1 of 57

Sumber : pixabay.com/Daria-Yakovleva

ZAT ADITIF, ZAT ADIKTIF DAN PSIKOTROPIKA

BAB

6

2 of 57

PETA KONSEP

3 of 57

PETA KONSEP

4 of 57

Sumber : pixabay.com/ponce-photography

Kamu mungkin sering mendengar atau membaca pemberitaan tentang zat-zat berbahaya pada makanan. Selain itu, kamu pun tentu sering melihat tanda peringatan bahaya merokok dan larangan merokok di berbagai tempat tetapi masih banyak orang yang merokok. Demikian pula, kamu sering mendengar orang yang terkena masalah hukum karena menjual atau mengonsumsi obat-obatan terlarang.

Sumber : pixabay.com/werbefabrik

Apakah yang dimaksud bahan aditif, adiktif

dan psikotropika?Apakah manfaat dan

bahaya mengonsumsi zat-zat tersebut?

PENDAHULUAN

5 of 57

  • Zat aditif/zat tambahan makanan merupakan bahan yang ditambahkan ke dalam makanan, baik pada saat memproses, mengolah, mengemas, atau menyimpan makanan.
  • Bahan tambahan pangan adalah bahan yang ditambahkan dalam makanan untuk memengaruhi sifat/bentuk pangan (Peraturan Pemerintah nomor 28 tahun 2004).
  • Pemakaian zat aditif di Indonesia diatur oleh Departemen Kesehatan. Pengawasan dilakukan oleh Dirjen Pengawasan Obat dan Makanan (Dirjen POM).
  • Fungsi zat aditif: pewarna, penyedap rasa dan aroma, antioksidan, sekuestran, pemanis, pengasam, pengembang adonan, dan pengawet.

Pengesahan dari dirjen. POM untuk makanan-makanan yang telah lulu uji biasanya dicantumkan pada lebelnya

PENGERTIAN ZAT ADITIF

Sumber: dokumen penerbit

6 of 57

Tujuan pemberian zat aditif

    • Mempertahankan nilai gizi makanan
    • Membuat makanan lebih menarik
    • Menjaga mutu dan kestabilan makanan
    • Konsumsi sebagian orang yang memerlukan diet
    • Membuat makanan lebih tahan lama.

PENGERTIAN ZAT ADITIF

7 of 57

PENGERTIAN ZAT ADITIF

CONTOH SOAL

Apakah tujuan penggunaan zat aditif?

Jawab:

Mempertahankan nilai gizi makanan, membuat makanan lebih menarik, menjaga mutu dan kestabilan makanan, konsumsi sebagian orang yang memerlukan diet, dan membuat makanan lebih tahan lama.

8 of 57

ZAT ADITIF ALAMI

Pewarna

    • Memberi warna oranye pada makanan.
    • Digunakan pada pembuatan selai nanas.
    • Baik dimakan langsung dan diminum perasan airnya karena mengandung provitamin A, yaitu beta karoten🡪 memberi warna oranye pada bahan makanan.
  1. WORTEL

Sumber : pixabay.com/Couleur

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

9 of 57

    • Memberi warna kuning agak gelap pada makanan.
    • Digunakan pada pembuatan nasi kuning.
    • Ditambahkan pada pengolahan ayam/itik 🡪 menghilangkan bau amis dan menambah rasa yang khas.

Sumber : pixabay.com/Scops

ZAT ADITIF ALAMI

Pewarna

2. KUNYIT

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

10 of 57

    • Memberi warna hijau pada

bahan makanan

    • Pewarna makanan dan minuman

ZAT ADITIF ALAMI

Pewarna

3. DAUN SUJI

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

Sumber : wikipedia.org

11 of 57

    • Dibuat dari tebu.
    • Sebagai pemanis dan pengawet.
    • Dapat menyerap kandungan air (higroskopis) 🡪 mikroorganisme tidak berkembang.

Sumber : wikipedia.org/Lauri Andler

ZAT ADITIF ALAMI

Pemanis

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

1. GULA PASIR ATAU GULA TEBU

12 of 57

    • Dari getah bunga aren.
    • Lebih manis daripada gula jawa

→ Lebih sering digunakan dalam

pembuatan jenang dan dodol.

ZAT ADITIF ALAMI

Pemanis

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

2. GULA AREN

Sumber : wikipedia.org/Kembangraps

13 of 57

    • Dihasilkan dari buah kelapa.
    • Sebagai pemanis minuman (dawet, es kelapa muda, sirup, dll), dan terkadang sayur.

Sumber : wikipedia.org/Lauri Midori

ZAT ADITIF ALAMI

Pemanis

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

3. GULA KELAPA

14 of 57

    • Mengandung zat gizi alami
    • Selain sebagai pemanis, juga

menambah kandungan gizi pada

makanan

Sumber : pixabay.com/steavepb

ZAT ADITIF ALAMI

Pemanis

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

4. MADU

15 of 57

    • Dapat menyerap kandungan air (higroskopis) 🡪 menghambat dan membuhun pertumbuhan bakteri dalam makanan.
    • Contoh : pengawetan ikan asin

Sumber : pixabay.com/LoggaWiggler

ZAT ADITIF ALAMI

Pengawet

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

1. GARAM DAPUR

16 of 57

    • Apabila diiris, mengeluarkan allicin 🡪 zat yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri.

Sumber : pixabay.com/PublicDomainPictures

ZAT ADITIF ALAMI

Pengawet

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

2. BAWANG PUTIH

17 of 57

    • Asam asetat.
    • Memiliki sifat asam yang mampu membunuh bakteri.
    • Larutan asam asetat 4% dalam air sering digunakan sebagai pengawet buah/sayuran.

ZAT ADITIF ALAMI

Pengawet

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

3. ASAM CUKA

Sumber : pixabay.com/AKuptsova

18 of 57

    • Asam asetat.
    • Rasa asin berasal dari NaCl.
    • Diperoleh dari penguapan air laut (masih mengandung garam magnesium dan kalsium) dan pengolahan dari pengotor.
    • Biasanya ditambahkan nutrisi tambahan iodin.
    • Iodium baik untuk mengurangi risiko penyakit gondok.

Sumber : pixabay.com/andreas160578

ZAT ADITIF ALAMI

Penyedap

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

1. GARAM DAPUR

19 of 57

    • Mengandung allicin, sulfur, dan iodin yang tinggi.

ZAT ADITIF ALAMI

Penyedap

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

2. BAWANG PUTIH

3. CABAI MERAH

    • Penyedap dan perangsang selera makan.
    • Mengandung vitamin C dan A lebih banyak dibanding cabai hijau.

Sumber : pixabay.com/Hans

Sumber : pixabay.com/PublicDomainPictures

20 of 57

    • Aroma khas, segar, membangkitkan

selera makan.

    • Dapat menghilangkan bau amis ikan.
    • Aroma harum.
    • Digunakan dalam pembuatan roti dan kolak

Sumber : pixabay.com/NPschorr

ZAT ADITIF ALAMI

Pemberi Aroma

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

1. DAUN JERUK

2. VANILI

21 of 57

    • Penambah aroma pada minuman penghangat tubuh.
    • Menambah aroma segar pada makanan bersantan.

ZAT ADITIF ALAMI

Pemberi Aroma

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

3. SERAI

Sumber : secangkirterapi.com

22 of 57

    • Ditambahkan pada nasi supaya

harum dan tidak cepat basi.

    • Digunakan dalam pembuatan kue,

bubur, es.

ZAT ADITIF ALAMI

Pemberi Aroma

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

4. DAUN PANDAN

Sumber : wikipedia.org

23 of 57

    • Menghilangkan rasa mual saat mengonsumsi makanan.
    • Misalnya jeruk nipis yang ditambahkan pada soto dan minuman.

Sumber : pixabay.com/meditation

ZAT ADITIF ALAMI

Bahan Pengasam

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

1. JERUK NIPIS

24 of 57

Memberi warna bahan makanan agar lebih menarik.

Zat warna yang sudah dilarang penggunaannya pada makanan.

    • Rhodamin-B (merah)
    • Methanil yellow (kuning)
    • Amaranth (merah)

ZAT ADITIF SINTETIS/BUATAN

Pewarna

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

25 of 57

  • Biasa digunakan pada pembuatan sirup, sari buah, minuman ringan, dan berbagai kue.
  • Contoh pemanis buatan
    • Sakarin : 300x lebih manis dari gula
    • Aspartam : 200x lebih manis dari gula
    • Asesulfam : 200x lebih manis dari gula
    • Siklamat : 30x lebih manis dari gula
    • Sorbitol
    • Dulsin (sudah dilarang karena karsinogen).

ZAT ADITIF SINTETIS/BUATAN

Pemanis

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

26 of 57

ZAT ADITIF SINTETIS/BUATAN

Pengawet

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

Digunakan supaya makanan tahan lama

Contoh pengawet buatan

    • Natrium benzoat, asam benzoat minuman ringan, kecap, margarin, dan lain-lain
    • Natrium nitrit produk daging dan ikan
    • Asam propionat roti, keju, margarin, dan mentega
    • Asam sorbat menghambat pertumbuhan kapang dan ragi, mengawetkan keju, roti, sari buah, dan acar

27 of 57

Zat pengawet yang sudah dilarang penggunaannya.

    • Formalin, sebagai pengawet mie
    • Boraks, sebagai pengawet bakso
    • Terusi, sebagai pengawet ayam potong

Penyedap makanan buatan yang sering digunakan

    • MSG (Monosodium Glutamat)
    • Guanosin Monofosfat (GMP), nukleotida
    • Ionosin Monofosfat (IMP), nukleotida

ZAT ADITIF SINTETIS/BUATAN

Pengawet

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

Penyedap

28 of 57

  • Berfungsi melindungi makanan yang mengandung lemak atau

minyak dari ketengikan akibat oksidasi.

  • Antioksidan akan menghambat proses oksidasi suatu bahan.

Contoh antioksidan :

    • Butil hidroksi anisol (BHA) dan butil hidroksi toluena (BHT)
    • Asam askorbat (serta garam kalium, garam kalsium, dan

garam natriumnya.

ZAT ADITIF SINTETIS/BUATAN

Antioksidan

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

29 of 57

Bahan penstabil dalam berbagai makanan olahan.

Mengikat logam sehingga menjaga kestabilan.

Sekuestran yang sering digunakan

    • Asam sitrat dan turunannya
    • Fosfat
    • Garam etilen diamin tetra asetat (EDTA)

ZAT ADITIF SINTETIS/BUATAN

Sekuestran (Zat Pengikat Logam)

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

30 of 57

Untuk memberikan aroma buah-buahan pada makanan.

Contoh yang sering digunakan:

    • Etil butirat : rasa buah nanas
    • Metil butirat : rasa buah apel
    • Oktil asetat : rasa buah jeruk
    • Amil asetat : rasa buah pisang
    • Butil asetat : rasa buah murbei
    • Etil format : rasa buah rum
    • Propil asetat : rasa buah pir

ZAT ADITIF SINTETIS/BUATAN

Penambah Aroma (Essens/Flavor)

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

31 of 57

  • Untuk mengasamkan, menetralkan, dan mempertahankan derajat keasaman makanan.
  • Contoh : Asam asetat, Asam sitrat, Asam laktat, Asam tartrat, Natrium bikarbonat, Amonium bikarbonat.

ZAT ADITIF SINTETIS/BUATAN

Pengatur Keasaman

MACAM-MACAM ZAT ADITIF

32 of 57

Masyarakat perlu mengetahui informasi Batas Maksimal Penggunaan (BMP) atau Acceptable Daily Intake (ADI).

BMP/ADI adalah batasan yang tidak menimbulkan risiko bila dikonsumsi manusia (per kg berat badan).

BATAS PENGGUNAAN ZAT ADITIF

33 of 57

Contoh : seorang siswa dengan berat badan 40 kg mengonsumsi makanan dengan zat aditif dengan ADI 5 mg/kg. Maka batas maksimal harian yang aman dimakan adalah 5 x 40 = 200 mg.

BATAS PENGGUNAAN ZAT ADITIF

34 of 57

GOLONGAN I

    • Berpotensi sangat kuat menimbulkan ketergantungan
    • Penggunaannya dilarang untuk pengobatan Contoh: opium, heroin, ganja

GOLONGAN II

    • Berpotensi kuat menimbulkan ketergantungan
    • Digunakan secara terbatas untuk pengobatan Contoh: petidin, candu, betemetadol

GOLONGAN III

    • Berpotensi ringan menimbulkan ketergantungan
    • Banyak digunakan untuk pengobatan
    • Contoh: asetil dihidrocodenia, dokstroproposifen, dihidrocodeina.

NAPZA adalah singkatan dari narkoba, psikotropika dan zat adiktif.

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obat berbahaya.

Penggunaan narkotika diatur UU RI No.22 tahun 1997. Narkoba jenis narkotika dibagi menjadi 3 golongan

PSIKOTROPIKA

35 of 57

Psikotropika adalah zat atau obat bukan narkoba baik alami maupun sintesis yang bersifat psikoaktif melalui pengaruh selektif dalam susunan sistem saraf pusat dan dapat menimbulkan ketergantungan atau ketagihan.

Penggolongan psikotropika dan contohnya diterangkan dengan UU No. 5 Tahun 1997

PSIKOTROPIKA

36 of 57

GOLONGAN I

    • Berpotensi sangat kuat menimbulkan ketergantungan
    • Penggunaannya dilarang untuk pengobatan
    • Contoh: ekstasi, LSD, DOM

GOLONGAN II

    • Berpotensi kuat menimbulkan ketergantungan
    • Contoh: amfetamin, metamfetamin (sabu) dan fenetilin

PSIKOTROPIKA

37 of 57

PSIKOTROPIKA

GOLONGAN III

    • Berpotensi sedang menimbulkan ketergantungan
    • Dapat digunakan untuk pengobatan dengan resep dokter
    • Contoh: amorbarbital, brupronorfina dan mogadon

GOLONGAN IV

    • Berpotensi ringan menimbulkan ketergantungan
    • Dapat digunakan untuk pengobatan dengan resep dokter
    • Contoh: diazepam, nitrazepam, lexotan dan pil koplo

(sering disalahgunakan), obat penenang (sedativa), obat tidur

(hipnotika)

38 of 57

  • AMFETAMIN

Mempunyai dampak perangsang kuat pada jaringan saraf.

Dampak yang ditimbulkan

    • Penurunan berat badan
    • Gelisah
    • Mudah marah dan tersinggung
    • Mudah bingung

Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan otak rusak, paranoid sampai gila, dan kematian

Contoh: dexamphetamin (dexedrine) dan pemoline (volital)

PSIKOTROPIKA

Sumber : commons.wikimedia.org/Editor182

39 of 57

  • Nama kimia: 3,4-methylene-dioxy methyl-amphetamin (MDMA)
  • Jenis ekstasi: alladin, apel, butterfly, electric.
  • Nama populer ekstasi : E, XTC, Doves, New Yorkers, Inev, I, kancing, essence.
  • Pengaruh langsung: “fly”, mudah tersinggung, cemas, energik, mata sayu, susah tidur, berkeringat.
  • Pengaruh jangka panjang: kerusakan saraf otak, dehidrasi, halusinasi, kurang gizi, ketergantungan dan gejala putus asa, dan agresif.
  • EKSTASI

PSIKOTROPIKA

Sumber : en.wikipedia.org/Ras67

40 of 57

  • Nama kimia: methamfetamin
  • Berbentuk kristal seperti gula pasir/vetsin.
  • Jenis sabu-sabu : Crystal, Coconut, Gold River
  • Dikenal dengan sebutan: ice, kristal, ubas, mecin, glass, hirropon, quart.
  • Dampak sabu – sabu
    • Mempengaruhi saraf
    • Ketergantungan
    • Penyakit jantung
    • Kematian

Sumber : wikipedia.org/UnitedStatesDepartmentofJustice

  • SABU-SABU

PSIKOTROPIKA

Kerjakan Uji Kompetensi 4.2 halaman 119

41 of 57

  • Zat adiktif adalah zat atau obat-obat bukan narkotika/psikotropika, yang jika dikonsumsi akan bekerja pada sistem saraf pusat dan menyebabkan ketagihan atau ketergantungan.

  • Contoh : alkohol, nikotin, kafein, inhalan (larutan yang mudah menguap seperti lem, cat semprot, dan lain lain).

ZAT ADIKTIF

42 of 57

  • Terbuat dari tembakau cacah yang ditambah bahan lain, seperti cengkeh, kemenyan, dan saos untuk memberi efek rasa dan aroma tertentu.
  • Merusak kesehatan dan menyebabkan berbagai macam penyakit di antaranya penyakit paru-paru, jantung, bahkan kematian.
  • Zat berbahaya yang ada dalam rokok antara lain :
    • Nikotin
    • Tar tembakau
    • Karbon monoksida
    • Bahan-bahan kimia lain

ZAT ADIKTIF

  • ROKOK

43 of 57

  • Zat utama yang terdapat dalam daun tembakau.
    • Beracun, mudah diserap kulit, berwarna kuning agak pucat, menjadi cokelat jika terkena cahaya.
    • Berfungsi sebagai stimulan mempercepat kegiatan otak, lebih adiktif dibanding heroin.

Zat-zat Berbahaya yang Terkandung dalam Rokok.

    • Penyebab utama kanker paru-paru bagi perokok, bersifat karsinogenik.
    • Menyebabkan penyakit tenggorokan dan pernapasan.

1. NIKOTIN

2. TAR TEMBAKAU

ZAT ADIKTIF

  • ROKOK

44 of 57

    • Gas yang sangat beracun dan berbahaya, dihasilkan dari pembakaran

yang tidak sempurna.

    • Merokok menghasilkan gas karbon monoksida.
    • Tidak berwarna dan tidak berbau, 200 kali lebih kuat pengikatannya terhadap Hb dibanding oksigen. Hb yang mengikat CO lebih stabil 🡪 sulit melepaskan CO
      • Sistem transportasi terganggu
      • Darah teracuni gas CO

3. KARBON MONOKSIDA

Reaksi hemoglobin dengan O2 dan CO:

Hb + O2 🡪 HbO2

Hb + CO 🡪 HBCO

ZAT ADIKTIF

  • ROKOK

Zat-zat Berbahaya yang Terkandung dalam Rokok.

45 of 57

    • > 4.000 zat lain dapat ditemukan dalam asam rokok.
    • Sebagian beracun, di antaranya dapat menyebabkan kanker
    • Contoh: aseton, amonia, hidrogen sulfida

4. BAHAN-BAHAN KIMIA LAIN

ZAT ADIKTIF

  • ROKOK

Zat-zat Berbahaya yang Terkandung dalam Rokok.

Sumber: www.id.wikipedia.org/Semhur

46 of 57

Perokok aktif adalah orang yang menghisap rokok secara langsung

Perokok pasif orang yang tidak merokok tetapi ikut menghisap asap rokok. Berisiko terkena kanker paru-paru, asma, dan penyakit pernapasan lain.

Perokok pasif yang tinggal bersama perokok aktif memiliki kecenderungan lebih besar untuk terkena penyakit pernapasan.

Sumber pixabay.com/nuno_lopes

ZAT ADIKTIF

  • ROKOK

Perokok Aktif dan Perokok Pasif

47 of 57

1. Pengaruh langsung setelah merokok: peningkatan denyut jantung, berkeringat, napas berbau rokok, mual atau ingin muntah, pusing, keluar air liur, tenggorokan gatal, pakaian bau asap tembakau.

  1. Pengaruh pada sistem pernapasan: bronkitis, kanker paru-paru akibat tar dalam rokok, berdahak, susah bernapas, dan radang saluran pernapasan.

3. Pengaruh pada sistem jantung dan pembuluh darah: tekanan darah tinggi, terkena serangan jantung, dan penyempitan pembuluh darah.

ZAT ADIKTIF

  • ROKOK

Akibat yang Ditimbulkan dari Merokok

48 of 57

4. Pengaruh pada sistem pencernaan: lambung dan usus terluka

  1. Pengaruh pada sistem reproduksi dan pengaruhnya pada bayi: ibu hamil yang merokok dapat menyebabkan berkurangnya fungsi paru-paru dan sempitnya jalan pernapasan pada bayinya, keguguran pada kehamilan, bayi yang dilahirkan memiliki berat kurang dari normal, dan pertumbuhan bayi terhambat
  2. Pengaruh pada sistem saraf: pembuluh darah menyempit dan stroke.

ZAT ADIKTIF

  • ROKOK

49 of 57

Dibedakan menjadi 3 golongan yaitu

    • Golongan A : berkadar alkohol 1-5%

contoh : bir

    • Golongan B : berkadar alkohol 5-20%

contoh : anggur/wine

    • Golongan C : berkadar alkohol 20 -45%

contoh : arak, wiski, vodka

Sumber pixabay.com/republica

ZAT ADIKTIF

  • MINUMAN KERAS

50 of 57

  • Nama senyawa organik pada alkohol adalah etanol/etil alkohol (C2H5OH).
  • Berupa cairan bening, tidak berwarna, beraroma khas, mudah menguap.
  • Dapat diperoleh dari fermentasi atau peragian madu, gula, sari buah, atau umbi-umbian
    • Hasil peragian 🡪 kadar alkohol sampai 15% 🡪 penyulingan

🡪 dapat mencapai 100%

ZAT ADIKTIF

  • MINUMAN KERAS

51 of 57

Alkohol dapat menekan aktivitas otak bagian atas (menghilangkan kesadaran).

Dampak pemakaian alkohol jangka panjang.

    • menginduksi dan meningkatkan metabolisme obat-obatan
    • mengurangi vitamin A dalam hati
    • meningkatkan aktivitas racun di hati
    • meningkatkan aktivitas zat karsinogenik
    • menghambat pembentukan protein
    • gangguan fungsi hati

Alkohol juga menyebabkan ketagihan (termasuk zat adiktif).

Alkohol diserap cepat dan diedarkan ke seluruh tubuh. Di hati, alkohol dioksidasi.

Sisa alkohol di darah akan terbawa ke otak, menyebabkan : euforia, rasa kantuk,

tertidur bahkan kematian.

ZAT ADIKTIF

  • MINUMAN KERAS

52 of 57

Dampak Mengonsumsi Minuman Beralkohol

  1. Pengaruh langsung setelah minum: kehilangan keseimbangan tubuh, pusing, merasa gembira, kulit menjadi merah, perasaan dan ingatan menjadi tumpul, dalam dosis tinggi menjadi mabuk, tindakan tidak terkontrol, dan kendali diri berkurang.
  2. Pengaruh pada sistem pernapasan: denyut jantung dan pernapasan lambat.
  3. Pada sistem pencernaan: selera makan hilang dan kekurangan vitamin, peradangan hati, kanker mulut, kerongkongan, dan lambung, luka dan radang lambung.

ZAT ADIKTIF

  • MINUMAN KERAS

53 of 57

  1. Pada sistem jantung dan pembuluh darah: pembengkakan jantung dan kegagalan fungsi jantung.
  2. Pada sistem reproduksi dan pengaruh pada bayi: pada ibu hamil dapat menyebabkan cacat bayi yang dikandung, abortus, dan kelahiran prematur, dan pada pria dapat menyebabkan impotensi.
  3. Pada sistem saraf pusat: memperlambat fungsi otak yang mengontrol pernapasan dan denyut jantung, sehingga dapat menimbulkan kematian dan dapat menyebabkan hilangnya memori (amnesia), sakit jiwa,kerusakan tetap pada otak dan sistem saraf.

ZAT ADIKTIF

  • MINUMAN KERAS

54 of 57

1. Secara Preventif (Pencegahan)

    • Meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan YME.
    • Meningkatkan keharmonisan antaranggota keluarga.
    • Memperbanyak kegiatan bermanfaat dan positif.
    • Memilih pergaulan dengan teman yang baik dan tidak mudah terpengaruh oleh bujukan orang lain.

ZAT ADIKTIF

  • MINUMAN KERAS

55 of 57

2. Secara Kuratif (Penyembuhan)

TERAPI

      • Dilakukan pada pengguna yang telah overdosis atau sakau.
      • Dilakukan dengan resusitasi jantung dan paru atau CPR (cardiopulmonary resuscitation) → membuka kembali jalan napas yang menyempit atau tertutup.

ZAT ADIKTIF

  • MINUMAN KERAS

56 of 57

2. Secara Kuratif (Penyembuhan)

DETOKSIFIKASI

      • Menghilangkan racun dalam darah.
      • Secara medis
      • Pengurangan dosis secara bertahap
      • Menggunakan antagonis morfin (untuk neuroregulasi)
      • Penghentian total. Dapat menyebabkan gejala putus obat → perlu diberi terapi lanjutan.

ZAT ADIKTIF

  • MINUMAN KERAS

57 of 57

Kerjakan latihan pada buku IPA Terpadu SMP kelas VIII jilid 2 (Tim Abdi Guru) halaman 198

ZAT ADIKTIF

  • MINUMAN KERAS

2. Secara Kuratif (Penyembuhan)

REHABILITASI

      • Meskipun secara fisik sudah baik dan tidak ketagihan, secara psikis biasanya pecandu masih sering mengalami timbul keinginan untuk kembali mengonsumsi zat adiktif dan psikotropika.
      • Setelah detoksifikasi, perlu dijauhkan dari

lingkungan dan pergaulan pecandu.