1 of 37

  1. Karakteristik Bioma di Dunia
  2. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Sebaran Flora dan Fauna
  3. Persebaran Jenis-Jenis Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia
  4. Konservasi Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia
  5. Pemanfaatan Flora dan Fauna sebagai Sumber Daya Alam

Bab

2

Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia

Buku Siswa Aktif dan Kreatif

Belajar Geografi 2 untuk SMA/MA Kelas XI Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial

2 of 37

Perhatikanlah gambar-gambar berikut.

Indonesia adalah negara yang terletak di kawasan katulistiwa. Iklim tropis membuat Indonesia hanya memiliki dua musim saja. Berbeda dengan negara-negara lain seperti eropa yang memiliki 4 musim. Perbedaan wilayah dan iklim membuat Indonesia memiliki karakteristik bioma yang berbeda dengan negara lainnya. Setelah memperhatikan gambar-gambar di atas, buatlah beberapa pertanyaan mengenai gambar tersebut. Cobalah Anda cari informasi mengenai karakteristik bioma pada gambar tersebut, serta faktor apa saja yang memengaruhi perbedaan bioma di Dunia. Buatlah kesimpulan dari hasil diskusi Anda.

Diskusi

3 of 37

  1. Karakteristik Bioma di Dunia

1. Bioma Tundra

Bioma tundra adalah kawasan yang berada di sekitar Kutub Utara dan sebagian di selatan. Pada bioma tundra tidak ditemukan pepohonan, namun hanya tumbuhan kecil sejenis rumput-rumputan berbunga kecil dan lumut. Selain itu, fauna yang ditemukan pada bioma tundra, adalah beruang dan rusa kutub.

Berdasarkan pembagian iklim, bioma tundra terdapat di daerah beriklim es abadi (EF) dan iklim tundra (ET).

Ciri-ciri bioma tundra di antaranya sebagai berikut.

  1. Hampir di setiap wilayahnya tertutup oleh salju atau es.
  2. Mempunyai musim dingin yang pajang dan gelap serta musim panas yang panjang dan terang, karena gerak semu matahari hanya sampai di posisi 23,5° LU/LS.
  3. Usia tumbuh tanaman sangat pendek yaitu berkisar antara 30-120 hari (4 bulan) saja.
  4. Fauna yang terdapat pada bioma tundra kebanyakan adalah hewan yang memiliki bulu dan lapisan lemak yang tebal, agar dapat menjaga suhu tubuhnya tetap hangat.

4 of 37

2. Bioma Taiga

Taiga adalah suatu hutan yang di dalamnya hanya terdiri dari satu spesies pohon, misalnya pinus, konifer, dan sejenisnya. Hewan yang terdapat di daerah ini antara lain rubah, beruang hitam, serigala ajag, moose, dan burung-burung yang berimigrasi ke selatan musim gugur.

Ciri-ciri bioma taiga di antaranya sebagai berikut.

  1. Suhu pada bioma taiga mencapai 90°F atau lebih pada musim panas.
  2. Memiliki musim dingin yang berlangsung cukup panjang dan daerah ini sangat basah karena penguapannya rendah.
  3. Musim kemarau yang panas sangat singkat yakni berlangsung 1-3 bulan.
  4. Jenis tumbuhan sangat sedikit, umumnya hanya terdiri dari dua atau tiga jenis tumbuhan.

5 of 37

3. Bioma Gurun

Bioma gurun atau padang pasir dalam istilah geografi merupakan suatu daerah yang menerima curah hujan tahunannya sedikit kurang dari 250 mm/tahun.

Ciri-ciri bioma gurun di antaranya yaitu sebagai berikut.

  1. Memiliki curah hujan yang sangat rendah ±250 mm/tahun.
  2. Evaporasi (penguapan) tinggi dan lebih cepat daripada presipitasi (hujan).
  3. Memiliki perbedaan suhu udara yang sangat tinggi pada siang dan malam hari, yaitu 45°C pada siang hari dan pada malam hari suhu udaranya 0°C sehingga suhu udara pada malam hari sangat dingin.
  4. Tanah pasir sangat tandus karena tidak dapat menampung air.
  5. Kelembapan udara rendah.
  6. Tingkat deflasi (pengikisan tanah) tinggi.

6 of 37

4. Bioma Stepa atau Padang Rumput

Bioma padang rumput merupakan ekosistem yang didominasi oleh vegetasi yang terdiri dari berbagai jenis rumput dan tidak ada pohon dan semak-semak besar.

Ciri-ciri bioma stepa atau padang rumput di antaranya sebagai berikut.

  1. Curah hujan rendah yang mencapai 25 – 50 cm/tahun.
  2. Rendahnya tingkat porositas tanah menyebabkan tanah tidak mampu menyimpan air dan sistem penyaluran yang kurang baik meyebabkan rumput tumbuh dengan subur.
  3. Beberapa jenis rumput mempunyai ketinggian 3 – 3,5 meter, misalnya rumput Bluestem dan Indian Grasses.
  4. Bioma padang rumput dihuni oleh beberapa herbifora dan karnivora antara lain bison, zebra, kanguru, singa, harimau, anjing liar, ular, , rusa, antelop, belalang, dan burung.

7 of 37

5. Bioma Hutan Gugur

Bioma hutan gugur merupakan bioma yang vegetasinya didominasi oleh tumbuhan peluruh atau tumbuhan gugur. Pada bioma ini dihuni oleh beberapa jenis hewan, di antaranya tikus, bajing, beruang, dan burung.

Ciri-ciri bioma hutan gugur, di antaranya yaitu.

  1. Memiliki curah hujan yang tinggi dan merata antara 750 – 1.000 mm/tahun.
  2. Suhu rata-rata mencapai ±50°C.
  3. Vegetasi pada bioma ini pada umumnya memiliki daun yang lebar, tajuk yang rapat, hijau pada musim panas, dan menggugurkan daunnya pada musim dingin.
  4. Memiliki jenis tumbuhan yang relatif sedikit .
  5. Musim panas yang hangat dan musim dingin yang tidak terlalu dingin.
  6. Terletak di daerah yang mengalami empat musim yakni musim panas, dingin, semi dan gugur.
  7. Pertumbuhan vegetasi dipengaruhi oleh peredaran matahari.

8 of 37

6. Bioma Hutan Hujan Tropis

Bioma hutan hujan tropis adalah bioma hutan yang selalu basah atau lembab, dan memiliki keanekaragaman tumbuhan yang sangat tinggi dan lebat. Bioma ini dapat ditemukan di sepanjang wilayah sekitar khatulistiwa (0°–10°LU/LS).

Ciri-ciri hutan hujan tropis di antaranya sebagai berikut.

  1. Memiliki curah hujan sangat tinggi dan merata sepanjang tahun, yaitu lebih dari 2.000 mm/tahun.
  2. Memiliki pohon-pohon utama yang mempunyai ketinggian antara 20–40 m.
  3. Cabang pohon berdaun lebat dan lebar, serta hijau sepanjang tahun.
  4. Mendapat sinar matahari yang cukup, tetapi sinar matahari tidak dapat menembus dasar hutan karena tertutup pepohonan yang lebat.
  5. Permukaan tanahnya lembab dan sering tergenang air.
  6. Suhu udara antara 25°- 26°C.

9 of 37

Kerjakan Kegiatan 2.1 halaman 33 untuk mengetahui persebaran bioma di dunia.

Kegiatan

7. Bioma Sabana

Bioma sabana adalah padang rumput yang diselingi oleh pepohonan seperti palem dan akasia. Sabana tumbuh di wilayah tropis sampai subtropis. Persebaran bioma sabana teradapat di Afrika, Amerika Selatan, Australia, dan Indonesia (Nusa Tenggara Timur).

Ciri-ciri bioma sabana, di antaranya sebagai berikut.

  1. Terdapat di daerah khatulistiwa (iklim tropis)
  2. Memiliki suhu panas sepanjang tahun.
  3. Memiliki curah hujan yang sedang dan tidak teratur antara 100–150 mm/tahun
  4. Porositas (air yang meresap ke tanah) dan drainase (pengarian) cukup baik.

10 of 37

  1. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Sebaran Flora dan Fauna

Kerjakan Kegiatan 2.2 halaman 35 untuk mengetahui faktor iklim yang dapat menentukan jenis vegetasi.

Kegiatan

1. Faktor Sebaran Flora

a. Faktor Penyebab Sebaran Flora

1) Faktor Iklim

Faktor iklim yang memengaruhi persebaran flora dan fauna meliputi cahaya matahari, suhu, curah hujan, angin, dan kelembapan. Iklim dapat dijadikan patokan dasar dalam menemukan perbedaan jenis vegetasi.

2) Faktor Fisiografi

Bentuk permukaan bumi yang beragam seperti pegunungan dapat menghambat penyebaran tumbuhan. Selain itu, kemiringan lereng juga dapat memengaruhi tumbuh kembang tanaman. Lereng yang membelakangi sinar matahari pertumbuhannya akan terhambat dibandingkan dengan kondisi sebaliknya.

11 of 37

4) Faktor Makhluk Hidup

Tumbuhan yang memiliki daya adaptasi kuat akan menghambat tumbuhan lain yang memiliki daya adaptasi yang lemah. Sehingga mendominasi pada suatu wilayah tertentu. Organisme cacing dapat menyuburkan tanah sehingga memengaruhi jenis tanaman pada permukaan bumi. Selain itu, manusia pun terkadang berperilaku tidak baik dalam menjaga kelestarian alam

Kerjakan Tugas 2.1

halaman 35, Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2

3) Faktor Tanah (Edafik)

Jenis tanah yang berbeda akan memengaruhi jenis tumbuhan yang hidup pada permukaan lahan. Misalnya, tanah vulkanik di Jawa akan menyebabkan perbedaan jenis tumbuhan dengan tanah kapur di Papua. Selain itu, faktor tanah seperti struktur, komposisi kimia, kelembapan tanah juga memengaruhi jenis tumbuhan.

12 of 37

  1. Angin, Angin dapat membawa daun-daun, batang, atau ranting pohon. Selain itu, angin juga dapat membawa spora, biji dan buah.
  2. Air, Biji-bijian menyebar melalui air. Biji mengapung di atas air sampai berkecambah.
  3. Es, Penyebaran ini terjadi jika biji atau tumbuhan terperangkap dalam es terbawa ratusan mil, sampai es mencair di daerah lain.
  4. Hewan, Penyebaran tumbuhan melalui hewan ini terdiri atas dua jenis. Eksternal, yaitu dengan cara menempel pada bulu atau tubuh hewan yang disebut pengangkutan ektozoik. Internal, yaitu dengan cara memakan biji yang disebut endozoik, seperti burung dengan cara mematuk biji-bijian. Kera dapat memakan biji-bijian, kemudian dengan bulunya (ektozoik) penyebaran akan lebih efektif. Serangga dapat menyebarkan spora jamur.

5) Manusia, Penyebaran ini termasuk paling efektif karena dapat memindahkan tumbuhan dengan sangat cepat dan dalam jarak yang sangat jauh bahkan dapat melewati lautan.

Kerjakan Tugas 2.2

halaman 36, Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2

b. Media Penyebaran Tumbuhan

13 of 37

Faktor Sebaran Fauna

Faktor Abiotik

Faktor abiotik merupakan faktor benda mati seperti iklim yang meliputi cuaca, suhu, dan kelembapan, relief permukaan bumi dan kondisi tanah. Fauna akan secara alami menyesuaikan diri dengan kondisi daerahnya agar dapat bertahan hidup.

Faktor Biotik

Faktor biotik adalah faktor makhluk hidup, dalam hal ini yang paling dominan adalah manusia. Manusia dapat merekayasa dan mengembangbiakan hewan di tempat yang lain. Selain itu

Kerjakan Kegiatan 2.3 halaman 37 untuk mengetahui pengaruh konversi hutan illegal logging dan kebakaran hutan terhadap hutan Indonesia.

Kegiatan

14 of 37

  1. Udara, yaitu melalui kekutan terbang atau karena embusan angin. Misalnya burung melakukan migrasi dari wilayah yang satu ke wilayah yang lainnya.
  2. Air, yaitu melalui kekuatan berenang atau dibawa oleh arus air atau benda-benda yang terapung. Misalnya ikan-ikan kecil yang terbawa arus disungai.
  3. Lahan yaitu adanya gerakan suatu spesies di darat. Misalnya kawanan banteng yang melakukan migrasi untuk mencari padang rumput sebagai makanannya.
  4. Pengangkutan manusia, baik secara langsung atau tidak.

Penyebab penyebaran fauna yaitu tekanan populasi. Sarana yang digunakan sebagai media dalam persebaran fauna adalah sebagai berikut.

15 of 37

  1. Persebaran Jenis-Jenis Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia

Kerjakan Tugas 2.3

halaman 38, Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2

1. Sebaran Flora dan Fauna di Indonesia

a. Keterkaitan Sejarah Geologi dengan Flora dan Fauna di Indonesia

Pola persebaran flora dan fauna bergantung pada kondisi lingkungannya. Pada umumnya pola persebaran kehidupan flora dan fauna tidak terlepas dari faktor sejarah geologi kepulauan dan iklim di bumi yang terus menerus berubah. Setiap wilayah memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan wilayah lainnya.

Mengapa setiap wilayah berbeda-beda di muka bumi? Jawabannya terletak pada sejarah geologi dan iklim di bumi yang terus-menerus berubah.

16 of 37

Kerjakan Kegiatan 2.4 halaman 39 untuk mengetahui sebaran flora dan fauna berdasarkan wilayah biografi Indonesia .

Kegiatan

b. Flora dan Fauna Khas Indonesia

Indonesia merupakan pertemuan dua wilayah biogeografi utama, yaitu Oriental dan Australia. Pemisahan fauna di Indonesia diperkenalkan oleh Alfred Russel Wallace (1854 – 1913) yang memisahkan Paparan Sunda yang terdiri atas Pulau Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sumatra yang dipisahkan oleh Pulau Sulawesi, Kepulauan Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua.

Tipe flora dan fauna di Indonesia dibedakan atas tipe Indonesia bagian Barat, Indonesia bagian Tengah, dan Indonesia bagian Timur seperti pada Peta 2.1.

17 of 37

a. Sebaran Flora Dunia

Tumbuhan yang tersebar di muka bumi memiliki jenis dan tipe yang berbeda. Vegetasi di permukaan bumi dapat dibedakan berdasarkan tempatnya di daerah tropis, sub tropis (iklim sedang), dan daerah kutub yang dapat dilihat pada Peta 2.2 pada halaman 41.

2. Sebaran Flora dan Fauna di Dunia

18 of 37

Kerjakan Tugas 2.4

halaman 42, Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2

hutan tropis basah

hutan tropis dengan irama musiman

lahan hutan berduri

sabana

padang rumput

semak kerdil setengah gurun

gurun tropis dan sub tropis

hutan mangrove

Daerah Tropis

1) Tipe vegetasi di daerah tropis

19 of 37

Kerjakan Tugas 2.5

halaman 43, Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2

Hutan Musim Panas yang Meranggas

Hutan Pohon Berdaun Jarum di Bagian Utara

Hutan Hujan di Daerah Iklim Sedang yang Panas

Hutan Berdaun Kaku

Padang Semak Belukar dan Padang Rumput

Vegetasi Setengah Gurun dan Gurun

Daerah Iklim Sedang (Subtropis)

2) Daerah Iklim Sedang (Subtropis)

20 of 37

Kerjakan Tugas 2.6

halaman 44, Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2

3) Daerah Kutub dan Daerah yang Tinggi

Daerah kutub banyak terdapat lumut yang kerdil, tundra atau daratan tanpa pohon yang didominasi oleh teki-tekian (Carex spp dan rumput kapas). Pada tipe iklim ini jenis vegetasi yang tumbuh hanya terdapat di daerah tundra. Jenis tumbuhannya seperti padang rumput dan vegetasi tepi laut.

a) Tundra

Tundra adalah kawasan yang berada di sekitar kutub yang tumbuhannya didominasi oleh lumut dan ada sebagian rumput-rumputan yang berbunga kecil. Tundra terdapat di daerah yang kurang mendapatkan cahaya matahari. Tundra terletak di dataran rendah daerah Arktik atau Liberia.

b) Padang Semak Kerdil

Padang semak kerdil terdapat di lereng-lereng atau cekungan yang basah. Padang semak kerdil terdapat di danau daerah Arktik, berupa rawa teki-tekian akuatik. Tipe antartika daerah ini tidak berpohon. Vegetasinya khusus yaitu jenis rumput Vascular, lumut kerak, lumut, dan alga.

21 of 37

Kerjakan Kegiatan 2.6 halaman 45 untuk mengetahui persebaran flora dan fauna langka yang ada di dunia.

Kegiatan

b. Sebaran Fauna Dunia

Hewan selalu menyesuaikan diri (beradaptasi) dengan kondisi lingkungannya. Habitat yang dirasakan kurang sesuai akan ditinggalkan dan berusaha mencari tempat lain yang lebih sesuai. Alfred Russel Wallace mengklasifikasikan persebaran fauna di muka bumi ke dalam beberapa kelompok atau kawasan utama yaitu Paleartik, Neartik, Neotropik, Ethiopia, Oriental, Australia, dan Selandia Baru.

22 of 37

  1. Konservasi Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia

Diperlukan upaya dan langkah-langkah konservasi untuk menjaga kelestarian flora dan fauna tersebut. Kerusakan dan perubahan habitat akibat kegiatan yang tidak bertanggung jawab dan populasi manusia meningkat dengan segala aspeknya, merupakan faktor utama pemicu berbagai bentuk kepunahan spesies dan penurunan angka keragaman sumber daya hayati.

Berdasarkan Undang-Undang No. 26 Tahun 2007, kawasan yang dilindungi (dikonservasi) bagi pelestarian alam terbagi ke dalam dua kelompok utama, yaitu kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian alam.

Adapun kriteria pemilihan kawasan konservasi yaitu sebagai berikut.

  1. Kekhasan, dikonservasi memiliki lebih banyak spesies langka dan endemik.
  2. Keterancaman, spesies yang menghadapi ancaman kepunahan dan membutuhkan penanganan.
  3. Kegunaan, spesies yang memiliki kegunaan atau berpotensi bagi manusia perlu diberikan prioritas konservasi.

23 of 37

Kerjakan Tugas 2.7

halaman 47, Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2

a. Cagar Biosfer

Cagar biosfer (nature converstion) adalah kawasan yang dilestarikan untuk melindungi flora dan fauna yang ada di dalamnya. Cagar biosfer juga meliputi kawasan yang merupakan hasil budaya manusia yaitu suku-suku terasing.

b. Cagar Alam

Cagar alam adalah kawasan suaka alam yang keadaan alamnya memiliki kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistem. Kriteria suatu kawasan ditetapkan sebagai cagar alam yaitu sebagai berikut.

  1. Memiliki keragaman, baik tumbuhan maupun satwa.
  2. Memiliki kondisi alam, baik biota maupun fisiknya yang masih asli atau belum diganggu oleh manusia.

1. Kawasan Suaka Alam

Suaka alam adalah kawasan dengan ciri khas tertentu, baik di daratan maupun perairan.

24 of 37

c. Suaka Margasatwa

Suaka margasatwa adalah kawasan suaka alam yang ditetapkan untuk melindungi satwa tertentu dan habitatnya. Kriteria suatu daerah dijadikan kawasan suaka margasatwa antara lain, sebagai berikut.

  1. Merupakan tempat hidup (habitat) dan perkembangbiakan dari jenis satwa.
  2. Merupakan habitat dari suatu jenis satwa langka atau satwa yang dikhawatirkan akan punah.
  3. Memiliki tingkat keragaman dan populasi yang tinggi.
  4. Merupakan tempat hidup satwa migran tertentu.
  5. Memiliki kawasan yang luas sebagai habitat jenis satwa yang bersangkutan.

25 of 37

Kriteria suatu kawasan ditetapkan menjadi taman nasional adalah sebagai berikut.

  1. Memiliki kawasan yang cukup luas untuk menjamin kelangsungan ekosistem di dalamnya.
  2. Memiliki sesuatu yang khas dan bersifat unik.
  3. Dapat dikembangkan untuk tujuan lain dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pariwisata alam.

Kerjakan Tugas 2.8

halaman 48, Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2

a. Taman Nasional

Taman Nasional adalah kawasan pelestarian alam yang memiliki ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi, serta dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, pendidikan, menunjang budi daya, pariwisata, dan rekreasi.

2. Kawasan Pelestarian Alam

Kawasan konservasi lain yang difungsikan sebagai sarana perlindungan flora dan fauna, yaitu kawasan pelestarian alam. Kawasan pelestarian alam memiliki fungsi yang hampir sama dengan kawasan suaka alam, hanya saja memiliki fungsi lebih.

26 of 37

Kerjakan Kegiatan 2.7 halaman 49 untuk mengetahui lokasi taman nasional di Indonesia

Kegiatan

  1. Merupakan kawasan yang memiliki nilai ekonomis.
  2. Dapat menjaga keseimbangan kehidupan, baik biotik maupun abiotik di daratan maupun perairan.
  3. Memiliki nuansa keindahan sebagai objek wisata alam.
  4. Merupakan objek dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan penelitian.
  5. Keragaman sumber daya alam kawasan konservasi, baik di darat maupun di perairan.

Manfaat yang dapat dirasakan dari adanya taman nasional.

27 of 37

28 of 37

b. Taman Hutan Raya

Taman hutan raya adalah kawasan pelestarian alam untuk tujuan koleksi tumbuhan atau satwa yang alami atau bukan alami, jenis asli atau bukan asli. Taman hutan raya dimanfaatkan bagi kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budi daya, budaya, pariwisata, dan rekreasi.

Kriteria wilayah yang ditetapkan sebagai kawasan taman hutan raya, antara lain sebagai berikut.

  1. Merupakan kawasan dengan ciri khas, asli atau buatan.
  2. Memiliki keindahan dan panorama alam yang menarik.
  3. Memiliki luas yang cukup sehingga memungkinkan untuk mengoleksi tumbuhan atau satwa.

29 of 37

Kerjakan Tugas 2.9

halaman 49, Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2

c. Taman Wisata Alam

Taman wisata alam adalah kawasan (region) pelestarian alam yang ditetapkan untuk melindungi alam, tetapi dimanfaatkan untuk tujuan wisata.

Kriteria suatu daerah dijadikan kawasan taman wisata alam antara lain sebagai berikut.

  1. Memiliki daya tarik berupa flora, fauna atau ekosistem serta formasi geologi yang menarik.
  2. Memiliki luas untuk menjamin kelestarian potensi dan daya tarik untuk pariwisata dan rekreasi alam.
  3. Kondisi lingkungan di sekitarnya mendukung upaya pengembangan pariwisata alam.

30 of 37

Kerjakan Kegiatan 2.8 halaman 50 untuk mengetahui flora dan fauna identitas setiap provinsi di Indonesia.

Kegiatan

d. Kebun Raya dan Kebun Binatang

Kebun raya dan kebun binatang merupakan kawasan untuk koleksi hidup yang berfungsi untuk melestarikan jenis flora dan fauna dalam keadaan hidup dan menangkarkan satwa yang hampir punah. Indonesia memiliki berbagai flora dan fauna yang harus dilindungi.

31 of 37

  1. Pemanfaatan Flora dan Fauna sebagai Sumber Daya Alam

Kerjakan Tugas 2.11

halaman 53, Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2

Makhluk hayati di alam ini terdiri atas beragam jenis flora dan fauna. Berikut berbagai manfaat tumbuhan untuk kehidupan manusia.

  1. Sumber pangan, seperti sumber karbohidrat yang berasal dari beras (tanaman padi), jagung, kentang, talas, ubi jalar, sagu, beras singkong atau tepung
  2. Tumbuhan dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku jamu atau obat-obatan tradisional maupun bahan baku obat-obatan modern, di mana masih banyak tumbuhan yang belum dibudidayakan dan pengadaannya masih mengandalkan dari hutan.
  3. Bahan baku industri, seperti kapas dipintal menjadi benang dan ditenun menjadi kain.
  4. Minyak dan lilin, seperti atsiri dan aroma wangi-wangian.
  5. Bahan untuk kerajinan dan hiasan.
  6. Objek rekreasi, pariwisata, penelitian, dan pendidikan.

32 of 37

Terdapat lima landasan moral yang harus dibangun manusia dalam pembudidayaan keragaman hayati yaitu sebagai berikut.

  1. Menyadari bahwa setiap spesies memiliki hak untuk hidup dan bergantung satu sama lain, kita sebagai manusia bertanggung jawab atas kelangsungan hidup setiap spesiesnya.
  2. Bertanggung jawab atas kelestarian keragaman hayati dipermukaan bumi dan bertanggung jawab kepada generasi yang akan datang tentang keragaman hayati tersebut.
  3. Menghargai kehidupan manusia sama halnya menghargai keragaman hayati. Manusia bergantung kepada manusia lainnya dalam menjalankan kehidupan, begitupun manusia membutuhkan keragaman hayati guna mempertahankan kehidupan.
  4. Alam memiliki nilai spiritual dan estetika yang melebihi nilai ekonomi.
  5. Keanekaragaman hayati dibutuhkan untuk memahami sejarah kehidupan.

Kerjakan Kegiatan 2.10 halaman 53 untuk mengetahui flora dan fauna di Indonesia yang dapat dimanfaatkan.

Kegiatan

Pembudidayaan keragaman hayati dapat terwujud bila didasarkan pada pemahaman keragaman hayati serta adanya kebersamaan di atas nilai-nilai keadilan menuju kesejahteraan bersama.

33 of 37

Kesimpulan

Kemukakanlah pertanyaan atau pendapat Anda tentang materi pembelajaran Bab ini.

Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia

Karakteristik Bioma di Dunia

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Sebaran Flora dan Fauna

Persebaran Jenis-Jenis Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia

Konservasi Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia

Sebaran Flora dan Fauna di Indonesia

Sebaran Flora dan Fauna di Dunia

Pemanfaatan Flora dan Fauna sebagai Sumber Daya Alam

34 of 37

Kuis

  1. Uraikanlah menurut Anda tipe-tipe flora (vegetasi) di muka bumi.
  2. Terangkanlah manfaat keberadaan taman nasional, cagar alam, dan suaka margasatwa.
  3. Bagaimana menurut Anda upaya perlindungan terhadap flora dan fauna yang langka?
  4. Jelaskan menurut Anda mengapa hewan (fauna) di permukaan bumi ini beragam.
  5. Indonesia dijuluki sebagai negara bahari, tetapi mengapa kehidupan para nelayan masih berada di bawah garis kemiskinan?

Kerjakan

Uji Kompetensi Bab 2 halaman 56-58,

buku Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 2

35 of 37

Terima Kasih

Pendidikan mempunyai akar yang pahit, tetapi buahnya manis.

(Aristoteles)

36 of 37

Referensi

ombafotoniasbangkit.com

www.harianjambi.com

www.satwa.net

www.kliksma.org

lombafotoniasbangkit.com

nasional.news.viva.co.id

sumberbelajargeografi.com

www.jelajahhemat.com

pikiran-rakyat.com

www.triptrus.com

travel.detik.com

misteraladin.com

www.pptbackgroundstemplates.com

37 of 37

Created By:

R. Irvan Noor