AL- QUR'AN MUKJIZAT NABIKU
BAB 4
1.PENGERTIAN MUKJIZAT
2.Syarat-syarat Mukjizat
4. Pengertian I’jaz al-Qur’an
3.Macam-macam Mukjizat
KEMUJIZATAN AL QUR'AN
5. Aspek-aspek Kemukjizatan Al-Qur’an
6. Mukjizat Rasulullah saw. Selain al-Qur’an dan Mukjizat Para Nabi Lainnya.
1
1.PENGERTIAN MUKJIZAT
Mukjizat adalah hal yang bertolak belakang dengan kebiasaan, tidak seperti biasanya
dan melawan tantangan dengan selamat.
Mukjizat berfungsi sebagai bukti atas kebenaran pengakuan kenabian dan kerasulan
mereka, bahwa mereka adalah benar-benar para nabi dan rasul (utusan) Allah yang
membawa risalah kebenaran dari Allah swt.. Dengan datangnya mukjizat, para nabi dan
rasul mampu melemahkan dan mengalahkan orang-orang kafir yang menentang dan tidak
mengakui atas kebenaran kenabian dan kerasulan mereka
2
2.SYARAT-SYARAT MUKJIZAT
Suatu hal disebut mukjizat bila memenuhi kelima unsur sebagai berikut
SYARAT-SYARAT MUKJIZAT
Suatu hal dapat dikategorikan sebagai mukjizat karena memenuhi syarat-syarat berikut:
a. Sesuatu yang tidak sanggup dilakukan oleh siapapun selain Allah swt.;
b. Mukjizat adalah sesuatu yang tidak sesuai dengan kebiasaan dan berlawanan dengan
hukum alam (sunnatullah);
c. Mukjizat harus berupa hal yang dijadikan saksi oleh seseorang yang mengaku
membawa risalah Ilahi sebagai bukti atas kebenaran pengakuannya;
d. Mukjizat terjadi bertepatan dengan pengakuan Nabi dan penolakan suatu kaum atas
pengakuan tersebut;
e. Tidak ada seorang manusia pun, bahkan jin sekalipun yang dapat mengalahkan suatu
mukjizat yang sudah diberikan oleh Allah.
3
MACAM-MACAM MUKJIZAT
1. Mukjizat hissi (kasat mata)
2. MUKJIZAT MA'NAWI (TIDAK KASAT MATA)
MACAM MACAM MUKJIZAT
Mukjizat hissi(kasat mata) yakni mukjizat yang dapat dilihat oleh mata, didengar oleh telinga, dicium oleh hidung, diraba oleh tangan, dan atau dirasa oleh lidah,tegasnya dapat dicapai dan ditangkap oleh pancaindera
1. MUKJIZAT HISSI (KASAT MATA)
2. MUJIZAT MA'NAWI (TIDAK KASAT MATA)
Mukjizat ma’nawitidak kasat mata) yakni mukjizat yang tidak mungkin dapat dicapai dengan kekuatan panca indera, tetapi harus dicapai dengan kekuatan ‘aqliatau dengan kecerdasan pikiran intelektual atau mata batin. Karena orang tidak akan mungkin mengenal mukjizat ma’nawi ini melainkan orang yang berpikir sehat, cerdas, bermata hati, berbudi luhur dan yang suka mempergunakan kecerdasan pikirannya dengan jernih serta jujur. Karena harus menggunakan akal pikiran untuk mencapainya, maka bisa disebut juga mukjizat ‘aqli atau mukjizat rasional.
4
Pengertian I’jaz Al-Qur’an
I'JAZ al-Qur’an adalah teguhnya kehebatan al-Qur’an di hadapan kelemahan
manusia dan jin yang tidak akan mampu membuat karya sehebat al-Qur’an.
Kemukjizatan al-Qur’an menumbuhkan kesadaran pada manusia bahwa al-Qur’an
adalah nyata-nyata wahyu Allah swt. dan sekaligus merupakan bukti kerasulan
Muhammad saw. bahwa al-Qur’an bukan karangan Nabi Muhammad saw.
5
Aspek-aspek Kemukjizatan Al-Qur’an
SECARA GARIS BESAR ASPEK KEMUKJIZATAN ADA 2 YAITU :1) GAYA BAHASA (USLUB)
2) ISI KANDUNGANNYA
1. GAYA BAHASA (USLUB)
Gaya bahasa al-Qur’an adalah gaya bahasa khas yang tidak dapat ditiru oleh
siapa pun. Susunannya sangat otentik dan indah. Para sastrawan Arab pun bahkan
tidak mampu menirunya. Al-Qur’an memakai bahasa dan lafaz Arab yang meskipun
indah tetapi bukan puisi, bukan prosa dan bukan pula syair. Dari sisi kemukjizatan,
inilah yang kemudian membuat mereka tidak pernah mampu untuk menandinginya
dan putus asa lalu merenungkannya, kemudian merasa kagum dan menerimanya, lalu
sebagian masuk Islam.
1) Keindahan dan kelembutan bahasa al-Qur’an sejak dari bentuk lafaznya dan
susunan kalimatnya;
2) Keserasian al-Qur’an dapat dirasakan oleh semua lapisan manusia. Kaum
cendikiawan maupun kaum awam dapat merasakan keagungan dan keindahan
al-Qur’an;
3) Sesuai dengan akal dan perasaan. Al-Qur’an menyampaikan doktrin dan
pengetahuan dengan kalimat-kalimat yang indah;
4) Keindahan kalimat serta keanekaragaman susunannya. Satu makna
diungkapkan dalam beberapa bentuk lafaz dan susunan yang bermacammacam;
5) Al-Qur’an mencakup dan memenuhi persyaratan antara bentuk global (ijma
dan bentuk yang terperinci (tafsil)
6) Kalimat-kalimat yang lugas dapat dimengerti dengan secara langsung.
Hal-hal lain yang menjadi kehebatan dan kemukjizatan al-Qur’an dari aspek
bahasa adalah ketelitian, kerapihan dan keseimbangan kata-kata yang digunakan.
2. ISI KANDUNGANNYA
Dilihat dari isi kandungannya, kemukjizatan al-Qur’an antara lain adalah:
1) Al-Qur’an mengungkapkan berita-berita yang bersifat gaib.
2) I'JAZ 'ILMI
Contoh berita gaib tentang hal-hal yang belum terjadi saaat diturunkan antara lain adalah berita kemenangan umat Islam dalam perang Badar yang dijelaskan dalam QS al-Qamar [54]: 45, peristiwa Fathu Makkah dijelaskan dalam QS al-Fath} [48]:
27, dan sebagainya. Banyak sekali kisah-kisah di dalam al-Qur’an yang belum
dipahami pada saat diturunkan, kemudian bisa dipahami dan terbukti di masamasa berikutnya.
3) Al-Qur’an merupakan sumber aturan hukum Islam yang bersifat universal dan mencakup segala urusan hidup dan kehidupanmanusia.
I’jaz ‘ilmiyakni kemukjizatan ilmu pengetahuan. Al-Qur’an mengungkapkan isyarat-isyarat rumit terhadap suatu pengetahuan sebelum duniailmu pengetahuan itu sendiri sanggup menemukannya. Pengalaman-pengalaman ini membuktikan bahwa al-Qur’an sama sekali tidak bertentangandengan ilmupengetahuan dan penemuan-penemuan baru yang didasarkan pada penelitian ilmiah
aspek-aspek kemukjizatan al-Qur’an sebagai berikut :
a. Susunan bahasa yang sangat indah, berbeda dengan setiap susunan bahasa yang ada dalam bahasa orang-orang Arab;
b. Adanya uslub yang luar biasa, berbeda dengan semua uslub uslub bahasa Arab;
c. Sifat agung yang tidak mungkin lagi seorang makhluk untuk mendatangkan hal yang seperti al-Qur’an;
d. Bentuk undang-undang yang detail dan sempurna yang melebihi setiap undang-undang buatan manusia;
e. Mengabarkan hal-hal gaib yang tidak bisa diketahui kecuali dengan wahyu;
f. Tidak bertentangan dengan pengetahuan-pengetahuan umum yang dipastikan kebenarannya;
g. Menepati janji dan ancaman yang telah dikabarkan di dalamnya;
h. Memenuhi segala kebutuhan manusia;
6
Mukjizat Rasulullah saw. Selain al-Qur’an dan Mukjizat Para Nabi Lainnya.
Di dalam al-Qur’an banyak digambarkan mengenai mukjizat-mukjizat yang
diberikan kepada para Nabi dan Rasul sebelum Nabi Muhammad saw. di antaranya adalah :
MUKJIZAT PARA NABI
C.Mukjizat nabi MUSA a.s.
Mukjizat Nabi Musa a.s. berupa tongkat yang dapat berubah menjadi ular besar
untuk mengalahkan tukang-tukang sihir Firaun yang menyihir tali menjadi ular-ular
kecil. Di samping itu tongkat beliau tersebut juga bisa menimbulkan 12 sumber
mata air yang memancar ketika dipukulkan kepada sebuah batu pada saat beliau
memohon air minum untuk kaumnya sebanyak 12 suku.
d. Mukjizat Nabi Dawud a.s.
Mukjizat Nabi Dawud a.s. adalah kemampuan untuk melunakkan besi dengan tangan
kosong, sehingga bisa dibentuk menjadi baju besi dan senjata untuk dapat
mengalahkan raja Jalut.
b.Mukjizat Nabi Ibrahim a.s.
Mukjizat Nabi Ibrahim a.s. berupa keistimewaan tidak hangus dibakar dalam api oleh
raja Namruz
e. Mukjizat Nabi Sulaiman a.s.
Mukjizat Nabi Sulaiman a.s. berupa kemampuan untuk mendengar dan memahami
bahasa binatang, seperti burung hud-hud dan semu
a. MUKJIZAT NABI NUH
Mukjizat Nabi Nuh a.s. berupa kemampuan untuk membuat kapal yang sangat besar
untuk menampung dan menyelamatkan kaum yang beriman dari banjir besar,
padahal saat itu sama sekali belum dikenal cara pembuatan kapal.
f. Mukjizat Nabi Isa a.s.
Mukjizat Nabi Isa a.s. berupa kemampuan untuk membuat burung dari tanah,
menyembuhkan orang buta sejak lahir, menyembuhkan penyakit kusta, dan dapat
menghidupkan orang yang sudah mati atas izin Allah swt.
THANK YOU