1 of 22

KONSEP KOMUNIKASI DALAM KEBIDANAN

SARJANA KEBIDANAN

WAHYU ANJAS SARI, SST.,M.Kes

2 of 22

PENGERTIAN

  • Communicare (bahasa Latin) yang artinya menjadikan sesuatu milik bersama.
  • Comunis yang arti harfiahnya milik bersama, yaitu dengan proses komunikasi gagasan seseorang disampaikan kepada orang yang terlibat, diterima, dimengerti, dan disetujui maka gagasan tersebut menjadi milik bersama (Cherry, 1983).

3 of 22

  • Banyaknya definisi komunikasi yang disampaikan oleh para ahli dilatarbelakangi oleh berbagai perspektif (mekanistis, sosiologistis, psikologistis, dan antropologistis).
  • Komunikasi secara psikologistis adalah suatu proses dimana komunikator mentransmisikan stimuli (biasanya verbal) untuk menggerakkan individu lain (audience) berperilaku (Hovland dkk, 1953).
  • Komunikasi secara antropologistis adalah suatu peristiwa yang terjadi apabila makna diberikan kepada suatu perilaku tertentu.

4 of 22

  • Komunikasi secara mekanistis adalah suatu proses dua arah yang menghasilkan transmisi informasi dan pengertian antara masing-masing individu yang terlibat (Kossen, 1986).
  • Komunikasi secara sosiologistis adalah suatu proses dimana seseorang memberikan tafsiran terhadap perilaku orang lain (ucapan, gerak, dan sikap) kemudian yang bersangkutan memberikan reaksi terhadap perasaan yang disampaikan oleh orang lain tersebut (Sukanto,1994)

5 of 22

  1. Bidan harus mengenal dirinya sendiri
  2. Komunikasi harus ditandai dg sikap saling menerima, percaya, menghargai
  3. Bidan harus memahami, menghayati nilai yg dianut oleh pasien
  4. Bidan harus menyadari pentingnya kebutuhan pasien, baik fisik maupun mental
  5. Bidan harus dapat menciptakan suasana yg nyaman dan aman bagi pasien
  6. Kejujuran dan terbuka
  7. Mampu sbg role model
  8. Altruisme
  9. Bertanggung jawab

2. Prinsip-prinsip Komunikasi (Carl Rogers) �

6 of 22

  1. Sarana terbina hubungan yg baik antara pasien &nakes
  2. Melihat perubahan perilaku yg terjadi pada individu atau pasien
  3. Kunci keberhasilan tindakan kes yg telah dilakukan
  4. Tolok ukur kepuasan pasien
  5. Tolak ukur komplain tindakan dan rehabilitasi

Komunikasi menjadi penting karena :�

7 of 22

  1. Komunikasi bukanlah benda, ia sebuah proses
  2. Komunikasi bersifat kompleks
  3. Komunikasi tidak dapat digantikan
  4. Komunikasi melibatkan keterlibatan yg total dari kepribadian kita

Prinsip komunikasi yg penting��

8 of 22

UNSUR-UNSUR KOMUNIKASI

  • Komunikator
  • Pesan (Message)
  • Komunikan
  • Media (Channel)
  • Umpan Balik (Feed Back)

9 of 22

Komunikator

  • seseorang atau kelompok yang menyampaikan pesan kepada orang lain (komunikan). Komunikator disebut juga sebagai pembawa berita, pengirim berita, atau sumber berita dalam hal ini bisa bidan, klien, atau yang lainnya. Penyampaian pesan dapat berupa lambang, kata, gerak tubuh, dll.

10 of 22

Faktor-faktor yang membuat suatu pesan menjadi akurat antara lain:

  • Penyampaian pesan, yang bisa disampaikan secara lisan, tatap muka, langsung, atau tidak langsung.

11 of 22

Bentuk pesan, yang dibedakan menjadi tiga yaitu:

  1. informatif, yaitu pemberian sejumlah keterangan dari komunikator kepada komunikan, kemudian komunikan mengambil kesimpulan dan keputusan sendiri;
  2. persuasif, adalah bentuk pesan yang berupa bujukan untuk membangkitkan atau memotivasi semangat individu, perubahan, perilaku yang diharapkan atas kesadaran sendiri tanpa paksaan dan
  3. koersif, yaitu bentuk pesan yang bersifat memaksa dengan menggunakan sanksi sanksi yang bisa berbentuk instruk

12 of 22

Komunikan

  • pihak lain yang diajak berkomunikasi yang merupakan sasaran dalam komunikasi, atau orang yang menerima pesan, berita, atau lambang. Komunikan bisa perorangan, kelompok, atau organisasi.

13 of 22

Media (Channel)

  • adalah sarana atau alat dalam penyampaian pesan. Media dapat berupa buku, brosur, pamflet, radio, televisi, OHP, laptop, lembar catatan klien, rekam medik dan lain-lain

14 of 22

Umpan Balik (Feed Back)

15 of 22

bentuk umpan balik dalam komunikasi:

  1. Zero umpan balik, yaitu tidak ada kejelasan umpan balik dari komunikan karena pesan kurang jelas sehingga komunikasi tidak bermakna. Jadi komunikan tidak memberikan feed back yang bisa ditafsirkan atau diartikan oleh komunikator.
  2. Umpan balik positif yaitu umpan balik dari komunikan dapat diterima/dimengerti oleh komunikator sehingga komunikasi menjadi bermakna.
  3. Umpan balik netral yaitu tanggapan yang diberikan oleh komunikan tidak mempunyai relevansi dengan pesan yang disampaikan.
  4. Umpan balik negative yaitu respon kemunikan tidak mendukung komunikator, tidak setuju, atau mengkritik.

16 of 22

JENIS-JENIS KOMUNIKASI JENIS KOMUNIKASI JENIS KOMUNIKASI

  • komunikasi verbal
  • komunikasi nonverbal.

Hal ini didukung dari hasil penelitian yg menunjukkan

  • 55% menggunakan bahasa tubuh atau dari ekspresi tubuh
  • 38% dari nada suara
  • 7% dari kata-kata yg diungkapkan.

17 of 22

Bentuk-Bentuk Komunikasi

18 of 22

KOMUNIKASI INTERPERSONAL

  • Komunikasi interpersonal adalah komunikasi yg terjatara dua individu atau lebih dan pesan berisi verbal maupun non verbal.
  • Komunikasi ini sering digunakan dalam kegiatan sehari-hari dan penting untuk kehidupan sosial, dg tujuan:
  • Dapat untuk bertukar pikiran
  • Dapat membantu menyelesaikan masalah
  • Dapat membantu membuat keputusan
  • Dapat melakukan tindakan yg sesuai dg kehidupannya

19 of 22

Komunikasi interpersonal dipengaruhi faktor thd isi pesan dan sikap penyampaian pesan antara lain:

  1. Perkembangan : Pada prinsipnya dalam berkomunikasi yg perlu diperhatikan adalah siapa yg diajak berkomunikasi.
  2. Persepsi : Persepsi adalah pandangan personal thd suatu kejadian. Persepsi dibentuk oleh harapan dan pengalaman..
  3. Nilai : Nilai adalah standar yg mempengaruhi perilaku sehingga sangat penting bagi pemberi pelayanan kesehatan untuk menyadari nilai seseorang.
  4. Latar belakang budaya :Gaya berkomunikasi sangat dipengaruhi oleh faktor budaya. Budaya inilah yg akan membatasi cara bertindak dan berkomunikasi.

20 of 22

  1. Emosi : Emosi adalah perasaan subjektif tentang suatu peristiwa.
  2. Pengetahuan : Komunikasi akan sulit dilakukan jika orang yg kitan ajak berkomunikasi memiliki tingkat pengetahuan yg berbeda.
  3. Peran : Gaya komunikasi harus di sesuaikan dg peran yg sedang kita lakukan.
  4. Tatanan interaksi : Komunikasi interpersonal akan lebih efektif jika dilakukan dalam lingkungan yang menunjang.

21 of 22

Trend dan Issu Komunikasi dalam Pelayanan Kesehatan

  • Hubungan perawat dg adalah satu bentuk hubungan interaksi yg telah cukup lama dikenal ketika memberikan bantuan kepada pasien.
  • Perspektif yg berbeda dalam memendang pasien, dalam prakteknya menyebabkan munculnya hambatan teknik dalam melakukan proses kolaborasi.
  • Kendala psikologi keilmuan dan individual, factor sosial, serta budaya menempatkan kedua profesi ini memunculkan kebutuhan akan upaya kolaborsi yg dapat menjadikan keduanya lebih solid dg semangat kepentingan pasien.
  • Berbagai penelitian menunjukkan bahwa banyak aspek positif yg dapat timbul jika hubungan kolaborasi dokter dg perawat berlangsung baik.

22 of 22

TERIMA KASIH