1 of 35

Eksogen

Pelapukan dan Sedimentasi

2 of 35

Tenaga Eksogen

adalah tenaga yang berasal dari luar bumi dan bersifat merusak

3 of 35

PELAPUKAN (Weathering)

  • Pelapukan adalah peristiwa penghancuran massa batuan baik secara fisika, kimiawi, maupun biologis
  • Macam-macam pelapukan :

1. Pelapukan Mekanik (fisis) : tidak mengubah struktur kimiawi batuan

2. Pelapukan Kimiawi (khemis) : terjadi perubahan struktur kimiawi

batuan

3. Pelapukan Biologis (organik) : disebabkan oleh proses organisme

Faktor yang mempengaruhi terjadinya pelapukan :

1. keadaan struktur batuan

2. keadaan iklim

3. keadaan topografi

4. keadaan vegetasi

4 of 35

PELAPUKAN

MEKANIK

KIMIAWI

ORGANIK

Perbedaan suhu

Siang dan malam

Pembekuan air

pada celah batuan

Proses oksidasi

Proses hidrasi

Proses karbonasi

Tumbuhan

Hewan

Manusia

Insolasi

Air mengalir

5 of 35

FISIKA

PELAPUKAN

BATUAN

KIMIA

PENGIKISAN

PELARUTAN

  • GAYA BERAT
  • AIR MENGALIR
  • ANGIN
  • GELOMBANG
  • ANGIN
  • GLETSER

SEDIMEN KLASTIK

BATUAN SEDIMEN

BUTIRAN PADAT

TAK LARUT

LARUT

  • SOIL
  • REGOLIT

SEDIMEN NON-KLASTIK

BATUAN SEDIMEN

ORGANIK

BATUAN SEDIMEN

KIMIAWI

  • HIDROLISA – LEMPUNG
  • DISOLUSI – KALSIT, DOLOMIT
  • OXIDASI – HEMATIT, LIMONIT

PELAPUKAN, PELARUTAN DAN SEDIMEN

6 of 35

7 of 35

PELAPUKAN MEKANIS (DISINTEGRASI)

8 of 35

PELAPUKAN KIMIA (DISOLUSI, HIDROLISA, OXIDASI)

9 of 35

PELAPUKAN BIOLOGIS

10 of 35

EROSI atau PENGIKISAN

  • Erosi adalah peristiwa terlepas atau terbawanya runtuhan batuan oleh suatu tenaga di permukaan bumi, misal air sungai,air laut, angin, dan gletser
  • Dalam proses erosi terdapat 3 kegiatan utama :

1. Proses pelepasan butiran batuan dari batuan

induk

2. Proses pengangkutan material batuan ke

tempat lain

3. Proses pengendapan

11 of 35

  • Erosi air
  • Erosi angin
  • Erosi glasial
  • Erosi pantai

12 of 35

Bentuk-bentuk Erosi Air

  • 1. Erosi Lembar / Sheet Erosion / Erosi permukaan.
  • Erosi lembar/ sheet erosion atau erosi permukaan adalah pengangkutan lapisan tanah yang merata tebalnya dari suatu permukaan bidang tanah. Kekuatan jatuh butir-butir hujan dan aliran air dipermukaan tanah merupakan penyebab utama erosi ini. 

  • 2.  Erosi Alur / Riil Erosion.
  • Yaitu erosi yang terjadi akibat terkonsentrasinya air pada tempat terperciknya partikel-partikel tanah yang kemudian membentuk aliran ke bawah. Timpaan air hujan yang keras mempunyai daya pemecah agregat yang lebih kuat sehingga partikel tanah terpecik ke luar dari kedudukannya.

13 of 35

Bentuk-bentuk erosi air

  • 3. Erosi Parit / Gulley Erosion.
  • Proses terjadinya sama dengan erosi alur tetapi saluran-saluran yang terbentuk sudah sedemikian dalamnya sehingga tidak dapat dihilangkan dengan pengolahan tanah biasa. Erosi parit yang baru terbentuk berukuran sekitar 40 cm lebar dan dalamnya sekitar 25 cm. Erosi parit yang telah lanjut dapat mencapai 30 meter dalamnya. 

  • 4. Erosi Tebing Sungai.
  • Erosi tebing sungai terjadi sebagai akibat pengikisan tebing oleh air yang mengalir dari bagian atas atau oleh terjangan arus air yang kuat pada kelokan sungai. Erosi tebing akan lebih hebat jika vegetasi penutup tebing telah habis atau jika dilakukan pengelolaan terlalu dekat dengan tebing.

14 of 35

15 of 35

Erosi Ablasi dan Meandering

An oxbow lake at Sweetwater River, Wyoming

An oxbow lake at Sweetwater River, Wyoming

16 of 35

Arus erosi air/ablasi dan angin/deflasi

Sandstone at Zion National Park, Utah

Sandstone formed from ancient sand dunes, Arizona

17 of 35

Pelapukan dan pengikisan batuan oleh temperatur dan angin

Weathering and erosion of rock at Lees Ferry, Arizona

Wind erosion of basalt outcrop, Death Valley, California

18 of 35

Rock at the Garden

of the Gods in Colorado Springs melapuk dan ter-erosi oleh suhu dan angin

19 of 35

Mexican Hat in the Utah Desert, North America

Wind-sculpted ridges are in the

Atacama Desert in Chile and in the

Sahara Desert in Africa. These yardangs

are hundreds of meters high and

dozens of kms long.

Pelapukan oleh suhu dan erosi oleh angin

20 of 35

PELAPUKAN DAN EROSI

21 of 35

Pelapukan batuan beku oleh suhu dan erosinya oleh angin

22 of 35

Erosi Sungai dan Sedimentasi

23 of 35

MACAM-MACAM EROSI

Berdasarkan tingkat kecepatan

Erosi geologi-penghancuran dan pembentukan sama

Erosi tanah-penghancuran lebih cepat dari pembentukan

Berdasarkan zat pelarutnya

Ablasi=sungai

Abrasi=air laut

Eksarasi=es

Deflasi=angin

Berdasarkan tingkat kerusakan

Erosi percik

Erosi lembar

Erosi alur

Erosi parit

24 of 35

MASS WASTING ( tanah bergerak )

  • Mass wasting adalah perpindahan massa batuan atau tanah karena pengaruh gaya berat
  • Bentuk-bentuk mass wasting :

1. Tanah longsor (land slide)

2. Tanah amblas (subsidence)

3. Tanah nendat (slumping), yaitu longsoran tanah yang

terputus-putus

4. Tanah mengalir (earth flow), gerakan tanah yang jenuh

air pada lereng landai

5. Lumpur mengalir (mud flow), tanah mengalir dengan kadar air tinggi

6. Rayapan tanah (soil creep), gerakan tanah sangat lambat

pada lereng yang landai

25 of 35

Tanah Longsor

Earthflow in March, 1995 at La Conchita, California

26 of 35

27 of 35

SEDIMENTASI

SEDIMENTASI FLUVIAL

SEDIMENTASI AEOLIS

SEDIMENTASI MARINE

DELTA

FLOOD PLAIN

BEACH (pesisir)

BAR(gosongpasir)

Bukit pasir parabola

Bukit pasir sabit

Bukit pasir bintang

Bukit pasir memanjang

TOMBOLO

SPIT

28 of 35

Pengendapan/Sedimentasi

  • Terjadi pengendapan jika medium pengangkatnya mengalami penurunan kecepatan atau bahkan berhenti sama sekali.
  • Tempat/lokasi pengendapan:
    • Daratan
    • Danau
    • Sekitar sungai
    • Pantai
    • Laut
  • Macam/jenis:
    • Sedimen fluvial (oleh air sungai)
    • Sedimen eolis (oleh angin)
    • Sedimen marine ( oleh air laut)

29 of 35

Sedimentasi fluvial

  • Lokasi:
    • Dasar sungai
    • Danau
    • Muara sungai
  • Hasilnya:
    • Delta runcing (delta S. Tiber di pantai Italia)
    • Delta cembung/delta busur seperti kipas (delta S. Nil di Mesir)
    • Delta pengisi estuarium (muara sungai berbentuk corong). Misal delta S. Seine di Perancis
    • Delta kaki burung/delta lobben (delta S. Missisippi di teluk Meksiko)

30 of 35

Delta Sungai Nil, Mesir

Berbentuk busur/kipas

Delta Mahakam, Kalimantan

Berbentuk cakar/kaki burung

31 of 35

Sedimen Eolis

  • Lokasi:
    • Gurun
    • Pantai
  • Hasilnya:
    • Tanah Loss, debu dari gurun yang diendapkan disekitarnya
    • Sand dunes, gumuk pasir di tepi pantai
    • Barchan, gumuk pasir berbentuk tapal kuda (pantai Parangtritis, Yogyakarta)
    • Beach Ridge, beting pantai berupa gundukan pasir/puing-puing batu karang (di pantai Cliff)
    • Moraine, kettles, esker, dan drumline, gundukan batuan yang tertinggal di ujung gletser

32 of 35

Sand Dunes

33 of 35

Lusi Anita S.Pd - SMA 8 Pekanbaru

Jembatan alam

Pantai Cliff

34 of 35

Batu Cendawan

Kipas Aluvial

35 of 35

Meander

Oxbow Lake (Danau Tapal Kuda)