1 of 14

PIMPINAN WILAYAH MUHAMMADIYAH KALIMANTAN SELATAN LEMBAGA PEMBINAAN DAN PENGAWASAN KEUANGAN (LPPK)

MATERI II

PERSPEKTIF MEMBANGUN BANGUNAN GEDUNG DALAM KONTEKS UPAYA PENINGKATAN NILAI ASET TETAP BAGI ORGANISASI

2 of 14

SELURUH ASET TETAP ATAU TIDAK TETAP SEYOGYANYA TERDATA DALAM DAFTAR SIMAK INVENTARISASI ORGANISASI

KE DEPAN,

KITA PERLU DIGITALISASI INVENTARISASI ASET

3 of 14

BAGAIMANA

TATA KELOLA TANAH DAN BANGUNAN SEBAGAI ASET TETAP, SEHINGGA MEMPUNYAI NILAI ASET YANG TINGGI

4 of 14

Tanah dan Bangunan Gedung sebagai aset tetap yang unik

  1. Aset lain memiliki kecendrungan adanya penurunan nilai yang berbanding dengan waktu, namun aset tanah dan bangunan memiliki kecendrungan nilai yang semakin bertambah.
  2. Faktor yang menentukan peningkatan nilai adalah factor lokasi, aksessibilitas, keterkaitan/kedekatan/ketersediaan dengan fasilitas dan infrastruktur lainnya.
  3. Pada Bangunan Gedung, kualitas dan keandalan bangunan, serta pemeliharaan bangunan menjadi factor yang menentukan terhadap nilai obyek.

5 of 14

BAGAIMANA CARA SUPAYA ASET TANAH DAN BANGUNAN MEMPUNYAI HARGA ASET TETAP YANG OPTIMAL

BANGUNAN HARUS ANDAL

SECARA ARSITEKTUR, STRUKTUR DAN MEKANIKAL ELEKTRIKAL PLUMBING

TANAH DAN BANGUNAN SEBAGA ASET TETAP

6 of 14

BAGAN PROSES PENYELENGGARAAN �BANGUNAN GEDUNG PADA UMUMNYA

UU, PERATURAN, PEDOMAN, STANDAR TEKNIS BG, PERDA

PENYELENGGARAAN BANGUNAN GEDUNG

PENYEDIA JASA

KETERANGAN :

M - Masyarakat

KT - Kajian Teknis

KI - Kajian Identifikasi

RTB - Rencana Teknis Pembongkaran

TABG - Tim Ahli Bangunan Gedung

SLF - Sertifikat Laik Fungsi

SLFn - Perpanjangan Sertifikat Laik Fungsi

Alur proses utama

Alur proses penunjang

Opsional

PERENCANAAN

PERSETJ/ REKOM.

INSTANSI

LAIN

AMDAL

PELAKSANAAN

PENDATAAN / PENDAFTARAN

IMB

SLF

PEMANFAATAN

PELESTARIAN

SLFn

RTB

PEMBANGUNAN

KT

KI

RTBL

PEMBONGKARAN

RTRW

KAB/KOTA, RDTRKP

7 of 14

  1. Mempunyai sertifikat yang terstandar:
    1. Tanah Mempunyai Sertifikat
    2. Mempunyai yang rutin terbayar
    3. Bangunan mempunyai standar perijinan dipersyratkan (Amdal atau UKL/UPL.), IMB/PBG dan sertifikat Laik Fungsi
  2. Mempunyai dokumen pembangunan yang lengkap:
    • Dokumen Perencanaan
    • Dokumen Pembangunan/ Pengawasan
    • Dokumen Pemeliharaan
    • Dokumen Pendukung lainnya

PERSYARATAN DOKUMEN KEANDALAN BANGUNAN

BANGUNAN YANG ANDAL

8 of 14

SECARA IDEAL PROSES MEMBANGUN HARUS ADA, YAITU:

  1. KONSULTAN PERENCANA
  2. KONTRAKTOR/PELAKSANA PEMBANGUNAN
  3. KONSULTAN MK/KONSULTAN PENGAWAS

UNSUR YANG BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP KEANDALAN BANGUNAN

9 of 14

pelaksanaan

perencanaan

mk/pengawasan

pemanfaatan

FS

AMDAL

  1. Gambar kerja
  2. RAB/RKS/vol
  3. Perhit. Struktur
  4. Perhit MEP
  5. Brosur material

DOKUMEN LELANG

LAPORAN DAN DOKUMENTASI

PELAKSANAAN

Quality, quantity dan administrasi bangunan gedung

DOKUMEN PELAKSANAAN

Mengerjakan pekerjaan sesuai dengan rencana/gambar kerja/metoda kerja

Evaluasi pekerjaan berdasarkan fakta dan pelaporan MK/pengawas

SERTIFIKAT LAIK FUNGSI

OWNER/PENGELOLA PROYEK

LELANG

LELANG

LELANG

KAK

10 of 14

1. IMB/ PBG

2. SLF

3. PBB

4. PERIJINAN LAINNYA DAN

5. BUKTI KEPEMILIKAN YANG SYAH

  • USIA BANGUNAN DIPERPANJANG DENGAN RENOVASI
  • NILAI JUAL TINGGI
  • DAPAT MENJADI AGUNAN YANG LEBIH SHAHIH

11 of 14

BAGAIMANA PROSES MEMBANGUN SECARA SWAKELOLA.

  1. Pada dasarnya sepanjang dokumen-dokumen pembangunan tersebut di atas bisa tersedia, valid dan ada person yang bertanggungjawab
  2. Person yang bertanggung jawab tersebut memiliki kompetensi dan kapabilitas yang dan dipercaya dan diakui sesuai bidang keahliannya.
  3. BAGAIMANA JIKA DOKUMEN-DOKUMEN TIDAK LENGKAP

DIBUTUHKAN PENYELIDIKAN KEANDALAN BANGUNAN GEDUNG

PENANGANAN MENJADI PANJANG DAN BERBIAYA TINGGI

DAN DAPAT TIDAK SESUAI DENGAN HARAPAN

12 of 14

KESIMPULAN

  1. Adanya kebijakan Pemerintah melalui perudang-undangan bangunan Gedung yang mewajibkan bangunan public harus memiliki pbg/imb dan slf sebagai dasar untuk dasar untuk beroperasi
  2. Selain itu kebutuhan pbg/imb dan slf ini juga menjadi kebutuhan bagi pengguna sebagai sebuah pernyataan bahwa bangunan Gedung tersebut memiliki keandalan dan layak untuk dipergunakan
  3. Untuk mendapatkan slf, maka dokumen perencanaan dan dokumen pembangunan yang memenuhi persyaratan standar nasional Indonesia (SNI) menjadi dasar terbitnya sertifikat tersebut.
  4. Secara ideal dan formalistic tentunya dalam proses membangun yang andal maka keterlibatan dari berbagai unsur, yang dimulai dari konsultan perencana, kontraktor dan konsultan pengawas menjadi unsur yang bertanggung jawab, namun dengan model membangun secara swakelola masih dimungkinkan memiliki keandalan dengan catatan memiliki dokumen-dokumen yang dipersyaratkan.
  5. Dengan bangunan yang andal, memiliki perijinan yang lengkap, maka bangunan tersebut sebagai asset tetap akan memiliki usia yang selalu dapat diperbaharui, nilai jual yang tinggi, tingkat kepercayaan terhadap keselamatan BG juga tinggi.

13 of 14

No.

Materi Dokumen

1

2

A.

DOKUMEN PERENCANAAN

1.

Penyelidikan Tanah

2.

Perhitungan Struktur

3.

Perhitungan MEP

4.

Gambar DED Arsitektur

5.

Gambar DED Struktur

6.

Gambar DED MEP

No.

Materi Dokumen

1

2

 

B.

DOKUMEN PELAKSANAAN

1.

Dokumen Hasil Pemancangan

2

Laporan Hasil Uji Material

3

Foto-foto pelaksanaan

4

Laporan Pengawasan

5

Gambar asbuilt drawing

 

a. Arsitektur

b. Struktur

c. MEP

6.

Hasil uji MEP (SLO, sistem pompa, hydran, genset)

No.

Materi Dokumen

1

2

C.

DOKUMEN PEMELIHARAAN

1.

Pemeliharaan Aspek Arsitektur (pengecatan, perubahan tata ruang, atap, plafon, dsb.)

2.

Pemeliharaan Aspek Struktur (pengecatan struktur baja, dsb.)

3.

Pemeliharan Unsur MEP (pemeliharaan genset, lift, AC, pompa, lampu, dsb.)

DOKUMEN PEMBANGUNAN BANGUNAN GEDUNG

14 of 14

SEKIAN DAN TERIMA KASIH