1 of 17

Peran PGRI dalam Pendidikan di Indonesia

Dr. Siti Maisaroh, M.Pd

Dosen Pengampu Ke-PGRI-an

2 of 17

Tujuan

Agar mahasiswa (calon guru) mengenal PGRI sebagai organisasi di Indonesia telah menyempurnakan kode etik guru sebagai perangkat nilai dan norma yang harus dijunjung tinggi oleh guru dalam interaksi dengan peserta didik, masyarakat, pemerintah, kolega, atasan, organisasi profesi, dan status keprofesian.

3 of 17

1

2

3

Sejarah PGRI

PGRI sebagai Organisasi Ketenagakerjaan

PGRI sebagai Organisasi Pergerakan

PGRI sebagai Organisasi Profesi

4 of 17

PGRI sebagai Organisasi Pergerakan (P.1)

    • Melakukan usaha dalam meningkatkan status sekolah bagi anak-anak Bumiputra yang berasal dari strata sosial ekonomi rendah, yang sebelumnya hanya untuk anak-anak bangsawan dan kaum intelektual yang bekerja pada pemerintahan Belanda.
    • Mendirikan Organisasi guru: Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB), Persatuan Guru Bantu (PGB). Kemudian pada tahun 1932 PGHB diganti dengan nama Persatuan Guru Indonesia (PGI).
    • Difokuskan pada perjuangan memertahankan kemerdekaan (perang gerilya bersama pelajar dan wanita)

Gerakan Guru Masa Perjuangan Kemerdekaan

PGRI pada Masa Kemerdekaan (1945-1949)

5 of 17

    • Suasana politik tidak menentu saling curiga, pada konggres PGRI ke-4 (26-28 Januari 1950, di Yogjakarta) memersatukan semua guru di seluruh Indonesia dalam satu wadah organisasi guru yaitu PGRI. Bertekad (memertahankan dan mengisi kemerdekaan, menghilangkan rasa curiga, menumpas PKI)

PGRI sebagai Organisasi Pergerakan (P.2)

    • Sebagai organisasi perjuangan, profesi, ketenagakerjaan, independen, dan tidak berpolitik praktis
    • Maret 1966(KAGI/ Kesatuan Aksi Guru Indonesia)
    • (menyusun konsep Sistem Pendidikan Nasional)

Perjuangan PGRI Menumpas Pemberontakaan G 30 S PKI

PGRI Pada Masa Demokrasi Liberal (1950-1959)

PGRI pada Masa Orde Baru

PGRI pada Era Reformasi

6 of 17

PGRI sebagai Organisasi Profesi

    • Sebagai wadah kebersamaan dan rasa kesejawatan para anggota, memperjuangkan segala aspirasi dan kepentingan profesi, menetapkan standar perilaku dan profesional, melindungi seluruh anggotanya, meningkatkan kualitas kesejahteraan, dan mengembangkan kualitas pribadi dan profesi.

7 of 17

PGRI sebagai Organisasi Ketenagakerjaan

Wadah perjuangan tentang hak-hak guru sebagai pekerja (kesejahteraan, jaminan yang pasti menyangkut hukum, hak-hak pribadi dan warga negara). Lima pilar, yaitu: imbalan jasa, rasa aman, hubungan antarpribadi, kondisi kerja, serta kesempatan untuk pengembangan karier dan pribadi.

Diputuskan pada konggres XVIII 1998, dan kemudian didaftarkan sebagai organisasi Serikat Pekerja di Depnaker (SK Menaker No. 70/M/BW/1999 tanggal 10 Agustus 1999). Pada era reformasi PGRI dapat berjuang sesuai dengan dasar, pola, dan mekanisme serikat pekerja. PGRI sekarang dapat melakukan Gerakan Serikat Pekerja sebagai manifestasi dari bentuk solidaritas yang memperjuangkan kesejahteraan, keadilan, demokrasi, martabat, dan hak-hak asasi manusia yang dipekerjakan, walau masih ada tantangan.

8 of 17

Jati Diri PGRI

Landasan filosofis yang menjadi norma dalam pola pikir, sikap perbuatan dan tindakan yang bersifat mengikat dan ditaati oleh para anggotanya

9 of 17

Dasar Historis

PGRI berdasarkan hakikat kelahiran merupakan bagian perjuangan semesta rakyat Indonesia, melalui profesi keguruan menyebarkan semangat perjuangan dalam merebut, menegakkan, menyelamatkan, dan mempertahankan kemerdekaan NKRI 17 Agustus 1945 berdasar Pancasila dan UUD 1945.

Dasar Ideologis-Politis

PGRI berkewajiban mewujudkan cita – cita kemerdekaan, melalui pembangunan nasional di bidang pendidikan serta terikat dengan pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen.

Dasar Sosiologis dan IPTEK

PGRI dalam pengabdiannya selalu bersifat responsif, adaptif, inovatif dan permisif selektif terhadap keadaan masyarakat serta perkembangan IPTEK.

10 of 17

Struktur Organisasi

11 of 17

    • Tegaknya keberadaan PGRI, tumbuhnya rasa bangga, rasa ikut memiliki.
    • Tercapainya Loyalitas, Dedikasi, Disiplin, dan Kemampuan Profesional (LDDKP) yang tinggi dalam pelaksanaan tupoksinya.
    • Memiliki kemampuan dalam mengantisipasi setiap perubahan akibat perkembangan masyarakat, ilmu dan teknologi.
    • Terwujudnya pengamanan, pengamalan, dan pelestarian Pancasila dan UUD 1945, dan jiwa semangat nilai-nilai 45 dalam tubuh PGRI baik oleh organisasi maupun anggota-anggotanya.

Tujuan

12 of 17

Perwujudan dari sifat–sifat yang khas PGRI yang tampak dalam nilai–nilai, pola pikir, sikap perbuatan, tindakan, perjuangan, dan profesional yang didasarkan pada falsafah Negara Pancasila dan UUD 1945, serta jiwa semangat dan nilai–nilai 1945.

Ciri Khas PGRI

13 of 17

    • Pedoman gerak perjuangan bagi anggota organisasi
    • Sarana memasyarakatkan eksistensi dan organisasi
    • Sarana perjuangan (Kaderisasi) dalam mempertahankan, meningkatkan, dan mengembangkan organisasi
    • Pembangkit motivasi perjuangan PGRI
    • Wahana penerapan rasa kebanggaan pada anggota warga PGRI

Manfaat/Fungsi

14 of 17

    • Tujuan Nasional: Mempertahankan, mengamankan, dan mengamalkan Pancasila dan UUD 1945
    • Pembangunan Nasional: Mewujudkan cita-cita Proklamasi kemerdekaan NKRI sebagaimana terkandung dalam pembukaan UUD 1945
    • Melestarikan jiwa, semangat, dan nilai-nilai 1945
    • Mengisi, menyukseskan Pembangunan Nasional, khususnya bidang pendidikan dan kebudayaan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dengan jalan memberikan pemikiran, konsep-konsep dan menunjang pelaksanaan program yang menjadi garis kebijakan pemerintah
    • Mempertinggi kesadaran, sikap, kemampuan dan mutu profesi guru serta meningkatkan kesejahteraan guru/anggota PGRI.

Misi PGRI

15 of 17

    • PGRI sebagai organisasi profesi telah menyusun dan menetapkan kode etik guru yang lengkap dan rinci sebagai perbaikan atas kode etik yang dimiliki sejak tahun 1973.
    • Kode etik ini dimaksudkan sebagai perangkat nilai dan norma yang harus dijunjung tinggi oleh guru ketika berinteraksi dengan peserta didik, masyarakat, pemerintah, kolega, atasan, organisasi profesi, dan status keprofesian.
    • PGRI telah memiliki Dewan Kehormatan Guru Indonesia (DKGI) pada semua provinsi dan Kabupaten seluruh Indonesia.

Implementasi PGRI dalam Pendidikan di Indonesia Saat Ini

16 of 17

PGRI abadi

Tetap mempersatukan diri

Dengan nama nan sentosa

Lahir negara kita

Mars PGRI

(Reff) Wahai kaum guru semua

Bangunkan rakyat dari g’lita

Kitalah penyuluh bangsa

Pembimbing melangkah ke muka

Insyaflah ‘kan kewajiban kita

Mendidik mengajar p’ra putra

Kitalah pembangun jiwa Pencipta kekuatan negara

PGRI abadi

Bernaung di bawah sang panji

Sinar surya nan merata

Anggotanya bersama

17 of 17

Terima Kasih