1 of 9

BAB 10

Pelestarian Lingkungan

2 of 9

Aktivitas Manusia

yang Meningkatkan Kualitas Lingkungan

Penghijauan dan Reboisasi

dilakukan untuk melestarikan lingkungan alam. Keberadaan hutan, tanaman, taman kota, misalnya, akan sangat membantu pengaturan suhu udara dan kebersihan lingkungan di sekitarnya.

Rotasi Tanaman

Rotasi tanaman dilakukan untuk menjaga keseimbangan unsur hara dalam tanah. Caranya dengan menanam tanaman yang berbeda secara bergilir. Kelebihan lain sistem rotasi adalah lahan selalu dapat bereproduksi.

Pemberantasan Hama secara Biologis

Pemberantasan hama secara biologis dapat menjaga keseimbangan populasi dalam ekosistem. Contohnya penggunaan sistem jantan mandul.

Menebang Hutan dengan Sistem Tebang Pilih

Penebangan dengan memilih pohon yang layak tebang, sistem ini akan lebih efektif jika

disertai dengan penanaman bibit kembali.

Pemanfaatan Sistem Pertanian Organik

Sistem ini dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan organik, tanpa bahan kimiawi sama

sekali. pertanian lebih sehat karena tidak mengandung bahan kimia dan tidak mencemari

lingkungan

3 of 9

Kegiatan Manusia yang Menurunkan Kualitas Lingkungan

  • Penebangan Hutan secara Liar

Hutan berfungsi untuk mencegah erosi, memengaruhi kesuburan tanah,

memengaruhi persediaan air tanah dan oksigen, serta menjaga suhu bumi.

Penebangan hutan secara liar akan mengurangi fungsi hutan

  • Intensifikasi Pertanian

Menurut Thomas Robert Malthus, laju pertumbuhan penduduk berlaku seperti deret ukur, sedangkan laju pertumbuhan produksi pangan mengikuti deret hitung.

  • Pembangunan Pemukiman di Lahan Pertanian

Pelaksanaan pembangunan pemukiman yang cenderung menutup sebagian besar lapisan tanah dengan lapisan beton akan menghalangi proses peresapan air secara alamiah.

  • Pembuangan Limbah

pembuangan limbah pabrik ke lingkungan akan mengganggu kelangsungan ekosistem dan menyebabkan pencemaran.

4 of 9

Pencemaran Lingkungan

  • Pencemaran merupakan salah satu faktor penyebab terganggunya keseimbangan lingkungan.
  • Zat yang dapat menyebabkan pencemaran disebut polutan. Suatu zat disebut polutan apabila jumlahnya melebihi jumlah normal dan berada pada waktu serta tempat yang tidak tepat.

Berdasarkan bahan pencemarnya (polutan), pencemaran dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.

  • Pencemaran kimiawi

yaitu pencemaran yang disebabkan oleh zat-zat kimia seperti detergen, pupuk, dan berbagai zat radioaktif (Pb, Ni, As, dan Cd).

  • Pencemaran fisik

yaitu pencemaan yang disebabkan oleh zat padat, cair, atau gas, seperti

botol dan plastik.

  • Pencemaran biologi

yaitu pencemaran yang disebabkan oleh mikroorganisme.

5 of 9

Berdasarkan tempat terjadinya, pencemaran dibedakan menjadi tiga, yaitu

Pencemaran Udara

Penanggulangan pencemaran ini dapat dilakukan berdasarkan jenis polutannya. Polutan-polutan penyebab pencemaran udara, antara lain, gas CO, gas CO2, NO2, SO2, CFC, dan asap.

Karbon Dioksida (CO2) dan Karbon Monoksida (CO)

Penanggulangan dengan mengurangi penggunaan bahan bakar minyak bumi, melakukan penghijauan, dan reboisasi.

Nitrogen Dioksida (NO2) dan Sulfur Dioksida (SO2)

Penanggulangan dengan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil atau jika masih

menggunakan bahan bakar tersebut, maka gas sisa pembakaran

pada kendaraan bermotor harus dibersihkan.

Chloro Fluoro Carbon (CFC)

CFC sebagai freon. CFC digunakan untuk AC, lemari es, dan alat penyemprot. CFC menyebabkan kerusakan lapisan ozon sehingga sinar ultraviolet matahari dapat

menembus permukaan bumi. Radiasi sinar matahari ini menyebabkan kanker kulit. Oleh karena itu, kita harus mengurangi penggunaan CFC.

Asap

Asap dapat mengganggu pernapasan, menyebabkan mata pedih, mengganggu pandangan, dan menghalangi cahaya matahari masuk ke bumi.

6 of 9

Berdasarkan tempat terjadinya, pencemaran dibedakan menjadi tiga, yaitu

Pencemaran Air

Sumber pencemaran air ada berbagai macam, antara lain, dari pembuangan limbah industri, limbah rumah tangga, limbah pertanian, dan minyak.

Pembuangan Limbah Industri

Penanggulangan dengan mewajibkan setiap pabrik untuk mengolah air limbahnya sehingga air yang dibuang ke perairan aman bagi lingkungan.

Pembuangan Limbah Rumah Tangga

Umumnya, limbah rumah tangga berupa sampah dan air buangan yang mengandung detergen.

Pembuangan Limbah Pertanian

Limbah pertanian mengandung pupuk. Sisa pupuk yang masuk ke dalam perairan akan terakumulasi di suatu perairan. Akibatnya, ekosistem perairan menjadi subur sehingga alga tumbuh cepat di perairan tersebut (blooming algae). Penimbunan mineral yang

menyebabkan alga tumbuh cepat disebut eutrofikasi yang sangat merugikan ekosistem perairan karena sinar matahari terhalangmasuk ke dalam perairan.

Pembuangan Limbah Minyak

Limbah minyak yang menutupi permukaan laut dapat mengganggu fitoplankton dan

menghalangi sinar matahari menembus perairan.

7 of 9

Berdasarkan tempat terjadinya, pencemaran dibedakan menjadi tiga, yaitu

Pencemaran Tanah

Tanah mengandung unsur hara yang diperlukan tumbuhan untuk pertumbuhannya. Di dalam tanah juga terdapat mikroorganisme pengurai. Pencemaran tanah menyebabkan pertumbuhan tumbuhan dan kehidupan mikroorganisme tanah. Polutan tanah, antara lain, pestisida, detergen, sampah plastik, dan bahan-bahan kimia.

Pembuangan pestisida dan pupuk buatan yang mengandung bahan kimia berbahaya mengganggu kehidupan mikroorganisme tanah, bahkan dapat mematikan mikroorganisme tanah. Dengan demikian, salah satu rantai makanan di ekosistem tersebut terputus sehingga ekosistem menjadi terganggu. Akibatnya, sifat fisik dan kimia tanah berubah dan tanah menjadi tidak subur lagi sehingga pertumbuhan tanaman menjadi terhambat.

Pencegahan pencemaran tanah

juga dapat kita lakukan setiap hari dengan membuang sampah pada

Tempatnya.

8 of 9

Daur Ulang Limbah

Daur ulang limbah organik maupun anorganik dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu sebagai berikut.

Sumber: http://blogs.unpad.ac.id

sampah organik dapat didaur ulang menjadi kompos.

1. Pengolahan limbah anorganik menjadi produk setengah jadi maupun produk jadi. Contohnya sampah plastik didaur ulang menjadi produk-produk yang terbuat dari bahan plastik, seperti ember, baskom, dan tempat pensil, sedang kan sampah kertas didaur ulang menjadi kertas daur ulang.

2. Limbah organik dapat diolah menjadi kompos maupun biogas. Selain untuk mengatasi masalah sampah, daur ulang limbah organik menghasilkan pupuk organik yang aman bagi lingkungan dan dapat meningkatkan produksi pertanian.

3. Limbah organik, seperti batok kelapa dan daun jati dapat dimanfaatkan untuk kerajinan tangan yang bernilai ekonomi tinggi.

9 of 9

Lingkungan

Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada di sekitar manusia. Perubahan

lingkungan dapat terjadi karena faktor alam maupun faktor buatan.

Berbagai kegiatan manusia dapat meningkatkan kualitas lingkungan, tetapi juga

dapat merusak lingkungan.

Pembuangan limbah ke lingkungan akan mengganggu ekosistem dan menyebabkan

pencemaran lingkungan. Zat yang dapat menyebabkan pencemaran disebut

polutan.

Sumber: Repro Image Bank

Air yang tercemar.

Walaupun limbah organik dapat diuraikan oleh

mikroorganisme, namun keberadaannya di tanah juga mengganggu

keindahan dan kesehatan. Sementara itu, di perairan, keberadaan

limbah organik juga dapat mengganggu ekosistem perairan.