Bab
2
Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia
Buku Siswa Aktif dan Kreatif
Belajar Geografi 2 untuk SMA/MA Kelas XI Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial
Perhatikanlah gambar-gambar berikut.
Indonesia adalah negara yang terletak di kawasan katulistiwa. Iklim tropis membuat Indonesia hanya memiliki dua musim saja. Berbeda dengan negara-negara lain seperti eropa yang memiliki 4 musim. Perbedaan wilayah dan iklim membuat Indonesia memiliki karakteristik bioma yang berbeda dengan negara lainnya. Setelah memperhatikan gambar-gambar di atas, buatlah beberapa pertanyaan mengenai gambar tersebut. Cobalah Anda cari informasi mengenai karakteristik bioma pada gambar tersebut, serta faktor apa saja yang memengaruhi perbedaan bioma di Dunia. Buatlah kesimpulan dari hasil diskusi Anda.
Diskusi
1. Bioma Tundra
Bioma tundra adalah kawasan yang berada di sekitar Kutub Utara dan sebagian di selatan. Pada bioma tundra tidak ditemukan pepohonan, namun hanya tumbuhan kecil sejenis rumput-rumputan berbunga kecil dan lumut. Selain itu, fauna yang ditemukan pada bioma tundra, adalah beruang dan rusa kutub.
Berdasarkan pembagian iklim, bioma tundra terdapat di daerah beriklim es abadi (EF) dan iklim tundra (ET).
Ciri-ciri bioma tundra di antaranya sebagai berikut.
2. Bioma Taiga
Taiga adalah suatu hutan yang di dalamnya hanya terdiri dari satu spesies pohon, misalnya pinus, konifer, dan sejenisnya. Hewan yang terdapat di daerah ini antara lain rubah, beruang hitam, serigala ajag, moose, dan burung-burung yang berimigrasi ke selatan musim gugur.
Ciri-ciri bioma taiga di antaranya sebagai berikut.
3. Bioma Gurun
Bioma gurun atau padang pasir dalam istilah geografi merupakan suatu daerah yang menerima curah hujan tahunannya sedikit kurang dari 250 mm/tahun.
Ciri-ciri bioma gurun di antaranya yaitu sebagai berikut.
4. Bioma Stepa atau Padang Rumput
Bioma padang rumput merupakan ekosistem yang didominasi oleh vegetasi yang terdiri dari berbagai jenis rumput dan tidak ada pohon dan semak-semak besar.
Ciri-ciri bioma stepa atau padang rumput di antaranya sebagai berikut.
5. Bioma Hutan Gugur
Bioma hutan gugur merupakan bioma yang vegetasinya didominasi oleh tumbuhan peluruh atau tumbuhan gugur. Pada bioma ini dihuni oleh beberapa jenis hewan, di antaranya tikus, bajing, beruang, dan burung.
Ciri-ciri bioma hutan gugur, di antaranya yaitu.
6. Bioma Hutan Hujan Tropis
Bioma hutan hujan tropis adalah bioma hutan yang selalu basah atau lembab, dan memiliki keanekaragaman tumbuhan yang sangat tinggi dan lebat. Bioma ini dapat ditemukan di sepanjang wilayah sekitar khatulistiwa (0°–10°LU/LS).
Ciri-ciri hutan hujan tropis di antaranya sebagai berikut.
Kerjakan Kegiatan 2.1 halaman 33 untuk mengetahui persebaran bioma di dunia.
Kegiatan
7. Bioma Sabana
Bioma sabana adalah padang rumput yang diselingi oleh pepohonan seperti palem dan akasia. Sabana tumbuh di wilayah tropis sampai subtropis. Persebaran bioma sabana teradapat di Afrika, Amerika Selatan, Australia, dan Indonesia (Nusa Tenggara Timur).
Ciri-ciri bioma sabana, di antaranya sebagai berikut.
Kerjakan Kegiatan 2.2 halaman 35 untuk mengetahui faktor iklim yang dapat menentukan jenis vegetasi.
Kegiatan
1. Faktor Sebaran Flora
a. Faktor Penyebab Sebaran Flora
1) Faktor Iklim
Faktor iklim yang memengaruhi persebaran flora dan fauna meliputi cahaya matahari, suhu, curah hujan, angin, dan kelembapan. Iklim dapat dijadikan patokan dasar dalam menemukan perbedaan jenis vegetasi.
2) Faktor Fisiografi
Bentuk permukaan bumi yang beragam seperti pegunungan dapat menghambat penyebaran tumbuhan. Selain itu, kemiringan lereng juga dapat memengaruhi tumbuh kembang tanaman. Lereng yang membelakangi sinar matahari pertumbuhannya akan terhambat dibandingkan dengan kondisi sebaliknya.
4) Faktor Makhluk Hidup
Tumbuhan yang memiliki daya adaptasi kuat akan menghambat tumbuhan lain yang memiliki daya adaptasi yang lemah. Sehingga mendominasi pada suatu wilayah tertentu. Organisme cacing dapat menyuburkan tanah sehingga memengaruhi jenis tanaman pada permukaan bumi. Selain itu, manusia pun terkadang berperilaku tidak baik dalam menjaga kelestarian alam
Kerjakan Tugas 2.1
halaman 35, Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2
3) Faktor Tanah (Edafik)
Jenis tanah yang berbeda akan memengaruhi jenis tumbuhan yang hidup pada permukaan lahan. Misalnya, tanah vulkanik di Jawa akan menyebabkan perbedaan jenis tumbuhan dengan tanah kapur di Papua. Selain itu, faktor tanah seperti struktur, komposisi kimia, kelembapan tanah juga memengaruhi jenis tumbuhan.
5) Manusia, Penyebaran ini termasuk paling efektif karena dapat memindahkan tumbuhan dengan sangat cepat dan dalam jarak yang sangat jauh bahkan dapat melewati lautan.
Kerjakan Tugas 2.2
halaman 36, Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2
b. Media Penyebaran Tumbuhan
Faktor Sebaran Fauna
Faktor Abiotik
Faktor abiotik merupakan faktor benda mati seperti iklim yang meliputi cuaca, suhu, dan kelembapan, relief permukaan bumi dan kondisi tanah. Fauna akan secara alami menyesuaikan diri dengan kondisi daerahnya agar dapat bertahan hidup.
Faktor Biotik
Faktor biotik adalah faktor makhluk hidup, dalam hal ini yang paling dominan adalah manusia. Manusia dapat merekayasa dan mengembangbiakan hewan di tempat yang lain. Selain itu
Kerjakan Kegiatan 2.3 halaman 37 untuk mengetahui pengaruh konversi hutan illegal logging dan kebakaran hutan terhadap hutan Indonesia.
Kegiatan
Penyebab penyebaran fauna yaitu tekanan populasi. Sarana yang digunakan sebagai media dalam persebaran fauna adalah sebagai berikut.
Kerjakan Tugas 2.3
halaman 38, Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2
1. Sebaran Flora dan Fauna di Indonesia
a. Keterkaitan Sejarah Geologi dengan Flora dan Fauna di Indonesia
Pola persebaran flora dan fauna bergantung pada kondisi lingkungannya. Pada umumnya pola persebaran kehidupan flora dan fauna tidak terlepas dari faktor sejarah geologi kepulauan dan iklim di bumi yang terus menerus berubah. Setiap wilayah memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan wilayah lainnya.
Mengapa setiap wilayah berbeda-beda di muka bumi? Jawabannya terletak pada sejarah geologi dan iklim di bumi yang terus-menerus berubah.
Kerjakan Kegiatan 2.4 halaman 39 untuk mengetahui sebaran flora dan fauna berdasarkan wilayah biografi Indonesia .
Kegiatan
b. Flora dan Fauna Khas Indonesia
Indonesia merupakan pertemuan dua wilayah biogeografi utama, yaitu Oriental dan Australia. Pemisahan fauna di Indonesia diperkenalkan oleh Alfred Russel Wallace (1854 – 1913) yang memisahkan Paparan Sunda yang terdiri atas Pulau Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sumatra yang dipisahkan oleh Pulau Sulawesi, Kepulauan Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua.
Tipe flora dan fauna di Indonesia dibedakan atas tipe Indonesia bagian Barat, Indonesia bagian Tengah, dan Indonesia bagian Timur seperti pada Peta 2.1.
a. Sebaran Flora Dunia
Tumbuhan yang tersebar di muka bumi memiliki jenis dan tipe yang berbeda. Vegetasi di permukaan bumi dapat dibedakan berdasarkan tempatnya di daerah tropis, sub tropis (iklim sedang), dan daerah kutub yang dapat dilihat pada Peta 2.2 pada halaman 41.
2. Sebaran Flora dan Fauna di Dunia
Kerjakan Tugas 2.4
halaman 42, Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2
hutan tropis basah
hutan tropis dengan irama musiman
lahan hutan berduri
sabana
padang rumput
semak kerdil setengah gurun
gurun tropis dan sub tropis
hutan mangrove
Daerah Tropis
1) Tipe vegetasi di daerah tropis
Kerjakan Tugas 2.5
halaman 43, Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2
Hutan Musim Panas yang Meranggas
Hutan Pohon Berdaun Jarum di Bagian Utara
Hutan Hujan di Daerah Iklim Sedang yang Panas
Hutan Berdaun Kaku
Padang Semak Belukar dan Padang Rumput
Vegetasi Setengah Gurun dan Gurun
Daerah Iklim Sedang (Subtropis)
2) Daerah Iklim Sedang (Subtropis)
Kerjakan Tugas 2.6
halaman 44, Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2
3) Daerah Kutub dan Daerah yang Tinggi
Daerah kutub banyak terdapat lumut yang kerdil, tundra atau daratan tanpa pohon yang didominasi oleh teki-tekian (Carex spp dan rumput kapas). Pada tipe iklim ini jenis vegetasi yang tumbuh hanya terdapat di daerah tundra. Jenis tumbuhannya seperti padang rumput dan vegetasi tepi laut.
a) Tundra
Tundra adalah kawasan yang berada di sekitar kutub yang tumbuhannya didominasi oleh lumut dan ada sebagian rumput-rumputan yang berbunga kecil. Tundra terdapat di daerah yang kurang mendapatkan cahaya matahari. Tundra terletak di dataran rendah daerah Arktik atau Liberia.
b) Padang Semak Kerdil
Padang semak kerdil terdapat di lereng-lereng atau cekungan yang basah. Padang semak kerdil terdapat di danau daerah Arktik, berupa rawa teki-tekian akuatik. Tipe antartika daerah ini tidak berpohon. Vegetasinya khusus yaitu jenis rumput Vascular, lumut kerak, lumut, dan alga.
Kerjakan Kegiatan 2.6 halaman 45 untuk mengetahui persebaran flora dan fauna langka yang ada di dunia.
Kegiatan
b. Sebaran Fauna Dunia
Hewan selalu menyesuaikan diri (beradaptasi) dengan kondisi lingkungannya. Habitat yang dirasakan kurang sesuai akan ditinggalkan dan berusaha mencari tempat lain yang lebih sesuai. Alfred Russel Wallace mengklasifikasikan persebaran fauna di muka bumi ke dalam beberapa kelompok atau kawasan utama yaitu Paleartik, Neartik, Neotropik, Ethiopia, Oriental, Australia, dan Selandia Baru.
Diperlukan upaya dan langkah-langkah konservasi untuk menjaga kelestarian flora dan fauna tersebut. Kerusakan dan perubahan habitat akibat kegiatan yang tidak bertanggung jawab dan populasi manusia meningkat dengan segala aspeknya, merupakan faktor utama pemicu berbagai bentuk kepunahan spesies dan penurunan angka keragaman sumber daya hayati.
Berdasarkan Undang-Undang No. 26 Tahun 2007, kawasan yang dilindungi (dikonservasi) bagi pelestarian alam terbagi ke dalam dua kelompok utama, yaitu kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian alam.
Adapun kriteria pemilihan kawasan konservasi yaitu sebagai berikut.
Kerjakan Tugas 2.7
halaman 47, Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2
a. Cagar Biosfer
Cagar biosfer (nature converstion) adalah kawasan yang dilestarikan untuk melindungi flora dan fauna yang ada di dalamnya. Cagar biosfer juga meliputi kawasan yang merupakan hasil budaya manusia yaitu suku-suku terasing.
b. Cagar Alam
Cagar alam adalah kawasan suaka alam yang keadaan alamnya memiliki kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistem. Kriteria suatu kawasan ditetapkan sebagai cagar alam yaitu sebagai berikut.
1. Kawasan Suaka Alam
Suaka alam adalah kawasan dengan ciri khas tertentu, baik di daratan maupun perairan.
c. Suaka Margasatwa
Suaka margasatwa adalah kawasan suaka alam yang ditetapkan untuk melindungi satwa tertentu dan habitatnya. Kriteria suatu daerah dijadikan kawasan suaka margasatwa antara lain, sebagai berikut.
Kriteria suatu kawasan ditetapkan menjadi taman nasional adalah sebagai berikut.
Kerjakan Tugas 2.8
halaman 48, Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2
a. Taman Nasional
Taman Nasional adalah kawasan pelestarian alam yang memiliki ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi, serta dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, pendidikan, menunjang budi daya, pariwisata, dan rekreasi.
2. Kawasan Pelestarian Alam
Kawasan konservasi lain yang difungsikan sebagai sarana perlindungan flora dan fauna, yaitu kawasan pelestarian alam. Kawasan pelestarian alam memiliki fungsi yang hampir sama dengan kawasan suaka alam, hanya saja memiliki fungsi lebih.
Kerjakan Kegiatan 2.7 halaman 49 untuk mengetahui lokasi taman nasional di Indonesia
Kegiatan
Manfaat yang dapat dirasakan dari adanya taman nasional.
b. Taman Hutan Raya
Taman hutan raya adalah kawasan pelestarian alam untuk tujuan koleksi tumbuhan atau satwa yang alami atau bukan alami, jenis asli atau bukan asli. Taman hutan raya dimanfaatkan bagi kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budi daya, budaya, pariwisata, dan rekreasi.
Kriteria wilayah yang ditetapkan sebagai kawasan taman hutan raya, antara lain sebagai berikut.
Kerjakan Tugas 2.9
halaman 49, Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2
c. Taman Wisata Alam
Taman wisata alam adalah kawasan (region) pelestarian alam yang ditetapkan untuk melindungi alam, tetapi dimanfaatkan untuk tujuan wisata.
Kriteria suatu daerah dijadikan kawasan taman wisata alam antara lain sebagai berikut.
Kerjakan Kegiatan 2.8 halaman 50 untuk mengetahui flora dan fauna identitas setiap provinsi di Indonesia.
Kegiatan
d. Kebun Raya dan Kebun Binatang
Kebun raya dan kebun binatang merupakan kawasan untuk koleksi hidup yang berfungsi untuk melestarikan jenis flora dan fauna dalam keadaan hidup dan menangkarkan satwa yang hampir punah. Indonesia memiliki berbagai flora dan fauna yang harus dilindungi.
Kerjakan Tugas 2.11
halaman 53, Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2
Makhluk hayati di alam ini terdiri atas beragam jenis flora dan fauna. Berikut berbagai manfaat tumbuhan untuk kehidupan manusia.
Terdapat lima landasan moral yang harus dibangun manusia dalam pembudidayaan keragaman hayati yaitu sebagai berikut.
Kerjakan Kegiatan 2.10 halaman 53 untuk mengetahui flora dan fauna di Indonesia yang dapat dimanfaatkan.
Kegiatan
Pembudidayaan keragaman hayati dapat terwujud bila didasarkan pada pemahaman keragaman hayati serta adanya kebersamaan di atas nilai-nilai keadilan menuju kesejahteraan bersama.
Kesimpulan
Kemukakanlah pertanyaan atau pendapat Anda tentang materi pembelajaran Bab ini.
Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia
Karakteristik Bioma di Dunia
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Sebaran Flora dan Fauna
Persebaran Jenis-Jenis Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia
Konservasi Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia
Sebaran Flora dan Fauna di Indonesia
Sebaran Flora dan Fauna di Dunia
Pemanfaatan Flora dan Fauna sebagai Sumber Daya Alam
Kuis
Kerjakan
Uji Kompetensi Bab 2 halaman 56-58,
buku Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2
Terima Kasih
Pendidikan mempunyai akar yang pahit, tetapi buahnya manis.
(Aristoteles)
Referensi
ombafotoniasbangkit.com
www.harianjambi.com
www.satwa.net
www.kliksma.org
lombafotoniasbangkit.com
nasional.news.viva.co.id
sumberbelajargeografi.com
www.jelajahhemat.com
pikiran-rakyat.com
misteraladin.com
www.pptbackgroundstemplates.com
Created By:
R. Irvan Noor