AIRWAY BREATHING
MANAGEMENT�
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti pelatihan peserta diharapkan memahami dan mampu
JALAN NAFAS
Airway
Breathing
?
PERNAFASAN
ANATOMI FISIOLOGI
• Cavum Nasi
• Sinus paranasal
• Nasal Cavity,
• Faring,
• Laring
JALAN NAFAS ATAS (UPPER AIRWAY)
JALAN NAFAS BAWAH (LOWER AIRWAY)
GAGAL NAFAS
Menurut Sebab
Menurut Waktu
Ditandai dengan PaO2 < 60 mmHg dengan PCO2 normal atau rendah
Ditandai dengan PCO2) > 45 mmHg.
Gangguan Jalan Nafas (Airway)
Progresif
Parsial
OBSTRUKSI
Total
KAJI..!!
Penilaian Jalan Nafas
Sumbatan Jalan Nafas
TOTAL
PARSIAL
Tanda dan Gejala Sumbatan Jalan Nafas
KAJI…
Penanganan Sumbatan Jalan Nafas
PENILAIAN PERNAFASAN
APAKAH PASIEN BERNAFAS ATAU TIDAK
Look, Listen, Feel
?
KAJI……
HASIL KAJIAN……………….
Jika pasien tidak bernafas
Segera Lakukan menajemen airway dengan benar
Ventilasi & Oksigenasi konsentrasi tinggi
Rescue Breathing
Pemberian Oksigen
Oksigen dapat diberikan 2-4 liter/menit. Dapat meningkatkan konsentrasi oksigen perliter sebanyak 40% oksigen
Oksigen dapat diberikan 5-8 liter/menit. Dapat meningkatkan konsentrasi oksigen sebesar 40-60% oksigen.
Oksigen dapat diberikan 8-12 liter/menit. Konsentrasi yang diberikan 60-80%.
Konsentrasi oksigen yang dihasilkan 85-95%.
Alat-alat yang digunakan untuk pemberian terapi
Nasal Canule
Simple mask
Rebreathing Mask
Non Rebreathing Mask