Mengidentifikasi Kebutuhan Konsumen
Dian Mardi Safitri
Mahasiswa mampu
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
mengidentifikasi kebutuhan konsumen dan tingkat kepentingan konsumen menggunakan metode dan teknik komunikasi yang sesuai
Tahap Pengembangan Konsep
3
Identifikasi
kebutuhan
pelanggan
Menetapkan
Spesifikasi dan
targetnya
Mendesain
konsep
produk
Memilih
konsep produk
Menguji
konsep produk
Menetapkan
spesifikasi
akhir
Rencana Alur
Pengembangan
Pernyataan misi
Rencana pengembangan
Mission Statement
Bentuk formal dari informasi yang diperoleh dari kegiatan mengidentifikasikan ruang lingkup usaha, spesifikasi peluang pasar tertentu, dan mengkaji kendala dan tujuan proyek.
Tujuan Mengidentifikasi Kebutuhan Pelanggan
Tahapan Identifikasi Kebutuhan Pelanggan
Wawancara
01
Focus Group Discussion
02
Observasi produk ketika digunakan oleh pelanggan
03
Survei tertulis (kuesioner)
04
Teknik dalam mengidentifikasi kebutuhan pelanggan
1. Wawancara
5
Saran-saran yang diperlukan untuk pengembangan/perbaikan produk.
4
Hal-hal yang dipertimbangkan oleh pelanggan ketika membeli produk tersebut?
3
Hal-hal apa saja yang disukai pelanggan dari produk tersebut? Apa kekurangannya?
2
Pengalaman menarik ketika pelanggan menggunakan produk tersebut
1
Kapan dan mengapa pelanggan menggunakan produk jenis tersebut?
Sekitar 1 – 2 jam, satu atau lebih anggota tim pengembang berdiskusi mengenai kebutuhan dengan pelanggan.
Sementara penemuan lain, memperkirakan bahwa 98 persen kebutuhan pelanggan diperoleh setelah 25 jam pengumpulan data, baik melalui wawancara maupun kelompok fokus.
Dalam studi diperkirakan bahwa 90 persen kebutuhan pelanggan diperoleh setelah 30 kali wawancara.
Perlu Berapa kali wawancara?
Untuk sebagian besar produk, 10 kali wawancara masih kurang, sedangkan 50 kali wawancara terlalu banyak.
Wawancara dapat dilakukan secara berurutan, dan proses dapat dihentikan ketika tidak ada lagi kebutuhan baru yang diperoleh dari tambahan wawancara.
JUMLAH SAMPEL
Biarkan wawancara mengalir apa adanya, sehingga pelanggan dapat memberikan informasi yang berharga.
Lebih baik menggunakan display visual dan alat peraga.
Hindari hipotesis awal tentang teknologi produk.
Biarkan pelanggan mendemonstrasikan produk atau tugas-tugas tertentu yang berhubungan dengan produk.
Bersiaplah dengan kejutan atau ekspresi yang tercetus dari kebutuhan yang tersembunyi.
Amati informasi non verbal.
Hal-hal yang Harus Diperhatikan dalam Melakukan Wawancara
Dilakukan dengan jumlah pelanggan sebanyak 8-12 orang dan selama lebih kurang 2 jam)
2. Focus Group
Observasi produk ketika digunakan oleh pelanggan
Kelebihan menggunakan cara ini adalah kepuasan atau ketidakpuasan terhadap produk yang sudah ada dapat diketahui secara langsung.
Survei tertulis (kuesioner)
Online Survey
Setelah menggali kebutuhan pelanggan…
Menginterpretasikan data mentah menjadi data kebutuhan pelanggan
Identifikasi Need
Produk Kursi Periksa Gigi Anak-anak
Rumusan Masalah
Kebutuhan pelanggan untuk produk kursi untuk pemeriksaan gigi anak sekolah tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) ini dilakukan dengan kuesioner pada para pakar, yaitu
Guru TK dan Dokter gigi
KENAPA?
Hasil Kuesioner Pendahuluan dan Interpretasi Kebutuhan
Pernyataan Expert | Interpretasi Kebutuhan |
Kursi harus ringan dan portable | Kursi terbuat dari bahan yang ringan |
Kursi dapat dinaik-turunkan | Kursi memiliki ketinggian yang dapat diatur |
Sandaran kursi dapat direclinepositioning | Kursi memiliki sandaran yang dapat diatur kemiringannya. |
Kursi yang nyaman | Kursi memiliki desain yang memberi kenyamanan pada pemakai |
Memiliki bentuk yang menarik | Kursi memiliki desain yang menarik |
Jok kursi dan sandaran terbuat dari bahan yang empuk | Kursi memiliki jok dan sandaran yang terbuat dari bahan yang empuk |
Warna kursi cerah | Kursi memiliki warna yang cerah |
Kursi kuat | Kursi terbuat dari bahan yang kokoh |
Kursi sesuai dengan umur anak TK | Kursi memiliki ukuran yang pas. |
Kursi terbuat dari bahan yang tahan air | Kursi terbuat dari bahan yang mudah dibersihkan |
Menyusun Need menjadi Hirarki
Kebutuhan Primer | Kebutuhan Sekunder |
Kenyamanan dalam penggunaan kursi pemeriksaan gigi | Kursi memiliki ukuran yang pas |
Kursi memiliki desain yang memberi kenyamanan pada pemakai | |
Kursi memiliki jok dan sandaran yang terbuat dari bahan yang empuk | |
Daya tahan kursi pemeriksaan gigi | Kursi terbuat dari bahan yang kokoh |
Nilai estetika kursi pemeriksaan gigi | Kursi memiliki warna yang cerah |
Kursi memiliki desain yang menarik. |
Kebutuhan Primer | Kebutuhan Sekunder |
Kemudahan dalam penggunaan kursi pemeriksaan gigi | Kursi memiliki ketinggian yang dapat diatur |
Kursi memiliki sandaran yang dapat diatur kemiringannya. | |
Kursi terbuat dari bahan yang ringan | |
Kemudahan perawatan kursi pemeriksaan gigi | Kursi terbuat dari bahan yang mudah dibersihkan |