1 of 49

Interpolasi

2 of 49

Tujuan

  • Interpolasi berguna untuk menaksir harga-harga tengah antara titik data yang sudah tepat.
  • Interpolasi mempunyai orde atau derajat.

3 of 49

Macam Interpolasi

  • Interpolasi Linier
  • Interpolasi Kuadratik
  • Interpolasi Kubik
  • Interpolasi Beda Terbagi Newton
  • Interpolasi Lagrange

​

4 of 49

5 of 49

Interpolasi

6 of 49

Perbedaan Interpolasi dan Ekstrapolasi

7 of 49

Macam Interpolasi Beda Terbagi Newton

  • Interpolasi Linier

Derajat/orde 1 → memerlukan 2 titik

  • Interpolasi Kuadratik

Derajat/orde 2 → memerlukan 3 titik

  • Interpolasi Kubik

Derajat/orde 3 → memerlukan 4 titik

  • Interpolasi derajat/orde ke-n

→ memerlukan n+1 titik

  • Semakin tinggi orde yang digunakan untuk interpolasi hasilnya akan semakin baik (teliti)

8 of 49

x0

x1

x

f(x)

L(x)

Interpolasi Linier

9 of 49

Interpolasi Kudrat

x0

x1

x

f(x)

x2

h

h

L(x)

10 of 49

Interpolasi Qubic

x0

x1

x

f(x)

x2

h

h

L(x)

x3

h

11 of 49

Interpolasi dg Polinomial

12 of 49

Interpolasi dg Polinomial

Figure : Higher order polynomial interpolation is a bad idea

Original

Function

16

th

Order

Polynomial

8

th

Order

Polynomial

4

th

Order

Polynomial

13 of 49

Uji Coba

14 of 49

Interpolasi Kuadratik

  • Titik yang digunakan
    • -0.52 0.128866
    • 0.52 0.128866
    • 0 1
  • F(x) =-3.22165x2 + 1

15 of 49

Interpolasi Polinom derajat 4

  • Titik yang digunakan
    • 0 1
    • 0.2 0.5
    • -0.2 0.5
    • 0.8 0.058824
    • -0.8 0.058824
  • F(x) =18.3824x4-13.2353x2+ 1

16 of 49

Interpolasi Polinom derajat 4

17 of 49

Contoh 2 :

Titik2 yang digunakan untuk menghitung interpolasi n = 3

(-3,-63) (3,-9)

(0,0) (-2,-24)

18 of 49

Contoh 2 :

  • Persamaan
    • -27a + 9b – 3c + d = -63
    • 7a + 9b + 3c + d = -9
    • -8a + 4b – 2c + d = -24
    • d = 0
  • Penyelesaian
    • X3 – 4x2 + 1.59872e-15X

19 of 49

Hasil

20 of 49

Interpolasi Linier

  • ide dasar : pada saat data dalam bentuk tabel tidak begitu bervariasi, sehingga memungkinkan untuk dilakukan pendekatan dengan menggunakan sebuah garis lurus di antara dua titik yang berdekatan.

21 of 49

Interpolasi Linier

22 of 49

Contoh :

  • Jarak yang dibutuhkan sebuah kendaraan untuk berhenti adalah fungsi kecepatan. Data percobaan berikut ini menunjukkan hubungan antara kecepatan dan jarak yang dibutuhkan untuk menghentikan kendaraan.

​

​

  • Perkirakan jarak henti yang dibutuhkan bagi sebuah kenderaan yang melaju dengan kecepatan 45 mil/jam.

23 of 49

Contoh :

  • maka untuk mencari nilai x=45 maka,

24 of 49

Example

The upward velocity of a rocket is given as a function of time in Table 1. Find the velocity at t=16 seconds using linear splines.

​

​

​

t

v(t)

s

m/s

0

0

10

227.04

15

362.78

20

517.35

22.5

602.97

30

901.67

Table : Velocity as a

function of time

Figure : Velocity vs. time data

for the rocket example

25 of 49

Linear Interpolation

26 of 49

Interpolasi Kuadrat

F(x) = ax2 + bx + c

​

27 of 49

Interpolasi Kuadrat

  • Titik-titik data (x1,y1) (x2,y2) (x3,y3)

​

​

​

​

​

  • Hitung a, b dan c dari sistem persamaan tersebut dengan Metode Eliminasi Gauss

28 of 49

Interpolasi Kuadrat (Versi lain)

  • Untuk memperoleh titik baru Q (x,y)

​

​

​

​

29 of 49

Contoh :

  • Diberikan titik ln(8) = 2.0794, ln(9) = 2.1972, ln(9.5) = 2.2513. Tentukan nilai ln(9.2) dengan interpolasi kuadrat

​

  • Sistem Pers Linier yang terbentuk.
    • 64 a + 8 b + c = 2.0794
    • 81 a + 9 b + c = 2.1972
    • 90.25 a + 9.5 b + c = 2.2513
  • Penyelesaian a= -0.0064 b = 0.2266

c = 0.6762

  • Sehingga p2(9.2) = 2.2192

30 of 49

Interpolasi Qubic

x0

x1

x

f(x)

x2

h

h

L(x)

x3

h

31 of 49

Interpolasi Qubic

  • Terdapat 4 titik data (x0,y0) (x1,y1) (x2,y2) dan (x3,y3)
  • p3(x) = a0 + a1x + a2x2 + a3x3
  • Polinom p3(x) ditentukan dengan cara
    • Masukan (xi,yi) ke dalam persamaan
      • a0 + a1x0 + a2x02 + a3x03 = y0
      • a0 + a1x1 + a2x12 + a3x13 = y1
      • a0 + a1x2 + a2x22 + a3x23 = y2
      • a0 + a1x3 + a2x32 + a3x33 = y3
    • Hitung a0 , a1 , a2 , dan a3

32 of 49

Metode Lain

  • Secara umum, penentuan polinomial dengan cara tsb kurang disukai, karena mempunyai kemungkinan yang jelek terutama untuk derajat polinomial yang semakin tinggi.
  • Terdapat beberapa metode polinom interpolasi :
    • Polinom Lagrange
    • Polinom Newton
    • Polinom Newton Gregory

33 of 49

Polinom Lagrange

  • Polinom berderajat satu

​

  • Dapat diatur kembali sedemikian rupa sehingga menjadi

​

​

  • Atau dapat dinyatakan dalam bentuk (*)

​

​

  • Dimana

​

​

  • Persamaan * dinamakan Polinom Lagrange derajat 1.

​

34 of 49

Polinom Lagrange

  • Bentuk umum Polinom Lagrange derajat ≤ n untuk (n+1) titik berbeda adalah :

​

​

  • Yang dalam hal ini

​

​

35 of 49

Contoh :

  • Hampiri fungsi f(x) = cos(x) dengan polinom interpolasi derajat tiga pada range [0.0, 1.2]. Gunakan empat titik
  • x0 = 0.0, x1 = 0.4, x2 = 0.8, x3 = 1.2
  • Perkirakan nilai p3(0.5) dan bandingkan dengan nilai sebenarnya.

​

Xi

0.0

0.4

0.8

1.2

yi

1

0.921061

0.696707

0.362358

36 of 49

Contoh :

  • Polinom Lagrange derajat 3 yang menginterpolasi keempat titik tsb.

​

​

​

​

​

​

​

37 of 49

Polinom Newton

  • Polinom Lagrange kurang disukai dalam praktek karena :
    • Jumlah komputasi yang dibutuhkan untuk satu kali interpolasi adalah besar. Interpolasi untuk nilai x yang lain memerlukan jumlah komputasi yang sama karena tidak ada bagian komputasi sebelumnya yang dapat digunakan.
    • Bila jumlah titik data meningkat atau menurun, hasil komputasi sebelumnya tidak dapat digunakan. Karena tidak ada hubungannya antara pn-1(x) dan pn(x) pada polinom Lagrange
  • Polinom yang dibentuk sebelumnya dapat digunakan untuk membentuk polinom derajat yang lebih tinggi.

38 of 49

Polinom Newton

  • Persamaan Polinom Linier

​

​

  • Bentuk pers ini dapat ditulis :

​

  • Yang dalam hal ini (1)
  • Dan (2)

​

  • Pers ini merupakan bentuk selish terbagi (divided-difference)

​

39 of 49

Polinom Newton

  • Polinom kuadratik

​

  • Atau

​

  • Dari pers ini menunjukkan bahwa p2(x) dapat dibentuk dari pers sebelumnya p1(x). Nilai a2 dapat ditemukan dengan mengganti x=x2 untuk mendapatkan (3)

​

​

  • Nilai a0 dan a1 pada pers 1 dan 2 dimasukkan pada pers 3

40 of 49

Polinom Newton

  • Dengan melakukan utak-atik aljabar, pers ini lebih disukai

41 of 49

Polinom Newton

  • Jadi tahapan pembentukan polinom Newton :

​

42 of 49

Polinom Newton

  • Nilai konstanta a0, a1, a2,…, an, merupakan nilai selisih terbagi , dg nilai

​

​

​

  • Yang dalam hal ini

​

43 of 49

Polinom Newton

  • Dengan demikian polinom Newton dapat ditulis dalam hub rekursif sebagai :
    • Rekurens

​

​

    • basis
  • Atau dalam bentuk polinom yang lengkap sbb :

44 of 49

Contoh Soal :

  • Bentuklah polinom Newton derajat satu, dua, tiga dan empat yang menghampiri f(x)=cos(x) dalam range[0.0, 4] dan jarak antar titik adalah 1.0. Lalu taksirlah f(x) dengan x=2.5 dengan Polinom Newton derajat 3.

xi

yi

ST-1

ST-2

ST-3

ST-4

0.0

1

-0.4597

-0.2484

0.1466

-0.0147

1.0

0.5403

-0.9564

0.1913

0.0880

​

2.0

-0.4161

-0.5739

0.4551

​

​

3.0

-0.99

0.3363

​

​

​

4.0

-0.6536

​

​

​

​

45 of 49

  • Bentuklah polinom Newton derajat satu, dua, tiga dan empat yang menghampiri f(x)=cos(x) dalam range[0.0, 4] dan jarak antar titik adalah 1.0. Lalu taksirlah f(x) dengan x=2.5 dengan Polinom Newton derajat 3.

xi

yi

ST-1

ST-2

ST-3

ST-4

0.0

​

​

​

​

​

1.0

​

​

​

​

​

2.0

​

​

​

​

​

3.0

​

​

​

​

​

4.0

​

​

​

​

​

46 of 49

xi

yi

ST-1

ST-2

ST-3

ST-4

0.0

1

-0.4597

​

​

​

1.0

0.5403

-0.9564

​

​

​

2.0

-0.4161

-0.5739

​

​

​

3.0

-0.99

0.3363

​

​

​

4.0

-0.6536

​

​

​

​

47 of 49

xi

yi

ST-1

ST-2

ST-3

ST-4

0.0

1

-0.4597

-0.2484

​

​

1.0

0.5403

-0.9564

0.1913

​

​

2.0

-0.4161

-0.5739

0.4551

​

​

3.0

-0.99

0.3363

​

​

​

4.0

-0.6536

​

​

​

​

48 of 49

Contoh Soal :

  • Contoh cara menghitung nilai selisih terbagi pada tabel :

49 of 49

Contoh Soal :

  • Maka polinom Newton derajat 1,2 dan 3 dengan x0 = 0 sebagai titik pertama :

​

​

​

​

​

​

​

  • Nilai sejati f(2.5) adalah
    • F(2.5) = cos(2.5)=-0.8011

​

​

​

​