الأخلاق الإسلامية
AKHLAQ
DALAM ISLAM
Pengertian Akhlak
Kata akhlak berasal dari bahasa arab yaitu الخلق (al-khuluq) yang berarti tabiat, perangai, tingkah laku, kebiasaan, kelakuan.
Menurut istilahnya, akhlak ialah sifat yang tertanam di dalam diri seorang manusia yang bisa mengeluarkan sesuatu dengan senang dan mudah tanpa adanya suatu pemikiran dan paksaan.
DARI AKAR KATA KHALAQA MUNCUL ISTILAH:�ڂ ڶ ڦ �1. KHALIQ (ALLAH)�2. MAKHLUQ (MANUSIA, JIN, MALAIKAT, HEWAN, TUMBUHAN)�3. AKHLAQ (PRILAKU)�
|
khaliq |
↓↑ |
Akhlaq (quran) |
↓↑ |
makhluq |
|
KEUTAMAAN AKHLAQ DALAM ISLAM
VISI ISLAM TENTANG AKHLAQ
PROSES PEMBENTUKAN AKHLAQ
PERBEDAAN MORAL,ETIKA DAN AKHLAQ
MACAM-MACAM AKHLAQ
KEUTAMAAN AKHLAQ
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat…” (QS. Al-Ahzab: 21).
AKHLAK SIAPA YANG TERBAIK DAN YANG DIJADIKAN CONTOH?
Akhlak terbaik untuk dicontoh oleh umat manusia adalah akhlak Rasulullah saw
Q.S 68 Al-Qalam:4
وَاِنَّكَ لَعَلٰى خُلُقٍ عَظِيْمٍ
Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar BERAKHLAK (berbudi pekerti) yang luhur (Agung).
Agama Islam Polnep-5-
“Sesungguhnya amalan yang terberat pada timbangan kelak dihari kiamat adalah Akhlaq yang baik”
إِنَّ أَثْقَلَ شَيْءٍ فِي الْمِيزَانِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الْخُلُقُ الْحَسَن
1. Amalan terberat di hari kiamat
Yang Pertama kali diletakkan pada timbangan adalah akhlaq-akhlaq yang baik
أَوَّلُ مَا يُوضَعُ فِي الْمِيزَانِ، الْخُلُقُ الْحَسَنُ.
2. Amalan yang pertama kali ditimbang
لَقَدْ رَأَيْتُ رَجُلاً يَتَقَلَّبُ فِي الْجَنَّةِ فِي شَجَرَةٍ قَطَعَهَا مِنْ ظَهْرِالطَّرِيْقِ كَانَتْ تُؤْذِي الْمُسْلِمِيْنَ رَوَاهُ مُسْلِمٌ
وَفِي رِوَايَة : مرَّ رجُلٌ بِغُصْنِ شَجَرَةٍ عَلَى ظَهْرِ طَرِيْقٍ فَقَالَ : وَاللَّهِ لَأُنَحِّيَنَّ هذَا عَنِ الْمُسْلِمِيْنَ لَا يُؤْذِيْهُمْ، فَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ.
“Aku melihat seseorang yang bersuka-ria dalam syurga hanya karena memotong sebuah pohon dari tengah jalanan yang mengganggu kaum Muslimin.” (HR Muslim). Dalam riwayat lain: “Pada suatu ketika ada seorang lelaki berjalan melalui sebuah cabang pohon yang melintang di tengah jalanan, kemudian ia berkata: ‘Demi Allah, niscayalah pohon ini hendak kulenyapkan dari jalanan kaum Muslimin supaya ia tidak membuat kesukaran pada mereka itu.’ Orang tersebut lalu dimasukkan dalam surga.”
Dari Abu Hurairah, dari Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda:
كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ، ثَقِيلَتَانِ فِى الْمِيزَانِ ، حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ
Artinya: “Dua kalimat yang ringan di lisan, namun berat ditimbangan, dan disukai Ar Rahman yaitu “Subhanallah wa bi hamdih, subhanallahil ‘azhim” (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung)." (HR. Bukhari no. 6682 dan Muslim no. 2694).
Agama Islam Polnep-5-
أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا
Yang Paling sempurna imannya kaum mukminin adalah yang terbaik akhlaqnya
3. Indikasi kesempurnaan iman
Hadits no. 1060 dari Kitab Riyadhus Sholihin karya Imam Nawawi
Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
إِذَا رَأَيْتُمُ الرَّجُلَ يَعْتَادُ الْمَسَاجِدَ فَاشْهَدُوا لَهُ بِالإِيمَانِ قَالَ اللَّهُ تَعَالَى (إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ) الآيَةَ
“Apabila kalian melihat seseorang biasa ke masjid, maka saksikanlah bahwa ia beriman. Allah Ta’ala berfirman, Orang yang memakmurkan masjid-masjid Allah adalah orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir.” (QS. At-Taubah: 18). (HR. Ibnu Majah, no. 802; Tirmidzi, no. 3093. Al-Hafih Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini dha’if. Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilali menyatakan sanad hadits ini dha’if)
DO’A PERGI KE MASJID
Artinya: Ya Allah, jadikan lah di dalam hatiku cahaya dan di dalam lisanku cahaya, jadikan lah di dalam pendengaranku cahaya, jadikan lah di dalam penglihatanku cahaya, jadikan lah dari belakangku cahaya dan dari depanku cahaya, dan jadikan lah dari atasku cahaya dan dari bawahku cahaya. Ya Allah, beri lah aku cahaya.
اللَّهُمَّ اهْدِنِي لِأَحْسَنِ الْأَعْمَالِ وَأَحْسَنِ الْأَخْلَاقِ لَا يَهْدِي لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ وَقِنِي سَيِّئَ الْأَعْمَالِ وَسَيِّئَ الْأَخْلَاقِ لَا يَقِي سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ
“ Ya Allah, Tunjukkanlah kepadaku sebaik-baik amal dan sebaik-baik akhlaq karena tidak ada yang dapat menunjukkannya kecuali Engkau, dan periharalah aku dari keburukan amal dan keburukan akhlak, karena tiada sanggup memelihara keburukannya kecuali Engkau”
4. Do’a yang terbanyak diminta Rasul
daripada Abu Dzar, beliau berkata: Rasulullah SAW berkata kepadaku:
اتَّقِ اللَّهِ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ»
Bertaqwalah kepada Allah dalam apa jua keadaan. Ikutilah kejahatan (dosa) dengan kebaikan yang akan menghapuskannya. Bergaullah dengan manusia dengan akhlak yang baik (bermutu).
(HR at-Tirmizi di dalam Sunan at-Tirmizi, bilangan: 1987) Hadits Hasan
VISI ISLAM TENTANG AKHLAQ
Akhlaq = Iman + Amal Sholeh
Iman :
Kumpulan kebenaran yang dipahami & diyakini secara mutlak, sesuatu yang kemudian mengarahkan pemikirannya, membentuk kemauan dan meluruskan perilaku
Amal Shaleh :
Kumpulan Tindakan, sikap yg lahir dari kesadaran pemikiran akan nilai-nilai keimanan.
وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْٓا اَعْمَالُهُمْ كَسَرَابٍۢ بِقِيْعَةٍ يَّحْسَبُهُ الظَّمْاٰنُ مَاۤءًۗ حَتّٰىٓ اِذَا جَاۤءَهٗ لَمْ يَجِدْهُ شَيْـًٔا وَّوَجَدَ اللّٰهَ عِنْدَهٗ فَوَفّٰىهُ حِسَابَهٗ ۗ وَاللّٰهُ سَرِيْعُ الْحِسَابِ ۙ ( النّور/24:39)
Terjemah Kemenag 2019
39. Orang-orang yang kufur, amal perbuatan mereka seperti fatamorgana di tanah yang datar. Orang-orang yang dahaga menyangkanya air, hingga apabila ia mendatanginya, ia tidak menjumpai apa pun. (Sebaliknya,) ia mendapati (ketetapan) Allah (baginya) di sana, lalu Dia memberikan kepadanya perhitungan (amal-amal) dengan sempurna. Allah sangat cepat perhitungan-Nya.521)
521) Orang-orang kafir, karena amal-amal mereka tidak didasarkan atas iman, tidaklah mendapat balasan dari Allah Swt. di akhirat, walaupun di dunia mereka mengira akan mendapat balasan atas amal mereka itu. (An-Nur/24:39)
AKHLAQ
Nilai-nilai & pemikiran yang telah menjadi sikap mental yang berakar didalam jiwa, lalu tampak dalam bentuk tindakan yang bersifat tetap, natural dan refleks.
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَة رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ اللهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَ أَمْوَالِكُمْ وَ لَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوْبِكُمْ وَ أَعْمَالِكُمْ
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, ”Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada rupa kalian, juga tidak kepada harta kalian, akan tetapi Dia melihat kepada hati dan amal kalian”.
Referensi: https://almanhaj.or.id/11926-i-k-h-l-a-s-2.html
Lengkapnya riwayat hadits ini dengan tambahan sebagai berikut:
إِنَّ اللهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى( أَجْسَادِكُمْ وَ لاَ إِلَى ) صُوَرِكُمْ وَ أَمْوَالِكُمْ وَ لَكِنْ (إِنَّمَا) يَنْظُرُ إِلَى قُلُوْبِكُمْ ( وَأَشَارَ بِأَصَابِعِهِ إِلَى صَدْرِهِ) وَ أَعْمَالِكُمْ�
Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada tubuh kalian dan tidak juga kepada rupa dan harta kalian. Akan tetapi sesunguhnya Dia hanyalah melihat kepada hati kalian (Nabi Shalalllahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan ke dadanya) dan dia melihat pula kepada amal kalian
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تُلْهِكُمْ اَمْوَالُكُمْ وَلَآ اَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللّٰهِ ۚوَمَنْ يَّفْعَلْ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْخٰسِرُوْنَ ( المنٰفقون/63:9)
Wahai orang-orang yang beriman, janganlah harta bendamu dan anak-anakmu membuatmu lalai dari mengingat Allah. Siapa yang berbuat demikian, mereka itulah orang-orang yang merugi.
(Al-Munafiqun/63:9)
لَنْ تُغْنِيَ عَنْهُمْ اَمْوَالُهُمْ وَلَآ اَوْلَادُهُمْ مِّنَ اللّٰهِ شَيْـًٔاۗ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ النَّارِۗ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ ( المجادلة/58:17)
Harta benda dan anak-anak mereka tidak berguna sedikit pun (untuk menolong mereka) dari (azab) Allah. Mereka itulah penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya. (Al-Mujadalah/58:17)
SATU KATA
PILIH
Perubahan Akhlaq
Tetap
Tetap
&
Berubah
Berubah
Keturunan
Keturunan
Lingkungan
Lingku
ngan
akal
Fisik
Hati
T
1 TUHAN
1. Bapak
3. Roh
Kudus
2. Anak�(Yesus)
PROSES PEMBENTUKAN AKHLAQ
FISIK
MENTAL
melakukan
sikap
KARAKTER
AKAL
HATI
memikirkan
memilih
VISI
merasakan
memutuskan
PROSES PEMBENTUKAN AKHLAQ
Wilayah Akal
Lintasan Pikiran
Memori
Ide/gagasan
Wilayah Hati
Keyakinan
Kemauan
Tekad
Wilayah Fisik
Tindakan
Kebiasaan
Karakter
INNAMAL A’MAALU BINNIYYAT
صِبْغَةَ اللّٰهِ ۚ وَمَنْ اَحْسَنُ مِنَ اللّٰهِ صِبْغَةً ۖ وَّنَحْنُ لَهٗ عٰبِدُوْنَ
( البقرة/2:138)
2:138. (Peliharalah) sibghah (celupan) Allah.39) Siapa yang lebih baik sibgahnya daripada Allah? Hanya kepada-Nya kami menyembah.
Agama Islam Polnep-5-
AKAL
FISIK
HATI
“Ingatlah, didalam tubuh ada segumpal darah yang apabila baik maka baiklah seluruh tubuhnya, dan apabila buruk maka buruklah seluruh tubuhnya, ingatlah, bahwa ia adalah hati”
Perbedaan Etika, Moral dan Akhlaq
ETIKA
Nilai-nilai dan norma-norma yang
bersumber dari masyarakat
MORAL
Nilai-nilai dan norma-norma yang
bersumber dari akal dan logika
AKHLAQ
Nilai-nilai dan norma-norma yang
bersumber dari Alquran dan sunnah
AKHLAQ KEPADA ALLAH DAN RASUL
AKHLAQ KEPADA DIRI SENDIRI
AKHLAQ KEPADA SESAMA