1 of 53

ANALISIS DINAMIKA ATMOSFER – LAUT;�ANALISIS & PREDIKSI CURAH HUJAN

BIDANG ANALISIS VARIABILITAS IKLIM

PUSAT INFORMASI PERUBAHAN IKLIM - KEDEPUTIAN BIDANG KLIMATOLOGI

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

UPDATE  

 DASARIAN III SEPTEMBER 2021

1

1

2 of 53

OUTLINE

  1. Status dan Prediksi ENSO serta IOD
    • Analisis Suhu Subsurface Samudera Pasifik; 
    • Analisis dan Prediksi SST; 
    • Prediksi ENSO dan IOD;
  2. Analisis dan Prediksi Monsun
    • Analisis dan Prediksi Angin 850 mb;
    • Analisis dan Prediksi Monsun; 
  3. Analisis OLR
  4. Analisis dan Prediksi MJO
  5. Analisis dan Prediksi SST Perairan Indonesia
  6. Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara Relatif (RH)
  7. Analisis dan Prediksi Suhu Udara Permukaan
  8. Monitoring dan Prediksi Hari Tanpa Hujan (HTH)
  9. Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis
  10. Analisis Curah Hujan
  11. Analisis Perkembangan Musim
  12. Prakiraan dan Peluang Curah Hujan
  13. Kesimpulan

2

3 of 53

Status dan Prediksi ENSO serta IOD

3

3

4 of 53

Monitoring suhu bawah permukaan laut di wilayah Pasifik pada Juni 2021 didominasi kondisi netral. Pada Juli - September 2021, anomali negatif mulai terlihat dan menguat di kedalaman 0-250 m terutama di wilayah Pasifik bagian tengah hingga timur.

Peta evolusi suhu bawah permukaan laut (peta kanan) dari 21 Agustus s.d. 25 September 2021 juga menunjukkan kondisi anomali suhu negatif terlihat dan menguat di Pasifik tengah hingga timur pada kedalaman 0-300 m. 

Anomali Suhu SubSurface Samudera Pasifik

(PEMUTAKHIRAN DASARIAN III SEPTEMBER 2021)

Sumber: bom.gov.au

Sumber: CPC NOAA

4

5 of 53

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT

Indeks Nino3.4 : -0.63; Indeks Dipole Mode : -0.5

  • Secara umum, anomali SST di Samudera Pasifik bagian timur hingga barat didominasi kondisi dingin hingga netral.
  • Di Samudera Hindia umumnya anomali SST bagian barat dalam kondisi netral hingga hangat sedangkan di bagian timur terjadi kondisi hangat.
  • Anomali SST di wilayah Nino3.4 menunjukkan nilai yang memenuhi prasyarat kondisi La Niña dan berlangsung selama satu dasarian terakhir, sedangkan anomali SST di Samudera Hindia juga menunjukkan prasyarat kondisi  Indian Ocean Dipole (IOD) negatif yang baru berlangsung selama satu dasarian terakhir. 

                                           

5

6 of 53

PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST�(PEMUTAKHIRAN SEPTEMBER 2021)

  • SST Pasifik di Wilayah Nino 3.4 diprediksi didominasi kondisi dingin pada Oktober 2021 hingga Maret 2022
  • SST Wilayah Samudera Hindia pada Oktober hingga Desember 2021 di bagian barat diprediksi dalam kondisi netral sedangkan dibagian timur didominasi hangat kemudian berangsur netral hingga Maret 2022.

6

7 of 53

ANALISIS & PREDIKSI ENSO  �(PEMUTAKHIRAN DASARIAN III SEPTEMBER 2021)

*September 2021 = pemutakhiran s.d. 29 September 2021

Peningkatan Konveksi di Indonesia

Pengurangan Konveksi di Indonesia

El-NIÑO

KUAT

MODERAT

LEMAH

KUAT

MODERAT

LEMAH

LA-NIÑA

  • Indeks ENSO bulan September 2021* sebesar -0.42 menunjukkan ENSO dalam kondisi Netral.

  • BMKG memprakirakan fenomena ENSO La Niña Lemah – Netral dan akan berlangsung hingga Februari-Maret-April 2022

  • Sebagian besar pusat layanan   iklim lainnya memprakirakan kondisi ENSO  La Niña Lemah – Netral dan akan berlangsung hingga awal tahun 2022

Prediksi ENSO BMKG

SON'21

OND'21

NDJ'21

DJF'22

JFM'22

FMA'22

-0.60

-0.64

-0.59

-0.50

-0.42

-0.37

7

8 of 53

ANALISIS & PREDIKSI IOD�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN III SEPTEMBER 2021)

*September 2021 = pemutakhiran s.d. 29 September 2021

DM [+]

NORMAL

DM [-]

Peningkatan Konveksi di Indonesia

Pengurangan Konveksi di Indonesia

  • Indeks IOD bulan September 2021* sebesar -0.23, yang menunjukkan kondisi netral.

  • BMKG memperkirakan kondisi IOD akan berada pada kondisi  IOD negative - Netral 

  • NMME memperkirakan kondisi IOD Negatif hingga November 2021.

PREDIKSI IOD BMKG

Okt'21

Nov'21

Des'21

Jan'22

Feb'22

Mar'22

-0.64

-0.22

0.29

0.09

-0.02

0.20

8

9 of 53

ENSO UPDATE : SEPTEMBER 2021

  • ENSO Alert System Status: La Niña Watch
  • A transition from ENSO-neutral to La Niña is favored in the next couple of months, with a 70-80% chance of La Niña during the Northern Hemisphere winter 2021-22.

IRI ENSO Forecast,   CPC/IRI ENSO Update

Published: 9 September 2021

  • The tropical Pacific has been ENSO-neutral since May 2021, based on both oceanic and atmospheric indicators
  • Model predictions and expert assessment favor the continuation of the cool side of ENSO-neutral through September-November 2021 with 60% likelihood, and 40% likelihood for the re-emergence of La Niña conditions. Those probabilities shift to 50%-50% for the October-December 2021 and November-January 2021/2022 seasons
  • In December-February 2021/2022, the odds shift to 60% for La Niña conditions, 30% for ENSO-neutral, and 10% for El Niño conditions

  • The ENSO Outlook remains at La Niña WATCH
  • This means that the El Niño-Southern Oscillation is currently neutral, but the chance of a La Niña forming during the coming months has increased to around 50% - twice the normal likelihood.
  • A La Niña WATCH is not a guarantee that a La Niña will occur; it is an indication that some of the typical precursors of an event are in place.

  • ENSO-neutral conditions persisted in August.
  • ENSO-neutral conditions are likely (70%) to continue until early boreal winter.

El Niño Outlook 

Last Updated:  10 September 2021  next update 10 October 2021

El Niño Outlook

Issued : 28 September 2021 next update 12 October 2021

El Niño Outlook 

Updated : September 2021

9

10 of 53

Analisis dan Prediksi Monsun

10

10

11 of 53

ANALISIS ANGIN ZONAL LAPISAN 850 mb

Pola angin zonal (Timur-Barat): 

  • Angin timuran mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia, kecuali wilayah Sumatera bagian tengah hingga utara dan Kalimantan bagian utara.
  • Angin timuran yang bertiup di wilayah Indonesia umumnya relatif lebih lemah kecuali pada wilayah Jawa, Kalimantan bagian timur hingga utara, sebagian kecil Sulawesi bagian utara, sebagian kecil Maluku Utara, sebagian kecil Maluku, dan Papua bagian selatan.

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

11

12 of 53

ANALISIS ANGIN MERIDIONAL LAPISAN 850 mb

Pola angin meridional (Utara-Selatan): 

  • Angin dari selatan umumnya mendominasi di seluruh wilayah Indonesia kecuali Sumatera bagian utara, pesisir barat Sumatera, Kalimantan, Jawa bagian selatan, serta wilayah Papua bagian tengah.
  • Angin dari selatan umumnya lebih lemah dari klimatologisnya terutama pada sebagian besar wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Maluku Utara, dan Papua bagian barat.

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

12

13 of 53

ANALISIS & PREDIKSI ANGIN LAPISAN 850 mb

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

  • Analisis Dasarian III September 2021

Aliran massa udara di wilayah Indonesia umumnya masih didominasi angin timuran kecuali wilayah Sumatera bagian tengah hingga utara dan Kalimantan bagian barat hingga utara. Terdapat pola siklonal di Samudera Hindia barat Sumatera dan di Kalimantan bagian barat. Pola angin sedikit berbeda dengan normalnya.

  • Prediksi Dasarian I Oktober 2021

Aliran massa udara di wilayah Indonesia diprediksi masih didominasi angin timuran terutama di wilayah selatan ekuator.

13

14 of 53

PREDIKSI ANGIN LAPISAN 850 mb(Sumber : ECMWF)

OKTOBER – DESEMBER 2021

Angin Timuran sebagai representasi Monsun Australia diprediksi masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia bagian selatan hingga bulan Oktober 2021.

Pada November hingga Desember 2021, angin Monsun Asia mulai memasuki wilayah Indonesia bagian barat dan tengah .

14

15 of 53

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS MONSUN

  • Monsun AsiaPada dasarian III September 2021 tidak aktif dan diprediksi tetap tidak aktif hingga dasarian III Oktober 2021. Kondisi tersebut diprediksi kurang mendukung pembentukan awan di wilayah utara Indonesia.
  • Monsun Australia: Pada dasarian III September 2021 aktif dan diprediksi masih aktif hingga dasarian III Oktober 2021 dengan intensitas relatif lebih kuat dibandingkan dengan klimatologisnya, tidak mendukung pembentukan awan di wilayah selatan Indonesia.

15

16 of 53

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS SCS-CEF & CENS�(monitoring potensi peningkatan curah hujan di ibu kota)

  • Indeks SCS CEF (South China Sea Cross Equatorial Flow): Pada dasarian III September 2021 tidak aktif dan diprediksi tetap tidak aktif hingga dasarian III Oktober 2021. 

  • Indeks CENS (Cross-Equatorial Northerly Surge): Pada dasarian III September 2021 tidak aktif dan diprediksi tetap tidak aktif hingga dasarian III Oktober 2021.  

16

17 of 53

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

17

17

18 of 53

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

(Sumber : NOAA/ PSD)

Daerah pembentukan awan (OLR ≤ 220 W/m2terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera bagian utara, pesisir barat Sumatera, Kalimantan bagian tengah dan timur, Sulawesi bagian tengah, Maluku Utara, sebagian Maluku dan Papua.

Tutupan awan di wilayah Indonesia umumnya lebih banyak dibandingkan dengan kondisi normalnya terutama di Indonesia tengah dan timur. 

Ref: Evans and Webster, Aust. Meteorol. Oceanogr. J, 2014

18

19 of 53

Analisis dan Prediksi MJO

19

19

20 of 53

ANALISIS DAN PREDIKSI MJO & GEL. ATMOSFER

(Sumber : NCEP – NOAA)

Analisis pada tanggal 30 September 2021 menunjukkan MJO aktif pada Fase 4 (Maritime Continent) dan diprediksi tetap aktif hingga awal dasarian II Oktober 2021.

Prediksi anomali OLR secara spasial menunjukkan bahwa potensi pertumbuhan awan relatif lebih banyak dibanding biasanya terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia hingga dasarian I Oktober 2021.

20

21 of 53

Analisis dan Prediksi �Suhu Muka Laut Perairan Indonesia

21

21

22 of 53

�ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT INDONESIA

SSTA Indonesia : 0.48 (Netral)

Rata-rata anomali suhu perairan Indonesia umumnya menunjukkan kondisi hangat pada sebagian besar wilayah Indonesia. Kisaran anomali SST antara –1 s.d +2.0 °C. Suhu muka laut yang lebih hangat (anomali positif) umumnya terjadi di wilayah perairan Samudra Hindia barat Sumatera, Samudra Hindia selatan Jawa, Laut Jawa, Laut Flores, Laut Banda, serta perairan utara  Sulawesi hingga Papua.

(Sumber : ICOBE-SST)

22

23 of 53

PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST INDONESIA�(PEMUTAKHIRAN SEPTEMBER 2021)

Anomali SST Perairan Indonesia pada Oktober 2021 hingga November 2021 diprediksi didominasi kondisi hangat (anomali positif) pada seluruh wilayah Indonesia kecuali pada wilayah utara perairan Papua yang berada pada kondisi netral. Kemudian kondisi anomali positif tersebut melemah menuju kondisi netral hingga Maret 2022 pada sebagian besar wilayah Indonesia kecuali perairan utara Sulawesi dan Laut Arafuru yang berada pada kondisi hangat.

23

24 of 53

Analisis dan Prediksi �Kelembapan Udara Relatif (RH)

24

24

25 of 53

ANALISIS & PREDIKSI RELATIVE HUMIDITY (RH) PERMUKAAN�Sumber: ECMWF

  • Analisis Dasarian III September 2021

Kelembapan udara relatif (relative humidity) pada lapisan permukaan umumnya di atas 85 %.

  • Prakiraan Dasarian I s.d. III Oktober 2021 

Kelembapan udara relatif permukaan diprediksi umumnya di atas 80% dan terjadi hingga Dasarian III Oktober 2021.

25

26 of 53

ANALISIS & PREDIKSI RELATIVE HUMIDITY (RH) 850mb�Sumber: CFSv2

  • Analisis Dasarian III September 2021

Kelembapan udara relatif pada lapisan 850mb umumnya berkisar 45  – 90 %.

  • Prakiraan Dasarian I s.d. III Oktober 2021 

Kelembapan udara relatif pada lapisan 850mb umumnya diprediksi berkisar antara 40 – 90 %.

26

27 of 53

ANALISIS & PREDIKSI RELATIVE HUMIDITY (RH) 700mb�Sumber: CFSv2

  • Analisis Dasarian III September 2021

Kelembapan udara relatif pada lapisan 700mb umumnya berkisar 25 – 80 %.

  • Prakiraan Dasarian I s.d. III Oktober 2021 

Kelembapan udara relatif pada lapisan 700mb umumnya diprediksi berkisar antara 30 – 90 %.

27

28 of 53

Analisis dan Prediksi �Suhu Rata-rata, Minimum dan Maksimum

28

28

29 of 53

ANALISIS & PREDIKSI SUHU RATA-RATA PERMUKAAN�Sumber: ECMWF

  • Analisis Dasarian III September 2021

Suhu rata-rata permukaan berkisar 21 – 27 °C.

  • Prakiraan Dasarian I s.d. III Oktober 2021 

Suhu rata-rata permukaan diprediksi berkisar  21 – 28 °C.

29

30 of 53

ANALISIS & PREDIKSI SUHU MINIMUM�Sumber: ECMWF

  • Analisis Dasarian III September 2021

Suhu minimum permukaan berkisar 20 – 25 °C.

  • Prakiraan Dasarian I s.d. III Oktober 2021 

Suhu minimum permukaan diprediksi berkisar  20 – 27 °C.

30

31 of 53

ANALSIS & PREDIKSI SUHU MAKSIMUM�Sumber: ECMWF

  • Analisis Dasarian III September 2021

Suhu maksimum permukaan berkisar 22 – 34 °C.

  • Prakiraan Dasarian I s.d. III Oktober 2021 

Suhu maksimum permukaan diprediksi berkisar  22 – 35 °C.

31

32 of 53

Analisis dan Prediksi �Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH)

32

32

33 of 53

MONITORING HARI TANPA HUJAN �(pemutakhiran: 30 SEPTEMBER 2021)

33

34 of 53

PRAKIRAAN HARI TANPA HUJAN (HTH)

34

35 of 53

PRAKIRAAN PELUANG HARI TANPA HUJAN (HTH)�(PERIODE HTH : 1 OCTOBER – 14 NOVEMBER 2021)

HTH > 5 Hari

HTH > 10 Hari

HTH > 15 Hari

HTH > 20 Hari

HTH > 25 Hari

35

36 of 53

PERINGATAN DINI KEKERINGAN METEOROLOGIS�PEMUTAKHIRAN : 1 OKTOBER 2021

36

37 of 53

PERINGATAN DINI CURAH HUJAN TINGGI�PEMUTAKHIRAN : 1 OKTOBER 2021

37

38 of 53

ANALISIS CURAH HUJAN

38

38

39 of 53

Analisis Curah dan Sifat Hujan Bulan September 2021

Analisis Curah Hujan Bulanan –  September 2021

Analisis Sifat Hujan Bulanan – September 2021

Umumnya curah hujan pada September 2021 berada kriteria Rendah - Menengah (0 - 300 mm/bulan). Curah hujan tinggi-sangat tinggi (>300 mm/bulan) terjadi di sebagian Sumatera Utara, Sebagian Sumatera Barat, Sebagian Riau, Jambi bagian timur, Bengkulu bagian utara, Lampung bagian timur, Sebagian Banten, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara bagian utara, sebagian Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan bagian timur, Sebagian Sulaweis Utara, Gorontalo bagian utara, Sebagian Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan bagian utara, Sulawesi Tenggara bagian utara, Sebagian Maluku, Sebagian maluku Utara, sebagian Papua Barat dan Papua bagian barat dan tengah.

Sifat hujan pada September 2021 umumnya Normal – Atas Normal. Sifat hujan Bawah Normal terjadi di Aceh bagian barat, Sumatera Utara bagian utara, Sebagian Riau, Sumatera Barat bagian utara, Sebagian Jawa Tengah, Sebagian Kalimantan Barat, Sebagian Kalimantan Timur, sebagian Maluku, Papua Barat bagian utara, dan sebagian Papua.

(Update: 01 Oktober 2021)

39

40 of 53

Analisis Curah dan Sifat Hujan Dasarian III September 2021

Umumnya curah hujan pada Dasarian III September 2021 berada kriteria Rendah - Menengah (0 – 150 mm/dasarian). Curah hujan tinggi dan sangat tinggi (> 150 mm/dasarian) terjadi di sebagian kecil Sumatera utara dan Riau, bagian tengah Sumatera Barat, bagian tmur Jawa Tengah, sebagian Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah bagian utara, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, dan sebagian Papua.

Sifat hujan pada Dasarian III September 2021 umumnya Atas Normal. Sifat hujan Bawah Normal terjadi di sebagian Sumatera Utara, sebagian Papua Barat, dan sebagian Papua.

Analisis Curah Hujan Dasarian –  September III 2021

Analisis Sifat Hujan Bulanan – September III 2021

(Update: 01 Oktober 2021)

40

41 of 53

ANALISIS PERKEMBANGAN MUSIM

41

41

42 of 53

Analisis Perkembangan Musim Hujan 2021

(Update: 01 Oktober 2021)

42

43 of 53

PRAKIRAAN DAN PELUANG CURAH HUJAN

43

43

44 of 53

Prakiraan Hujan Dasarian�(Update 30 September 2021)

PRAKIRAAN CH DASARIAN

PRAKIRAAN SH DASARIAN

OKT - I

OKT - II

OKT - III

44

45 of 53

Prakiraan Peluang Hujan Dasarian�(Update 30 September 2021)

PELUANG HUJAN >150mm

PELUANG HUJAN >50mm

OKT - I

OKT - II

OKT - III

45

46 of 53

Prakiraan Curah Hujan Bulanan 2021-2022

OKTOBER

NOVEMBER

DESEMBER

    • Oktober – November pada umumnya berada pada kategori menengah - tinggi. Curah hujan rendah (<100mm/bulan) diprakirakan terjadi di Pulau Jawa bagian utara, Bali, NTB, NTT, Pulau Sulawesi bagian selatan, dan Papua bagian selatan.
    • Desember – Januari 2022 pada umumnya berada pada kategori menengah - tinggi. Curah hujan sangat tinggi (>500mm/bulan) diprakirakan terjadi di Pulau Sulawesi bagian selatan, Papua Barat dan Papua.
    • Februari 2022 – Maret 2022 pada umumnya berada pada kategori menengah - tinggi. Curah hujan rendah (<100mm/bulan) diprakirakan terjadi di Aceh bagian utara, Sumatera Utara bagian utara, dan Sebagian Riau.

JANUARI 2022

FEBRUARI 2022

MARET 2022

46

47 of 53

Prakiraan Sifat Hujan Bulanan 2021-2022

OKTOBER

NOVEMBER

DESEMBER

  • Prakiraan sifat hujan pada bulan Oktober 2021 – Maret 2022 umumnya kategori Normal – Atas Normal. 
  • Oktober - November, sifat hujan Bawah Normal diprakirakan terjadi di sebagian Riau, sebagian Jawa Tengah, sebagian Bali, sebagian NTB, dan sebagian NTT.
  • Desember – Maret 2022, sifat hujan Bawah Normal diprakirakan terjadi Pulau Sumatera bagian selatan, sebagian P. Jawa, sebagian NTB, sebagian NTT, dan sebagian Pulau Kalimantan.

JANUARI 2022

FEBRUARI 2022

MARET 2022

47

48 of 53

Peluang Curah Hujan Bulanan 2021-2022

OKTOBER

NOVEMBER

DESEMBER

  • Oktober – Desember : curah hujan >300 mm/bulan berpeluang terjadi Aceh, pesisir barat Pulau Sumatera, sebagian P. Jawa, Sebagian Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Barat, Pulau Sulawesi bagian tengah, Papua Barat, dan Sebagian Papua.
  • Januari – Maret 2022: curah hujan >300 mm/bulan berpeluang terjadi sebagian pesisir barat Pulau Sumatera, sebagian P. Jawa, Sebagian Bali, Sebagian NTB, Sebagian NTT, Kalimantan Timur bagian utara, sebagian Sulawesi, Papua Barat, sebagian Kepulauan Maluku, dan Sebagian besar Papua.

JANUARI 2022

FEBRUARI 2022

MARET 2022

Peluang hujan di atas kriteria TINGGI (curah hujan > 300 mm/ bulan)

48

49 of 53

Prakiraan Awal Musim Hujan 2021/2022

49

50 of 53

Prakiraan Puncak Musim Hujan 2021/2022

50

51 of 53

�RINGKASAN�

  • Analisis dan Prediksi ENSO dan IOD 

Indeks ENSO dasarian III September 2021 menunjukkan kondisi netral, sebagian institusi memprediksi kondisi netral setidaknya berlangsung hingga awal tahun 2022 sedangkan Indeks Dipole Mode menunjukkan kondisi IOD netral dan akan terus berlangsung setidaknya hingga awal tahun 2022.

  • Analisis dan Prediksi Angin 850b 

Dasarian III September 2021, aliran massa udara di wilayah Indonesia umumnya masih didominasi angin timuran kecuali wilayah Sumatera bagian tengah hingga utara dan Kalimantan bagian barat hingga utara. Terdapat pola siklonal di Samudera Hindia barat Sumatera dan di Kalimantan bagian barat. Pola angin sedikit berbeda dengan normalnya.​ Dasarian I Oktober 2021, aliran massa udara di wilayah Indonesia diprediksi masih didominasi angin timuran terutama di selatan ekuator.

  • Analisis OLR 

Daerah pembentukan awan terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera bagian utara, pesisir barat Sumatera, Kalimantan bagian tengah dan timur, Sulawesi bagian tengah, Maluku Utara, sebagian Maluku dan Papua.​ Tutupan awan di wilayah Indonesia umumnya lebih banyak dibandingkan dengan kondisi normalnya terutama di Indonesia tengah dan timur. ​

  • Analisis dan Prediksi MJO 

Analisis pada tanggal 30 September 2021 menunjukkan MJO aktif pada Fase 4 (Maritime Continent) dan diprediksi tetap aktif hingga awal dasarian II Oktober 2021. Prediksi anomali OLR secara spasial menunjukkan bahwa potensi pertumbuhan awan relatif lebih banyak dibanding biasanya terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia hingga dasarian I Oktober 2021.​

  • Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara Relatif (RH) 

Dasarian III September 2021, kelembapan udara relatif pada lapisan permukaan umumnya di atas 85 %. Kelembapan udara relatif permukaan diprediksi umumnya di atas 80% dan terjadi hingga Dasarian III Oktober 2021.

  • Analisis dan Prediksi Suhu 

Dasarian III September 2021, suhu rata-rata permukaan berkisar 21 – 27 °C dan diprediksi dasarian I Oktober hingga III Oktober berkisar 21-28°C. Pada dasarian I Oktober hingga III Oktober, suhu minimum diprediksi berkisar 20–27°C  dan suhu maksimum diprediksi umumnya berkisar 22-35°C.

  • Peringatan Dini

Beberapa kabupaten di Provinsi Bali, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur berpotensi mengalami kekeringan meteorologis pada klasifikasi waspada hingga awas untuk dua dasarian kedepan.

Beberapa kabupaten di Provinsi Papua Barat, dan Papua berpotensi mengalami curah hujan tinggi pada klasifikasi waspada hingga awas untuk satu dasarian kedepan.

51

52 of 53

RINGKASAN

  • Analisis Curah Hujan Dasarian III September 2021

Umumnya curah hujan pada Dasarian III September 2021 berada kriteria Rendah - Menengah (0 – 150 mm/dasarian). Curah hujan tinggi dan sangat tinggi (> 150 mm/dasarian) terjadi di sebagian kecil Sumatera utara dan Riau, bagian tengah Sumatera Barat, bagian tmur Jawa Tengah,  sebagian Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah bagian utara, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, dan sebagian Papua.

  • Analisis Perkembangan Musim Hujan Dasarian III September 2021

Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 11.99% wilayah Indonesia sudah masuk musim hujan. Wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi Aceh bagia  tengah, Sumatera Utara, sebagian besar Riau, Sumatera Barat, Jambi bagian utara, sebagian besar Sumatera Selatan, Kalimantan Utara, sebagian besar Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan bagian selatan dan timur, Kalimantan tengah bagian timur, dan Pulau Seram bagian selatan.

  • Prakiraan Curah Hujan Dasarian Oktober I – Oktober III 2021:

Pada Okt I – Okt III 2021 umumnya diprakirakan curah hujan berada di kriteria rendah hingga menengah (0 – 150 mm/dasarian). 

Wilayah yang diprakirakan mengalami hujan kategori tinggi (> 150 mm/dasarian) pada Okt I dan Okt II meliputi Sumatera Barat bagian selatan, Kalimantan Barat bagian utara, sebagian Papua Barat dan Papua bagian tengah. Pada Okt III meliputi Aceh bagian barat, Sumatera Utara bagian barat, Sumatera Barat bagian barat, Jambi bagian barat, sebagian Bengkulu, Kalimantan Barat bagian utara, Papua Barat bagian tengah dan Papua bagian tengah.

  • Prakiraan Curah Hujan atas 300  mm/bulan untuk Bulan Oktober 2021 – Maret 2022:
    • Oktober – November pada umumnya berada pada kategori menengah - tinggi. Curah hujan rendah (<100mm/bulan) diprakirakan terjadi di Pulau Jawa bagian utara, Bali, NTB, NTT, Pulau Sulawesi bagian selatan, dan Papua bagian selatan.
    • Desember – Januari 2022 pada umumnya berada pada kategori menengah - tinggi. Curah hujan sangat tinggi (>500mm/bulan) diprakirakan terjadi di Pulau Sulawesi bagian selatan, Papua Barat dan Papua.
    • Februari 2022 – Maret 2022 pada umumnya berada pada kategori menengah - tinggi. Curah hujan rendah (<100mm/bulan) diprakirakan terjadi di Aceh bagian utara, Sumatera Utara bagian utara, dan Sebagian Riau.

52

53 of 53

TERIMAKASIH ATAS PERHATIANNYA

Info Iklim : 021 4246321 ext. 1707

Info Cuaca : 021 6546315/18

Info Gempabumi : 021 6546316

Terima kasih

www.bmkg.go.id

@infoBMKG

Jl. Angkasa 1 No.2 Kemayoran Jakarta Pusat, Indonesia

53

53