Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung dalam Bentuk Diagram (Bagian 1)
Gagasan pokok dan gagasan pendukung akan lebih mudah dipahami jika disusun dalam bentuk diagram.
PM
Subtema 2:
Kebersamaan dalam Keberagaman
T1 St2
P1
Muatan
Bahasa Indonesia
KD 3.1 dan 4.1
Pembelajaran 1:
Cara Menentukan Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung dalam Bentuk Diagram
Indonesia memiliki berbagai bahasa daerah, Misalnya bahasa Batak, bahasa Jawa, dan Bahasa sunda. Keragaman bahasa di Indonesia tidak membuat bangsa Indonesia terpecah-pecah. Bangsa Indonesia tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Bangsa Indonesia dipersatukan oleh bahasa persatuan, yaitu bahasa Indonesia.
Gagasan Pokok
Contoh:
Gagasan Pendukung
Indonesia memiliki berbagai bahasa daerah, Misalnya bahasa Batak, bahasa Jawa, dan Bahasa sunda. Keragaman bahasa di Indonesia tidak membuat bangsa Indonesia terpecah-pecah. Bangsa Indonesia tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Bangsa Indonesia dipersatukan oleh bahasa persatuan, yaitu bahasa Indonesia.
Contoh dalam bentuk diagram
Gagasan pendukung
Bangsa Indonesia tetap menjaga persatuan dan kesatuan.
Gagasan pendukung
Bahasa Indonesia mempersatukan bangsa Indonesia.
Gagasan pendukung
Keragaman bahasa tidak memecah belah bangsa.
Gagasan pokok
Indonesia memiliki berbagai bahasa daerah.
T1 St2
P1
Muatan
IPA
KD 3.6 dan 4.6
Pembelajaran 1:
Pita suara bergetar ketika berbicara
Senar gitar dipetik
Cara Menghasilkan Bunyi pada Benda
Sumber bunyi adalah semua benda yang dapat menghasilkan bunyi.
Bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar.
Contoh sumber bunyi antara lain alat musik
Sumber: www.pixabay.com
1. Biola
Senar biola yang digesek menghasilkan bunyi. Bunyi dihasilkan dari senar yang bergetar.
Marakas yang digoyangkan akan menghasilkan bunyi. Butiran dalam marakas saling bertumbukan sehingga menghasilkan bunyi.
Sumber: www.flickr.com/vsmoothe
2. Marakas
Sumber: www.id.wikipedia.org\RaimondSpekking
3. Gendang
Saat dipukul, kulit gendang akan bergetar dan menghasilkan bunyi.
Keragaman Agama di Indonesia
Sumber: id.wikipedia.org
Masjid Menara Kudus, Jawa Tengah
Indonesia mengakui enam agama, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.
T1 St2
P1
Muatan
IPS
KD 3.2 dan 4.2
Pembelajaran 1:
Agama Islam
Sumber: www.commons.wikimedia.org\Gunkarta
Agama Kristen
Sumber: www.it.wikipedia.org\Wie146
Agama Katolik
Agama Hindu
Agama Buddha
Agama Khonghucu
Kerja Sama dalam Keragaman
Kerja sama merupakan kegiatan yang disepakati bersama untuk mencapai suatu tujuan.
T1 St2
P2
Muatan
PPKn
KD 3.4 dan 4.4
Pembelajaran 2:
Manfaat Kerja Sama
Kerja Sama di Lingkungan Sekolah
Kerja bakti dengan teman-teman di sekolah adalah contoh kerja sama dalam keragaman.
T1 St2
P2
Muatan
Matematika
KD 3.12 dan 4.12
Pembelajaran 2:
Rumah Nuwo Sesat
sumber: Dokumentasi penerbit
Rumah Gadang
sumber: Dokumentasi penerbit
Mengenal Sudut dan Mengukur Besar Sudut
Perhatikan sudut pada atap rumah berikut!
M
L
K
Kaki Sudut
Titik Sudut
Kaki Sudut
Daerah Sudut
Dua garis lurus yang bertemu pada sebuah titik akan membentuk suatu sudut.
A. Jenis-Jenis Sudut
Berdasarkan besarnya, sudut dibedakan menjadi:
Sudut lancip
Besarnya antara 0° dan 90°
Sudut lurus
Besarnya 180°
Sudut siku-siku
Besarnya 90°
Sudut tumpul
Besarnya antara 90° dan 180°.
Besar sudut dapat diukur menggunakan satuan.
Pengukuran sudut menggunakan sudut satuan menghasilkan nilai yang berbeda sesuai dengan besar sudut satuan yang digunakan.
Alat bantu mengukur besar sudut dinamakan busur derajat
Skala 0°
(Skala dalam)
Titik pusat busur derajat
Garis alas busur derajat
Skala 0°
(Skala luar)
Cara mengukur sudut menggunakan Busur Derajat
Pola Lantai Dasar dalam Tari
Pola lantai adalah formasi yang dilakukan penari dengan perpindahan, pergerakan, atau pergeseran posisi saat menari.
T1 St2
P2
Muatan
SBdP
KD 3.3 dan 4.3
Pembelajaran 2:
Fungsi pola lantai dalam tari.
Contoh Pola Lantai:
Berjalan bersisian atau berpasangan dengan membentuk pola lantai barisan vertikal.
Skema
A
B
D
C
F
E
H
G
I
J
Setiap pasang penari bergerak menyebar dengan membentuk pola lantai baru. Gerakan menyebar ke samping kanan dan kiri secara berseling.
Skema
A
B
C
D
E
F
G
H
I
J
Setiap pasang penari bergerak membentuk pola lantai barisan horisontal.
Skema
A
B
C
D
E
F
G
H
I
J
Setiap penari bergerak ke depan dan ke belakang membentuk pola lantai baru.
Skema
A
B
C
D
E
F
G
H
I
J
Setiap penari bergerak secara bersamaan membentuk lingkaran.
E
B
J
I
F
E
A
H
C
G
D
Skema
Pendengaran Manusia
A. Pendengaran Manusia
Telinga merupakan salah satu pancaindra.
Fungsi telinga:
Telinga terbagi menjadi tiga bagian:
T1 St2
P3
Muatan
IPA
KD 3.6 dan 4.6
Pembelajaran 3:
Bagian-Bagian Telinga
Saluran setengah lingkaran
Membantu dalam mempertahankan keseimbangan tubuh
Koklea
Meneria dan meneruskan getaran bunyi ke saraf pendengaran
Saluran Eustachius
Menghubungkan ruang telinga tengah faring
Liang telinga
Menghalangi debu dan air yang masuk
Lubang
telinga
Meneruskan bunyi ke telinga tengah
Gendang telinga
Menerima getaran bunyi dan meneruskan ke tulang-tulang pendengaran
Tulang-tulang pendengaran
Meneruskan getaran bunyi ke koklea
Telinga luar
Telinga
tengah
Telinga dalam
Daun
telinga
Menangkap
getaran bunyi
Getaran dari sumber bunyi.
Gelombang bunyi ditangkap oleh daun telinga.
gelombang bunyi merambat di liang telinga.
Bunyi mengetarkan gendang telinga.
Getaran liang telinga menggetarkan tulang-tulang pendengaran.
Koklea menangkap getaran dari tulang-tulang pendengaran dan mengirimnya ke saraf pendengaran.
Saraf pendengaran mengirimkan ransangan bunyi ke otak. Otak menerjemahkan bunyi yang didengar.
Proses Mendengar Bunyi
Telinga perlu dirawat kebersihannya agar tetap sehat.
Bersihkan telinga bagian luar secara teratur menggunakan kapas yang bersih.
Jangan mengorek-ngorek telinga karena dapat mendorong kotoran lebih dalam dan kotoran akan semakin menumpuk. Kotoran yang menumpuk dapat mengganggu pendengaran, mengakibatkan robeknya selaput gendang telinga. Jika kotoran telinga banyak, pergilah ke dokter THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan) untuk dibersihkan.
Jika ada suara memekakkan telinga, segera tutup kedua lubang telinga agar gendang telinga tidak rusak.
Cara merawat telinga:
Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung dalam Bentuk Diagram (Bagian 2)
Suatu teks terdiri atas beberapa paragraf.
Setiap paragraf memiliki gagasan pokok dan gagasan pendukung.
Diagram gagasan suatu teks dibuat sesuai jumlah paragraf dalam teks tersebut.
T1 St2
P3
Muatan
Bahasa Indonesia
KD 3.1 dan 4.1
Pembelajaran 3:
Gagasan pokok dan Gagasan Pendukung dalam Bentuk Tabel
Gagasan pokok dan gagasan pendukung dibuat dalam bentuk tabel bertujuan untuk mempermudah memahami suatu teks.
T1 St2
P4
Muatan
Bahasa Indonesia
KD 3.2 dan 4.2
Pembelajaran 4:
Gelar Budaya di Sekolah
Keragaman tidak hanya terdapat di lingkungan masyarakat, tetapi juga di lingkungan sekolah. Para siswa di sekolah udin terdiri atas berbagai suku bangsa. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Ada siswa yang berasal dari Sumatera. Ada siswa yang berasal dari Jawa. Ada siswa yang berasal dari Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Papua dan sebagainya.
Gagasan Pokok
Gagasan Pendukung
Keragaman tidak hanya terdapat di lingkungan masyarakat, tetapi juga di lingkungan sekolah. Para siswa di sekolah udin terdiri atas berbagai suku bangsa. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Ada siswa yang berasal dari Sumatera. Ada siswa yang berasal dari Jawa. Ada siswa yang berasal dari Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Papua dan sebagainya
Contoh:
Paragraf 1
Sekolah sering mengadakan gelar budaya untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada para siswa. Misalnya, gelar pakaian daerah, gelar makanan tradisional, dan gelar musik tradisional. Pada saat gelar pakaian daerah, para siswa mengenakan pakaian daerah ke sekolah. Pada saat gelar makanan tradisional, para siswa membawa contoh makanan tradisional ke sekolah. Pada saat gelar musik tradisional, para siswa mengadakan pertunjukan musik daerah.
Paragraf 2
Gagasan Pokok
Gagasan Pendukung
Sekolah sering mengadakan gelar budaya untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada para siswa. Misalnya, gelar pakaian daerah, gelar makanan tradisional, dan gelar musik tradisional. Pada saat gelar pakaian daerah, para siswa mengenakan pakaian daerah ke sekolah. Pada saat gelar makanan tradisional, para siswa membawa contoh makanan tradisional ke sekolah. Pada saat gelar musik tradisional, para siswa mengadakan pertunjukan musik daerah.
Contoh dalam bentuk tabel:
Paragraf | Gagasan Pokok | Gagasan Pendukung |
1 | Keragaman di lingkungan sekolah |
|
2 | Gelar budaya di sekolah Udin |
|
Menjelaskan Bentuk-Bentuk Kerja Sama di Kelas
Salah satu kegiatan kerja sama yang dilaksanakan di kelas.
T1 St2
P4
Muatan
PPKn
KD 3.4 dan 4.4
Pembelajaran 4:
Sumber: www.pixabay.com
Kotak Sumbangan
Kerja kelompok membutuhkan kerja sama antaranggota kelompok. Suatu pekerjaan yang dikerjakan bersama akan cepat selesai.
Contoh kerja kelompok:
Mengukur Besar Sudut Segi Banyak
Cara mengukur sudut segi banyak dengan menggunakan busur derajat:
Titik sudut a
Impitkan garis alas busur dengam salah satu sisi yang memuat sudut a .
a
d
c
b
T1 St2
P4
Muatan
Matematika
KD 3.12 dan 4.12
Pembelajaran 4:
Jika sisi lain berada di angka 70
a
d
c
b
a
d
c
b
Menari dengan lagu Pengiring Lir-Ilir
T1 St2
P5
Muatan
SBdP
KD 3.3 dan 4.3
Pembelajaran 5:
Partitur Lagu Lir-Ilir
Menaksir Besar Sudut-Sudut pada Segi banyak
Dalam menaksir besar sudut, tentu saja nilainya tidak selalu tepat.
Hasil taksiran yang baik tidak jauh berbeda dengan hasil pengukuran sebenarnya.
T1 St2
P5
Muatan
Matematika
KD 3.8 dan 4.8
Pembelajaran 5:
Langkah menaksir besar sudut:
Contoh:
Jenis sudutnya adalah sudut lancip
Lancip
Siku-siku
Tumpul
Lurus
Perayaan Hari-Hari Besar Keagamaan
Keragaman yang dimiliki Indonesia salah satunya adalah keragaman agama.
Ada 6 agama yang diakui pemerintah Indonesia:
Sumber: id.wikipedia.org
T1 St2
P5
Muatan
IPS
KD 3.2 dan 4.2
Pembelajaran 5:
1. Idul Fitri
Idul Fitri merupakan hari besar keagamaan umat Islam.
2.Natal
Natal merupakan hari besar keagamaan umat Kristen dan Katolik.
3.Nyepi
Nyepi merupakan hari besar keagamaan umat Hindu.
4.Waisak
Waisak merupakan hari besar keagamaan umat Buddha.
4.Tahun Baru Imlek
Imlek merupakan hari besar keagamaan umat Khonghucu.
Sumber: vreza.deviantart.com
Kerja Sama di Lingkungan Rumah
Contoh kerja sama di lingkungan rumah:
1. Ronda
Kegiatan berkeliling lingkungan pada malam hari.
T1 St2
P6
Muatan
PPKn
KD 3.4 dan 4.4
Pembelajaran 6:
2. Kerja bakti
Contoh kerja bakti yang biasa dilakukan oleh warga:
sumber: www.flickr.com
Sumber: www.flickr.com\sakuntala_stei
Saat terjadi bencana, para relawan bergotong-royong memberikan bantuan berupa makanan, tempat pengungsian dan pakaian kepada warga.
Seluruh warga yang berbeda suku dan agama bekerja sama untuk mempersiapkan perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus.
Membuat Ringkasan Teks dengan Peta Pikiran
Peta pikiran yang berisi gagasan pokok dan gagasan pendukung dapat dijadikan acuan untuk membuat ringkasan.
Meringkas isi teks sama dengan menulis kembali isi teks secara singkat.
T1 St2
P6
Muatan
Bahasa Indonesia
KD 3.1 dan 4.1
Pembelajaran 6:
Langkah membuat ringkasan teks