Sumber : pixabay.com/
GETARAN, GELOMBANG DAN BUNYI
BAB
11
Getaran, Gelombang dan Bunyi
Getaran
Gelombang
Bunyi
Frekuensi
Periode
Amplitudo
Gelombang elektromagnetik
Gelombang mekanik
Gejala yang diamati
Karakteristik bunyi
Jangkauan frekuensi
PETA KONSEP
Getaran adalah gerakan suatu benda di sekitar titik keseimbangannya pada lintasan tetap. Satu getaran adalah gerakan bolak-balik satu kali penuh.
Getaran selaras bandul pada pegas
Sumber: dokumen penerbit
GETARAN
Frekuensi ialah banyaknya getaran yang terjadi dalam satu sekon.
Keterangan :
Σ getaran = jumlah getaran
f = frekuensi ( Hertz disingkat Hz )
t = waktu ( s )
Dengan demikian dapat dirumuskan:
FREKUENSI GETARAN
Periode ialah waktu yang dibutuhkan untuk terjadi satu getaran.
Keterangan :
T = periode, satuannya sekon ( s )
f = frekuensi, satuannya Hertz ( Hz )
Rumus:
PERIODE GETARAN
PERIODE GETARAN
CONTOH SOAL
Dalam 0,5 menit terjadi 6000 getaran . Berapakah frekuensi getaran tersebut ? Dan berapakah periodanya ?
Jawab : a. f = (💧 getaran ) / t
= ( 6000 ) / 30
= 200 Hz
b. T = 1/ f
= 1/ 200
= 0,005 sekon
Berdasarkan media rambatnya gelombang terbagi menjadi dua jenis, yaitu:
GELOMBANG
Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang tidak memerlukan zat perantara dalam rambatannya.
Contoh: gelombang
Radio.
Gelombang longitudinal ialah gelombang yang arah getarannya sejajar atau berimpit dengan arah rambatannya.
GELOMBANG
Berdasarkan arah getarannya, gelombang terbagi menjadi:
Gelombang transversal ialah gelombang yang arah getarannya tegak lurus terhadap arah penjalaran.
Gelombang longitudinal ialah gelombang yang arah getarannya sejajar atau berimpit dengan arah rambatannya.
GELOMBANG
a-b-c = bukit gelombang
c-d-e = lembah gelombang
b = punck gelombang
d = dasar gelombang
a, c, e, g = simpul-simpul gelombang
b-b’,d-d’ = amplitudo
GELOMBANG
Gelombang yang merambat berupa rapatan dan regangan yang bergetar sejajar dengan arah rambatnya.
GELOMBANG
Periode adalah waktu yang dibutuhkan untuk terjadi satu gelombang disebut perioda.
Contoh:
Jika dalam 1 sekon terjadi 100 gelombang. Berarti untuk terjadi 1 gelombang diperlukan waktu 1/100 sekon ( = 0,01 s ). Berarti perioda gelombang tersebut adalah 0,01 s.
PERIODE, FREKUENSI, PANJANG GELOMBANG DAN CEPAT RAMBAT GELOMBANG
Frekuensi ( f ) gelombang adalah banyaknya gelombang yang terjadi dalam 1 sekon.
Keterangan :
F = frekuensi, satuannya Hertz ( disingkat Hz )
Σ Gelombang = jumnlah gelombang
t = waktu, satuannya sekon ( disingkat s )
PERIODE, FREKUENSI, PANJANG GELOMBANG DAN CEPAT RAMBAT GELOMBANG
PERIODE, FREKUENSI, PANJANG GELOMBANG DAN CEPAT RAMBAT GELOMBANG
CONTOH SOAL
Perioda sebuah gelombang adalah 0,025 s. Berapakah frekuensi gelombang tersebut? Dalam 10 s akan terjadi berapa gelombang ?
Jawab : a. f = 1/T
= 1 / 0,025 (1/s )
= 40 Hz
b. f = Σ gelombang / t
Σ gelomb = f x t
= 40 x 10
= 400 buah gelombang
Panjang satu gelombang atau panjang gelombang (λ ) adalah sama dengan panjang jarak yang ditempuh oleh gelombang dalam waktu satu perioda.
Misalnya perioda suatu gelombang adalah 0,1 s. Dalam 1 sekon gelombang menempuh jarak 10 m. Dengan demikian panjang gelombang tersebut adalah ( 10/1 ) x 0,1 = 1 m.
PERIODE, FREKUENSI, PANJANG GELOMBANG DAN CEPAT RAMBAT GELOMBANG
Kelajuan rambat gelombang ialah besarnya jarak yang ditempuh oleh gelombang tiap 1 sekon.
Keterangan :
v = kelajuan rambat gelombang ( m/s )
s = jarak yang di tempuh ( m )
t = waktu tempuh ( s )
PERIODE, FREKUENSI, PANJANG GELOMBANG DAN CEPAT RAMBAT GELOMBANG
Pemantulan gelombang pada tali dengan ujung tetap
Pemantulan gelombang pada tali dengan ujung bebas
Gelombang memiliki sifat dapat memantul.
Sumber: Dokumen penerbit
PEMANTULAN GELOMBANG
Bunyi adalah hasil getaran sebuah benda. Namun, semua getaran dapat menghasilkan bunyi yang dapat didengar.
Jika kamu bersuara sambal memegang leher, tentu kamu akan merasakan getaran di leher. Lonceng yang berbunyi, tentu akan terasa getarannya jika kamu pegang. Bunyi memang dihasilkan oleh benda-benda yang bergetar
BUNYI
BUNYI
Beberapa hewan yang dapat menangkap infrasonik dan ultrasonik.
INFRASONIK
ULTRASONIK
BUNYI
Pemanfaatan Ultrasonik
yang tidak boleh kena sinar X yang berbahaya
BUNYI
Bunyi yang sampai ke telinga kita pada umumnya melalui medium udara. Dalam rambatan bunyi ini, molekul udara tidak ikut berpindah. Bunyi ini merambat dalam gelombang longitudinal.
Saat menyelam dalam air, kita dapat mendengar bunyi dari batu yang dijatuhkan ke air tersebut. Cepat rambat bunyi pada zat cair lebih besar dibandingkan dengan cepat rambat bunyi pada gas karena jarak antarmolekul zat cair lebih dekat dibandingkan dengan jarak antarmolekul gas.
Seseorang yang mendekatkan telinganya ke tanah dapat mendengar bunyi yang
diakibatkan getaran truk yang melintas.
BUNYI
Cepat rambat bunyi adalah besarnya jarak yang ditempuh oleh bunyi tiap sekon.
Keterangan :
v = kelajuan rambat bunyi (m/s )
s = jarak yang ditempuh ( m )
t = waktu tempuh ( s )
BUNYI
Cepat rambat bunyi udara pada beberapa suhu.
00 C 🡪 331,3 m/s
150 C 🡪 340 m/s
250 C🡪 347 m/s
BUNYI
Kuat bunyi tergantung pada :
BUNYI
Adalah dua sumber bunyi yang frekuensinya hampir sama bergetar dalam waktu yang bersamaan sehingga hasil getarannya akan saling mengganggu.
BUNYI
Menurut hukum Mersenne, frekuensi senar (f) :
BUNYI
Dengan:
f = frekuensi senar (Hz)
T = tegangan senar (kg m/s2)
L = panjang senar (m)
A = luas penampang senar (m2)
P = massa jenis senar (kg/m3)
Resonansi adalah ikut bergetarnya suatu benda karena pengaruh getaran benda lain.
BUNYI
Sedikit demi sedikit dengan air dalam tabung dikurangi dengan membuka kran. Sambil mengurangi air tersebut sebuah garpu tala yang frekuensinya misalnya 400 Hz, selalu digetarkan di mulut gelas.
BUNYI
Pada ketinggian kolom udara tertentu, misalnya 20 cm, akan terdengar suara dengung yang cukup nyaring. Jika sudah terdengar dengung ini berarti sudah terjadi Resonansi antara sumber getar, yaitu garpu tala dengan kolom udara.
v = λ f
= 0,8 m x 400 Hz
= 320 m/s
Jadi cepat rambat bunyi di udara pada saat itu adalah 320 m/s.
BUNYI
Selaput tipis merupakan benda yang mudah beresonansi untuk tipa macam getaran. Contoh selaput tipis ini adalah selaput gendang pendengaran pada telingan kita.
Frekuensi benda sama dengan frekuensi sumber getar,
panjang kolom udara merupakan kelipatan ganjil dari ¼ panjang gelombang sumber bunyi
terdapat selaput tipis.
Jadi, resonansi dapat terjadi jika :
BUNYI
Manfaat resonansi:
Resonansi dapat memperkuat bunyi asli. Contoh: suara kita terdengar lebih nyaring karena sekitar selaput suara kita ada udara, suara kentongan terdengar nyaring karena ada rongga udara.
Kerugian resonansi:
Karena resonansi bunyi bom yang keras dapat meruntuhkan gedung atau kaca jendela pecah.
BUNYI
Hukum Pemantulan Bunyi :
Hukum pemantulan bunyi
BUNYI
BUNYI
Menghitung kedalaman laut
Osilator yang digetarkan akan menghasilkan getaran ultrasonik. Getaran ultrasonik ini diarahkan ke dasar laut. Sesampaui di dasar laut, getaran ini akan dipantulkan oleh dasar laut. Pantulannya ini akan diterima oleh hidrofon. Sebuah alat pencatat akan mencatan selang waktu antara getaran dikirim dan getaran pantul yang diterima. Jika kelajuan rambat bunyi di air laut diketahui, maka kedalaman laut akan bisa dihitung.
Survei Geofisika
Dengan alat yang canggih ahli geologi dan ahli geokimia dapat mengenali daerah yang berpotensi untuk pengeboran minyak. Pemantulan dan pembiasan gelombang bunyi yang merambat melalui bumi secara terperinci mengungkapkan struktur dan hubungan antar berbagai lapiasan di bawah permukaan bumi.
BUNYI
BUNYI
CONTOH SOAL
Pantulan dari getaran yang dipancarkan oleh osilator diterima setelah menempuh waktu ¼ sekon. Berapakah kedalaman laut di tempat itu jika kelajuan rambat bunyi di air laut 1 400 m/s ?
Jawab : Jarak kedalaman laut telah ditempuh
dua kali, maka :
v = 2d/t
2d = v x t
2d = 1 400 m/s x ¼ s
2d = 350 m
d = 175 m
Jadi, kedalaman laut di tempat tersebut adalah 175 m
Sumber bunyi yang diam didengar oleh pendengar diam (kiri) sumber bunyi yang bergerak mendekati pendengar yang diam (kanan)
Sumber: dokumen penerbit
EFEK DOPLER
EFEK DOPLER