1 of 20

Geo Fase E / Kelas X

Pengantar Ilmu Geografi

PENGINDERAAN JAUH

2 of 20

Apakah Penginderaan Jauh itu … ???

Menurut Lillesand dan Kiefer

PJ : ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang objek, wilayah, atau gejala dengan cara menganalisis data yang diperoleh dengan menggunakan alat tanpa kontak langsung dengan objek, wilayah, atau gejala yang dikaji

3 of 20

1

2

Komponen PJ

1. Sumber tenaga

2. Atmosfer

3

3. Obyek

4

4. Wahana

5. Sensor (perekam)

5

6

6. Stasion Bumi / Transmisi

7. SDM / Menejemen Data

7

8

8. User / Pengguna

4 of 20

1

2

Bagaimana Tahapan Kerja PJ … ?

3

4

  1. Sumber tenaga melalui atmosfer menerangi obyek.
  2. Obyek direkam oleh kamera/ sensor.
  3. Sensor mengirim data ke stasion penerima di bumi.
  4. Data (visual & digital) di kirim ke menejemen data/SDM.
  5. Data jadi, dikirim ke pengguna.

5

5 of 20

JENIS-JENIS

CITRA INDERAJA

Spectrum Elektromagnetik

Sumbu Kamera

Jenis Kamera

Warna Kamera

Wahana

Spectrum Elektromagnetik

Sensor

Wahana

JENIS-JENIS CITRA

Citra Non Foto

Citra Foto

6 of 20

1. Citra Foto : gambar suatu objek yang dibuat dengan alat kamera.

Biasanya diambil dari pesawat udara, drone, balon udara.

Hasilnya : foto udara. 

2. Citra Nonfoto : gambar suatu objek yang dibuat dengan alat selain kamera (gelombang elektromagnetik).

Biasanya diambil dari satelit di ruang angkasa. 

Hasilnya : foto satelit. 

Perbedaan Citra Foto dgn Non Foto

7 of 20

Citra Foto

1. Menurut Spektrum elektromagnetik

  1. Foto ultraviolet (≤ 0,29 μm), mendeteksi tumpahan minyak di laut, jl aspal, dan batuan kapur.
  2. Foto ortokromatik (0,4 μm - 0,56 μm), mendeteksi pantai dan kedalaman laut sampai 20 m.
  3. Foto pankromatik (foto konvensional), mendeteksi semua obyek di permukaan bumi, banjir, air permukaan, dll.
  4. Foto inframerah asli, mendeteksi jenis tanaman sehat dan sakit.
  5. Foto inframerah modifikasi, mendeteksi tanaman.

8 of 20

1. Foto udara vertikal : sumbu camera tegaklurus thd permukaan bumi atau sedikit miring (< 5o).

2. Berdasarkan sumbu kameranya :

2. Foto udara condong : sumbu kamera antara bidang vertikal & horisontal (5o - 90o).

- Agak condong : garis horison tdk terlihat.

- Sangat condong : garis horison terlihat.

3. Berdasarkan jenis kameranya :

  1. Foto udara tunggal : jika dibuat dengan kamera tunggal.
  2. Foto udara jamak : jika dibuat dengan kamera lebih dari satu.

9 of 20

4. Berdasarkan warna kameranya :

  1. Foto warna asli (true color) : warna obyek sama dengan warna foto.
  2. Foto berwarna semu (false color) : warna obyek tidak sama dengan warna foto.

5. Berdasarkan wahananya :

  1. Foto udara; foto yang dibuat dari pesawat/balon udara
  2. Foto satelit/foto orbital; foto yang dibuat dr satelit

10 of 20

Citra Non Foto

1. Menurut Spektrum elektromagnetik

2. Berdasarkan sensornya :

  1. Citra inframerah thermal
  2. Citra radar
  3. Citra gelombang mikro
  1. Citra tunggal: dibuat dg sensor tunggal
  2. Citra multispectral: dibuat dg sensor jamak.

3. Berdasarkan wahananya :

  1. Citra dirgantara : dibuat oleh wahana yg ada di udara/dirgantara.
  2. Citra satelit : dibuat dr luar angkasa.

11 of 20

  1. Pengindera planet. Cont: Viking(USA), Venera(Rusia).
  2. Pengindera cuaca. Cont: NOAA (AS), Meteor (Rusia).
  3. Pengindera SDA/Bumi. Cont: Landsat(AS), Soyus (Rusia), Spot (Perancis).
  4. Penginderan Laut. Cont: Seasat (AS), MOS (Jpn).

Citra Satelit menurut penggunaannya

12 of 20

TERIMA KASIH

13 of 20

INTEPRETASI CITRA INDERAJA

14 of 20

Intepretasi citra

Adalah kegiatan menelaah/mempelajari citra (foto udara dan foto satelit) yang meliputi deteksi, identifikasi dan analisis untuk mengkaji dan menilai obyek sesuai dengan kegunaannya.

  • Deteksi adalah tahap pengamatan suatu obyek (ada atau tidaknya obyek)
  • Identifikasi adalah diskripsi obyek yaitu mencirikan suatu obyek dengan keterangan secukupnya.
  • Analisis adalah pengumpulan keterangan/ informasi dan penyimpulan.
  1. Ciri temporal adalah ciri yang berhubungan dengan waktu pengambilan gambar (pagi, siang, sore, malam)

2. Ciri spasial adalah ciri yang berhubungan dengan ruang.

1. Ciri spectral adalah ciri yang berhubungan dengan rona/warna.

15 of 20

  1. Bentuk, adalah konfigurasi/ kerangkasuatu obyek.

Contohnya Taman Tugu Muda berbentuk lingkaran, Stadion oval, dll

Intepretasi Ciri Spasial :

2. Ukuran ; volum suatu objek yang berkaitan erat dengan skala. (kecil/besar). Contohnya ukuran rumah pada umumnya lebih kecil bila dibandingkan dengan ukuran kantor/ industry /pabrik.

16 of 20

3. Pola ialah susunan spasial suatu objek.

Contohnya pola aliran sungai , polla pemukiman menyebar, memanjang, teratur, tidak teratur, dll

Tekstur sawah adalah halus, sedangkan tektur perkebunan adalah kasar

4. Tekstur atau frekuensi perubahan rona pada citra (halus/kasar)

17 of 20

6. Rona atau gradasi atau tingkat kecerahan/kegelapan objek (cerah/gelap)

5. Bayangan ; obyek samar yang terletak di samping obyek utama. Untuk mengenali obyek tinggi atau rendah.

18 of 20

7. Situs ialah lokasi suatu objek terhadap objek lainnya.

Situs pemukiman memanjang sepanjang jalan.

19 of 20

  1. Asosiasi ; keterkaitan antar obyek satu dengan obyek lainnya.

Kapal, dermaga, dan lap luas menunjukkan Pelabuhan.

Terdapat landasan pacu panjang, ada bangunan kantor didekatnya, sekitarnya tidak ada gedung tinggi, maka diasosiasikan daerah tersebut adalah bandara..

20 of 20

TERIMA KASIH