1 of 23

MENGENAL STRUKTUR�TEKS PERSUASI

BAHASA INDONESIA

KELAS 8A

BERSAMA

AJI APRILIUS Z.,S.PD.

2 of 23

YUK, SIMAK VIDEO BERIKUT.

https://www.youtube.com/watch?v=pnuiEGuThsI&ab_channel=KokBisa%3F

3 of 23

Pertanyaan:

1. Mengapa jumlah sampah plastik semakin banyak jumlahnya?

  1. Mengapa Indonesia menjadi penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia?
  2. Mengapa anjuran membuang sampah pada tempatnya sudah tidak efektif lagi?
  3. Bagaimana solusi yang efektif untuk mengatasi sampah plastik di dunia?

4 of 23

ASAL-USUL KATA DARI KBBI

TEKS PERSUASI

Teks : n bahan tertulis untuk dasar memberikan pelajaran

Per.su.a.si : - n ajakan kepada seseorang dengan cara memberikan alasan/prospek yang menyakinkan

- n karangan yang bertujuan membuktikan pendapat

5 of 23

CIRI UMUM TEKS PERSUASI

AJAKAN

FAKTA, CONTOH, BUKTI

KATA PERSUASI

Bertujuan mengajak orang untuk melakukan sesuatu.

Memiliki data berupa fakta, contoh, bukti untuk memperkuat alasan.

Mengandung kata-kata ajakan, seperti ayo, marilah, dan laksanakanlah.

6 of 23

STRUKTUR TEKS PERSUASI

TESIS

REKOMENDASI

ARGUMEN

Gagasan umum/pendangan penulis dari topik yang diangkat, didukung dengan teori/pengetahuan penulis sendiri.

Bagian penutup berisi ajakan, saran, pertimbangan positif.

Alasan berupa bukti yang mendukung tesis. Penjelasan lebih mendalam melalaui fakta-fakta.

7 of 23

BACALAH CONTOH TEKS PERSUASI BERIKUT.

8 of 23

PERMAINAN TRADISIONAL

Permainan tradisional memiliki nilai-nilai yang tidak dapat digantikan dengan permainan modern. Kemajuan teknologi menciptakan berbagai pilihan permainan, mulai dari video game sampai permainan simulasi. Kemajuan ini tidak buruk, tetapi kita perlu menyeimbangkan perkembangan anak dengan permainan tradisional.

Ada berbagai macam permainan tradisional yang biasa dimainkan anak-anak Indonesia. Beberapa di antaranya, yaitu engkleng, gobak sodor, galah, cublak-cublak suweng, lompat tali, benteng-bentengan, petak umpet, bola bekel, egrang, kelereng, dan sebagainya. Permainan tersebut melibatkan gerak tubuh, kerja sama, strategi, serta interaksi dengan lawan main. Perkembangan motorik anak juga dapat berkembang melalui permainan tradisional. Lebih lagi, permainan tradisional mengingkatkan hubungan sosial karena ada kerja sama di dalamnya. �

9 of 23

PERMAINAN TRADISIONAL

Permainan tradisional memiliki nilai-nilai yang tidak dapat digantikan dengan permainan modern. Kemajuan teknologi menciptakan berbagai pilihan permainan, mulai dari video game sampai permainan simulasi. Kemajuan ini tidak buruk, tetapi kita perlu menyeimbangkan perkembangan anak dengan permainan tradisional.

Ada berbagai macam permainan tradisional yang biasa dimainkan anak-anak Indonesia. Beberapa di antaranya, yaitu engkleng, gobak sodor, galah, cublak-cublak suweng, lompat tali, benteng-bentengan, petak umpet, bola bekel, egrang, kelereng, dan sebagainya. Permainan tersebut melibatkan gerak tubuh, kerja sama, strategi, serta interaksi dengan lawan main. Perkembangan motorik anak juga dapat berkembang melalui permainan tradisional. Lebih lagi, permainan tradisional mengingkatkan hubungan sosial karena ada kerja sama di dalamnya. �

10 of 23

LANJUTAN…

Maka dari itu, permainan tradisional perlu terus dikenalkan pada anak. Jangan sampai permainan modern menggerus budaya permainan tradisional. Pada tingkat yang lebih parah, anak akan kesulitan bersosialisasi dan mengerti makna kerja sama. Ayo ajarkan permainan tradisional pada anak. Mari bermain sambil belajar!

11 of 23

Pertanyaan:

  1. Sebagai siswa, bagaimana tanggapanmu tentang teks tersebut?
  2. Fakta apa saja yang terdapat dalam teks tersebut?
  3. Setujukah kamu paragraf kedua disebut bagian tesis? Mengapa?
  4. Setuju kh kamu paragraf pertama disebut bagian argumentasi? Mengapa?

12 of 23

YUK, SIMAK VIDEO BERIKUT.

https://www.youtube.com/watch?v=qtibq5NRUmE

13 of 23

KAIDAH KEBAHASAAN TEKS PERSUASI

14 of 23

Mari Terapkan Hidup Sehat dengan Jalan Kaki

Jalan kaki adalah bagian dari membiasakan hidup sehat tanpa melakukan olahraga yang berat, tetapi masih banyak orang yang meragukan manfaat dari jalan kaki di kehidupan sehari-hari. Padahal, bagi sebagian orang, jalan kaki menjadi kebiasaan atau rutinitas tertentu, misalnya jalan dari rumah ke depan komplek, atau jalan dari rumah ke sekolah, ke tempat kerja, ke kampus, ke warung, dan sebagainya.

Olahraga yang ringan ini memiliki sejumlah manfaat yang baik bagi tubuh kita, bahkan menurut salah satu penelitian, berjalan kaki selama 30 menit setiap harinya bisa menurunkan resiko penyakit jantung sebanyak 40%.

15 of 23

Mari Terapkan Hidup Sehat dengan Jalan Kaki

Berjalan kaki menjadi salah satu alternatif olahraga yang menyehatkan tubuh. Hal ini disebabkan karena dengan berjalan kaki, maka detak jantung kita akan lebih cepat berdetak atau lebih kencang dari biasanya sehingga jantung pun menjadi lebih kuat dan sirkulasi darah bisa meningkat dengan baik. Bukan hanya itu, ternyata berjalan kaki dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh karena berjalan kaki menuntut orang untuk bergerak secara konstan yang mengakibatkan jumlah lemak dan kolesterol pun berkurang.

Biasakanlah kegiatan berjalan kaki ini setiap hari minimal selama 30 menit agar tubuh menjadi lebih sehat dan terhindar dari segala penyakit. Oleh karena ini, marilah kita lakukan kegiatan sederhana ini untuk kebaikan tubuh.

16 of 23

CIRI KEBAHASAAN TEKS PERSUASI

    • Banyak digunakan pada bagian tesis
    • Contoh: merupakan, ialah, adalah.

Kata kerja yang menyatakan penjelasan

    • Konjungsi tujuan: supaya, agar, dan untuk
    • Konjungsi penejalasan: bahwa

Konjungsi yang menyatakan tujuan dan penjelasan

    • Konjungsi sebab: sebab, karena, oleh karena.
    • Konjungsi akibat: hingga, maka, sehingga, sampai, sampai-sampai.

Konjunsi Sebab Akibat

17 of 23

CIRI KEBAHASAAN TEKS PERSUASI

    • Digunakan pada bagian rekomendasi.
    • Contoh: ayo, hendaknya, mari, laksakanlah, hindari, jangalah.

Kata tugas yang menyatakan ajakan atau larangan.

    • Sering digunakan di bagian rekomendasi untuk mempertegas saran, ajakan, atau larangan.
    • Konjungsi akibat: Marilah, Ayolah, laksanakanlah, hendaklah, cobalah, mulailah, bisakah, masihkah, dsb.

Penggunaan partikel lah dan kah

18 of 23

Perilaku Konsumtif Masyarakat Indonesia

Indonesia sebagai negara berkembang. Bagi negara pencipta industri, Indonesia sebagai segmentasi pasar terempuk bagi mereka. Didukung dengan habitat atau kebiasaan masyarakat di Indonesia. Maaf, yang saya bilang latah dengan produk-produk baru yang menarik yang masuk ke Indonesia. 

Setiap ada produk baru masuk, maka orang akan berbondong-bondong untuk membeli produk tersebut, contoh paling dekat masalah permintaan handphone. Tiongkok sebagai negara pembuat handphone yang cukup cerdas melihat peluang pasar di Indonesia. Cukup dengan harga murah, kualitas tidak kalah bagus, sudah dijamin akan menarik banyak pembeli di Indonesia. 

Ironisnya, masyarakat kita setiap ada keluaran handphone baru tertarik ingin membelinya. Padahal handphone sebelumnya masih bagus dan masih dapat digunakan. Karena jiwa konsumtif yang lebih tinggi, Handphone lama pun tidak diindahkan, tetap membeli handphone yang baru.

Sumber:

https://penerbitdeepublish.com/contoh-teks-persuasif/

19 of 23

Perilaku Konsumtif Masyarakat Indonesia

Hal yang menurut saya disayangkan adalah, handphone tersebut hanya digunakan untuk ajang pamer, ajang bermain media sosial atau sekadar biar punya handphone terbaru saja. Dari segi penggunaan atau pemanfaatan handphone kurang maksimal.

Padahal, di negara Jepang dan Korea Utara misalnya, negara mereka membatasi penggunaan handphone, khususnya pada anak-anak. Dalam sebulan, pengiriman pesan mereka dibatasi. Sedangkan di Indonesia? Bahkan anak TK sekarang sudah ada yang diberi handphone. Kelihatan sepele, tetapi ini salah satu cara penjajahan teknologi. 

Uniknya, kenapa dengan produk-produk baru yang masuk di Indonesia, sudah bangga menjadi konsumen dan memiliki produk canggih? Pertanyaannya saja adalah, kenapa tidak terdorong untuk menciptakan produk dan menyaingi produk-produk dari negara di luar? 

Maka dari itu, penting sekali membangun pola berpikir agar tidak terlalu menikmati kenikmatan fasilitas yang sudah ada. Karena sejatinya, kita saat ini sedang dijajah secara teknologi. Mari, kita lebih bijak menjadi masyarakat Indonesia.

Sumber:

https://penerbitdeepublish.com/contoh-teks-persuasif/

20 of 23

Pertanyaan:

Analisislah unsur-unsur kebahasaan yang terdapat dalam teks “Perilaku Konsumtif Masyarakat Indonesia” tersebut.

21 of 23

Kebiasaan Minum Air Putih

Tubuh kita butuh banyak asupan air putih. Bila kekurangan air putih, tubuh jadi dehidrasi. Selain haus, bila dehidrasi dibiarkan akan mengakibatkan sesak napas, denyut nadi cepat tapi lemah, demam, tekanan darah rendah, kulit kering, bahkan menyebabkan kehilangan kesadaran atau pingsan.

Institute of Medicine’s Food and Nutrition Board menganjurkan asupan air putih 2,7 liter bagi perempuan, dan 3,7 liter bagi laki-laki. Minumlah ketika bangun tidur, saat haus, lelah, sesudah atau sebelum makan. Tidak perlu konsumsi air putih secara berlebih. Secekupnya saja sesuai kebutuhan harian. Dengan begitu, sistem metabolisme, pencernaan, dan pernapasan dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Oleh sebab itu, jangan lupa penuhi asupan air putih kita. Agar tetap sehat dan bugar, ayo minum air putih!�

22 of 23

Aktivitas 2

  1. Bacalah Teks “Kejujuran dalam Petemanan” halaman 168-169.
  2. Identifikasilah unsur-unsur kebahasaan yang terdapat dalam teks tersebut (hlm 170).

23 of 23

TERIMA KASIH

Gmail :ajiapriliusz@gmail.com

Please keep this slide for attribution.

CREDITS: This presentation template was created by Slidesgo, including icons by Flaticon, and infographics & images by Freepik.