diperlukan agar setiap kegiatan yang menyangkut lingkungan dipertimbangkan secara cermat sehingga keseimbangan lingkungan tetap terjaga.

6 of 47

Jenis-jenis Lingkungan Hidup :

1. Lingkungan Biotik

Lingkungan yg dibentuk oleh komponen- komponen makhluk hidup dan berwujud makhluk hidup, meliputi manusia, hewan, tumbuhan, bakteri dan virus.

Berdasarkan fungsinya dibagi 3 :

7 of 47

Jenis-jenis Lingkungan Hidup :

  1. Lingkungan Biotik

Lingkungan yg dibentuk oleh komponen- komponen makhluk hidup dan berwujud makhluk hidup, meliputi manusia, hewan, tumbuhan, bakteri dan virus.

Berdasarkan fungsinya dibagi 3 :

a. Produsen

Produsen, organisme yg mampu membuat makanannya sendiri, dengan mengubah zat anorganik menjadi organic (autotrof), seperti tumbuhan hujau

8 of 47

Jenis-jenis Lingkungan Hidup :

  1. Lingkungan Biotik

Lingkungan yg dibentuk oleh komponen- komponen makhluk hidup dan berwujud makhluk hidup, meliputi manusia, hewan, tumbuhan, bakteri dan virus.

Berdasarkan fungsinya dibagi 3 :

    • Produsen
    • Konsumen

Konsumen, organisme yg tidak dapat membuat makanannya sendiri & bergantung kepada organisme lain (heterotrof) spt manusia & hewan

9 of 47

Jenis-jenis Lingkungan Hidup :

  1. Lingkungan Biotik

Lingkungan yg dibentuk oleh komponen- komponen makhluk hidup dan berwujud makhluk hidup, meliputi manusia, hewan, tumbuhan, bakteri dan virus.

Berdasarkan fungsinya dibagi 3 :

    • Produsen
    • Konsumen
    • Dekomposer

Decomposer, organisme yang berfungsi sebagai pengurai/penghancur.

Spt bakteri dan jamur.

10 of 47

Jenis-jenis Lingkungan Hidup :

  1. Lingkungan Biotik
  2. Lingkungan Abiotik

Lingkungan yg dibentuk oleh komponen-komponen benda mati, & ikut mempengaruhi kelangsungan kehidupan makhluk hidup.

    • Air
    • Tanah
    • Udara
    • Cahaya matahari
    • Suhu udara
    • Kelembapan
    • Iklim

11 of 47

Jenis-jenis Lingkungan Hidup :

  1. Lingkungan Biotik
  2. Lingkungan Abiotik
  3. Lingkungan Sosial Budaya

Lingkungan sosial ; lingkungan antar manusia / antar kelompok yang memengaruhi individu, di dalamnya terdapat norma, aturan, dan adat istiadat yang berlaku dalam masyarakat tertentu

Lingkungan budaya ; benda-benda / suatu hal hasil daya cipta manusia, seperti bangunan, karya seni, sistem kepercayaan, dan tatanan kelembagaan sosial.

12 of 47

Manfaat Lingkungan Hidup :

  1. Sebagai tempat untuk hidup
  2. Penghasil pangan
  3. Penyedia sumber daya alam
  4. Penyedia mikroorganisme
  5. Penyedia oksigen
  6. Penyedia tanah

13 of 47

Terima Kasih

  1. Membuat poster etika lingkungan/menjaga kelestarian lingkungan.
  2. Membuat jenis lingkungan yang saling berinterelasi satu sama lainnya.

Tugas Project Lingkungan Habitat Hidup Berkelanjutan (pilih salah satu) :

Kualitas Lingkungan

14 of 47

Kualitas Lingkungan

Sebagai Kesatuan Hidup

Geo Fase F / Kelas XI

Lingkungan & Kependudukan

15 of 47

Mengapa kualitas lingkungan hidup penting ???

Kualitas lingkungan hidup,

menentukan tingkat kesehatan manusia,

Menunjukkan kualitas hidup manusia Menggambarkan tingkat kesejahteraan.

Masyarakat sejahtera

Adalah

Cita-cita Seluruh Masyarakat Dunia

Dan untuk mengetahui kualitas lingkungan hidup, maka diperlukan Indek Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH)

16 of 47

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH)

IKLH ; nilai yg menggambarkan kualitas Lingkungan Hidup dalam suatu wilayah pada waktu tertentu, yang merupakan nilai komposit dari Indeks Kualitas Air, Indeks Kualitas Udara, Indeks Kualitas Lahan, dan Indeks Kualitas Air Laut. (Permen LHK No 27/2021, Pasal 1)

17 of 47

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH)

Nilai yg menggambarkan kualitas Lingkungan hidup di suatu wilayah pada waktu tertentu.

Metode ini di adopsi dari EPI (Environmental

Performance Index) Universitas Yale, USA.

Nilai IKLH diperoleh dari pengukuran pada komponen-komponennya, yaitu :

  1. IKA (Indek Kualitas Air)
  2. IKU (Indek Kualitas Udara)
  3. IKL (Indek Kualitas lahan)
  4. IKAL (Indek Kualitas Air Laut)

IKA (Indek Kualitas Air)

nilai yg menggambarkan kondisi kualitas air yg merupakan nilai komposit parameter kualitas air dalam suatu wilayah pada waktu tertentu

Paramaeter yg diukur: COD (Chemical Oxygen Demand) oksigen terlarut di air, BOD ( Biochemical Oxygen Demand) oksigen terlarut yang diperlukan mikroorganisme, TSS (Total Suspended Solit) partikel terlarut, DO (Dissolved Oxygen), dll.

Tempat pengambilan

sampel pengukuran:

  • Air sungai
  • Danau
  • Rawa
  • Air sumur
  • dll.

18 of 47

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH)

Nilai yg menggambarkan kualitas Lingkungan hidup di suatu wilayah pada waktu tertentu.

Metode ini di adopsi dari EPI (Environmental

Performance Index) Universitas Yale, USA.

Nilai IKLH diperoleh dari pengukuran pada komponen-komponennya, yaitu :

  1. IKA (Indek Kualitas Air)
  2. IKU (Indek Kualitas Udara)
  3. IKL (Indek Kualitas lahan)
  4. IKAL (Indek Kualitas Air Laut)

IKU (Indek Kualitas Udara)

ukuran yg menggambarkan kualitas udara yg merupakan nilai komposit parameter kualitas udara dalam suatu wilayah pada waktu tertentu.

Parameter yg diukur : NO2 (Nitrogen dioksida) & SO2 (Sulfur Oksida).

Tempat pengambilan sampel harus mewakili : wilayah pemukiman, komersial/ perdagangan, industry, transportasi, dll.

19 of 47

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH)

Nilai yg menggambarkan kualitas Lingkungan hidup di suatu wilayah pada waktu tertentu.

Metode ini di adopsi dari EPI (Environmental

Performance Index) Universitas Yale, USA.

Nilai IKLH diperoleh dari pengukuran pada komponen-komponennya, yaitu :

  1. IKA (Indek Kualitas Air)
  2. IKU (Indek Kualitas Udara)
  3. IKL (Indek Kualitas lahan)
  4. IKAL (Indek Kualitas Air Laut)

Kualitas tutupan lahan maksimal yang diharapkan adalah hutan, dan apabila tidak digunakan untuk hutan, diharapkan lahan ditutupi oleh vegetasi sehingga fungsi ekologis dan hidrologisnya dapat terpenuhi.

IKL (Indek Kualitas Lahan) / IKTL

nilai yang menggambarkan kualitas tutupan lahan yang dihitung dari kondisi tutupan hutan dan tutupan vegetasi non hutan

20 of 47

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH)

Nilai yg menggambarkan kualitas Lingkungan hidup di suatu wilayah pada waktu tertentu.

Metode ini di adopsi dari EPI (Environmental

Performance Index) Universitas Yale, USA.

Nilai IKLH diperoleh dari pengukuran pada komponen-komponennya, yaitu :

  1. IKA (Indek Kualitas Air)
  2. IKU (Indek Kualitas Udara)
  3. IKL (Indek Kualitas lahan)
  4. IKAL (Indek Kualitas Air Laut)

IKLH menjadi indikator kinerja pemerintah di bidang lingkungan hidup.

IKAL (Indek Kualitas Air Laut)

nilai yg menggambarkan kondisi kualitas air laut yg merupakan nilai komposit dari beberapa parameter kualitas air laut dalam suatu wilayah pada waktu tertentu.

Parameter : Fisika (suhu, kecerahan, kecepatan arus) Kimia (amoniak, fosfat, nitrat, salinitas, pH, dll)

21 of 47

Bagaimanakah klasifikasi dari point pengukuran IKLH

Berapakah poinIKLHIndonesia ?

MasukPredikat mana ?

22 of 47

Bagaimanakah IKLH Indonesia ?

Kemen LHK melaporkan IKLH Indonesia terus membaik selama 5 tahun terakhir.

Perhitungan diperoleh dari 7.331 lokasi pemantauan IKA, 3.076 IKU, 970 IKAL, dan 514 IKL.

65,1

66,5

72,4

(Baik)

71,5

(Baik)

70,3

(Baik)

(Cukup Baik)

(Cukup Baik)

23 of 47

Faktor Yg Mempengaruhi Kualitas Lingkungan

  1. Faktor Alam
    1. Iklim (iklim tropis/gurun ekstrim cenderung lebih sulit menjaga kualitas lingkungan).
    2. Perubahan Cuaca (ekstrim menghambat).
    3. Kesuburan tanah (subur lebih mendukung).
    4. Erosi lahan (erosi tinggi lebih menghambat).
    5. Aktifitas vulkanisme (H2O, CO2, H2SO4).

  • Faktor Sosial Budaya
    • Penguasaan IPTEK (lebih tinggi IPTEK lebih sadar menjaga kualitas lingkungan)
    • Tradisi masyarakat setempat.
    • Cara berpikir masyarakat.

24 of 47

Terima Kasih

  1. Membuat infografis tentang IKLH Indonesia.
  2. Membuat portofolio tentang IKLH 34 propinsi di Indonesia !
  3. Membuat portofoio IKLH di Propinsi Jateng

Tugas Project Kualitas Lingkungan

Sebagai Kesatuan Hidup (pilih salah satu)

Next

Masalah-masalah Lingkungan

25 of 47

Lingkungan & Kependudukan

Geo Fase F / Kelas XI

Masalah-MasalahLingkungan

26 of 47

Masalah-masalah Lingkungan Hidup

1. Pemanasan Global

2. Pencemaran/polusi

3. Peningkatan Jml Penduduk

6. Deforestasi (penggundulan hutan)

4. Persediaan SDA Menipis

5. Kepunahan Keragaman hayati

Polusi Udara

Polusi Air

Polusi Pantai & Laut

Polusi Tanah

Polusi Suara

27 of 47

suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan/permukaan bumi.

1. Pemanasan Global

Unsur pembentuknya :

  1. Efek gas rumah kaca.
  2. Gas metana.
  3. CFC dan HFC.
  4. Lapisan Ozon berlubang.
  5. Karbondioksida (CO2) meningkat.
  6. Penggunaan listrik berlebihan.

28 of 47

suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan/permukaan bumi.

Unsur pembentuknya :

  1. Efek gas rumah kaca.
  2. Gas metana.
  3. CFC dan HFC.
  4. Lapisan Ozon berlubang.
  5. Karbondioksida (CO2) meningkat.
  6. Penggunaan listrik berlebihan.

Efek gas rumah kaca

suatu keadaan dimana panas/radiasi sinar matahari terperangkap di atmosfer bumi secara berlebihan.

1. Pemanasan Global

29 of 47

suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan/permukaan bumi.

Unsur pembentuknya :

  1. Efek gas rumah kaca.
  2. Gas metana (CH4).
  3. CFC dan HFC.
  4. Lapisan Ozon berlubang.
  5. Karbondioksida (CO2) meningkat.
  6. Penggunaan listrik berlebihan.

Apa itu Gas Metana?

.

Metana adalah hidrokarbon sangat sederhana yang berwujud gas (rumus kimia CH4)

Contoh Gas Metana :

  • Kebakaran hutan rawa/gambut.
  • Sampah organic
  • Gas elpiji
  • Kotoran hewan & manusia.

Menyebabkan gas rumah kaca 21 x lebih berbahaya dari C02.

1. Pemanasan Global

30 of 47

Apa itu CFC & HFC … ?

suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan/permukaan bumi.

Unsur pembentuknya :

  1. Efek gas rumah kaca.
  2. Gas metana (CH4).
  3. CFC dan HFC.
  4. Lapisan Ozon berlubang.
  5. Karbondioksida (CO2) meningkat.
  6. Penggunaan listrik berlebihan.

CFC (Clorofluorocarbon) HFC (Hidrofluorocarbon)

gas yg dimanfaatkan manusia untuk AC, lemari es, parfum semprot, dll.

Dampak negatif :

  • CFC merusak lapisan Ozon (O3).
  • HFC menyumbang gas rumah kaca.

1. Pemanasan Global

31 of 47

Apa itu Ozon …..?

lapisan di atmosfer (stratosfer) pada ketinggian 20−35 km yang mengandung molekul-molekul ozon.

suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan/permukaan bumi.

Unsur pembentuknya :

  1. Efek gas rumah kaca.
  2. Gas metana (CH4).
  3. CFC dan HFC.
  4. Lapisan Ozon berlubang.
  5. Karbondioksida (CO2) meningkat.
  6. Penggunaan listrik berlebihan.

Fungsi Ozon menjaga kestabilan suhu bumi, dan bisa rusak jika kadar carbon terlalu banyak.

1. Pemanasan Global

32 of 47

suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan/permukaan bumi.

Unsur pembentuknya :

  1. Efek gas rumah kaca.
  2. Gas metana (CH4).
  3. CFC dan HFC.
  4. Lapisan Ozon berlubang.
  5. Karbondioksida meningkat.
  6. Penggunaan listrik berlebihan.

Dari mana karbondioksida ?

CO2 berasal dari asap pabrik, kendaraan, sampah, kebakaran hutan, dll.

1. Pemanasan Global

33 of 47

suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan/permukaan bumi.

Unsur pembentuknya :

  1. Efek gas rumah kaca.
  2. Gas metana (CH4).
  3. CFC dan HFC.
  4. Lapisan Ozon berlubang.
  5. Karbondioksida meningkat.
  6. Penggunaan listrik berlebihan

1. Pemanasan Global

34 of 47

suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan/permukaan bumi.

Unsur pembentuknya :

  1. Efek gas rumah kaca.
  2. Gas metana (CH4).
  3. CFC dan HFC.
  4. Lapisan Ozon berlubang.
  5. Karbondioksida meningkat.

6. Penggunaan listrik berlebihan

Perubahan Iklim

1. Pemanasan Global

35 of 47

Upaya mengatasi pemanasan Global :

  1. Mengurangi penggunaan bahan

bakar fosil.

  1. Mengembangkan Energi Baru & Terbarukan (EBT)
  2. Mengurangi/menghapus CFC/freon sebagai gas pendingin.
  3. Reboisasi & Penghijauan.
  4. Konservasi lingkungan.
  5. Menghemat listrik & air.
  6. Mengurangi sampah dengan 5 R

Apa itu 5 R ?

Rethink, memproduksi barang yang bisa daur ulang.

Reduce, mengurangi penggunaan barang,

untuk mengurangi sampah.

Reuse, menggunakan kembali barang yang pernah di pakai.

Recycle, mendaur ulang barang/sampah untuk keperluan lain

Recovery / replace, mengganti &

menggunakan barang yg ramah lingkungan

36 of 47

2. Pencemaran Lingkungan (Polusi)

Adalah perubahan faktor abiotik akibat kegiatan yang melebihi ambang batas toleransi ekosistem biotik. Contohnya : asap kendaraan/pabrik, limbah industry, dan sampah.

Jenis pencemaran lingkungan dibagi 2 :

  1. Degradable; polutan yg dapat diuraikan kembali / diturunkan tingkat bahayanya. Cont : limbah/sampah organic.
  2. Non-degradable; polutan yg tidak dapat diuraikan kembali proses alam. Cont: merkuri, timah hitam, arsenik, dan lain-lain.

37 of 47

2. Pencemaran Lingkungan (Polusi)

Faktor penyebab/sumbernya:

  • Asap pabrik & kendaraan bermotor,
  • Kebakaran hutan,
  • Erupsi gunung berapi (CO2 & H2SO4),
  • Suspensi partikel: debu tanah, dioksin, logam, asam sulfat, dll,
  • Substansi radioaktif.

Dampak di bidang lingkungan ;

  • Hujan asam, hujan yg mengandung asam nitra & asam sulfat berbahaya.
  • Perubahan iklim & cuaca yang ekstrim
  • Penipisan ozon,
  • Haze (kabut), menghambat sinar matahari

a. Pencemaran Udara

38 of 47

2. Pencemaran Lingkungan (Polusi)

Dampak di bidang kesehatan ;

  • Gangguan pernapasan
  • Penyakit mata
  • Penyakit kulit
  • Mendorong bibit penyakit lain
  • Gangguan pada tumbuhan dan hewan

Upaya mengatasinya ;

  • Mengganti bahan bakar fosil ke EBT
  • Pengolahan/daur ulang sampah & limbah
  • Penghentian pembakaran hutan
  • Reboisasi dan penghijauan.

a. Pencemaran Udara

39 of 47

2. Pencemaran Lingkungan (Polusi)

Faktor penyebabnya:

  • Limbah industri,
  • Sampah domestic/rumah tangga,
  • Limbah pupuk dan pestisida

Dampaknya :

  • Merusak/membunuh ikan, organisme laut
  • Menurunkan kadar oksigen dialam air
  • Meningkatkan tanaman pengganggu (alga,

eceng gondok, dll)

Upaya mengatasinya ;

  • Menegakkan AMDAL bagi industry.
  • Sosialisasi ke masyarakat sekitar sungai

pentingnya menjaga kebesihan sungai.

b. Pencemaran Air

40 of 47

2. Pencemaran Lingkungan (Polusi)

c. Pencemaran Pantai & Laut

Faktor penyebabnya:

  • Faktor alam ; letusan gunung api bawah

laut yg menimbulkan gas beracun.

  • Faktor non alam ; sampah/ limbah domestic/industry, oil spill, logam berat, pestisida dan radio aktif, mikrobiologi laut.

Dampaknya :

  • ocean acidification (keasaman air laut)
  • Ocean noise (kebisingan laut)
  • Garbage Patches (pulau sampah)
  • Kepunahan kerang & plankton sebagai makanan ikan

41 of 47

2. Pencemaran Lingkungan (Polusi)

Faktor penyebab/sumbernya:

  • Sampah domestic yg sulit terurai (plastic).
  • Pestisida & pupuk berlebihan.
  • Kontaminasi logam berat (timbal, timah, merkuri)

Dampaknya :

  • Kesuburan tanah menurun.
  • Degradasi lahan (longsor,

erosi).

Upaya mengatasinya ;

  • Membuang sampah pada tempatnya
  • Menerapkan pertanian berkelanjutan.

d. Pencemaran Tanah.

42 of 47

2. Pencemaran Lingkungan (Polusi)

Faktor penyebabnya:

suara bising kendaraan bermotor, kapal terbang, kapal laut, deru mesin pabrik, radio/tape recorder yang berbunyi keras

Dampaknya :

  • Merusak/mengganggu

kenyamanan masyarakat.

  • Menurunnya populasi ikan dan hewan,

Upaya mengatasinya ;

  • Penegakkan pengaturan berkendaraan.
  • Sosialisasi masyarakat.

d. Pencemaran Suara.

43 of 47

3. Peningkatan Jumlah Penduduk.

Pertambahan jumlah penduduk yang besar menimbulkan masalah lingkungan.

Dampaknya :

  • Kebutuhan lahan terus meningkat (alih fungsi lahan).
  • Konsumsi SDA terus meningkat (tambang, kehutanan, laut).
  • Eksploitasi pertanian berlebihan ; pestisida, pupuk anorganik, dll.
  • Kebutuhan energy meningkat.

Pencegahannya :

  • Menekan laju pertumbuhan penduduk.
  • Pembangunan infrastruktur ramah lingkungan
  • Inovasi pengembangan SDA berkelanjutan.
  • Pengembangan EB/EBT

44 of 47

4. Persediaan SDA Menipis

Faktor penyebabnya:

  • Peningkatan jumlah penduduk.
  • Kebutuhan manusia berkembang.
  • Eksploitasi berlebihan.
  • Persaingan ekonomi antar negara.
  • Konsumsi energy berlebihan.

Upaya pencegahannya :

  • Pengelolaan SDA secara berkelanjutan.
  • Penyusunan aturan penggunaan SDA.
  • Pengembangan inovasi SDA alternative.
  • Pengembangan EB & EBT

45 of 47

5. Kepunahan Keragaman hayati

Faktor penyebabnya:

  • Eksploitasi berlebihan
  • Perburuan liar meningkat.
  • Perubahan iklim
  • Spesies invasif (organisme pendatang yg merusak (parasite, penyakit)

Upaya pencegahannya :

  • Melakukan konservasi/perlindungan baik in-situ maupun ex-situ.
  • Edukasi dan sosialisasi masyarakat
  • Penegakkan hukum bagi pelanggar
  • Pelarangan berburu dan transaksi tumbuhan hewan langka

46 of 47

6. Deforestasi (penggundulan hutan)

kegiatan menebang hutan/ tegakan pohon sehingga lahannya dapat dialihgunakan untuk penggunaan nonhutan.

Faktor penyebabnya:

  • Pembukaan lahan perkebunan
  • Pertumbuhan & ledakan penduduk.
  • Meningkatnya kebutuhan sandang, pangan, papan, dan pertambangan.
  • Urbanisasi dan globalisasi
  • Transmigrasi

Upaya pencegahannya :

  • Penebangan system tebang pilih
  • Reboisasi & penghijauan
  • Konservasi dan pengawasan hutan

47 of 47

Terima Kasih

  1. Membuat infografis masalah-masalah lingkungan dan Cara mengatasinya.
  2. Membuat poster mencegah polusi (udara/air/tanah/laut/suara).
  3. Membuat poster ayo mencegah pemanasan global dan perubahan iklim

Tugas Project masalah-masalah

Lingkungan (pilih salah satu)