1 of 11

INSTALASI LISTRIK RUMAH TANGGA

2 of 11

INSTALASI LISTRIK

Instalasi Listrik adalah rangkaian yang menghasilkan sebuah aliran listrik. Berupa lampu atau sumber listrik.

3 of 11

KOMPONEN INSTALASI LISTRIK

A. BARGAINSER

Bargainser berfungsi sebagai pembatas daya listrik yang masuk dan pengukur jumlah daya listrik yang digunakan (dalam satuan kWh).

Batasan daya yang dikeluarkan oleh PLN untuk konsumsi rumah tinggal yaitu 220 VA, 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA.

4 of 11

Bagian Utama Bargainser :

  1. Miniature Circuit Breaker (MCB), berfungsi memutuskan aliran daya listrik secara otomatis jika daya yang dihantarkan melebihi batas.
  2. Meter Listrik (kWh meter), berfungsi mengukur besaran daya yang digunakan dalam satuan kWh (kilowatt hour).
  3. Spin Control, sebagai alat kontrol penggunaan daya dalam rumah tinggal dan akan berputar selama listrik digunakan.

pra-bayar pasca-bayar

5 of 11

Pada kanal output bargainzer terdapat 3 jenis kabel :

  1. Kabel Phase (Fasa), kabel positif/kabel api
  2. Kabel Netral, kabel negatif/kabel badan
  3. Kabel Arde, disebut juga ground/pentanahan

6 of 11

  • B. PENGAMANAN LISTRIK
  • Berfungsi untuk memutuskan rangkaian listrik bila terjadi gangguan pada instalasi listrik, seperti korsleting.

  • Jenis pengamanan listrik pada instalasi listrik rumah :
  • Pengaman Lebur Biasa (Sekering), memutus listrik dengan meleburkan kawat pada suatu tabung bila kawat tersebut dialiri listrik dengan ukuran tertentu.
  • Pengaman Listrik Thermis (MCB), memutus listrik berdasarkan panas.

7 of 11

  • C. SAKELAR (SWITCH)
  • Sakelar berfungsi untuk menyambung/memutus aliran listrik pada suatu penghantar.
  • Berdasarkan besarnya tegangan, dibedakan menjadi :
  • Sakelar tegangan rendah
  • Sakelar tegangan mengengah
  • Sakelar tegangan tinggi
  • Sakelar tegangan sangat tinggi

Berdasarkan tempat dan pemasangannya, dibedakan menjadi :

  1. Sakelar in-bow, yang ditanam di dalam tembok
  2. Sakelar out-bow, yang dipasang di permukaan tembok

8 of 11

  • Berdasarkan fungsinya, dibedakan menjadi :
  • Sakelar on-off, sakelar pada lampu.
  • Sakelar push-on, sakelar pada bel rumah.

Berdasarkan jenis perunitnya, dibedakan menjadi :

  1. Sakelar tunggal, mempunyai 1 kanal input serta kanal output
  2. Sakelar majemuk, mempunyai 1 kanal input, namun banyak kanal output

9 of 11

D. STOP KONTAK

Sebagai muara antara alat listrik dengan aliran listrik.

Agar terhubung, diperlukan kabel daan steker/colokan.

Berdasarkan bentuk, dibedakan menjadi :

  1. Stop kontak kecil (2 lubang), untuk meyalurkan listrik pada daya rendah.
  2. Stop kontak besar (2 kanal AC), untuk menyalurkan listrik pada daya tinggi.

10 of 11

  • E. STEKER (COLOKAN LISTRIK)
  • Berfungsi menghubungan alat listrik dengan aliran listrik.

  • Berdasarkan fungsi dan bentuknya, dibedakan menjadi :
  • Steker kecil, untuk menyambung alat listrik berdaya rendah (lampu, radio kecil)
  • Steker besar, untuk menyambung alat listrik berdaya besar (lemari es, microwave, mesin cuci)

11 of 11

  • F. KABEL
  • Berfungsi menghantarkan energi listrik ke alat listrik.
  • Dibedakan menjadi :
  • NYA, kabel berisolasi PVC dan berisi 1 kawat berwarna (merah, hitam, kuning atau biru). Tidak kuat terhadap gesekan atau gigitan binatang.
  • NYM, kabel berisolasi PVC dan berisi kawat lebih dari 1 (2,3 atau 4). Isoalsi luar biasanya berwarna putih.
  • NYY, kabel berisolasi PVC dan berisi kawat lebih dari 1 (2,3 atau 4). Isoalsi luar biasanya berwarna hitam. Jenis kabel tanah, sehingga tahan air dan tekanan.
  • NYMHYO, kabel serabut dengan 2 inti yang terdiri dari 2 warna. Biasa digunakan pada loundspeaker, sound system, lampu berdaya rendah sampai sedang.