1 of 22

STRUKTUR DAN �FUNGSI DAUN

2 of 22

  • Daun merupakan organ terpenting bagi tumbuhan karena tumbuhan adalah organisme autotrof obligat (dapat membuat energi untuk kehidupannya), ia harus memasok kebutuhan energinya sendiri melalui konversi energi cahaya menjadi energi kimia dengan memiliki klorofil.

  • Daun juga memiliki pigmen / plastida lain, misalnya 1. karoten (berwarna jingga), 2. xantofil (berwarna kuning), 3. antosianin (berwarna merah, biru, atau ungu, tergantung derajat keasaman), 4. Kloroplas (Klorofil) membawa warna hijau pada daun/batang ranaman.

  • Daun tua kehilangan klorofil sehingga warnanya berubah menjadi kuning atau merah (dapat dilihat dengan jelas pada daun yang gugur).

3 of 22

  • Compose = menyusun
  • Decomposer = pengurai, misalnya jamur mycorrhiza (mikoriza, contoh FMA,) atau bakteri pengurai.

4 of 22

  • Fungsi daun :
    • Tempat terjadinya fotosintesis dan respirasi
    • Tempat terjadinya transpirasi/penguapan uap air dari tanaman. (pada daun terdapat stomata)
    • Alat perkembangbiakkan secara vegetatif (seperti tunas daun cocor bebek yang dapat digunakan sebagai bahan untuk perbanyakan tanaman secara stek daun).
    • Sebagai cadangan makanan/air untuk pertumbuhannya (kaktus)

5 of 22

  • Morfologi daun dilihat dari:

  • Bagian-bagian daun lengkap : upih, tangkai dan helaian daun

  • Tipe daun : tunggal dan majemuk

  • Bentuk daun sangat beragam, namun biasanya berupa helaian. Ketebalan daun pun beragam ada tipis, sedang atau tebal.

  • Bentuk tulang daun : menyirip, menjari, melengkung, dan sejajar;

  • Bangun daun atau bentuk helaian daun (bulat, lanset, jorong, memanjang/pita, perisai, jantung, dan bulat telur);

6 of 22

TIPE DAUN

b. Daun majemuk

a. Daun tunggal

Sumber: Wondafrash (2008)

Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Balitbangkes, Kemenkes RI

7 of 22

8 of 22

  • Tepi daun : bergerigi, beringgit, berombak dan rata;

  • Bentuk ujung daun : runcing, meruncing, tumpul, membulat, rompang/ terbelah, dst;

  • Bentuk pangkal daun : runcing, meruncing, tumpul, membulat, rata, berlekuk, dst

  • Permukaan daun : licin, kasap, berkerut, berbulu, dan bersisik.

  • Struktur morfologi daun pada setiap jenis tumbuhan yg berbeda-beda tsb, dapat digunakan untuk mengklasifikasikan jenis-jenis tumbuhan.

9 of 22

struktur anatomi daun

Dari irisan melintang daun, maka daun tersusun atas :

(a) jaringan epidermis,

      • terbagi atas epidermis atas dan epidermis bawah.
      • Epidermis berfungsi melindungi jaringan di bawahnya.
      • Jaringan Epidermis atas, terdiri dari selapis sel yang dilindungi oleh kutikula
      • Epidermis bawah, terdiri dari selapis sel yang memiliki struktur khusus sebagai adaptasi untuk berlangsungnya proses fotosintesis, yaitu adanya stoma yang dalam jumlah banyak disebut stomata.

10 of 22

(b) jaringan parenkim palisade (parenkim pagar / jaringan tiang)

    • terdiri atas sel – sel yang memanjang seperti tiang, terdapat banyak klorofil.
    • Pada bagian ini banyak terdapat ruang antar sel sebagai tempat pertukaran gas selama fotosintesis berlangsung.
    • Berfungsi sebagai tempat terjadinya fotosintesis

(c) jaringan parenkim spons (parenkim bunga karang).

      • Terdiri dari sel yang berlapis-lapis dan berongga udara serta terdapat sedikit kloroplas dan terdapat jaringan pengangkut (xylem dan floem)
      • Berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makanan.

11 of 22

(d) Berkas pembuluh angkut

    • Terdiri dari xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh tapis.

    • Xilem berfungsi untuk mengangkut air dan garam-garaman yang diserap akar dari dalam tanah ke daun (untuk digunakan sebagai bahan fotosintesis).

    • Floem berfungsi untuk mengangkut hasil fotosintesis ke seluruh tubuh tumbuhan.

    • Hampir semua daun memiliki berkas pengangkut yang tampak sebagai tulang daun atau urat daun.

12 of 22

13 of 22

Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Balitbangkes, Kemenkes RI

DAUN

Jika daun berupa daun majemuk, maka tipe daun

majemuk dilihat menurut kedudukan anak daun pada

ibu/induk tangkai daun

14 of 22

Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Balitbangkes, Kemenkes RI

DAUN

Berbagai bentuk helaian daun yang umum

Sumber: Wondafrash (2008)

15 of 22

16 of 22

17 of 22

18 of 22

Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Balitbangkes, Kemenkes RI

DAUN

Berbagai bentuk ujung helaian daun (dengan istilah):

Sumber:

19 of 22

Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Balitbangkes, Kemenkes RI

DAUN

Bentuk pangkal daun dan nama ilmiahnya

Sumber: Wondafrash (2008)

20 of 22

Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Balitbangkes, Kemenkes RI

DAUN

Bentuk tepi daun dengan nama ilmiahnya

Sumber: Wondafrash (2008)

21 of 22

Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Balitbangkes, Kemenkes RI

DAUN

Pengamatan permukaan helaian daun

a. Halus

b. Berambut sedikit

c. Berambut banyak

d. Berduri

e. Kasar

f. Berbingkul-bingkul

22 of 22

Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Balitbangkes, Kemenkes RI

DAUN

Tata letak daun

Sumber: