1 of 13

Sumber : pixabay.com/dimitrisvetsikas

USAHA, PESAWAT SEDERHANA DAN KERJA OTOT RANGKA

BAB

3

materi ini bisa di dapatkan di https://bit.ly/Materi_PPT_IPAKelas8

2 of 13

PETA KONSEP

Pesawat Sederhana

Pengungkit

Pengungkit jenis pertama

Pengungkit jenis kedua

Pegungkit jenis ke tiga

Bidang miring

Katrol

Katrol tetap

Katrrol bergerak

Katrol ganda

Usaha

Gaya

Perpindahan

3 of 13

Jika kuda yang menarik kereta mengakibatkan kereta berpindah tempat, maka dapat dikatakan kuda melakukan usaha. Mengapa kuda mampu menarik kerata? Tentu karena kuda memiliki energi.

Usaha berkaitan erat dengan energi. Energi adalah kemampuan untuk

melakukan usaha atau kerja.

Usaha merupakan energi yang disalurkan gaya ke sebuah benda

sehingga benda tersebut bergerak.

Sumber : pixabay.com/mochilazocultural

USAHA

4 of 13

Usaha berkaitan dengan gaya dan perpindahan. Usaha terjadi jika gaya yang bekerja pada suatu benda mengakibatkan benda itu berpindah tempat.

Jika gaya yang tidak bekerja tidak menyebabkan perpindahan, dikatakan benda itu tidak melakukan usaha.

W = Fs

Ket:

W = Usaha (J)

F = gaya (N)

s = perpindahan (m)

1 joule = 1 newton x 1 meter

HUBUNGAN ANTARA USAHA, GAYA DAN PERPINDAHAN

Berdasarkan pengertian usaha, jika pada sebuah benda bekerja gaya (F)

hingga benda itu berpindah sejauh (s), besar usaha merupakan hasil kali antara gaya dan perpindahan

5 of 13

Apakah setiap benda mempunyai kecepatan yang sama dalam melakukan usaha?

Perhatikan peristiwa berikut!

Dua buah mobil yang sama berat menaiki sebuah buki bersama-sama. Keduanya melakukan usaha yang sama besar. Akan tetapi mobil A melakukan usaha yang lebih singkat daripada mobil B. Mobil A dikatakan mempunyai daya yang lebih besar.

Secara matematis, dapat ditulis sebagai berikut:

 

Keteragan:

P = daya (W)

W = usaha yang dilakukan (J)

T = waktu yang diperlukan (s)

HUBUNGAN ANTARA DAYA DAN USAHA

6 of 13

Pesawat sederhana adalah segala jenis perangkat yang hanya membutuhkan satu gaya untuk bekerja.

Pada prinsipnya pesawat adalah alat untuk memudahkan melakukan usaha, dengan besar usaha yag diakukan tetap.

Contohnya untuk memindahkan beban berat ketempat yang lebih tinggi digunakan pesawat sederhana yaitu katrol dan bidang miring.

Sumber : Johanna84

PESAWAT SEDERHANA

7 of 13

Semakin panjang lengan kuasa, semakin kecil gaya kuasa

Keuntungan mekanis:

 

 

TUAS ATAU PENGUNGKIT

Semakin panjang lengan kuasa, semakin besar keuntungan mekanis, semakin mudah pekerjaan dilakukan.

8 of 13

JENIS PENGUNGKIT

Jenis pertama (titik tumpu berada diantara beban dan titik kuasa) contoh gunting

Jenis kedua (beban di antara titik tumpu dan titik kuasa) contoh pembuka tutup botol

Jenis ketiga (titik kuasa berada diantara titik tumpu dan beban) contoh sekop

TUAS ATAU PENGUNGKIT

9 of 13

  • Keuntungan mekanis:

w = beban

s = panjang bidang miring

F = gaya kuasa

h = tinggi bidang miring

  • Semakin tinggi bidang miring, semakin besar gaya kuasa, semakin kecil keuntungan mekanis

 

BIDANG MIRING

10 of 13

  • Katrol dapat merubah arah gaya.

  • Berdasarkan tempat kedudukan katrol terbagi menjadi:

1. Katrol tetap (titik tumpu berada di antara beban dan

titik kuasa).

 

 

 

Katrol tetap

Katrol bergerak

Katrol ganda

KATROL

2. Katrol bergerak (beban berada diantara titik kuasa

dan titik tumpu).

3. Katrol ganda (gabungan katrol tetap dengan katrol

bergerak).

11 of 13

Gir adalah sepasang atau lebih roda bergigi yang saling berhubungan yang berfungsi meneruskan gaya dan gerakan pada sebuah mesin.

 

Sumber : pixabay.com/denzel

RODA GIGI ATAU GIR

12 of 13

Pada tubuh kita juga bekerja berbagai prinsip pesawat sederhana.

Otot-otot leher bekerja ketika kita sedang mendongakkan kepala.

Leher merupakan titik tumpu, dagu merupakan posisi beban, dan otot leher bagian belakang merupakan titik kuasa. Sistem ini merupakan pengungkit jenis pertama.

Sistem pesawat sederhana terdapat pada otot-otot leher yang

termasuk pengungkit jenis pertama

Sumber: pixabay.com/Clker-Free-Vector-Images; commons.wikimedia.org/Patrick J. Lynch

PESAWAT SEDERHANA DALAM SISTEM RANGKA

13 of 13

HUBUNGAN ANTARA DAYA DAN USAHA

CONTOH SOAL

Bagaimana prinsip tuas ketiga?

Penyelesaian:

Beban dan kuasa berada pada sisi yang sama dari titik tumpu, tetapi kuasa lebih dekat ke titik tumpu pada beban.

Kerjakan latihan pada buku IPA Terpadu SMP kelas VIII jilid 2 (Tim Abdi Guru) halaman 98