1 of 15

MENERAPKAN TATA CARA PENGAMANAN KOMUNIKASI DATA MENGGUNAKAN TEKNIK KRIPTOGRAFI

XII TKJ-2

Disusun Oleh :

PUTRI FAUZIA KIYAI

REVANDA ABDUL

2 of 15

Kriptografi adalah sebuah metode pengamanan informasi dan komunikasi melalui penggunaan kode khusus, sehingga hanya orang yang tertentu saja

yang dapat memproses informasi tersebut.

Seperti diketahui, berkembangnya teknologi pun diikuti dengan semakin bertambahnya kasus kejahatan seperti misalnya pencurian data.

Salah satu penyebab pencurian data adalah karena data tersebut tidak dilindungi dengan komponen keamanan yang ada, seperti enkripsi.

PENGERTIAN

3 of 15

TUJUAN

Tujuan menerapkan kriptografi adalah untuk mengamankan semua informasi yang tidak ingin diketahui orang-orang yang tidak berwenang dengan mengenkripsinya.

Selain mengenkripsi, tujuan kriptografi adalah untuk mendekripsi, dekripsi sendiri adalah kebalikan dari enkripsi, yaitu untuk memahami pesan yang telah dikunci (dienkripsi).

4 of 15

TEKNIK KRIPTOGRAFI

    • Kerahasiaan

Pesan/informasi tidak dapat dimengerti oleh orang-orang yang tidak memiliki wewenang

    • Integritas

Memastikan data tidak diubah setelah mninggalkan sumber hingga mencapai tujuan di mana informasi terkirim.

    • Autentikasi

Autentikasi adalah sebuah proses verifikasi untuk memastikan bahwa identitas pengguna/komputer benar-benar sah

5 of 15

JENIS-JENIS KRIPTOGRAFI

1.Single key

Single key (symmetric encryption) adalah jenis kriptografi yang memungkinkan pengirim dan penerima data menggunakan kunci yang sama untuk dapat memproses sebuah informasi.

2. Public key

Public key (asymmetric encryption) adalah kebalikan dari symmetric encryption yang mana jenis kriptografi ini menggunakan sepasang kunci yang berlaku sebagai private dan public key.

Public key akan berperan untuk mengenkripsi pesan atau informasi dan yang dapat membukanya adalah private key yang menjadi pasangannya.

6 of 15

TAHAPAN PROSES

Tahapan-tahapan dalam proses enkripsi dan dekripsi dilakukan dengan cara:

1 Proses pembangkitan kunci rahasia yaitu bilangan prima dilakukan secara acak oleh sistem pada aplikasi.

2 Mengetikkan inputan pesan yang akan di rahasiakan

3. Proses enkripsi dilakukan sehingga didapatkan nilai chipertext dari data aslinya.

4. Data chipertext yang akan disisipkan menggunakan teknik Chaotic LSB pada gambar yang sudah disediakan oleh aplikasi.

7 of 15

CARA KERJA

mengandalkan fungsi algoritmanya yakni enkripsi, dekripsi, dan kunci. Semula informasi dituliskan dalam bentuk teks biasa atau bisa juga disebut dengan plaintext. Plaintext ini selanjutnya diberikan enkripsi untuk menyembunyikan isi informasi dan mengubahnya menjadi chipertext.

8 of 15

LANGKAH-LANGKAH

    • Membangan Infrastruktur IT yang Kokoh.
    • Pastikan Gadget Selalu Aman.
    • Backup Data Perusahan Secara Berkala.
    • Gunakan Software Antivirus untuk Mendeteksi Ancaman.
    • Evaluasi dan Audit IT Secara Berkala.

9 of 15

PENERAPAN KRIPTOGRAFI

Cara mudah untuk mengenkripsikan data metode cryptography adalah dengan mencari solusi keamanan yang sudah menyertakan algoritma kriptografi kuat dengan tampilan antarmuka yang mudah digunakan.

Hal ini membantu pengguna untuk memastikan kualitas fungsi enkripsi secara teratur dan mencegah kehilangan data.

10 of 15

KOMPONEN-KOMPONEN DALAM KRIPTOGRAFI

Dalam pengembangannya, Kriptografi memiliki 4 (empat) komponen yang menjadi prinsip dasar antara lain : Plaintext, yaitu pesan yang dapat dibaca, Ciphertext, yaitu pesan acak yang tidak dapat dibaca, Key, yaitu kunci untuk melakukan teknik kriptografi dan Algorithm, yaitu metode untuk melakukan enskrispi dan deskripsi.

11 of 15

CONTOH KRIPTOGRAFI

    • Kartu Cerdas
    • Transaksi lewat Anjungan Tunai mandiri (ATM)
    • Pay TV
    • Komunikasi dengan Telepon Seluler
    • E-commerce di Internet dan SSL
    • Sub-protokol handshaking
    • Sub-protokol SSL record
    • Pengamanan E-mail dengan PGP

12 of 15

PRINSIP-PRINSIP KRIPTOGRAFI

Ada beberapa prinsip dasar yang menjadi dasar kriptografi, yaitu: 1.Kerahasiaan Pesan yang dienkripsi hanya dapat dibaca oleh pihak yang memiliki kunci dekripsi yang benar.

2.Integritas:Pesan yang diterima tidak mengalami perubahan atau manipulasi selama proses pengiriman.

13 of 15

KONSEP KRIPTOGRAFI

melindungi informasi melalui penggunaan algoritme kode, hash, dan tanda tangan. Informasi dapat dalam keadaan diam (seperti file pada hard drive), bergerak (seperti komunikasi elektronik yang dipertukarkan antara dua pihak atau lebih), atau sedang digunakan (saat menghitung data).

14 of 15

KESIMPULAN

Kriptografi adalah metode yang digunakan untuk mengamankan pesan atau informasi dengan menggunakan kode khusus.

Memiliki dua jenis, sekarang sudah banyak aplikasi maupun sistem yang mengadopsinya sebagai sebuah pelapis keamanan agar tidak mudah ditembus oleh pihak yang mencoba mengakses informasi pribadi.

Dengan menerapkan kriptografi pada setiap aktivitas Anda, keamanan informasi akan tetap terjaga, sehingga Anda dapat menghindari kasus yang sangat merugikan seperti pencurian identitas.

15 of 15

THANK YOU