FETAL DISTRESS E/C SOLUTIO PLASENTA, PEB TAK RESPON TERAPI
Pembimbing :
Dr. Hj. Sri Sulistyowati, Sp.OG (K)
PENDAHULUAN
eklampsia, perdarahan dan infeksi masih merupakan sebab utama kematian ibu, dan penyebab kematian perinatal yang tinggi
diagnosis dini + penanganan segera
menurunkan angka kematian ibu dan anak
Perdarahan dalam bidang obstetri hampir selalu berakibat fatal bagi ibu maupun janin
pelayanan obstetri yang layak
tersedianya sarana dan perawatan yang memadai
Lanjutan
PRE EKLAMPSIA BERAT �(PEB)
Pre eklampsia murni ( Genuine Pre eklampsia )
Superimposed Pre eklampsia
Lanjutan....
Etiologi
Patofisiologi
SPASME ARTERIOLA
OKSIGENASI JARINGAN
TURUN
TEKANAN DARAH
NAIK
PERUBAHAN PERFUSI
GINJAL
SEKRESI ALDOSTERON
NAIK
RETENSI NATRIUM
DAN AIR
KERUSAKAN
GLOMEROLUS
PROTEINURIA
EDEMA
Frekuensi
Dalam kepustakaan:
Pre ekalmpsia
3-10%
Diagnosis
Diagnosis pre eklampsia
dua dari tiga tanda utama
Hipertensi, Oedem dan Proteinuria
Prognosis
Prognosis PEB dan eklampsia
Jelek
(perdarahan otak, decompensatio cordis, oedem paru, payah ginjal dan aspirasi cairan lambung)
(prematuritas dan hipoksia intra uterin)
Komplikasi
SOLUSIO PLASENTA
Berdasarkan Lepasnya Placenta:
Klasifikasi
Etiologi
Patologi
HEMATOMA
P.D PLACENTA DAN UTERUS
PLECENTA LEPAS
DESAKAN
LANJUTAN
UTERUS TEREGANG
HEMATOMA RETROPLACENTER
BERTAMBAH
SEBAGIAN/ SELURUH
PLACENTA LEPAS
EKSTRAVASASI
KE MIOMETRIUM
UTERUS
COUVELAIRE
TROMBOPLASTIN
HIPOFIBRINOGENEMIA
GG. PERFUSI
GINJAL
SHOCK
PERDARAHAN
Gambaran klinik
lanjutan
Solusio plasenta berat
Diagnosis
Komplikasi
Komplikasi pada ibu dan janin
luasnya plasenta yang terlepas dan lamanya solusio plasenta berlangsung
Solusio plasenta ringan
Solusio plasenta sedang dan berat
(1) transfusi darah
diagnosis solusio plasenta perdarahan telah terjadi sekurang-kurangnya 1000 ml
(2) pemecahan ketuban
merangsang dimulainya persalinan dan mengurangi tekanan intrauterine
(3) infus oksitosin
(4) seksio sesarea
(5) Histerektomi
Prognosis
FETAL DISTRESS
Suatu kelainan pada fetus akibat gangguan oksigenasi dan atau nutrisi yang bisa bersifat akut (prolaps tali pusat), sub akut (kontraksi uterus yang terlalu kuat), atau kronik (plasenta insufisiensi)
Etiologi
Pembagian gawat janin
merupakan gawat janin yang bersifat kronik berkaitan dengan fungsi plasenta yang menurun atau bayi sendiri yang sakit
Gawat janin selama persalinan menunjukkan hipoksia janin
Penatalaksanaan
STATUS PASIEN
Identitas Pasien
Nama : Ny. W
Umur : 24 tahun
Pekerjaan : Ibu rumah tangga
Alamat : Gagan Rt 2/1, Donohudan,
Ngemplak Boyolali
Status Perkawinan : Menikah
Agama : Islam
HPMT : 6 September 2005
HPL : 13 Juni 2006
Usia Kehamilan : 40 minggu
No CM : 78 69 32
Keluhan Utama�Ingin melahirkan
Datang seorang G1P0A0 umur 24 tahun, kiriman bidan. Dengan keterangan tensi 160/100, hamil 40 minggu. Pasien merasa hamil 9 bulan, pasien belum merasakan perut kenceng-kenceng yang teratur. Air kawah belum dirasakan keluar, gerakan janin masih dirasakan, lendir darah (-). Pandangan kabur (-), pusing (-), nyeri kepala (-), mual muntah (-), nyeri ulu hati (-), batuk (-), sesak (-).
Identitas Pasien
Nama : Ny. W
Umur : 24 tahun
Pekerjaan : Ibu rumah tangga
Alamat : Gagan Rt 2/1, Donohudan,
Ngemplak Boyolali
Status Perkawinan : Menikah
Agama : Islam
HPMT : 6 September 2005
HPL : 13 Juni 2006
Usia Kehamilan : 40 minggu
No CM : 78 69 32
Riwayat Penyakit Dahulu
Riwayat Fertilitas : Baik�Riwayat Obstetrik : Belum diketahui
Menikah 1 kali, dengan suami sekarang 1 tahun
PEMERIKSAAN FISIK
T :175/110 mmHg Frek. Napas: 20 x/menit
N : 72 x/menit Suhu : 36,5 0C
TB : 155 cm BB : 60 kg
…..lanjutan
Inspeksi : Ictus cordis tidak tampak
Palpasi : Ictus cordis tidak kuat angkat
Perkusi : Batas jantung kesan tidak melebar
Auskultasi : BJ I-II intensitas normal, reguler,
bising (-), Gallop (-)
Inspeksi : Pengembangan dada kanan = kiri
Palpasi : Fremitus raba kanan = kiri
Perkusi : Sonor / sonor
Auskultasi : SD vesikuler (+/+) ST (-/-)
Lanjutan…….
I : Striae gravidarum (+) dinding perut lebih tinggi
dari dinding dada
P : Teraba uterus gravid, Hepar/ Lien sulit
dievaluasi
P : Timpani pada daerah bawah processus
xyphoideus, redup pada daerah uterus
A : Peristaltik (+)
Oedem Akral Dingin
……lanjutan
lanjutan
I :Dinding perut > dinding dada, stria gravidarum( +)
P : Pemeriksaan Leopold:�I : teraba bagian lunak kesan bokong
II : sebelah kiri teraba bagian keras,
memanjang,kesan punggung
III : teraba bagian bulat dan keras, kesan kepala
IV : kepala masuk panggul < 1/3 bagian
Kes : teraba janin tunggal, intrauterin,
memanjang, puki, presentasi kepala
A: DJJ (+):12-12-11 / 12-11-12 / 11-12-12 /
reguler
Pemeriksaan dalam
Vulva dan urethra tenang, dinding vagina dalam batas normal, portio lunak, mencucu, Ø (-), kulit ketuban belum bisa dinilai, preskep, kepala turun di HI-II, penunjuk belum bias dinilai, air ketuban (-), STLD (-), nitrasin test (-), bishop score 3.
UPD
Kesan: Panggul normal
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Laboratorium Darah
11/7/2006
USG dan NST
memanjang, presentasi kepala punggung di kiri, dengan biometri :
RESUME...
G1P0Ao, umur 24 tahun, hamil 40 minggu, riwayat fertilitas baik, T=175/110 mmHg, Ewitz +1, janin tunggal, hidup, intra uterin, letak memanjang, punggung di kiri, presentasi kepala, kepala masuk panggul <1/3 bagian, TBJ 3000 gr, His (-), DJJ (+) reguler, pembukaan (-), osborn test (-), dengan riwayat asma (+), bishop score 3.
DIAGNOSIS
PEB pada primigravida hamil aterm belum dalam persalinan dengan riwayat asma.
PROGNOSIS
Jelek
TERAPI
Lanjutan ……
Lanjutan……
… lanjutan
dalam batas normal, portio lunak,
mencucu, pembukaan (-), kulit ketuban
sulit dinilai, air ketuban (-), darah (+)
uterin, DJJ (+), plasenta berinsersi di
korpus kanan dengan tampak sedikit
gambaran perdarahan retroplasenter.
Kesimpulan : Solutio plasenta ringan.
Diagnosis
Fetal distress e/c solutio plasenta, PEB tak respon terapi pada primigravida hamil aterm belum dalam persalinan dengan riwayat asma.
Prognosis
Jelek
Terapi
Diagnosa AKHIR
Post SCTP emergency a/i Fetal distress e/c solutio plasenta ringan, PEB tak respon terapi pada primigravida hamil aterm belum dalam persalinan dengan riwayat asma.
ANALISIS KASUS
FAKTOR RESIKO PRE EKLAMPSIA
Lanjutan…
tampak sedikit gambaran perdarahan
retroplasenter kesan solutio plasenta
ringan
Lanjutan……
Pemeriksaan fisik solusio placenta sedang
….lanjutan
lanjutan
Fetal distres PEB
Salah satu komplikasi PEB