1 of 36

Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan

Universitas Tanjungpura

Penggolongan Makhluk Hidup dan Mikroorganisme

2 of 36

Klasifikasi Organisme

Kingdoms Organisme

  • Linnaeus Tumbuhan bakteri, fungi, alga

(1753) tumbuhan

Hewan protozoa, hewan

  • Haeckel

(1865) Tumbuhan alga multiseluler,

tumbuhan

Hewan hewan

Protista mikroba

(bakteri, protozoa, alga,

kapang, khamir).

3 of 36

  • Whittaker Tumbuhan alga multiseluler, tumbuhan

(1969) Hewan hewan

Sistem Protista protozoa, alga bersel tunggal

5 dunia Fungi kapang, khamir

Monera semua bakteri (prokariotik)

  • Woese Archaeobacteria bakteri yang memproduksi

(1977) gas metan, perlu garam tinggi,

perlu suhu tinggi.

Eubacteria semua bakteri (penyebab

penyakit, bakteri tanah dan air,

bakteri fotosintetik).

Eukariotik protozoa, alga, fungi,

tumbuhan, hewan.

4 of 36

Cara organisme mendapatkan nutrisi (makanan / energi):

1) Fotosintesis dasar pembagian

2) Absorpsi sistem 5 dunia (kingdoms) oleh

3) Ingestion Whittaker (1969)

Dunia

Dunia Fungi Dunia

Tumbuhan Hewan

Absorpsi “Ingestion”

Fotosintesis

Dunia Protista

Dunia Monera

5 of 36

Mikroba ada pada dunia (kingdoms) :

Monera : bakteri

Protista : protozoa, alga

Fungi : khamir, kapang

Bakteri

- terbagi 2 grup : eubakteria dan archaeobakteria

- sel prokariotik khas : tidak mempunyai membran nukleus

(Organel selnya terdiri dari : sitoplasma, bahan intisel,

ribosom) & uniseluler

- Struktur : diluar dinding sel berupa flagela, fili dan kapsul.

- Berdasarkan beda komposisi & struktur dinding sel :

Gram + = lipid lebih sedikit

Gram - = lipid lebih banyak, dinding sel lebih tipis

6 of 36

- Sel berbentuk bola (coccus), batang (bacil), spiral

- Diameter : 0,5 – 1 μm.

panjang : 1,5 – 2,5 μm.

  • Penataan sel : tunggal, berpasangan, rantai/filamen,

gerombol

- Reproduksi : pembelahan biner / aseksual

- Tumbuh pada suhu 0 - > 90º C

- Banyak yang menguntungkan dan merugikan

Bakteri (lanjutan):

Sianobakteria

- Prokariotik fotosintetik

- lebih besar dari bakteri

- selain dg pembelahan biner, perkembangbiakan

bisa melalui spora

7 of 36

Bentuk Sel Bakteri

Sumber : www.lamission.edu/lifesciences/lecturenote/.../Ch10Classification.ppt

bola (coccus)

batang (bacil),

spiral

8 of 36

Contoh Aplikasi Bakteri Penting dalam Industri Mikrobial

1. Acetobacte aceti :

- mengoksidasi alkohol menjadi asam asetat 🡺

industri cuka

2. Acetobacter xylinum :

- mensintesis selulosa (nata de coco) dari substrat gula menjadi pelikel yang mengambang di permukaan substrat

- fermentasi teh menjadi produk the Kombucha

Nata de coco

9 of 36

Bakteri Penting dalam Industri Mikrobial

3. Lactobacillus sp :

- produksi asam laktat 🡺 PLA (poly lactic acid, bahan bioderadable plastic) & pembuatan yoghurt, sauerkraut & probiotik

L. bulgaricus

sauerkraut

Yoghurt

10 of 36

Bakteri Penting dalam industri (lanjutan)

4. Bacillus sp :

- produksi enzim amilase, bioinsektisida (B. thuringiensisi), penanganan limbah (B. subtilis,

B. megaterium)

5. Bifidobacterium sp :

- sebagai probiotik

Bifidobacterium

11 of 36

Fungi (Kapang & Khamir)

- Sel eukariotik, tidak berkhlorofil, dinding sel kaku,

uni atau multiseluler.

- Ukuran : mikroskopik (uniseluler : khamir) 🡺 besar

(kapang cendawan / jamur).

- Kapang : sel mempunyai hifa (miselium) 🡺 spora

- Selain beberapa yang merugikan, fungi banyak yang

menguntungkan dalam kehidupan

- Fisiologi : kapang 🡺 umumnya hanya dapat hidup dengan

adanya oksigen (obligat aerob)

12 of 36

  • Klasifikasi FUNGI (Phila)

  • Pengelompokan berdasarkan :

(1). Habitat

(2). Morfologi

(3). Kompleksitas seksual

1. Zygomycota

2. Ascomycota

3. Basidiomycota

4. Deuteromycota

13 of 36

1). Zygomycota

  • Terrestrial, terutama kapang

  • Reproduksi secara aseksual dg cara memproduksi spora non-motil yang disebut sporangiospore

  • Reproduksi secara seksual dg memproduksi zygospore berdinding tebal

  • Rhizopus sp. – Non-septat

14 of 36

15 of 36

2). Ascomycota

  • Terrestrial / khamir dan kapang

  • Reproduksi aseksual dengan cara memproduksi spore non-motil yg disebut conidiospora (conidium)

  • Reproduksi seksual dgn cara memproduksi spora seksual yang disebut ascospores yg terbentuk didalam kantung (ascus)

  • Contoh : Penicillium sp. 🡺 Kapang berseptat

16 of 36

17 of 36

  • Aspergillus sp – Kapang berseptat
  • Saccharomyces cerevisiae - Khamir :

🡺 Reproduksi aseksual dgn cara pertunasan

(budding) atau pembelahan biner (binary fission)

🡺

Reproduksi seksual dgn cara memproduksi

ascospora yg terbentuk di dlm kantung

(ascus) 🡺 di bagian atas (overhead)

18 of 36

19 of 36

3. Basidiomycota

- Kebanyakan jamur (mushrooms)

4. Deuteromycota

  • Khamir dan kapang berseptat
  • Terrestrial
  • None exhibit a sexual cycle
  • Khamir : reproduksi aseksual dgn cara pertunasan
  • Kapang : reproduksi aseksual dgn memproduksi conidia

20 of 36

KAPANG

- Diameter 4-20 µm

- Hidup pada suhu 22-25 0C, suhu ruang

  • Umumnya hanya dapat hidup dengan adanya oksigen

(obligat aerob)

  • Hifa berseptat, non-septat (coenocytic)
  • Sel mempunyai hifa (miselium) 🡺 spora

21 of 36

Morfologi Seluler Kapang

Sumber : Kanya Preechasuth, Course : CMB 508301June 9, 2005

Division of Clinical Microbiology

Faculty of Associated Medical Science, CMU

22 of 36

Tipe Hifa Kapang

Hyaline aseptate

hyphae

Hyaline septate

hyphae

Dematiaceous septate

hyphae

Sumber : Kanya Preechasuth, Course : CMB 508301June 9, 2005

Division of Clinical Microbiology

Faculty of Associated Medical Science, CMU

23 of 36

Rhizoids

Antler hyphae

Racquet hyphae

Spiral hyphae

Tipe Hifa Kapang

Sumber : Kanya Preechasuth, Course : CMB 508301June 9, 2005

Division of Clinical Microbiology

Faculty of Associated Medical Science, CMU

24 of 36

Aspergillus niger

Penicillium chrysogenum

Penicillium camemberti

Rhizopus oryzae

Konidia

Vesikel

Sterigma

Konidiofor

Spora kepala

Sporangiofor

Rhizoid

25 of 36

Kapang Penting dalam Fermentasi

  1. Aspergillus niger

- produksi asam sitrat

(food, beverages, leavening of

bread, metal treatment,

detergent)

2. Rhizopus oryzae

- pembuatan tempe

3. Neurospora sitophila

- pembuatan oncom

26 of 36

Kapang Penting dalam Fermentasi

4. Monascus purpureus

- pembuatan angkak (pewarna merah alami)

5. Penicillium sp

- produksi antibiotika & keju tertentu

27 of 36

KHAMIR

  • Uniseluler
  • Bentuk sel : bulat, oval (seperti lemon/pir) atau silindris
  • Reproduksi vegetatif dengan “budding”, pembelahan biner atau sporulasi
  • Karakteristik kultur atau koloninya pada media agar khas
  • Banyak digunakan pada industri alkohol dan asam organik

pseudo miselium

Candida krusei

Candida albicans

28 of 36

Minuman Beralkohol

  • Fermentasi khamir anaerob/fakultatif anaerob

(wine, bir, atau “distilled spirits” )

  • top-fermenting (membentuk busa di permukaan, suhu

lebih tinggi & konsentrasi alkohol lebih tinggi) 🡺 ale beer

  • bottom-fermenting (suhu lebih rendah) 🡺 lager beer

Baking 🡺 Baker’s Yeast

Saccharomyces cerevisiae, digunakan dalam pemanggangan roti/kue (baking) sbg pengembang

(leavening agent) 🡺 mengkonversi gula menjadi CO2.

APLIKASI KHAMIR

29 of 36

30 of 36

ALGA (ganggang)

- protista eukariotik yang berkhlorofil

- ukuran : mikroskopik (uniseluler) sampai beberapa

meter (multiseluler)

- Reproduksi: seksual (bersatunya gamet 🡺inti berdifusi lalu terbentuk spesies baru) dan aseksual (pembelahan)

- tumbuh pada air (tanah) terutama di laut.

  • selain merugikan, banyak kegunaan dalam industri

Suplemen protein untuk pakan ternak

Lemak : gliserol

Pigmen, enzim dan asam-asam amino

Bio-energi : metana, hidrogen, hidrokarbon

31 of 36

  • Protozoa

- eukariotik bersel satu, tidak berkhlorofil, biasa hidup di air,

mempunyai cillia 🡺 flagella.

- berperan sbg mata rantai makanan komunitas lingkungan

akuatik

Energi cahaya 🡺 fitoplankton 🡺 zooplankton 🡺 karnivora

(produsen primer) (konsumen primer) (konsumen

sekunder)

- Ukuran & bentuk sangat beragam (bola, memanjang & ada

yg polimorfik)

- Reproduksi : aseksual (pembelahan sel) & seksual

(konyugasi)

- Aerob obligat atau anaerob fakultatif

- Kelompok Utama :

* Mastigophora (flagelata) * Ciliata

* Sporozoa * Sarcodina (amoeba)

- Pada umumnya merugikan

32 of 36

Virus

- aseluler, parasit obligat

- terdiri dari sebuah inti asam nukleat dikelilingi oleh selubung protein (kapsid)

- ukuran sangat kecil, bentuk kubus atau heliks

- penyebab penyakit

- Bakteriofage : virus yang menginfeksi bakteri (= pemakan bakteri)

🡺 kesatuan biologis yang paling sederhana & mampu mereplikasi, sehingga digunakan untuk penelitian genetika (patogenesitas virus), imunologi dll

33 of 36

34 of 36

Viral Reproduction

1. Viruses replicate only at the expense of their host cells

2. Viruses must become attached to a susceptible cell

3. Once inside the host cell, their DNA or RNA directs the synthesis of new viral particles

4. Some viruses mutate rapidly

5. Viruses may affect the metabolism of their host cells

6. Infected cells can produce interferon which protects uninfected cells

35 of 36

Human Relevance of Viruses

e.g 1. Numerous diseases caused by viruses

2. AIDS, caused by a retrovirus called HIV

3. Production of vaccines

36 of 36