1 of 22

Nilai dan norma

2 of 22

Pengantar

  • Suatu nilai berfungsi sebagai pedoman perilaku dalam masyarakat. Seperti kerja sama, persaudaraan, rasa kekeluargaan, ketaatan, kedisiplinan, kebersihan, ketertiban, dan lain-lain.

3 of 22

Pengantar

  • Setelah nilai dan norma disepakati serta diterima, maka nilai dan norma tersebut disosialisasikan kepada warga masyarakat secara turun-temurun. Tujuannya agar warga masyarakat menyesuaikan perilakunya dengan nilai dan norma itu, sehingga tercipta keter- aturan sosial.

4 of 22

Definisi nilai sosial

  • Nilai sosial adalah ukuran, patokan, anggapan, atau keyakinan yang hidup dan berkembang dalam masyarakat serta dianut oleh banyak orang dalam lingkungan masyarakat mengenai apa yang benar, pantas, luhur, dan baik untuk dilakukan.

5 of 22

Tolak ukur

  • Setiap masyarakat mempunyai nilai yang berbeda-beda. Hal ini disebabkan setiap masyarakat mempunyai tolok ukur nilai yang berbeda-beda pula.
  • Selain itu, perbedaan cara pandang masyarakat terhadap nilai mendorong munculnya perbedaan nilai. Suatu nilai dapat tetap dipertahankan apabila nilai tersebut mempunyai daya guna fungsional, artinya mempunyai kebermanfaatan bagi kehidupan masyarakat itu sendiri,

6 of 22

Jenis jenis nilai

  • Menurut Prof. Dr. Notonegoro, secara umum nilai dapat dibedakan kedalam tiga macam:
  • Nilai vital: segala sesuatu yang berguna untuk mengadakan kegiatan atau aktivitas.

7 of 22

Jenis nilai

2. Nilai material yaitu segala sesuatu yang berguna bagi fisik manusia. Misalnya makanan dan minuman.

8 of 22

Selanjutnya ..

3. Nilai kerohanian yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia.

9 of 22

Jenis jenis nilai spiritual atau kerohanian

  • Berdasarkan sumbernya, nilai kerohanian dapat dibagi lagi menjadi empat jenis yaitu:

1. Nilai kebenaran, bersumber dari akal manusia (cipta);�2. Nilai keindahan atau estetika, bersumber dari unsur rasa manusia (estetika);�3. Nilai moral atau kebaikan, bersumber dari kehendak manusia (karsa);�4. Nilai religius, bersumber pada ke-Tuhanan.

10 of 22

Menurut Sumbernya Nilai dibagi menjadi 3 :

  • Nilai theonom

Nilai sosial yang bersumber dari Tuhan melalui agama Contoh berpuasa bagi ornag muslim pada bulan ramadhan

  • Nilai Heteronom

Nilai sosial yang dirumuskan dari kesepakatan banyak anggota masyarakat

  • Nilai Otonom

Nilai sosial yang bersumber dari dalam individu

Contoh J.J roussea merumuskan konsep trias politika

11 of 22

Ciri ciri nilai sosial

1) Tidak semua hal yang baik di mata masyarakat dapat dianggap sebagai nilai sosial.�2) Merupakan hasil interaksi antaranggota masyarakat.�3) Ditularkan di antara anggota-anggota masyarakat melalui pergaulan.�4) Terbentuk melalui proses sosialisasi.�

  • 5) Nilai sebagai alat pemuas kebutuhan sosial.�6) Nilai berbeda-beda antara kebudayaan yang satu dengan yang lain.�7) Mempunyai efek yang berbeda terhadap individu.�8) Memengaruhi perkembangan pribadi dalam masyarakat baik positif maupun negatif.�9) Hasil seleksi dari berbagai macam aspek kehidupan di dalam masyaraka

12 of 22

Norma sosial

Norma Sosial adalah patokan atau aturan perilaku manusia dalam kehidupan bermasyarakat.

Fungsinya adalah untuk memberi batasan berupa perintah atau larangan dalam berperilaku, memaksa individu untuk menyesuaikan diri dengan nilai yang berlaku di masyarakat.

13 of 22

Jenis-jenis norma

Berdasarkan daya pengikatnya, norma dibedakan menjadi empat.�1) Cara ( usage ) merupakan norma yang daya pengikatnya sangat lemah. Ex cara makan yg baik�2) Kebiasaan ( folkways ) ialah aturan yang daya pengikatnya lebih kuat dari usage.ex memakai baju mewah ketika berpesta�3) Tata kelakuan ( mores ) ialah aturan yang telah diterima masyarakat dan biasanya berhubungan dengan sistem kepercayaan atau keyakinan.ex melarang pembunuhan�4) Adat istiadat ( custom ) merupakan aturan yang memiliki sanksi keras terhadap pelanggarnya, berupa penolakan atau pengadilan.ex melanggar hukum adat akan diasingkan ke negara lain

14 of 22

MATERI DAPAT DI UNDUH DISINI !

15 of 22

Macam-macam norma sosial

  • Norma agama

Peraturan hidup yang didasarkan pada segala sesuatu yang diajarkan oleh agama yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa. Contoh perintah berbuat baik kepada sesama manusia, jangan berdusta dan berzina

  • Norma Kesusilaan adalah peraturan hidup yang berasal dari akhlak atau dari hati nurani sendiri tentang hal yang baik dan hal yang buruk. Contoh berpelukan dan berciuman antara pria dan wanita di depan umum, meskipun sudah menikah.

16 of 22

Lanjut .....

�3. Norma hukum: aturan perilaku atau kaidah hidup tertulis yang dibuat secara resmi oleh badan negara. Contoh nya Mencuri, membunuh dll�

  • �4. Norma Kesopanan: aturan perilaku atau tata krama pergaulan hidup yang bersumber dari pergaulan. Contoh mengucapkan salam Ketika bertemu. Mencium tangan yang lebih tua. dll

17 of 22

REFLEKSI PEMBELAJARAN �SCAN QR CODE BERIKUT !

18 of 22

Peran nilai dan norma

  • Sebagai Petunjuk Arah (Orientasi) Bersikap dan Bertindak�Sebagai Pemandu dan Pengontrol bagi Sikap dan Tindakan Manusia�
  • Sebagai Pendorong Sikap dan Tindakan Manusia�Sebagai Benteng Perlindungan bagi Keberadaan Masyarakat�Sebagai Alat Pemersatu Anggota Masyarakat

19 of 22

Pelanggaran nilai dan norma

Menurut Robert M.Z. Lawang (1985), perilaku pelanggaran norma dibedakan menjadi empat�macam, yaitu:�1) Pelanggaran nilai dan norma yang dilihat�dan dianggap sebagai kejahatan, misalnya:�pemukulan, pemerkosaan, penodongan, dan�lain-lain.�2) Pelanggaran nilai dan norma yang berupa�penyimpangan seksual, yaitu perzinahan,�homoseksualitas, dan pelacuran.

20 of 22

Solusi pelanggaran norma

3) Bentuk-bentuk konsumsi yang sangat�berlebihan, misalnya alkohol, candu, morfin, dan lain-lain.�4) Gaya hidup yang lain dari yang lain,�misalnya penjudi profesional, geng-geng, dan lain-lain.

21 of 22

Usaha agar masyarakat menaati aturan2

  • Mempertebal keyakinan para anggota masyarakat akan kebaikan adat istiadat yang ada� Memberi ganjaran kepada warga masyarakat yang biasa taat.�Mengembangkan rasa malu dalam jiwa masyarakat yang menyeleweng dari adat istiadat.�Mengembangkan rasa takut dalam jiwa warga masyarakat yang hendak menyeleweng dari adat istiadat dengan berbagai ancaman dan kekuasaan.

22 of 22

Refrensi

  • Referensi:�Sunarto, Kamanto. 1993. Pengantar Sosiologi .Jakarta: Lembaga Penerbit FE – UI.�Richard Osborne & Borin Van Loon. 1996.�Mengenal Sosiologi For Beginner. Bandung: Mizan.�BSE Sosiologi 1 : Untuk Kelas X SMA dan MA.�Sri Sudarmi dan W.Indriyanto.�BSE Sosiologi Untuk Kelas X SMA dan MA. Vina�Dwi Laning.