1 of 19

KEPEMIMPINAN

  1. KONSEP KEPEMIMPINAN
  2. MOTIVASI, KOMUNIKASI DAN KERJASAMA

2 of 19

B. KOMUNIKASI, MOTIVASI, dan KERJASAMA

Tujuan Pembelajaran :

Mengetahui dan memahami cara berkomunikasi secara efektif , memberikan motivasi, dan bekerjasama membangun tim kerja.

3 of 19

KOMUNIKASI :

Seorang pemimpin adalah orang yang memberi inspirasi, membujuk, mempengaruhi, dan memotivasi orang lain

Komunikasi akan efektif jika informasi telah diserap dan dipahami oleh pendengar yang ditargetkan

4 of 19

SIKLUS KOMUNIKASI :

VERIVIKASI PEMAHAMAN

MENGIRIM PESAN

PENDENGAR PAHAM

5 of 19

MENDENGARKAN………..

Mendengarkan sama pentingnya dengan berbicara karena dengan mendengarkan, kita berkomunikasi dengan lengkap untuk mencapai pemahaman yang sama

Apakah seorang pemimpin perlu mendengarkan…?

6 of 19

TIPE PENDENGAR :

  1. Apresiator ; Memperhatikan semua informasi dan berpikir mengenai butir yang dapat ditambahkan. Tipe ini sangat menikmati suasana interaktif, dan mungkin akan melewatkan hal penting jika mereka tidak benar-benar terlibat

2. Pemberi empati ; Mendengarkan semua hal, dan mencoba mengenali situasi yang pernah dialaminya, yang mendukung hal yang dikemukakan si pembicara. Tipe ini kadang tidak memahami isi komunikasi jika terlalu memperhatikan aspek lain dari komunikasi

3. Orang yang memahami (comprehender) ; Mengorganisasikan dan memahami pesan yang disampaikan dengan akal sehat. Suka menghubungkan antar pengalaman, serta berusaha menemukan dan memahami hubungan antar ide. Namun sering tidak menangkap semua pesan yang tidak diucapkan atau tersembunyi.

7 of 19

4. Orang yang membedakan (discerner) ; Menyerap semua informasi yang disampaikan. Ingin memperoleh informasi yang lengkap dan akurat, menetapkan pesan utama, dan memilah-milah apa yang dianggapnya rincian penting. Setiap potong informasi dengan seksama ditimbang dan diukur keakuratannya, keabsahan, dan isinya. Tipe ini akan kehilangan beberapa informasi penting jika semua informasi diproses.

5. Evaluator ; Ingin mengetahui seberapa besar kecocokan informasi yang diberikan dengan gambaran kegiatan secara keseluruhan. Sering meragukan motif pembicara, dan akan menerima atau menolak pesan berdasarkan keyakinan pribadi. Akan membuat keputusan berdasarkan informasi yang disediakan

8 of 19

Bagaimana Relawan Berkomunikasi…?

  • Satukan semua tipe pendengar untuk benar-benar menerima pesan yang utuh.
  • Berkomunikasilah disemua tingkatan. Berbicara dan dengarkan ide-ide: pengurus, staf, antar relawan, masyarakat, organsasi lain
  • Memandang sesuatu dari sudut pandang baru
  • Berwawasan luas
  • Antusias
  • Tidak pernah membicarakan diri sendiri
  • Sangat ingin tahu untuk kemajuan organisasi
  • Mempunyai selera humor
  • Mempunyai gaya bicara sendiri

9 of 19

MOTIVASI :

adalah seni membuat orang melakukan apa yang Anda ingin mereka lakukan karena mereka ingin melakukannya

Kasih gambar

10 of 19

MENU MOTIVASI :

  1. Penguatan positif

Memberikan hadiah atau pujian akan efektif jika diikatkan pada keberhasilan melaksanakan kegiatan

2. Bergabung dalam tantangan

Memberi tantangan pada situasi baru dan berbeda akan menumbuhkan kreatifitas

3. Pemecahan masalah kreatif

Memberi kesempatan pada tim untuk memecahkan masalah secara kreatif akan memotivasi anggota tim menyelesaikan masalah dengan rasa tanggung jawab

4. Pelatihan/pembimbingan

Untuk membantu anggota tim menemukan kekuatan dan strategi yang mendukung tugas

11 of 19

KERJASAMA

KERJASAMA

TIM YANG SUKSES :

  • Tentukan tujuan tim
  • Komitmen
  • Kepercayaan
  • Berikan waktu bagi tim untuk berkembang
  • Rasa memiliki tim dan kegiatan
  • Tentukan ketrampilan yang dimiliki dan dibutuhkan
  • Saling memberikan dukungan, pengakuan, penghargaan terhadap keberhasilan, tapi beri bimbingan dan belajar dari kegagalan

12 of 19

T I M

UNIK

PENDEBAT ULUNG

PERENUNG

FASILITATOR

PEMANDU SORAK

KONSELOR

CONFLIK

KECEMBURUAN

SALING MENGEJEK

PALING PANDAI

PALING BERJASA

KURANG PD

13 of 19

Pertentangan kekuatan yang menimbulkan ketegangan disebut konflik. Terjadi ketika dua pihak atau lebih mencari tujuan, nilai yang saling bertentangan. Masing-masing pihak percaya bahwa apa yang diinginkannya tidak cocok dengan keinginan pihak lain

Terlalu sedikit konflik mungkin membuat kita berpuas diri. Tetapi, konflik yang terus-menerus akan merusak, mengganggu konsentrasi, dan menghambat kemajuan ,Konflik yang tidak perlu :

  • Ketika individu mempunyai persepsi yang berbeda
  • Perasaan bermusuhan yang muncul secara tidak terduga
  • Perasaan negatif seperti gelisah, stress, atau marah
  • Komunikasi yang tidak jelas seperti salah pengertian, kurang informasi
  • Ketidaksepemahaman yang disebabkan oleh persepsi yang berbeda dan sikap seperti prasangka, menolak perubahan

14 of 19

RESEP MENGATASI KONFLIK :

  • Perlakukan orang lain dengan hormat
  • Bersikap defensif atau menyerang balik
  • Tahan godaan untuk tidak berdebat
  • Memberikan saran tanpa diminta
  • Tetap tidak memihak
  • Menyetujui sesuatu yang belum lengkap informasinya
  • Cobalah untuk melakukan kompromi
  • Meremehkan
  • Terbukalah terhadap saran
  • Berhenti berdebat hanya untuk menghindari pertentangan lebih lanjut
  • Komunikasikan secara jelas, mendengarkan aktif
  • Memelihara pertentangan dalam diri sendiri
  • Hadapi masalah sejak awal
  • Mengabaikan perasaan atau keprihatinan pihak lain
  • Tunjukkan simpati

Pantangan

Anjuran

15 of 19

Pengambilan keputusan sepihak, individual, dan otoritarian mengacu pada satu orang yang mengambil keputusan tanpa menggunakan masukan dari orang lain. Sebaliknya pengambilan keputusan kelompok, partisipatif, dan konsensus semuanya mengacu pada penerimaan masukan dari anggota kelompok sebelum mengambil keputusan.

Mana yang lebih baik………..?

16 of 19

Bukan pada jenis mana yang lebih baik, tetapi yang terpenting adalah mengenali gaya pengambilan keputusan yang diperlukan untuk setiap situasi. Beberapa pedoman untuk pengambilan keputusan:

  1. Jika komitmen untuk melaksanakan keputusan itu adalah penting, maka lebih baik berkonsultasi dengan anggota tim sebelum mengambil keputusan
  2. Ketika kreatifitas adalah hal penting untuk pemecahan masalah, maka lebih baik melibatkan orang-orang dari berbagai bidang keahlian, sehingga ide-ide kreatif dapat memberikan alternatif solusi yang bermanfaat
  3. Secara umum, keputusan penting lebih baik diambil dengan pendekatan kelompok
  4. Jika diperlukan keputusan strategis dan kebanyakan anggota kelompok tidak memahami garis besarnya, lebih baik menggunakan keputusan independen dari pemimpin. Ada baiknya mengumpulkan sedikit sudut pandang tetapi tidak mencari konsensus
  5. Jika sebuah isu bersifat sangat politis dan sulit mencari sudut pandang yang netral dari anggota tim, pemimpin mungkin lebih baik mengambil keputusan sendiri
  6. Ketika waktu sangat mendesak, biasanya lebih baik menggunakan keputusan sepihak. Jika diperlukan masukan dari orang lain, gunakan pengambilan keputusan partisipatif dengan batas waktu ketat, misal rapat 2 jam

17 of 19

Tahap Pemecahan Masalah & Pengambilan Keputusan

7. Buat Kontrak & Komitmen

1. Identifikasi Masalah

3. Analisa Sebabnya

5. Pilih satu / lebih alternatif yang baik

8. Lakukan Evaluasi Hasil

2. Klarifikasi Persoalan

4. Mencari Solusi Alternatif

6. Buat Rencana Pelaksnaan

18 of 19

APA PERAN RELWAN PMI DALAM KEPEMIMPINAN..?

1. Berikan Komitmen

2. Pimpin kegiatan/program lewat jalan sederhana

3. Membangun jaringan kerjasama untuk pengembangan organisasi

    • Bila belum ada sistem pendataan, tawarkan keahlian Anda untuk membuat sistem pendataan yang sederhana
    • Jika ruangan kantor suram dan berantakan, kerahkan kelompok kecil untuk mendesain ruangan

19 of 19

TERIMA KASIH