1 of 23

“Gender”

Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA)

PMII UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Integritas, Intelektual dan Spiritual

09 Oktober 2021

Gedung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)

Jl. HM Thamrin, Suka Mulia, Sail, Pekanbaru

Presented by:

Meta Ratna Sari

Zikir, Fikir, Amal Shaleh

2 of 23

Pengertian Gender

  • Gender _kata tidak baku dari “jender”_ berarti jenis kelamin (KBBI)
  • Perbedaan yang tampak antara laki-laki dan perempuan dari segi nilai dan tingkah laku (Webster’s New World Dictionary)

  • Konsep kultural yang membuat pembedaan dalam hal peran, perilaku, mentalitas dan karakter emosional antara laki-laki dan perempuan (Women’s Studies Encyclopedia)

  • Kata “gender” memiliki arti sebagai perbedaan peran, fungsi dan tanggungjawab pada laki-laki dan perempuan sebagai hasil dari pembentukan atau konstruksi sosial dan budaya yang tertanam lewat proses sosialisasi dari satu generasi ke generasi berikutnya. Dengan demikian, gender adalah hasil kesepakatan antarmanusia yang tidak bersifat kodrati

3 of 23

Perbedaan Sex dengan Gender

Sex => Digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan laki-laki dan perempuan dari segi anatomi biologis.

Gender => Konsep yang digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan laki-laki dan perempuan dari segi sosial-budaya atau non-biologis

4 of 23

Karakteristik Sex dan Gender

Sex

Gender

Biologis

Kodrat

Statis

Alami

Non biologis

(sosial-budaya)

Bukan kodrat

Dinamis

Konstruksi sosial

5 of 23

Identitas Sex dan Gender dalam al-Quran

  • الذكر و الأنثى (dzakar/untsa sebagai Identitas Sex)

وَمَنْ يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلا يُظْلَمُونَ نَقِيرًا

“Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun” (QS. an-Nisa’: 124)

فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّ إِنِّي وَضَعْتُهَا أُنْثَى وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالأنْثَى

“Maka tatkala isteri 'Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: "Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. (QS. Ali Imran:36)

6 of 23

Identitas Sex dan Gender dalam al-Quran

  • الرجال و النساء (rijal/nisa’ sebagai Identitas Gender)

وَمَا أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ إِلا رِجَالا نُوحِي إِلَيْهِمْ فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لا تَعْلَمُونَ

“Kami tiada mengutus rasul rasul sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui”. (QS. al-Anbiya’: 7)

وَلا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبُوا وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبْنَ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ

فَضْلِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”. (QS. an-Nisa’32)

7 of 23

Identitas Sex dan Gender dalam al-Quran

  • الرجال ا و المرأ (rijal/mar-a di artikan orang-orang)

وَبَيْنَهُمَا حِجَابٌ وَعَلَى الأعْرَافِ رِجَالٌ يَعْرِفُونَ كُلا بِسِيمَاهُمْ وَنَادَوْا أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ سَلامٌ عَلَيْكُمْ لَمْ يَدْخُلُوهَا وَهُمْ يَطْمَعُونَ

46. dan di antara keduanya (penghuni surga dan neraka) ada batas; dan di atas A'raaf itu ada orang-orang yang mengenal masing-masing dari dua golongan itu dengan tanda-tanda mereka. dan mereka menyeru penduduk surga: "Salaamun 'alaikum". mereka belum lagi memasukinya, sedang mereka ingin segera (memasukinya). (QS. Al-A’raf [7]:46)

يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِوَأُمِّهِ وَأَبِيهِوَصَاحِبَتِهِ وَبَنِيهِ

Pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari istri dan anak-anaknya. (QS. ‘Abasa[80]:34-36)

8 of 23

Perempuan dalam Pusaran Masa

Dari

Ke

  • Dianggap tidak punya jiwa
  • Diakui keberadaannya
  • Dirampas hak kepemilikannya
  • Diberi otoritas atas apa yang dimiliki
  • Dijadikan barang warisan
  • Mendapat warisan
  • Tidak memiliki hak bicara
  • Kesaksian perempuan diterima
  • Mutlak menjadi hak milik ayah/suaminya
  • Diberi kemandirian untuk menentukan pilihan
  • Menstrual taboo
  • Haid itu adalah sakit

“Mereka bertanya kepadamu mengenai (hakikat) menstruasi. Katakanlah (wahai Muhammad kepada mereka) bahwa menstruasi itu (tidak lebih dari) rasa sakit (yang dialami perempuan).” (QS. al-Baqarah[2]:222)

9 of 23

Bentuk-bentuk Ketidakadilan Gender

Marginalisasi; peminggiran yang dominansi diterima perempuan.

Subordinasi; penempatan perempuan sebagai second sex.

Stereotype; pelabelan Negatif.

Violance; bentuk Kekerasan yang diterima oleh laki-laki atau perempuan.

Double Burden; Yakni Peran ganda.

10 of 23

Prinsip-prinsip Kesetaraan Gender

  • Laki-laki dan perempuan sama-sama sebagai hamba (Q.S. Az-Zariyat [51]: 13 dan Q.S an-Nahl[16]: 97)

  • Laki-laki dan perempuan sebagai Khalifah di Bumi (Q.S Al-Baqarah [2]: 30 dan Al-An’am (6): 165)

  • Laki-laki dan perempuan menerima perjanjian primordial (Q.S Al-A’raf [7]: 172)

  • Adam dan Hawa terlibat secara aktif dalam drama kosmis (Q.S. Al- Baqarah [2]: 35 dan 187)

  • Laki-laki dan perempuan berpotensi meraih prestasi (Q.S Ali Imran [3]: 195, Q.S Al- Nisa’ [4]: 124)

11 of 23

Prinsip-prinsip Kesetaraan Gender

Laki-laki dan Perempuan Sama-sama Sebagai Hamba

  • وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku(QS. adz-Dzariyat:56)

  • يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal” (QS. al-Hujurat: 13)

  • مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Siapa saja yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”. (QS. al-Nahl:97).

12 of 23

Prinsip-prinsip Kesetaraan Gender

Laki-laki dan Perempuan Sebagai Khalifah di Bumi

  • وَهُوَ الَّذِي جَعَلَكُمْ خَلائِفَ الأرْضِ وَرَفَعَ بَعْضَكُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ إِنَّ رَبَّكَ سَرِيعُ الْعِقَابِ وَإِنَّهُ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

“Dan Dia lah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebahagian (yang lain) kamu atas sebahagian beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS. AL-An’am: 165)

Laki-laki dan Perempuan Menerima Perjanjian Primordial

  • وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنْ بَنِي آدَمَ مِنْ ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَى أَنْفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ قَالُوا بَلَى شَهِدْنَا أَنْ تَقُولُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَذَا غَافِلِينَ

“Dan , ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka : "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul , kami menjadi saksi". agar di hari kiamat kamu tidak mengata-kan: "Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang lengah terhadap ini”. (QS. al-A’raf: 172)

13 of 23

Prinsip-prinsip Kesetaraan Gender

Adam dan Hawa Terlibat Aktif dalam Drama Kosmis

  • فَدَلاهُمَا بِغُرُورٍ فَلَمَّا ذَاقَا الشَّجَرَةَ بَدَتْ لَهُمَا سَوْآتُهُمَا وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ عَلَيْهِمَا مِنْ وَرَقِ الْجَنَّةِ وَنَادَاهُمَا رَبُّهُمَا أَلَمْ أَنْهَكُمَا عَنْ تِلْكُمَا الشَّجَرَةِ وَأَقُلْ لَكُمَا إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمَا عَدُوٌّ مُبِينٌ

“maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka: "Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: "Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua”. (QS. al-A’raf:22)

Kisah Adam dan Hawa dalam Kitab kejadian

Dijelaskan bahwa iblis menumpang di dalam mulut ular

“Maka dilihat oleh perempuan pohon itu baik untuk dimakan maka diambilnya buah itu lalu dimakannya dan diberikan pula kepada lakinya, maka ia pun memakannya ( Kejadian 3:6)

“Ketika Adam ditanya Tuhan mengapa memakan buah itu, adam menjawab: perempuan yang telah Tuhan karuniakan itu yang memberiku buah itu lalu aku makan (Kejadian 3:12)

14 of 23

Prinsip-prinsip Kesetaraan Gender

Adam dan Hawa dalam QS. Thaha [20]

115. dan Sesungguhnya telah Kami perintahkan kepada Adam dahulu, Maka ia lupa (akan perintah itu), dan tidak Kami dapati padanya kemauan yang kuat.

117. Maka Kami berkata: "Hai Adam, Sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu dan bagi isterimu, Maka sekali-kali janganlah sampai ia mengeluarkan kamu berdua dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi celaka.

120. kemudian syaitan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata: "Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan binasa?"

121. Maka keduanya memakan dari buah pohon itu, lalu nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun (yang ada di) surga, dan durhakalah Adam kepada Tuhan dan sesatlah ia.

122. kemudian Tuhannya memilihnya, Maka Dia menerima taubatnya dan memberinya petunjuk.

15 of 23

Prinsip-prinsip Kesetaraan Gender

Laki-laki dan Perempuan Berpotensi Meraih Pahala

  • فَاسْتَجَابَ لَهُمْ رَبُّهُمْ أَنِّي لا أُضِيعُ عَمَلَ عَامِلٍ مِنْكُمْ مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى بَعْضُكُمْ مِنْ بَعْضٍ فَالَّذِينَ هَاجَرُوا وَأُخْرِجُوا مِنْ دِيَارِهِمْ وَأُوذُوا فِي سَبِيلِي وَقَاتَلُوا وَقُتِلُوا لأكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَلأدْخِلَنَّهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ ثَوَابًا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الثَّوَابِ

“Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik”. (QS. Ali Imran: 195)

16 of 23

Prinsip-prinsip Kesetaraan Gender

Laki-laki dan Perempuan Berpotensi Meraih Pahala

إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mu'min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam keta'atannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu', laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. (QS. Al-Ahzab[33]: 35)

17 of 23

Prinsip-prinsip Kesetaraan Gender

وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ أُولَئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

“Dan orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebahagian mereka menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka ta'at pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. At-Taubah[9]:71)

18 of 23

Hadits-hadits Kesetaraan Gender

Sesama Muslim adalah Bersaudara

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَحَاسَدُوا وَلَا تَنَاجَشُوا وَلَا تَبَاغَضُوا وَلَا تَدَابَرُوا وَلَا يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يَخْذُلُهُ وَلَا يَحْقِرُهُ التَّقْوَى هَاهُنَا وَيُشِيرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ بِحَسْبِ امْرِئٍ مِنْ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ

Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, "Rasulullah SAW telah bersabda, 'Janganlah kalian saling mendengki, saling memfitnah, saling membenci, dan saling memusuhi. Janganlah ada seseorang di antara kalian yang berjual beli sesuatu yang masih dalam penawaran muslim lainnya dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang saling bersaudara. Muslim yang satu dengan muslim yang lainnya adalah bersaudara, tidak boleh menyakiti, merendahkan, ataupun menghina. Takwa itu ada di sini {Rasulullah menunjuk dadanya} {Beliau mengucapkannya sebanyak tiga kali}. Seseorang telah dianggap berbuat jahat apabila ia menghina saudaranya sesama muslim. Muslim yang satu dengan yang lainnya haram darahnya, hartanya, dan kehormatannya. (HR. Muslim)

19 of 23

Hadits-hadits Kesetaraan Gender

Perempuan adalah Saudara Kandung Laki-laki

إن النساء شقائق الذكران

Perempuan itu saudara kandung laki-laki. (HR. Abu Daud)

Balasan bagi Perempuan yang Menanggung Ekonomi Keluarga

Zainab isteri 'Abdullah radliallahu 'anhua sama seperti ini, berkata,: "Aku pernah berada di masjid lalu aku melihat Nabi Shallallahu'alaihiwasallam. Kemudian Beliau bersabda: "Bershadaqahlah kalian walau dari perhiasan kalian". Pada saat itu Zainab berinfaq untuk 'Abdullah dan anak-anak yatim di rumahnya. Dia ('Amru bin Al Harits) berkata,: Zainab berkata, kepada 'Abdullah: "Tanyakanlah kepada Rasulullah Saw apakah aku akan mendapat pahala bila aku menginfaqkan shadaqah (zakat) ku kepadamu dan kepada anak-anak yatim dalam rumahku". Maka 'Abdullah berkata,: "Tanyakanlah sendiri kepada Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam ". Maka aku berangkat untuk menemui Nabi Shallallahu'alaihiwasallam dan aku mendapatkan seorang wanita Anshar di depan pintu yang sedang menyampaikan keperluannya seperti keperluanku. Kemudian Bilal lewat di hadapan kami maka kami berkata: "Tolong tanyakan kepada Nabi Shallallahu'alaihiwasallam, apakah aku akan mendapat pahala bila aku meninfaqkan shadaqah (zakat) ku kepada suamiku dan kepada anak-anak yatim yang aku tanggung dalam rumahku?". Dan kami tambahkan agar dia (Bilal) tidak menceritakan siapa kami. Maka Bilal masuk lalu bertanya kepada Beliau. Lalu Beliau bertanya: "Siapa kedua wanita itu?". Bilal berkata,: "Zainab". Beliau bertanya lagi: "Zainab yang mana?". Dikatakan: "Zainab isteri 'Abdullah". Maka Beliau bersabda: "Ya benar, baginya dua pahala, yaitu pahala (menyambung) kekerabatan dan pahala zakatnya".

 

20 of 23

Peranan Perempuan pada Masanya

  • Ratu Balqis
  • Asiyah isteri Firaun
  • Khadijah bint Khuwailid
  • Asma bint Abi Bakr
  • Aisyah bint Abi Bakr
  • Ummu Salamah
  • Rabiah al-Adawiyah
  • Sultanah Tajul Alam Safiatuddin Johan Berdaulat (Ratu Aceh, pendiri perpuatakaan)
  • Ratu Sinuhun Palembang (penulis kitab Simbur Cahaya/ UU Adat-Islam)
  • Tengku Fakinah (ulama, panglima perang)
  • Tengku Agung (Latifah School, Sekolah perempuan pertama di Riau)
  • Nyai Siti Walidah Dahlan (organisasi dan pendidikan)
  • Rohana Qudus (pendiri sekolah KAS, Roehana School, pendiri Surat Kabar Sunting Melayu)
  • Rasuna Said (pendidik, pendiri perguruan putri, majalah mingguan Menar Poetri)
  • Rahma el-Yunusiyah (pendiri Diniyah Putri)
  • Zakiyah Darajat (pakai psikologi Islam Indonesia)

21 of 23

Citra Perempuan yang Diidealkan dalam al-Quran

  • Kemandirian politik (QS. Al-Mumtanah [60]:12_menerima perempuan yang datang untuk berbaiat)
  • Memiliki power (QS. An-Naml[27]:23_Ratu Balkis sebagai sosok perempuan yang memiliki kekuasaan)
  • Kemandirian ekonomi (QS. An-Nahl [16]:97_Kehidupan dan balasan yang baik bagi laki-laki dan perempuan yang mengerjakan kebaikan)
  • Perempuan pengelola (QS. Al-Qishas[28]:23_ perempuan mengelola peternakan yang disaksikan Nabi Musa As)
  • Kemandirian dalam menentukan pilihan-pilihan pribadi (QS. At-Tahrim[66]:11_Allah menjadikan istri Firáun sebagai perumpamaan orang-orang yang beriman)
  • Manantang opini publik (QS. At-Tahrim[66]:11_Roh (ciptaan) yang ditiupkan ke dalam rahim Maryam yang suci)

22 of 23

Daftar Bacaan

HAMKA. 2015. Buya HAMKA Bicara tentang Perempuan. Jakarta: Gema Insani

Kodir, Fakih Abdul. 2021. Perempuan (Bukan) Sumber Fitnah. Bandung:Afkaruna .

------------. 2019. Qiraah Mubadalah. Yogyakarta: IRCiSoD.

------------. 60 Hadits Nabi tentang Hak-hak Perempuan. Aplikasi

Umar, Nasaruddun. 2010. Argumen Kesetaraan Gender. Jakarta: Dian Rakyat

------------. 2014. Mendekati Tuhan dengan Kualitas Feminin. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

------------. 2014. Ketika Fikih Membela Perempuan. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

------------. 2014. Deradikalisasi Pemahaman al-Quran dan Hadits. Jakarta: PT Gramedia

------------. “Teologi Menstruasi; Antara Mitologi dan Kitab Suci. Ulumul Quran: Jurnal Ilmu dan Kebudayaan. Nomor 2 Volume VI Tahun 1995

------------. “Perspektif Jender dalam Islam”. Jurnal Pemikiran Islam Paramadina

Wilaela, Dkk. 2018. Prosopografi Tokoh Perempuan Pendidik di Riau (1927-2016). Pekanbaru: Asa Riau

23 of 23

وَاللهُ المُوَفِّقْ إِلىَ أَقْوَامِ الطَّرِق

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتهُ

Jika ingin mendekati Tuhan, tirulah sifat-sifat dominan Tuhan di dalam diri-Nya.

Yaitu pengasih, penyayang dan feminin

(Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA.)

Thank You