1 of 69

Hidrosfer

Geo Fase E / Kelas X

Fenomena Geosfer

- Siklus Hidrologi -

2 of 69

Hidrosfer

lapisan air yang ada di planet bumi, baik di permukaan bumi, dalam tanah maupun di atmosfer.

Air adalah elemen dasar bagi makhluk hidup, tanpa air tidak akan ada kehidupan di planet bumi. Pemahaman dan tindakan konservasi air harus dilakukan.

Persebaran Air di Planet Bumi ?

  • Air Laut : 97 %
  • Air Tawar : 3 %

3 of 69

Mengapa air berubah-ubah ?

Saat tertentu berlimpah/banjir namun disaat lain kekurangan ….???

Karena adanya

pergerakan air dari lautan naik ke atmosfer sampai daratan atau tanpa ke daratan hingga kembali ke lautan

1. Siklus Air Pendek

2. Siklus Air Sedang

3. Siklus Air Panjang

Siklus Hidrologi

Ada 3 :

4 of 69

1. Siklus Air Pendek / kecil

perputaran air laut yg singkat dimana air laut yg terkena panas menguap menjadi awan & turun hujan masih di lautan.

Prosesnya :

Diawali Insolasi (pemanasan matahari pada permukaan air laut).

  1. Evaporasi ; air laut menguap
  2. Kondensasi ; perubahan uap air menjadi titik air/awan.
  3. Presipitasi ; turunnya air hujan.

5 of 69

2. Siklus Air Sedang

https://kabarpandeglang.com

perputaran air laut yg terkena sinar matahari menguap menjadi awan, terdorong angin ke daratan & turun hujan, airnya mengalir ke sungai & akhirnya ke laut

Prosesnya :

  1. Evaporasi
  2. Kondensasi
  3. Adveksi ; pergerakan awan secara horizontal.
  4. Presipitasi
  5. Run of ; aliran air di permukaan tanah

6 of 69

3. Siklus Air Panjang

Darat

Laut

air laut menguap menjadi awan, terdorong angin ke daratan & terus terdorong ke pedalaman/ pegunungan, turun hujan, airnya meresap ke dalam tanah & mengalir di permukaan, lalu ke sungai & akhirnya ke laut

Prosesnya :

  1. Evaporasi
  2. Kondensasi
  3. Adveksi
  4. Sublimasi ; perubahan awan menjadi es
  5. Presipitasi
  6. Run of ; aliran air di permukaan tanah
  7. Infiltrasi; air meresap ke dalam tanah
  8. Perkolasi ; aliran air bawah tanah

7 of 69

Tahapan & Istilah Siklus Hidrologi

11

8

7

6

2

CHANNEL BELAJAR GEO

3

1

Awan

5

9

10

4

10

2

8 of 69

Tahapan dan Istilah Siklus Hidrologi

  • ; proses perubahan gas/uap air menjadi titik air /
  • ; pergerakan awan secara horizontal / mendatar.
  • ; perubahan awan menjadi kristal es (gerak awan
  • ; turunnya hujan dari atmosfer ke permukaan bumi
  • ; meresapnya air ke dalam tanah (gerak vertical air
  • ; aliran air di permukaan bumi (aliran permukaan)
  • ; aliran air di bawah permukaan secara mendatar

danau)

  1. Insolasi
  2. Evaporasi
  3. Transpirasi

; proses pemanasan laut oleh sinar/radiasi matahari

; penguapan pada lingkungan abiotic (laut, sungai,

; penguapan pada lingkungan biotic (organisme)

4. Evapotranspirasi; penguapan pada lingkungan biotic & abiotik

awan.

vertical).

di tanah)

  1. Kondensasi
  2. Adveksi
  3. Sublimasi
  4. Presipitasi
  5. Infiltrasi
  6. Run off
  7. Perkolasi

9 of 69

Ilmu Yang Mempelajari Hidrosfer :

  • Hidrologi/Hidrografi; ilmu yang mempelajari air di daratan.
  • Oceanologi/Oceanografi, ilmu yang mempelajari air di lautan.
  • Limnologi, mempelajari air di danau.
  • Potamologi, mempelajari air yg mengalir di permukaan bumi.
  • Kriologi, mempelajari air es/salju/gletser.
  • Hidrometeorologi, mempelajari hubungan timbal balik antara unsur meteorologi dengan siklus hidrologi.
  • Geohidrologi, mempelajari keberadaan, persebaran, dan gerak air di bawah permukaan tanah.

10 of 69

Terima Kasih

11 of 69

Geo Fase E / Kelas X

Fenomena Geosfer

Jenis-jenis

Perairan Darat

Sungai, Danau, Rawa, Air Tanah

12 of 69

Pengertian Perairan Darat

semua bentuk air yang terdapat di daratan, baik berupa cair, es atau salju.

Danau

Air tanah

Rawa

Sungai

ens-jenis

Perairan darat

Perairan darat sebagian besar berasal

dari air hujan.

13 of 69

Sungai

Sungai; air tawar yang berasal dari mata air dan mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah menuju muara di laut, danau, atau sungai lain yang lebih besar.

Profil Sungai

(Bagian-bagiansungai)

14 of 69

Profil Sungai, karakteristiknya :

  1. Bagian Hulu Sungai (Stadium Muda)
    • Aliran airnya deras & tebing curam.
    • Erosinya vertical (ke arah bawah).

  • Bagian Tengah Sungai (Dewasa)
    • Alirannya agak deras
    • Erosinya vertical & horizontal
    • Mulai ada pengendapan dan teras sungai

  • Bagian Hilir Sungai (Stadium tua)
    • Aliran air tenang. & tidak ada erosi.
    • Banyak terjadi pengendapan
    • Mulai berkelok-kelok, terdapat oxbowlake, dan delta.

15 of 69

Klasifikasi Sungai

  1. Sungai Hujan ; sungai yg sumber airnya berasal dari air hujan, seperti sungai- sungai di Pulau Jawa dan NT.

  • Sungai Gletser ; sumber airnya berasal dari salju yg mencair. Sungai di Kanada, Greenland, Skandinavia, Rusia.
  • Sungai Campuran (Sungai Kombinasi) ; sumber airnya berasal dari mata air, air hujan dan salju yg mencair. Contoh : S Mamberamo (Papua)

A. Berdasarkan Sumber Airnya :

16 of 69

B. Berdasarkan Keadaan air/debit airnya :

  1. Sungai Permanen (perennial); sungai yg airnya tetap mengalir sepanjang tahun.

Cont : Sungai Memberamo, Kapuas, Musi, dll.

  1. Sungai Periodik (intermittent); sungai yg airnya melimpah dimusim hujan & berkurang di musim kemarau. Cont: Bengawan Solo, Sungai Serayu, dll
  2. Sungai Episodik; sungai yg airnya mengalir pada musim hujan, dan kering di musim kemarau. Contoh. Sungai di NTB dan NTT.
  3. Sungai Ephimeral; sungai yg hanya berair pada saat turun hujan. Cont : di daerah gurun.

17 of 69

C. Berdasarkan Pola Alirannya :

  1. Pararel ; pola aliran yang sejajar antara satu sungai dengan sungai lainnya. Terdapat di daerah berlereng curam & luas, coastal plain (dataran pantai) muda.

  • Dentritic, adalah pola aliran yang tidak teratur membentuk seperti struktur dahan/ranting pohon.

  • Trellis, adalah pola aliran yang berbentuk seperti tralis jendela atau menyirip seperti daun.

18 of 69

4 Rectangular ; pola aliran yang membentuk sudut siku2/saling tegak lurus. Terdapat di wilayah patahan.

  1. Radial, adalah pola aliran yang menjari atau menyebar.

    • Radial Centripetal ; pola aliran sungai yang menuju ke pusat. Terdapat di wilayah cekungan, danau, rawa.

    • Radial Centrifugal ; pola aliran yg menyebar meninggalkan pusat. Terdapat di wilayah gunung , dome/kubah.

19 of 69

E. Berdasarkan Genetika (asal terjadinya/arah aliran)

  1. Sungai Consequent ; sungai yang arah alirannya menuruni lereng2 asli/awal.
  2. Sungai Subsequent (cabang sungai consequent) ; sungai yang alirannya mengikuti arah patahan (strike valley).
  3. Sungai Obsequent, (cabang sungai subsequent) ; alirannya berlawanan arah dengan sungai konsekuen.
  4. Sungai Resequent, (cabang sungai subsequent) ; arah alirannya searah dengan sungai konsekuen.
  5. Sungai Insequent ; sungai yang mengalir

tanpa ditentukan struktur batuan.

20 of 69

Danau

cekungan besar dan relatif dalam di permukaan bumi yang digenangi oleh air, baik air tawar ataupun asin dan dikelilingi oleh daratan.

Ciri-ciri danau :

  • Airnya cukup dalam
  • Vegetasi aquatik hanya di tepi danau
  • Ada fenomena gelombang.

21 of 69

Macam-macam Danau menurut terjadinya

1. Danau Vulkanik/Kawah ; terjadi karena letusan gunung berapi yang menimbulkan kawah luas di puncaknya. Contoh : Danau Kelimutu (NTT), Kintamani (Bali), Kawah G Bromo (Jatim) Telaga Warna, Dieng (Jateng)

Danau Kawah

Kelimutu, NTT

Danau Kawah Telaga

Warna, Dieng

Danau Kawah Albertine

Rift, Afrika

2. Danau Tektonik ; terjadi karena peristiwa tektonik yang mengakibatkan turunnya kulit bumi membentuk cekungan besar.

Contoh : Danau Poso, Towuti, Singkarak,

dan Sebagian besar danau di dunia.

Danau

Poso

Danau

Towuti

Danau Singkarak

22 of 69

3. Danau Tektono – Vulkanik ; terjadi karena letusan gunung berapi dan diikuti merosotnya material gunung. Cont : Danau Toba

  1. Danau Hempangan/Bendungan ; terjadi karena aliran sungai terbendung material/ endapan sehingga terbentuklah danau.

Contoh: Danau Laut Tawar (Aceh), Tondano

(Sulut), Danau Tapal Kuda.

  1. Danau Glasial, danau yang terjadi karena mencairnya gletser/salju di daerah kutub.

Contoh : Danau Michigan, Superior dan Ontario.

23 of 69

6. Danau Karst ; terjadi karena pelarutan batuan kapur, sehingga membentuk cekungan yang dan terisi air.

Terdapat di Peg Kapur selatan Jawa, NTT.

Bentangan lahan daerah Karts :

  • Ponor; lubang kecil tempat meresapnya air.
  • Dolina: lubang yg berbentuk corong
  • Uvala : danau / telaga karst (terbentuk dari beberapa dolina)
  • Polje : depresi luas daerah karst

dan di kelilingi dinding/ tebing terjal.

24 of 69

7. Danau Buatan (Waduk/Bendungan) ; danau yang dibuat oleh manusia dengan tujuan tertentu, yaitu untuk irigasi, mengendalikan banjir, perikanan, pembangkit tenaga listrik dan pariwisata.

Contohnya :

  • Waduk Jatiluhur (Jabar)
  • Waduk Karangkates (Jatim)
  • Waduk Sigura-gura (Sumut)
  • Waduk Batutegi (Lampung)
  • Waduk Gajahmungkur (Jateng)
  • Waduk Kedong Ombo (Jateng)
  • Waduk Riam Kanan (Kalsel)

25 of 69

Persebaran Danau Di Indonesia :

26 of 69

Rawa

adalah genangan air di daratan yang terjebak pada suatu cekungan relatif dangkal dan lapisan tanah di bawahnya impermiable (tidak tembus air)

Ciri-ciri Rawa:

  • Airnya asam.
  • Warna airnya merah/keruh.
  • Di dasarnya banyak gambut.
  • Terdapat tanaman.

27 of 69

Klasifikasi Rawa

A. Berdasarkan Letaknya :

  1. Rawa pedalaman ; rawa yg terdapat di tengah daratan. Cont: Rawa Pening
  2. Rawa lebak ; rawa yang terletak di sekitar sungai besar.
  3. Rawa pantai ; rawa yang terdapat di daerah pantai. Habitat hutan mangrove.

28 of 69

B. Berdasarkan sifat/rasa airnya :

RAWA PENING

a. Rawa air tawar; di daerah pedalaman/ sekitar sungai besar atau kawasan hutan.

b. Rawa air asin; di kawasan pantai yang dipengaruhi pasang surut air laut.

c. Rawa air payau; di kawasan pantai yang dekat muara sungai.

RAWA AIR ASIN

RAWA AIR PAYAU

29 of 69

C. Berdasarkan kondisi air dan tumbuhan yang hidup :

  1. Swamp ; lahan basah selalu tergenang air dgn jenis tumbuhan rumput, semak & pohon tinggi.
  2. Marsh ; seperti swamp, tetapi tumbuhannya hanya lumut, rumput & alang-alang.
  3. Bog ; lahan basah yg permukaan relatif kering, tetapi dalamnya basah / tanah jenuh air.
  4. Rawa Pasang Surut ; rawa yang airnya berasal dari pasang surut air laut. Vegetasinya mangrove.

Marsh

Bog

30 of 69

Persebaran Rawa Di Indonesia :

31 of 69

Air Tanah

Air yang terdapat dan tersimpan di dalam tanah (disela-sela bebatuan) yg mengalir ke

permukaan bumi melalui pancaran/rembesan

Klasifikasi Air Tanah

A. Berdasarkan Letaknya :

  1. Air tanah dangkal (preatis); air tanah yg terdapat diatas lapisan kedap air (impermiable / tidak tembus air). Contoh: air sumur biasa (0–20 m).
  2. Air tanah dalam (artesis); air tanah yg terletak diantara dua lapisan yang kedap air. Cont: Sumur Artesis (> 50 m).

32 of 69

B. Berdasarkan Asal usulnya :

  1. Air Meteorid (Air Vados/ air hujan) ; tetesan air hujan yang mencapai permukaan bumi, sebagian meresap kedalam tanah.

  • Air magmatid (Air Juvenil) ; air tanah yang berasal dari magma.

  • Air Connate (Air Fosil) ; air tanah yg terjebak dalam pori-pori batuan pada saat batuan itu terbentuk.

33 of 69

Persebaran Air Tanah Di Indonesia :

34 of 69

Terima kasih

Next materi

Perairan laut

35 of 69

Perairan Laut

(Jenis Air Laut – Karakteristik- Dinamika – Arus Laut)

Geo Fase E / Kelas X

Fenomena Geosfer

36 of 69

Pengertian Perairan Laut

kumpulan air asin dalam jumlah banyak dan luas yang menggenangi dan membagi daratan menjadi benua dan pulau.

Perairan laut Meliputi :

  • Samodera, lautan yg sangat luas.
  • Laut, lautan relative sempit, bagian dari samodera dipisahkan pulau-pulau
  • Teluk, laut yang menjorok ke darat.
  • Selat, laut sempit memisahkan 2 daratan.

LAUT

SULAW

LAUT FLORE

ESI

S LAUT

ARAFURU

Karakteristik Laut

Arus Laut

Dinamika Laut

Jenis-jenis Laut

PerairanLaut

37 of 69

JENIS-JENIS LAUT

( KLASIFIKASI LAUT )

38 of 69

A. Menurut proses terjadinya, dibagi 3:

1. Laut Transgresi

laut dangkal yg terjadi karena tergenangnya daratan rendah akibat naiknya permukaan air laut pada akhir zaman es. Cont: Laut Jawa, Selat Malaka, Laut Arafuru.

2. Laut Ingresi

3. Laut Regresi

laut dalam yg terjadi karena turunnya dasar laut akibat gerak tektonik. Cont: Laut Banda, Laut Sulawesi, Laut Flores, dll

laut yg menyempit akibat adanya pengangkatan daratan, sedimentasi dan penurunan muka laut pada jaman es. Cont: Laut Mati, Laut Banda.

39 of 69

Laut transgresi

Laut ingresi

Laut transgresi

40 of 69

B. Menurut Letaknya :

  1. Laut tepi : terletak di tepi benua dan terhalang dari lautan oleh pulau/ jazirah. Contoh : L Arab, L Cina Timur, L Cina Selatan, dll.
  2. Laut pertengahan : terletak di antara dua benua/daratan. Contoh : Laut Merah, Laut Tengah dan semua laut di Indoensia.
  3. Laut pedalaman : terletak di tengah- tengah daratan , atau laut yang sebagian/seluruhnya dikelilingi oleh daratan. Contoh : L.Hitam, L. Kaspia, dll.

41 of 69

C. Menurut Kedalamannya :

https://duniapendidikan.co.id

  1. Zona litoral ( 0 m), tempat terjadinyapasang-surut. Jenisorganisme: kepitingdanubur-ubur.
  2. Zona Neritis /zona terang (0-200 m), adalahzoneyangpaling banyakkehidupanlautnya. Jenis organismenya: nekston(ikanyang bersirif/berenang).
  3. Zona Batial /zona remang-remang (200-1.800 m). Ikannya: HiudanPaus.
  4. Zona Abisal /zone gelap (1.800 m). Ikannya : bentos(ikanyghidupdi dasarlaut)

42 of 69

Karakteristik Air Laut

43 of 69

Suhu Air Laut

Faktor yg mempengaruhi suhu air laut :

  • Intensitas sinar matahari.
  • Letak lintang/posisi matahari
  • Letak geografis.
  • Musim dan kecepatan angin

Karakteristik Suhu air laut :

  1. Semakin ke kutub semakin dingin..
  2. Semakin ke bawah semakin dingin.
  3. Suhu permukaan cenderung berubah-ubah,
  4. Pada laut pedalaman suhu relatif sama.

44 of 69

Salinitas Air laut

jumlah kadar garam yg terdapat dalam air laut. Setiap daerah perairan di bumi ini memiliki salinitas yang berbeda-beda.

Garis yang menghubungkan kadar salinitas yang sama

dalam peta dinamakan isohaline.

Faktor yg mempengarui Salinitas air laut :

  1. Penguapan, makin tinggi penguapan salinitas makin besar.
  2. Curah hujan, makin tinggi curah hujan,

salinitas makin kecil.

  1. Banyak sedikitnya sungai (air tawar) yang bermuara ke suatu laut.
  2. Letak lintang, daerah sub tropis yang tertinggi

45 of 69

Warna / Kecerahan Air laut

Warna air laut di pengaruhi oleh zat-zat organik maupun anorganik yang ada.

  1. Biru (mayoritas warna laut), disebabkansinar matahari ygbergelombangpendek (sinar biru) dipantulkanlebihbanyak dari pada sinar lain.
  2. Warna kuning, karena di dasarnyaterdapat lumpur kuning. (Laut Kuningdi Cina).
  3. Warna hijau, karena adanya lumpur yang memantulkanwarna hijaudanadanya plantondalam jumlahbesar.

46 of 69

  1. Warna putih, permukaannya selalu tertutupesseperti di laut kutubutara dan selatan.
  2. Warna ungu, adanya organismekecil ygmengeluarkansinar-sinar fosfor. (di laut ambon).
  3. Warna hitam, di dasarnyaterdapat lumpur hitam(L. Hitam).
  4. Warna merah, karena banyaknya hewan-hewan kecil berwarnamerahyang terapung-apung(Laut Merah).

47 of 69

Arus Laut

48 of 69

Arus Laut (Sea Current)

Adalah Gerakan air laut yang disertai dengan perpindahan massa air dari satu tempat ke tempat lain baik secara vertikal maupun horizontal.

Faktor penyebab terjadinya arus laut :

1. Tiupan angin. Yaitu angin pasat (arus katulistiwa) dan angin barat (arus angin barat)

49 of 69

Arus Laut (Sea Current)

Adalah Gerakan air laut yang disertai dengan perpindahan massa air dari satu tempat ke tempat lain baik secara vertikal maupun horizontal.

Faktor penyebab terjadinya arus laut :

  1. Tiupan angin. Yaitu angin pasat (arus katulistiwa) dan angin barat (arus angin barat)
  2. Perbedaan kadar garam. (Selat Gibraltar)

Salinitas

Tinggi

Salinitas Rendah

Arus Permukaan

Arus Bawah

50 of 69

Arus Laut (Sea Current)

Adalah Gerakan air laut yang disertai dengan perpindahan massa air dari satu tempat ke tempat lain baik secara vertikal maupun horizontal.

Faktor penyebab terjadinya arus laut :

  1. Tiupan angin. Yaitu angin pasat (arus katulistiwa) dan angin barat (arus angin barat)
  2. Perbedaan kadar garam. (Selat Gibraltar)
  3. Perbedaan suhu. Suhu laut dingin akan bergerak menuju laut panas.

Dingin

Lebih Panas

51 of 69

Arus Laut (Sea Current)

Adalah Gerakan air laut yang disertai dengan perpindahan massa air dari satu tempat ke tempat lain baik secara vertikal maupun horizontal.

Faktor penyebab terjadinya arus laut :

  1. Tiupan angin. Yaitu angin pasat (arus katulistiwa) dan angin barat (arus angin barat)
  2. Perbedaan kadar garam. (Selat Gibraltar)
  3. Perbedaan suhu. Suhu laut dingin akan bergerak menuju laut panas.
  4. Tumbukan dengan daratan.

52 of 69

Nama Arus Laut Di Dunia

A. Di Samodera Pasifik

  1. Arus katulistiwa Utara
  2. Arus Kurosyiwo
  3. Arus Kalifornia
  4. Arus oyasyiwo
  5. Arus Katulistiwa Selatan
  6. Arus Australia Timur
  7. Arus Angin Barat
  8. Arus Peru (Vont Humbolt)

9. Arus Balik katulistiwa/Arus

Kompensasi/Arus Sungsang

53 of 69

Nama Arus Laut Di Dunia

B. Di Samodera Hindia

  1. Arus Muson Barat/Timur
  2. Arus Katulistiwa Selatan
  3. Arus Agulhas
  4. Arus Maskarena
  5. Arus Angin barat
  6. Arus Australia Barat

54 of 69

C. Di Samodera Atlantik:

  1. Arus katulistiwa Utara
  2. Arus Antilla/Antillen

3. Arus Karibia

4. Arus Teluk Mexico (Gulfstreams)

5. Arus Kanari

6. Arus Labrador (Greenland Barat)

  1. A Grunlandia Timur

(Greenland Tmr)

  1. Arus Katulistiwa Selatan
  2. Arus Brazil
  3. Arus Angin barat
  4. Arus Guinea (Benguela)

12. Arus Balik katulistiwa

55 of 69

Dinamika Laut

56 of 69

Gelombang Laut (Sea Wave)

gerakan naik turunnya air laut yg cepat (detik/menit) tanpa disertai dengan perpindahan massa airnya.

Membentuk kurva gelombang. Bila gelombang laut besar/tinggi bisa menuju ke pantai dan sangat berbahaya untuk pelayaran.

Faktor penyebabnya: Adanya tiupan angin, gempa bumi laut,

kapal yang lewat, dll

gerakan naik turunnya air laut karena pengaruh grafitasi bulan & matahari dalam wilayah.

Manfaat Gelombang dan Pasut Air Laut :

  • Menjagakestabilansuhudaniklim
  • UntukPembangkit Listrik, danEBTlainnya
  • Olahragadanrekreasi.

Pasang Surut Air Laut

57 of 69

iota Laut

adalah semua jenis organisme atau makhluk hidup yang tinggal, hidup dan berkembang biak di perairan laut.

Macam Biota laut :

  1. Plankton ; mikroorganismelaut yghidupnya

melayangdanmengapung.

  1. Nekton ; biota laut ygdapat bergeraksendiri (ikan, penyu, kerang, dll)
  2. Bentos ; organismeyghidupdi dasarlautan

Biota laut lainnya :

  1. Terumbu Karang
  2. Mangrov
  3. Rumput laut
  4. Padang lamun

58 of 69

- Terima Kasih -

Next Materi

  1. Membuat peta Arus Laut di dunia.
  2. Membuat poster Konservasi laut disertai ajakan untuk menjaga kebersihan pantai dan laut.
  3. Membuat Peta Taman Nasional laut di Indonesia.

Tugas Project materi Perairan Laut (kalian memilih salah satu) :

BatasPerairanIndonesia

59 of 69

Geo Fase E / Kelas X

Fenomena Geosfer

Batas-batas Perairan Indonesia

60 of 69

LUAS WILAYAH INDONESIA

Indonesia merupakah negara yang besar. Luas wilayah daratan dan lautan Indonesia menurut UNCLOS th 1982 seluas 5,45 juta km² (No. 7 dunia).

Sedangkan berdasarkan Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Pusat Hidrografi dan Oseanografi (Pushidros) TNI AL, luas total wilayah Indonesia 8.300.000 km².

  • luas daratan Indonesia 1, 9 juta km² (No 14 di dunia), no. 5 di Asia dan terluas di Asia Tenggara.

  • Luas Lautan Indonesia

6,4 juta km².

61 of 69

WILAYAH PERAIRAN INDONESIA

Luas wilayah perairan Indonesia 6.400.000 km² (BIG & PUSHIDROS TNI AL)

LAUT WILAYAH / NUSANTARA

LAUT TERITORIAL

LAUT ZEE

LAUT LANDAS KONTINEN

62 of 69

WILAYAH PERAIRAN INDONESIA

1. Laut Nusantara / laut wilayah

: laut yg terletak di antara pulau-pulau wilayah Indonesia

LAUT JAWA

LAUT BANDA

LAUT FLORES

2. Laut Teritorial

: laut yg diukur dari garis pantai ke arah laut lepas sejauh 12 mill.

Lebarnya 12 mill

63 of 69

WILAYAH PERAIRAN INDONESIA

1. Laut Nusantara / laut wilayah

: laut yg terletak di antara pulau-pulau wilayah Indonesia

2. Laut Teritorial

: laut yg diukur dari garis pantai ke arah laut lepas sejauh 12 mill

3. Laut ZEE (Zone ekonomi Eksklusif)

: laut yg diukur dari garis pantai ke arah laut lepas sejauh 200 mill.

Hak RI :

mengambil SDA di laut dan di bawahnya (wilayah ekonomi RI).

Kewajiban RI : membolehkan pelayaran internasional

Lebarnya 200 mill (12 mill + 188 mill)

64 of 69

WILAYAH PERAIRAN INDONESIA

1. Laut Nusantara / laut wilayah

: laut yg terletak di antara pulau-pulau wilayah Indonesia

2. Laut Teritorial

: laut yg diukur dari garis pantai ke arah laut lepas sejauh 1 2 mill

3. Laut ZEE (Zone ekonomi Eksklusif)

: laut yg diukur dari garis pantai ke arah laut lepas sejauh 200 mill.

4. Laut Landas Kontinen)

: laut yg kedalamannya kurang dari 200 m (ke arah kedalamannya)

Dalamnya < 200 m

65 of 69

BATAS-BATAS WILAYAH PERAIRAN INDONESIA

Indonesia memiliki perbatasan laut dengan 10 negara, yg dibuat berdasakan titik terluar Indonesia :

  1. India.
  2. Thailand
  3. Malaysia
  4. Singapura
  5. Vietnam
  6. Philipina
  7. Palau
  8. Papua Nugini
  9. Australia
  10. Timor Leste

66 of 69

BATAS-BATAS WILAYAH PERAIRAN INDONESIA

  1. Bagian Utara : Laut Andaman (batas dgn India), Selat Malaka (Tailand & Malaysia), Selat Singapura,

L. Natuna Utara (Malaysia & Viernam), L Sulawesi (Philipina) & Samudera Pacific (Palau).

  1. Bagian Timur : Samodera Pacific Laut Arafuru (Papua Nugini).
  2. Bag. Selatan : Laut Arafuru &

S. Hindia

(Australia). Laut Timor (Timor Leste)

  1. Bagian Barat : Samodera Hindia

67 of 69

PULAU PALING UTARA......?

Manakah pulau terluar indonesia ??

TIMUR ?

BARAT ?

SELATAN...?

68 of 69

Manakah pulau terluar indonesia ??

Pulau Rondo (utara P. Weh)

6°4′30” LU

Pulau Miangas

(5° 34' 02'' LU)

Pulau Ndana

Pulau Benggala

PLBN Sota

69 of 69

- Terima Kasih -

  1. Membuat Peta Batas terluar Pulau di Indonesia di sertai Bendera negara tetangga yang menjadi batas negara.
  2. Membuat peta 4 wilayah perairan Indonesia.
  3. Membuat peta 12 Pulau/titik terluar Pulau di Indonesia

Tugas Projek Batas Perairan Indonesia (kalian memilih salah satu) :

Sampai jumpa di kelas XI IPS