Laporan Pemantauan Risiko�Inspektorat III�Triwulan II Tahun 2021
Jakarta, 7 April 2021
Kementerian Keuangan
Republik Indonesia
Peta Risiko Inspektorat III �Triwulan II Tahun 2021
2
Py
Highlight Risk Event
No
Q2
16
Pelaksanaan pengawasan melewati rencana yang telah ditetapkan
1
RE#18
16
14
Temuan Material atas BA BUN
2
RE#1
11
14
Adanya OTT, pungli dan tindakan korupsi yang dideteksi oleh aparat penegak hukum dan IBI
3
RE#2
14
13
Masih ada elemen pemenuhan IACM level 4 yang belum tercapai
4
RE#13
13
13
Defisiensi dalam penerapan pengendalian intern
5
RE#15
13
5
6
3
4
1
2
6
RE#19
Pemanfaatan sistem manajemen audit tidak dilakukan sesuai ketentuan
13
13
2
Tren Besaran Risiko Inspektorat III Triwulan II Tahun 2021 (1/3)
3
Temuan material atas BA BUN
2
14
11
RE #1
Penguatan Integritas, Pengendalian dan Pengawasan Internal yang Bernilai Tambah
SO #1
P21
Q2
Risk Event (RE)
Prioritas
Nomor RE
Adanya OTT, pungli, dan tindakan korupsi yang dideteksi oleh aparat penegak hukum
3
14
14
RE #2
Kinerja Itjen belum/tidak memberi nilai tambah bagi peningkatan kinerja organisasi
7
11
11
RE #3
Rekomendasi hasil pengawasan yang berkualitas
SO #2
Rekomendasi Itjen tidak ditindaklanjuti
18
8
8
RE #5
Penyelesaian pedoman pengawasan berlarut-larut
9
11
11
RE #6
Inovasi pengawasan yang efektif
SO #3
Akses data untuk Continuous Audit terhambat
10
11
11
RE #7
Script tidak selesai/tidak akurat dalam menjawab sasaran analisis
11
11
11
RE #8
8
RE #4
Komponen penilaian PMPRB tidak memenuhi target
11
11
3
Tren Besaran Risiko Inspektorat III Triwulan II Tahun 2021 (2/3)
4
Pelaksanaan pengawasan belum dapat mendeteksi indikasi fraud
12
11
11
RE #9
Implementasi pengawasan intern yang strategis
SO #4
P21
Q1
Risk Event (RE)
Prioritas
Nomor RE
Desain perencanaan pengawasan dan pelaksanaanya berorientasi kegiatan operasional
13
11
11
RE #10
Ketidaksesuaian materi tindak lanjut rekomendasi BPK yang menjadi tanggung jawab Inspektorat III
14
11
11
RE #11
Masih ada elemen pemenuhan IACM level 4 yang belum tercapai
4
13
13
RE #13
Pengawasan tidak sesuai dengan standar AAIPI
17
10
10
RE #14
Defisiensi dalam penerapan pengendalian intern
5
13
13
RE #15
Organisasi yang optimal
SO #6
Masih adanya pejabat tidak memenuhi Standar Kompetensi Jabatan
19
8
8
RE #16
16
RE #12
Program penguatan UKI tidak mampu menjadi First Alert System
10
10
SO #5
Penjaminan kualitas pengawasan
SO #7
SDM yang optimal
4
Tren Besaran Risiko Inspektorat III Triwulan II Tahun 2021 (3/3)
5
Penyerapan anggaran rendah
15
11
11
RE #17
Pengelolaan keuangan yang optimal
SO #8
P21
Q1
Risk Event (RE)
Prioritas
Nomor RE
Pemanfaatan sistem manajemen audit tidak dilakukan sesuai ketentuan
6
13
13
RE #19
SO #9
Komunikasi publik yang efektif dan Sistem Informasi yang Andal
Pelaksanaan pengawasan melewati rencana yang telah ditetapkan
16
16
1
RE #18
5
Lampiran Risiko �Triwulan II Tahun 2021
6
Risiko “Pelaksanaan pengawasan melewati rencana yang telah ditetapkan” pada triwulan II tetap pada level tinggi dengan besaran risiko 16. hal ini sehubungan dengan ketidakpastian kondisi karena dampak pandemic COVID-19 yang masih meningkat sehingga masih dimungkinkan penyesuaian anggaran dalam PKPT di Lingkungan Inspektorat Jenderal baik besaran OH maupun pelaksanaan kegiatan pengawasan yang meliputi sumber daya, tempat dan waktu pelaksanaan.
Pada periode triwulan II telah dilakukan penyesuaian pada PKPT dan tidak ada kegiatan pengawasan yang tidak sesuai dengan perencanaan sehingga level Kemungkinan keterjadian tetap berada pada level 4 (1% < x ≤ 10%)
Pelaksanaan kegiatan pengawasan telah sesuai perencanaan yang tidak berdampak pada penurunan target kinerja. Sehingga level dampak berada pada level 4 (penurunan kinerja 20% < x ≤ 50% dari target kinerja).
Besaran/Level Risiko Aktual
Daltu dan Koorkel/Dalnis
Rekomendasi hasil pengawasan yang berkualitas
Pelaksanaan pengawasan melewati rencana yang telah ditetapkan
Sasaran
Risiko
:
:
Prioritas #1
Risk Event #18
SO #8
Inspektorat III
Pada triwulan III 2021, besaran risiko ini diproyeksikan tetap. Hal ini diindikasikan dengan:
Proyeksi Risiko
(1 dari 2)
7
Daltu dan Koorkel/Dalnis
Rekomendasi hasil pengawasan yang berkualitas
Pelaksanaan pengawasan melewati rencana yang telah ditetapkan
Sasaran
Risiko
:
:
Prioritas #1
Risk Event #6
SO #8
Inspektorat III
Mitigasi yang Telah Dilaksanakan
Rencana Mitigasi | Penanggung jawab | Waktu Pelaksanaan |
LO melakukan komunikasi secara intensif dengan Daltu/Dalnis dan Tim terkait keberlangsungan kegiatan pengawasan yang akan dilaksanakan | Daltu dan Koorkel/Dalnis Inspektorat III | 2021 |
(2 dari 2)
8
Risiko “Temuan material atas BA BUN” pada triwulan II turun dari level sedang dengan besaran risiko 14 menjadi level rendah dengan besaran risiko 11. Hal ini berdasarkan Opini yang disampaikan BPK atas hasil pemeriksaan LK BUN 2020 yaitu WTP (LHP masih dalam proses penyusunan)
Pada periode triwulan II, BPK telah menyampaikan atas hasil pemeriksaan LK BUN 2020 yaitu WTP (LHP masih dalam proses penyusunan) sehingga level Kemungkinan keterjadian turun dari level 4 menjadi level 2.
Hasil Pelaksanaan reviu LK BA BUN TA 2020 tidak terdapat kesalahan material yang dapat mempengaruhi penyajian dalam laporan keuangan sehingga level dampak berada pada level 3 (penurunan kinerja 10% < x ≤ 20% dari target kinerja).
Besaran/Level Risiko Aktual
Daltu dan Koorkel/Dalnis
Penguatan Integritas, Pengendalian dan Pengawasan Internal yang Bernilai Tambah
Temuan material atas BA BUN
Sasaran
Risiko
:
:
Prioritas #2
Risk Event #1
SO #1
Inspektorat III
Pada triwulan III 2021, besaran risiko ini diproyeksikan tetap. Hal ini diindikasikan dengan:
Proyeksi Risiko
(1 dari 2)
9
Daltu dan Koorkel/Dalnis
Penguatan Integritas, Pengendalian dan Pengawasan Internal yang Bernilai Tambah
Temuan material atas BA BUN
Sasaran
Risiko
:
:
Prioritas #2
Risk Event #1
SO #1
Inspektorat III
Mitigasi yang Telah Dilaksanakan
Rencana Mitigasi | Penanggung jawab | Waktu Pelaksanaan |
Pendampingan terhadap pemeriksaan BPK dan/atau pembahasan temuan BPK termasuk tripartit meeting | Daltu dan Koorkel/Dalnis Inspektorat III | 2021 |
(2 dari 2)
10
Risiko “Adanya OTT, pungli, dan tindakan korupsi yang dideteksi oleh aparat penegak hukum dan IBI” pada triwulan II tetap pada level sedang dengan besaran risiko 14. Hal ini karena sampai dengan Triwulan II tidak ada pengaduan terkait fraud di lingkup DJPb dan DJPPR yang terverifikasi.
Pada periode triwulan II tidak ada OTT atas pegawai DJPb dan DJPPR yang terjadi sehingga level Kemungkinan keterjadian tetap berada pada level 4.
Apabila terjadi OTT atas pegawai DJPb dan DJPPR dapat menurunkan tingkat kepercayaan stakeholder/investor dan pemberitaan negatif di media massa nasional sehingga level dampak berada pada level 3.
Besaran/Level Risiko Aktual
Daltu dan Dalnis JFA III.1
Penguatan Integritas, Pengendalian dan Pengawasan Internal yang Bernilai Tambah
Adanya OTT, pungli, dan tindakan korupsi yang dideteksi oleh aparat penegak hukum dan IBI
Sasaran
Risiko
:
:
Prioritas #3
Risk Event #2
SO #1
Inspektorat III
Pada triwulan III 2021, besaran risiko ini diproyeksikan tetap. Hal ini diindikasikan dengan:
Proyeksi Risiko
(1 dari 2)
11
Daltu dan Dalnis JFA III.1
Penguatan Integritas, Pengendalian dan Pengawasan Internal yang Bernilai Tambah
Temuan material atas BA BUN
Sasaran
Risiko
:
:
Prioritas #2
Risk Event #1
SO #1
Inspektorat III
Mitigasi yang Telah Dilaksanakan
Melaksanakan asistensi dan pembinaan UKI untuk meningkatkan peran UKI sebagai lini pertahanan kedua dalam mendeteksi adanya tindakan penyimpangan dan fraud, di antaranya yaitu:
Rencana Mitigasi | Penanggung jawab | Waktu Pelaksanaan |
1. Koordinasi dan Evaluasi Penguatan UKI 2. Penyusunan Laporan Perkembangan Program Penguatan UKI Triwulan I tahun 2021 | Daltu dan Koorkel/Dalnis Inspektorat III | 2021 |
(2 dari 2)
12
Risiko “Masih ada elemen pemenuhan IACM level 4 yang belum tercapai” pada triwulan II tetap pada level sedang dengan besaran risiko 13. Hal ini dikarenakan saat ini masih menunggu hasil self assessment yang akan dilaksanakan oleh BOAHP.
Berdasarkan hasil penilaian tahun 2020 terdapat perbedaan antara QA dari BPKP dengan self assessment IR VII sehingga masih perlu diidentifikasi kembali poin yang belum terpenuhi maka level Kemungkinan keterjadian tetap berada pada level 3 (Kemungkinan terjadi 10% < x ≤ 20%)
Ketidaktercapaian level IACM level 4 berampak pada reputasi Itjen di hadapan Menkeu dan APIP K/L lain serta tingkat kepercayaan stakeholder sehingga level dampak berada pada level 3.
Besaran/Level Risiko Aktual
Daltu dan Koorkel/Dalnis
Penjaminan Kualitas Pengawasan
Masih ada elemen pemenuhan IACM level 4 yang belum tercapai
Sasaran
Risiko
:
:
Prioritas #4
Risk Event #13
SO #5
Inspektorat III
Pada triwulan III 2021, besaran risiko ini diproyeksikan tetap. Hal ini diindikasikan dengan:
Proyeksi Risiko
(1 dari 2)
13
Daltu dan Koorkel/Dalnis
Penjaminan Kualitas Pengawasan
Masih ada elemen pemenuhan IACM level 4 yang belum tercapai
Sasaran
Risiko
:
:
Prioritas #4
Risk Event #13
SO #5
Inspektorat III
Mitigasi yang Telah Dilaksanakan
Rencana Mitigasi | Penanggung jawab | Waktu Pelaksanaan |
| Daltu dan Koorkel/Dalnis Inspektorat III | 2021 |
(2 dari 2)
14
Risiko “Defisiensi dalam penerapan pengendalian intern” pada triwulan II tetap pada level sedang dengan besaran risiko 13. Hal ini dikarenakan saat ini masih perlu dilakukan monitoring atas kepatuhan penyusunan LHA dan Laporan Monev PEN selama Tahun 2021.
Terdapat potensi temuan berulang dari hasil EPITE dan PPITA pada tahun sebelumnya sehingga level Kemungkinan keterjadian tetap berada pada level 3 (Kemungkinan terjadi 10% < x ≤ 20%)
Munculnya signifikan defisiensi pada hasil pemantauan pengendalian internal dapat menurunkan kepercayaan stakeholder Itjen sehingga level dampak berada pada level 3 (Penurunan 10% < x ≤ 20% dari target kinerja).
Besaran/Level Risiko Aktual
Daltu dan Koorkel/Dalnis
Organisasi yang Optimal
Defisiensi dalam penerapan pengendalian intern
Sasaran
Risiko
:
:
Prioritas #5
Risk Event #15
SO #6
Inspektorat III
Pada triwulan III 2021, besaran risiko ini diproyeksikan tetap. Hal ini diindikasikan dengan:
Proyeksi Risiko
(1 dari 2)
15
Daltu dan Koorkel/Dalnis
Organisasi yang Optimal
Defisiensi dalam penerapan pengendalian intern
Sasaran
Risiko
:
:
Prioritas #5
Risk Event #15
SO #6
Inspektorat III
Mitigasi yang Telah Dilaksanakan
- Pimpinan melakukan keteladanan dalam presensi, penggunaan BMN dan tidak melimpahkan password kepada staf
- Daltu/Dalnis beserta Tim meningkatkan kecermatan dalam kepatuhan dan keakuratan penyusunan LHA dan Laporan Monev PEN
3. Melakukan tindak lanjut atas Laporan Efektivitas Pengendalian Internal Inspektorat III Tahun 2020 sesuai dengan ND-268/IJ.4/2021 tanggal 21 April 2021 dan telah disampaikan kepada Sekretaris Inspektorat Jenderal melalui ND-270/IJ.4/2021 tanggal 21 April 2021
Rencana Mitigasi | Penanggung jawab | Waktu Pelaksanaan |
Melakukan monitoring dalam kepatuhan dan keakuratan serta reviu berjenjang atas penyusunan LHA serta Laporan Hasil Monev PEN | Daltu dan Koorkel/Dalnis Inspektorat III | 2021 |
(2 dari 2)
16
Risiko “Pemanfaatan sistem manajemen audit tidak dilakukan sesuai ketentuan” pada triwulan II tetap pada level sedang dengan besaran risiko 13. Hal ini karena masih menunggu hasil capaian Inspektorat III.
Kurangnya awareness dan belum terbiasanya dengan kebijakan terbaru terkait pemanfaatan teammate terutama dalam realtime TimeEWP (50%) sehingga level Kemungkinan keterjadian tetap berada pada level 3 (Kemungkinan terjadi 10% < x ≤ 20%)
Ketidaktercapaian target dalam pemanfaatan teammate membuat level dampak berada pada level 3 (Penurunan 10% < x ≤ 20% dari target kinerja).
Besaran/Level Risiko Aktual
Champion
Komunikasi publik yang efektif dan Sistem Informasi yang Andal
Pemanfaatan sistem manajemen audit tidak dilakukan sesuai ketentuan
Sasaran
Risiko
:
:
Prioritas #6
Risk Event #19
SO #9
Inspektorat III
Pada triwulan III 2021, besaran risiko ini diproyeksikan tetap. Hal ini diindikasikan dengan:
Proyeksi Risiko
(1 dari 2)
17
Champion
Komunikasi publik yang efektif dan Sistem Informasi yang Andal
Pemanfaatan sistem manajemen audit tidak dilakukan sesuai ketentuan
Sasaran
Risiko
:
:
Prioritas #6
Risk Event #19
SO #9
Inspektorat III
Mitigasi yang Telah Dilaksanakan
Rencana Mitigasi | Penanggung jawab | Waktu Pelaksanaan |
Monitoring pelaksanaan IKU SMA tahun 2021 | Champion | 2021 |
(2 dari 2)
18
TERIMA KASIH